Beranda blog Halaman 34

Kodim 0605/Subang Bersama Warga Bangun Jembatan Armco, Tingkatkan Akses dan Perekonomian Masyarakat

0

INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS TNI—Kodim 0605/Subang Bersama Warga Bangun Jembatan Armco, Tingkatkan Akses dan Perekonomian Masyarakat

Subang, 20 Juli 2026 – Kodim 0605/Subang bersama masyarakat Kampung Karikil, Desa Kasomalang Kulon, Kecamatan Kasomalang, melaksanakan pembangunan Jembatan Armco sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan.

Pembangunan jembatan tersebut dilakukan secara gotong royong oleh personel TNI dan masyarakat setempat untuk menggantikan jembatan darurat yang sebelumnya digunakan warga. Kehadiran Jembatan Armco diharapkan mampu memperlancar akses transportasi masyarakat sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Selain memberikan kemudahan bagi aktivitas sehari-hari warga, jembatan ini juga menjadi sarana penting dalam mendukung distribusi hasil pertanian, sehingga mobilitas masyarakat menjadi lebih aman, lancar, dan efisien. Infrastruktur yang memadai diyakini akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Desa Kasomalang Kulon.

Semangat gotong royong yang ditunjukkan dalam proses pembangunan menjadi bukti kuat sinergi antara TNI dan masyarakat. Melalui kebersamaan tersebut, berbagai kendala di lapangan dapat diatasi sehingga pembangunan berjalan dengan lancar hingga tahap penyelesaian.

Pembangunan Jembatan Armco ini merupakan bentuk kepedulian Kodim 0605/Subang dalam membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang bermanfaat dan berkelanjutan. Diharapkan keberadaan jembatan ini dapat menjadi sarana penunjang aktivitas masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Bersama membangun desa, mewujudkan konektivitas yang lebih baik demi kesejahteraan masyarakat.”

Festival Rakyat Nusantara 2026 Resmi Ditutup, Pangdam III/Siliwangi Perkuat Sinergi TNI, Pemerintah dan Masyarakat

0

Bandung, —INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS TNI—19 Juli 2026 – Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., secara resmi menutup Festival Rakyat Nusantara 2026 di Lapangan Serka Dedy Unadi Makodam III/Siliwangi, Jalan Aceh No. 69, Kota Bandung, Minggu (19/7), Kegiatan yang dihadiri sekitar 500 peserta tersebut turut dihadiri Kasdam III/Siliwangi, Wakil Gubernur Jawa Barat, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ketua Kadin Jawa Barat, Direktur TVRI Jawa Barat, para Asisten Kasdam III/Siliwangi, para Pejabat Utama (PJU) Kodam III/Siliwangi, Danlanud Husein Sastranegara, Dandim 0618/Kota Bandung yang diwakili Danramil 1812/Bawet, para Kepala Badan Pelaksana (Kabalak) Kodam III/Siliwangi, legenda Persib Bandung, perwakilan organisasi kemasyarakatan (Ormas), serta tamu undangan lainnya.

Festival yang bertujuan mempererat kemanunggalan TNI dengan masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian daerah melalui bazar UMKM dan hiburan rakyat ini ditutup dengan penyerahan plakat apresiasi kepada sponsor, pemberian hadiah kepada para pemenang lomba mewarnai dan turnamen sepak bola anak, serta prosesi penutupan secara simbolis.

Dalam sambutannya, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., menyampaikan, “Terima kasih kepada seluruh panitia, sponsor, dan masyarakat yang telah menyukseskan Festival Rakyat Nusantara 2026. Selamat kepada para pemenang, terus tingkatkan prestasi hingga tingkat nasional,Dengan mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, Festival Rakyat Nusantara 2026 secara resmi saya nyatakan ditutup.”

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
(Pendam III/Siliwangi).

