TASIKMALAYA–INDOTIPIKOR.COM—KILAS INFO, Dengan Tujuan mendapatkan informasi akurat yang selama ini terdapat informasi yang sangat panas di telinga fublik, Awak media munculkan informasi, kilasan, tujuannya berharap bisa menggali informasi yang selengkap dan seakurat mungkin semoga dengan artikel ini menjadi pembuka gerbang informasi yang semakin akurat , kreadibel dan fakta original, RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya saat ini sangat menjadi sorotan publik mengenai adanya staf yang membuat almamater Jelek serta akan menjadi bumerang yang tentunya akan mengakibatkan konstitusi tidak memiliki kesan baik serta nuansa tidak begitu nyaman.
Diawali dengan kabar miring info; kronologis awal H Memet Kusniawan menyampaikan, Dengan polemik perjalanan sekitar Juni 2025, inisial DR mendatangi Memet Kusniawan dengan menawarkan kerja sama Proyek RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya dan RSU KH. Zainal
Mustofa.
Dengan rencana kerjasama tersebut akhirnya memet kusniawan menyepakati di Tanggal 19/8/2025 dalam Tahap I menyerahkan uang lewat transfer atas nama DR Rp. 48.000.000. Empat Puluh Delapan Juta Rupiah) Tahap II Rp. 200.000.000. (Dua Ratus Juta Rupiah) dan Tahap III 165.000.000. (Seratus Enam Puluh Lima Juta ) lewat transfer atas nama adiknya DR dengan total keseluruhan uang yang berikan memet kusniawan.
Dengan atas dasar kepercayaan dokumen yang di berikan DR kepada saudara memet tidak lama lagi akhirnya Oknum menyerahkan Surat Perintah Kerja (SPK) yang sudah di tandatangi dan stempel RSU KH Zainal Mustafa, tapi dengan sa,at ini proyek tersebut tak kunjung ada alias Bodong, Katanya.
Jum,at. 17/7/2026 Kami sebagai Awak Media Indotipikor.Com mendatangi RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya untuk melakukan konfirmasi/klarifikasi dengan Direktur RSUD dr Soekardjo mengenai DR tapi beliau sedang tidak di kantornya, dan setelah itu kami hubungi lewat WhatsApp dengan berulang kali beliau tatap saja tidak mengangkat/memberikan jawabannya.
Yang sebenarnya kedatangan kami ada yang perlu untuk sampaikan kepada Direktur RSUD dr Soekardjo mengenai proyek yang di lakukan Oknum itu, yang utama sampaikan mengapa proyek yang di ajukan itu berasal dari RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya? walaupun itu ada 2 proyek antara RSU KH Zainal Mustafa Kabupaten Tasikmalaya.
Jadi dengan ini tayangnya berita sebagai bentuk konfirmasi/klarifikasi yang sudah beberapa kali di temui sangat sulit sekali direktur rsud dr soekardjo, yang mana juga beliau mestinya mengetahui adanya rencana program di waktu tahun 2025 untuk tahun 2026.
Bersambung…
A. Firmansyah.