IBU SAADAH TERHARU, RUMAHNYA DIREHAB MELALUI TMMD KE-129 KODIM 0612/TASIKMALAYA

0

Tasikmalaya ––INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALI TNI— Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0612/Tasikmalaya kembali menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat. Salah satunya dirasakan oleh Ibu Saadah, warga Kampung Ciseupan, Dusun Papandak, Desa Parungponteng,Kecamatan Parungponteng Kabupaten Tasikmalaya, yang rumahnya menjadi salah satu sasaran program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
Dengan raut wajah penuh haru, Ibu Saadah mengaku tidak menyangka rumah yang selama ini ditempatinya bersama keluarga kini mendapatkan perhatian melalui program TMMD. Baginya, bantuan tersebut menjadi berkah yang sangat berarti dan membawa harapan baru untuk menjalani kehidupan yang lebih layak.
“Saya sangat bersyukur dan terharu. Terima kasih kepada Bapak-bapak TNI yang telah membantu memperbaiki rumah kami. Semoga semua kebaikan ini menjadi amal ibadah dan seluruh personel TNI selalu diberikan kesehatan serta kelancaran dalam menjalankan tugas,” ungkap Ibu Saadah.
Rehabilitasi rumah milik Ibu Saadah merupakan bagian dari sasaran fisik TMMD Ke-129 Kodim 0612/Tasikmalaya yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur dan perbaikan kualitas hunian warga yang membutuhkan.


Di lapangan, personel Satgas TMMD bersama masyarakat terus bergotong royong menyelesaikan proses rehabilitasi rumah agar dapat segera ditempati dengan kondisi yang lebih aman, nyaman, dan sehat. Semangat kebersamaan antara TNI dan warga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya Letkol CZI M.Imvan Ibrahim S.Sos.,M.Han selaku Dansatgas TMMD Ke-129 menyampaikan bahwa program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mempererat hubungan antara TNI dan rakyat.
“Melalui TMMD, kami ingin hadir di tengah masyarakat untuk membantu mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi warga. Semoga rumah yang direhabilitasi ini dapat memberikan kenyamanan dan meningkatkan kualitas hidup keluarga penerima manfaat,” ujarnya.
Program TMMD Ke-129 Kodim 0612/Tasikmalaya diharapkan terus memberikan dampak positif bagi masyarakat, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam membangun desa menuju kehidupan yang lebih maju, sejahtera, dan mandiri.

Festival Manunggal Rakyat 2026: Saat Lapangan Makodim Berubah Menjadi Ruang Kebersamaan, UMKM Tumbuh dan Ribuan Warga Bersatu Menyambut Final Piala Dunia

0

Tasikmalaya ––INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS TNI— Lapangan Makodim 0612/Tasikmalaya memiliki wajah yang berbeda pada Minggu malam hingga Senin dini hari (19–20 Juli 2026). Bukan sekadar dipenuhi sorak penonton yang menantikan laga final Piala Dunia antara Spanyol melawan Argentina, tetapi juga menjadi ruang bertemunya semangat kebersamaan, geliat ekonomi kerakyatan, dan kolaborasi lintas sektor dalam Festival Manunggal Rakyat 2026.
Sekitar seribu masyarakat memadati lokasi kegiatan yang menghadirkan bazar UMKM, hiburan rakyat, hingga nonton bareng final Piala Dunia. Festival tersebut menjadi hasil kolaborasi Kodim 0612/Tasikmalaya bersama Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Tasikmalaya dalam menghadirkan ruang publik yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
Kegiatan dihadiri oleh Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan, Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han., Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto, S.I.K., M.H., jajaran Forkopimda, DPRD, KADIN, HIPMI, pimpinan BUMN, pelaku usaha, serta berbagai unsur masyarakat.


Dalam sambutannya, Pj Ketua KADIN Kota Tasikmalaya, Asep Saepulloh, menegaskan bahwa pemerataan ekonomi masih menjadi tantangan bersama. Karena itu, KADIN berkomitmen terus mendampingi pelaku UMKM agar mampu berkembang secara berkelanjutan, termasuk melalui pemanfaatan ekonomi digital sebagai peluang memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
Sementara itu, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat ekosistem UMKM sebagai fondasi ekonomi daerah. Ia juga menegaskan komitmen menghidupkan kembali sejarah Tasikmalaya sebagai salah satu kota penting dalam lahirnya gerakan koperasi Indonesia, sejalan dengan semangat ekonomi kerakyatan yang terus didorong pemerintah.
Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Czi M. Imvan Ibrahim menyampaikan bahwa Festival Manunggal Rakyat bukan hanya menghadirkan hiburan, tetapi menjadi media mempererat hubungan TNI dengan masyarakat sekaligus membuka ruang promosi bagi produk-produk lokal.
Menurutnya, keberadaan bazar UMKM di tengah kegiatan masyarakat diharapkan mampu meningkatkan transaksi ekonomi sekaligus memperkenalkan berbagai produk unggulan Tasikmalaya kepada masyarakat yang lebih luas.
Menariknya, Dandim juga mengaitkan semangat pertandingan final Piala Dunia dengan kehidupan sehari-hari. Ia menyampaikan bahwa sepak bola mengajarkan pentingnya kerja sama, disiplin, strategi, serta kemampuan bangkit dari kesalahan. Nilai-nilai tersebut dinilai relevan dalam membangun keluarga, dunia usaha, maupun kehidupan bermasyarakat.
“Usaha dan kerja keras tidak akan mengkhianati hasil. Bangkit dari kesalahan adalah langkah penting untuk tumbuh, sehingga kegagalan harus dijadikan batu loncatan, bukan penghalang,” pesannya di hadapan masyarakat.
Setelah rangkaian sambutan, suasana semakin semarak dengan hiburan rakyat yang menghangatkan malam kebersamaan. Memasuki pukul 02.00 WIB, ribuan warga bersama unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, dan tamu undangan larut dalam euforia nonton bareng laga final Piala Dunia hingga pertandingan usai pada pukul 05.00 WIB.
Festival Manunggal Rakyat 2026 membuktikan bahwa ruang publik dapat menjadi titik temu berbagai kepentingan positif. Di satu sisi, masyarakat memperoleh hiburan dan kebersamaan, sementara di sisi lain pelaku UMKM mendapatkan kesempatan memperluas pasar dan meningkatkan omzet melalui promosi langsung kepada pengunjung.
Kesimpulan: Festival Manunggal Rakyat 2026 tidak sekadar menjadi agenda hiburan, tetapi menghadirkan makna yang lebih luas sebagai wadah memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat, menggerakkan ekonomi lokal melalui UMKM, serta membangun optimisme bahwa kolaborasi seluruh elemen masyarakat merupakan fondasi utama bagi kemajuan Kota Tasikmalaya.

Perkuat Fondasi Adhyaksa Chambers, JAM DATUN Siapkan JPN Sebagai Mediator Sektor Publik yang Imparsial

0

INDOTIPIKOR.COM–MEDIA LOYALIS KEJAGUNG RI—-Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun R. Narendra Jatna resmi menutup kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Mediator bagi Jaksa Pengacara Negara (JPN). Acara penutupan yang diselenggarakan di Jakarta pada Minggu, 19 Juli 2026 ini, menandai lahirnya angkatan baru mediator bersertifikasi di lingkungan Kejaksaan RI yang siap mengawal penyelesaian sengketa sektor publik secara damai, profesional, dan akuntabel.

Kegiatan ini berhasil terlaksana berkat kolaborasi intensif antara Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan RI dengan Pusat Mediasi Nasional (PMN) dan Amoz Consulting.
Selama pelatihan, Para JPN tidak hanya dibekali pemahaman teori, melainkan juga penguasaan praktik komprehensif mulai dari teknik komunikasi, kesepahaman awal, identifikasi masalah sengketa, negosiasi, manajemen konflik, pelaksanaan kaukus, penyusunan opsi penyelesaian, hingga perumusan kesepakatan perdamaian.

Pelatihan ini menuntut para JPN melakukan pergeseran paradigma (shifting paradigm) dari pola pendekatan litigasi konvensional menuju penguasaan keahlian sebagai mediator yang solutif.
Dalam amanatnya, Jamdatun R. Narendra Jatna menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada penyelenggara, narasumber, instruktur, fasilitator, dan asesor atas dedikasi mereka meningkatkan kualitas SDM Kejaksaan demi memperkuat fungsi Advocaat Generaal. Ia mengingatkan bahwa sertifikat mediator yang diperoleh bukan sekadar dokumen administratif atau pelengkap formalitas belaka.

“Sertifikasi harus menjadi bukti nyata bahwa para peserta memiliki kompetensi, integritas, kesiapan, serta tanggung jawab penuh untuk menjalankan proses mediasi sesuai dengan prinsip profesionalisme dan kode etik mediator. Sekembalinya ke satuan kerja masing-masing, Saudara akan langsung berhadapan dengan sengketa nyata yang jauh lebih kompleks dan sensitif daripada simulasi di ruang pelatihan,” ujar Dr. R. Narendra Jatna.
Jamdatun menegaskan bahwa kompetensi mediasi memiliki kedudukan krusial bagi JPN. Saat ini, performa JPN tidak lagi diukur semata-mata dari kemampuan memenangkan perkara di ruang pengadilan. JPN dituntut mampu mencegah sengketa, mengendalikan risiko hukum, memulihkan hubungan antarpihak, serta mengamankan aset dan keuangan negara melalui solusi hukum yang cepat, sederhana, dan berbiaya proporsional.

“Urgensi mediasi dirasakan semakin krusial terutama ketika sengketa melibatkan ekosistem sektor publik, seperti antarkementerian, lembaga pemerintah, pemerintah daerah, BUMN, BUMD, beserta anak perusahaannya yang mengelola kekayaan negara,” imbuh Jamdatun.

Menurut Jamdatun, sengketa di sektor publik kerap kali memiliki dimensi kompleksitas yang luas, tidak terbatas pada perbedaan penafsiran kontrak semata, melainkan berkelindan dengan aspek pelayanan publik, keberlanjutan proyek strategis nasional, tata kelola perusahaan (good corporate governance), hingga implikasi makro terhadap perekonomian nasional.

Oleh karena itu, Jamdatun menggarisbawahi bahwa setiap kesepakatan perdamaian yang diinisiasi oleh JPN wajib memenuhi standar akuntabilitas yang ketat. Kesepakatan harus sah secara hukum, dapat dieksekusi, sejalan dengan regulasi yang berlaku, tidak menimbulkan moral hazard, tidak merugikan keuangan negara, serta sepenuhnya dapat dipertanggungjawabkan baik secara hukum, administratif, maupun etik.

Lebih lanjut, Jamdatun memaparkan bahwa Pelatihan dan Sertifikasi Mediator ini merupakan pilar utama dalam rangka mempersiapkan fondasi SDM bagi penguatan Adhyaksa Chambers. Infrastruktur ini diproyeksikan tidak sekadar sebagai fasilitas fisik, melainkan berevolusi menjadi pusat mediasi negara dan forum penyelesaian sengketa sektor publik yang profesional, netral, kredibel, dan berintegritas.

“Keberhasilan Adhyaksa Chambers tidak semata ditentukan oleh ketersediaan gedung atau keandalan prosedur, melainkan oleh integritas dan kualitas manusia yang menggerakkannya. Saudara sekalian adalah wajah masa depan Adhyaksa Chambers. Tunjukkan bahwa JPN adalah mediator yang imparsial, kompeten, mampu menjaga kerahasiaan mutlak, bebas dari konflik kepentingan, serta mampu memfasilitasi penyelesaian sengketa secara bermartabat,” imbuh Jamdatun.

Di akhir sambutannya, Jamdatun memberikan instruksi khusus kepada para JPN bersertifikasi agar terus mengasah kemampuan berkomunikasi dengan prinsip “mendengar lebih banyak daripada berbicara”, jeli mengenali risiko hukum, serta tidak terjebak pada posisi formal para pihak demi mengejar kesepakatan instan.

Jamdatun mengingatkan bahwa indikator kesuksesan mediasi tidak hanya diukur dari tercapainya kesepakatan tertulis, melainkan juga dari terciptanya proses dialog yang adil, komunikasi yang membaik, serta terjaganya martabat para pihak yang bersengketa.

Ke depannya, Kejaksaan RI khususnya Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara berkomitmen untuk menyebarkan budaya penyelesaian sengketa berbasis dialog di lingkungan institusi, mendorong penyelesaian sengketa melalui ruang mediasi sedini mungkin sebelum konflik meruncing menjadi perkara litigasi yang panjang.

Jakarta, 19 Juli 2026
KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM

GEMPABUMI TEKTONIK M5.0 DI SUKABUMI, JAWA BARAT TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI

0

INDOTIPIKOR.COM—GEMPABUMI TEKTONIK M5.0 DI SUKABUMI, JAWA BARAT TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI

Hari Minggu, 19 Juli 2026, pukul 15:11:06 WIB wilayah Pantai Selatan Sukabumi, Jawa Barat diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M4.8 pada kedalaman 52 km. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7,74° LS; 106,44° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 79 Km arah barat daya Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI .

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas deformasi batuan di dasar laut. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser-naik ( oblique-thrust fault ).

Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan (shakemap), gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas:
1. III MMI ( Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik, dan dinding berbunyi ) di Cikotok, Kalapanunggal, Cidolog, Cisaat, Simpenan, Kota Sukabumi, Nagrak, Panggarangan, Cimahi, Banjaran, Lembang, Parompong, Cililin, Sariwangi, Katapang, Bandung, Cianjur, Ciwidey, Ciawi, Cikole dan Pelabuhan Ratu
2. II MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu ) di Soreang, Ciracap dan Bogor

Hingga pukul 15:40 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan belum adanya aktivitas gempa bumi susulan ( aftershock ).

BMKG akan terus memonitor aktivitas gempa bumi susulan serta menyampaikan pemutakhiran informasi kepada stakeholder dan masyarakat.
Himbauan kepada masyarakat:

1. Tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
2. Menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi seperti media sosial @infoBMKG, website www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id, dan Mobile Apps infobmkg atau wrs-bmkg.

Jakarta, 19 Juli 2026
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG

Dr. WIJAYANTO, S.T., M.Sc.

Kodim 0612/Tasikmalaya Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026 dalam Festival Manunggal Rakyat, Dorong Kebersamaan dan UMKM Lokal

0

Tasikmalaya –INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS TNI—– Kodim 0612/Tasikmalaya akan menggelar kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Final Piala Dunia 2026 yang dikemas dalam rangkaian Festival Manunggal Rakyat 2026. Kegiatan ini akan berlangsung pada 19–20 Juli 2026, mulai pukul 19.30 WIB hingga selesai, bertempat di Makodim 0612/Tasikmalaya, Jalan Otto Iskandardinata No. 09, Empangsari, Kecamatan Tawang, Kabupaten Tasikmalaya.

Mengusung semangat kebersamaan, Festival Manunggal Rakyat tidak hanya menghadirkan agenda nobar laga puncak Spanyol versus Argentina, tetapi juga diramaikan dengan bazar UMKM serta hiburan rakyat yang dapat dinikmati masyarakat secara luas.

Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya, Letkol CZI M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan TNI dengan masyarakat sekaligus memberikan ruang bagi pelaku UMKM lokal agar semakin berkembang.

“Melalui Festival Manunggal Rakyat, kami ingin menghadirkan suasana kebersamaan yang positif. Masyarakat dapat menikmati pertandingan final Piala Dunia bersama-sama sekaligus mendukung produk-produk UMKM lokal yang ikut berpartisipasi,” ujarnya.

Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Tasikmalaya. Ketua Kadin Kota Tasikmalaya, Apt. Asep Saepuloh, S.Farm., M.P.H, mengapresiasi kolaborasi yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pemberdayaan UMKM.

Festival ini turut didukung berbagai pihak, termasuk unsur pemerintah, TNI, dunia usaha, serta Kehadiran bazar UMKM diharapkan mampu meningkatkan transaksi ekonomi sekaligus memperkenalkan produk unggulan Tasikmalaya kepada masyarakat.

Selain menyaksikan pertandingan final sepak bola dunia secara bersama-sama, pengunjung juga akan disuguhkan berbagai hiburan yang menambah semarak suasana festival.
Panitia mengundang seluruh masyarakat Tasikmalaya dan sekitarnya untuk hadir serta meramaikan Festival Manunggal Rakyat 2026 sebagai ajang mempererat silaturahmi, menumbuhkan semangat persatuan, dan mendukung pelaku usaha lokal.

DANDIM 0612/TASIKMALAYA HADIRI PENGUKUHAN DEWAN PENGURUS PUSAT GERAKAN AJENGAN MUDA PRIATIM MASA KHIDMAT 2026–2031

0

Kota Tasikmalaya ––INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS TNI— Dandim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han., menghadiri acara Pengukuhan Dewan Pengurus Pusat Gerakan Ajengan Muda Priatim (DPP GAM) Masa Khidmat 2026–2031 yang berlangsung di Rumah Makan Asep Stroberi, Kota Tasikmalaya.

Kegiatan pengukuhan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh unsur Forkopimda, para ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. Acara ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran para ajengan muda sebagai pelopor persatuan, pembinaan umat, serta penguatan nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan di tengah masyarakat.

Kehadiran Dandim 0612/Tasikmalaya merupakan wujud dukungan TNI terhadap terjalinnya sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, khususnya kalangan ulama dan organisasi keagamaan, dalam menjaga kondusivitas wilayah serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim menyampaikan apresiasi atas dikukuhkannya kepengurusan DPP Gerakan Ajengan Muda Priatim Masa Khidmat 2026–2031. Ia berharap kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta terus berkontribusi dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan berwawasan kebangsaan.

“Sinergi antara TNI, ulama, dan seluruh komponen bangsa merupakan modal utama dalam menjaga persatuan, memperkuat ketahanan wilayah, serta mewujudkan kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan sejahtera,” ujar Dandim.

Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen untuk terus mempererat kolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

DANDIM 0612/TASIKMALAYA HADIRI PENGUKUHAN DEWAN PENGURUS PUSAT GERAKAN AJENGAN MUDA PRIATIM MASA KHIDMAT 2026–2031
Minggu 19 Juli 2026

Presiden Prabowo Percepat Swasembada Energi dan Berantas Aktivitas Ilegal

0

Jakarta,–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS PRESIDEN RI—Minggu  19 Juli 2026

Kepala Negara menegaskan bahwa kebersamaan menjadi kunci untuk menghadapi berbagai tantangan dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintahannya untuk mempercepat terwujudnya Indonesia yang mandiri dan sejahtera melalui kerja keras di berbagai sektor strategis. Penegasan tersebut disampaikan Kepala Negara dalam pidatonya usai memimpin panen raya serentak yang digelar di Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat, 17 Juli 2026.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah, TNI, Polri, serta berbagai unsur yang dinilainya telah bekerja tanpa mengenal lelah demi mempercepat pencapaian program-program prioritas nasional. Menurut Presiden, semangat kerja keras tersebut lahir dari kesadaran bahwa rakyat Indonesia telah terlalu lama menghadapi kondisi yang tidak sepadan dengan potensi bangsa yang besar dan kaya akan sumber daya.

“Saya bangga hari ini, dan saya bangga beberapa minggu-minggu ini. Saya melihat kerja keras semua unsur, menteri-menteri, Panglima, Kapolri, semua unsur bekerja dengan gesit, tidak istirahat. Kita sadar bahwa rakyat sudah terlalu lama mengalami kehidupan yang tidak selayaknya dialami oleh negara besar dan negara kaya seperti kita. Karena itu, pemerintah yang saya pimpin bertekad untuk berbuat yang terbaik, untuk menggapai sasaran yang tertinggi dalam waktu yang secepat-cepatnya. Kita tidak mau menjadi bangsa yang santai. Kita akan buktikan kepada dunia bahwa bangsa Indonesia sedang bangkit dengan kekuatan kita sendiri,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat persatuan dalam mengelola dan menjaga kekayaan nasional agar manfaatnya dapat dirasakan sebesar-besarnya oleh rakyat. Kepala Negara menegaskan bahwa kebersamaan menjadi kunci untuk menghadapi berbagai tantangan dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju.

“Semua unsur, kita bahu-membahu. Saya mengajak semua kekuatan, sudah bersatulah, bersatulah untuk bangsa dan rakyat kita. Bersatulah untuk anak-anak dan cucu kita. Bersatulah untuk mengamankan, menguasai kembali semua kekayaan bangsa Indonesia supaya rakyat kita bisa menikmati kekayaan tersebut,” ungkap Presiden.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menegaskan sikap tegas pemerintah terhadap setiap bentuk penyalahgunaan kewenangan maupun tindakan yang merugikan kepentingan rakyat. Menurut Presiden, aparatur negara yang telah diberi kepercayaan oleh masyarakat harus bekerja sepenuhnya untuk kepentingan bangsa, bukan sebaliknya.

“Kita tidak mau toleransi kepada mereka yang dipercaya oleh rakyat, yang digaji oleh rakyat, tapi melaksanakan kebijakan-kebijakan dan tindakan-tindakan yang merugikan rakyat. Apalagi mencuri uang rakyat. Kita tidak toleransi. Saya tidak toleransi. Sebagai presiden yang dipercaya rakyat, saya tidak akan ragu-ragu,” tegas Presiden.

Lebih lanjut, Kepala Negara menyampaikan bahwa target swasembada pangan telah berhasil dicapai. Pemerintah kini mengarahkan fokus pada percepatan swasembada energi, pembangunan ketahanan air, serta penertiban berbagai aktivitas ilegal yang merugikan negara, mulai dari penyelundupan hingga praktik pertambangan, perkebunan, perikanan, dan perdagangan ilegal.

Selain itu, Presiden Prabowo turut mengungkapkan bahwa pemerintah akan mempercepat program peremajaan tanaman tebu nasional. Berdasarkan laporan Menteri Pertanian, program yang semula ditargetkan selesai dalam empat tahun kini diupayakan dapat dirampungkan hanya dalam dua tahun. Presiden pun menyambut optimisme tersebut sembari mengingatkan seluruh jajaran pemerintah agar tetap menjaga kondisi kesehatan di tengah tingginya intensitas pekerjaan.

“Beliau mengatakan, ‘Pak, kita bisa dalam dua tahun.’ Tapi, saya bilang bagus, tapi jangan masuk rumah sakit, Menteri Pertanian. Janji dua tahun tapi you tidak masuk rumah sakit. Negara dan bangsa masih butuh kau. Menteri-menteri, jenderal-jenderal jangan ambruk. Jadi kita akan percepat semua usaha, kita akan kerja keras,” tutur Presiden.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa percepatan pembangunan di berbagai sektor merupakan bagian dari tekad pemerintah untuk memastikan kekayaan dan potensi Indonesia benar-benar dikelola bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat serta membawa Indonesia menjadi bangsa yang semakin berdaulat, mandiri, dan disegani dunia.

(BPMI Setpres)

Menjadi Dilema Fublik, Diduga Direktur RSUD dr Soekardjo Sengaja” Selalu Menghindar Awak Media Sepertinya Ada Apa…?

0

TASIKMALAYA–INDOTIPIKOR.COM—KILAS INFO, Dengan Tujuan mendapatkan  informasi akurat yang selama ini terdapat informasi yang sangat panas di telinga fublik, Awak media munculkan informasi, kilasan, tujuannya berharap bisa  menggali informasi yang selengkap dan seakurat mungkin semoga dengan artikel ini menjadi pembuka gerbang informasi yang semakin akurat , kreadibel dan fakta original, RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya saat ini sangat  menjadi sorotan publik mengenai adanya staf yang membuat almamater Jelek serta akan menjadi  bumerang  yang tentunya akan  mengakibatkan konstitusi tidak memiliki kesan baik serta nuansa tidak begitu  nyaman.

Diawali dengan kabar miring  info; kronologis awal H Memet Kusniawan menyampaikan, Dengan polemik perjalanan sekitar Juni 2025, inisial DR mendatangi Memet Kusniawan dengan menawarkan kerja sama Proyek RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya dan RSU KH. Zainal
Mustofa.

Dengan rencana kerjasama tersebut akhirnya memet kusniawan menyepakati di Tanggal 19/8/2025 dalam Tahap I menyerahkan uang lewat transfer atas nama DR Rp. 48.000.000. Empat Puluh Delapan Juta Rupiah) Tahap II Rp. 200.000.000. (Dua Ratus Juta Rupiah) dan Tahap III 165.000.000. (Seratus Enam Puluh Lima Juta ) lewat transfer atas nama adiknya DR dengan total keseluruhan uang yang berikan memet kusniawan.

Dengan atas dasar kepercayaan dokumen yang di berikan DR kepada saudara memet tidak lama lagi akhirnya Oknum menyerahkan Surat Perintah Kerja (SPK) yang sudah di tandatangi dan stempel RSU KH Zainal Mustafa, tapi dengan sa,at ini proyek tersebut tak kunjung ada alias Bodong, Katanya.

Jum,at. 17/7/2026 Kami sebagai Awak Media Indotipikor.Com mendatangi RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya untuk melakukan konfirmasi/klarifikasi dengan Direktur RSUD dr Soekardjo mengenai DR tapi beliau sedang tidak di kantornya, dan setelah itu kami hubungi lewat WhatsApp dengan berulang kali beliau tatap saja tidak mengangkat/memberikan jawabannya.

Yang sebenarnya kedatangan kami ada yang perlu untuk sampaikan kepada Direktur RSUD dr Soekardjo mengenai proyek yang di lakukan Oknum itu, yang utama sampaikan mengapa proyek yang di ajukan itu berasal dari RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya? walaupun itu ada 2 proyek antara RSU KH Zainal Mustafa Kabupaten Tasikmalaya.

Jadi dengan ini tayangnya berita sebagai bentuk konfirmasi/klarifikasi yang sudah beberapa kali di temui sangat sulit sekali direktur rsud dr soekardjo, yang mana juga beliau mestinya mengetahui adanya rencana program di waktu tahun 2025 untuk tahun 2026.
Bersambung…

A. Firmansyah.