PARUNGPONTENG, –INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS TNI—-TASIKMALAYA — Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0612/Tasikmalaya di Desa Parungponteng, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya, membawa angin segar dan harapan besar bagi masyarakat setempat. Tak hanya menyasar pembangunan jalan dan tebing penahan tanah, kehadiran para prajurit TNI di pelosok desa ini memantik asa akan perbaikan fasilitas umum yang sangat mendasar.
Salah satu harapan besar itu terpancar dari Kampung Cilintung RT 11 RW 03. Bapak Asep Bustopa, seorang tokoh masyarakat setempat yang juga menjabat sebagai Kepala Madrasah Diniyah Rohmat, mengungkapkan aspirasi mendalam terkait kondisi fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) umum di lingkungannya.
Saat ini, keberadaan MCK umum di Kampung Cilintung berada dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Dinding dan sarana sanitasi yang lapuk dimakan usia sudah tidak lagi ideal untuk menampung kebutuhan MCK harian warga. Padahal, fasilitas sederhana tersebut menjadi tumpuan utama bagi banyak masyarakat sekitar serta puluhan santri yang menimba ilmu di Madrasah Diniyah Rohmat.
“Kondisi MCK umum di sini memang sudah sangat memprihatinkan dan kurang layak. Padahal setiap hari digunakan oleh warga Kampung Cilintung dan juga anak-anak santri di madrasah. Melalui program TMMD ke-129 Kodim 0612/Tasikmalaya ini, kami sangat berharap MCK umum di kampung kami dapat tersentuh perbaikan agar warga dan para santri bisa beribadah serta beraktivitas dengan lebih bersih, sehat, dan nyaman,” ungkap Bapak Asep Bustopa.
Bagi warga Kampung Cilintung, renovasi MCK umum bukan sekadar perbaikan bangunan fisik, melainkan wujud nyata kepedulian terhadap kesehatan dan martabat lingkungan mereka. Kehadiran program TMMD ke-129 yang mengusung semangat kemanunggalan TNI dan rakyat menjadi tumpuan doa agar pemenuhan kebutuhan sanitasi yang layak ini dapat segera terwujud demi kebaikan bersama.
Tasikmalaya,–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS TNI– 23 Juli 2026 – Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Kodim 0612/Tasikmalaya, Kamis (23/7/2026),Dalam kunjungan tersebut, Pangdam menghadiri Peringatan Hari Anak Nasional di Gedung Islamic Center Kabupaten Tasikmalaya serta memberikan pengarahan kepada 551 prajurit Yonif TP 939/MP sebagai bagian dari upaya membangun generasi muda yang berkarakter sekaligus memperkuat profesionalisme prajurit TNI AD.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.50 hingga 14.15 WIB itu dihadiri sekitar 1.000 peserta dan dihadiri unsur Forkopimda, pejabat TNI-Polri, Kementerian Desa PDT, KPAI Pusat, KPAID Kabupaten Tasikmalaya, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Dalam penyampaian materinya pada Peringatan Hari Anak Nasional, Pangdam III/Siliwangi menekankan bahwa keluarga merupakan sekolah pertama bagi anak sehingga peran orang tua sangat menentukan dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa. Menurutnya, kecerdasan harus diimbangi dengan moral, akhlak, serta nilai sosial dan budaya yang baik agar mampu menjadi generasi berkualitas yang memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.
“Generasi emas dimulai dari rumah,Jadilah pendengar yang aktif dan penuh empati bagi anak, berikan apresiasi pada setiap prosesnya, karena keluarga adalah madrasah pertama dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa,” tegas Mayjen TNI Kosasih.
Selain menghadiri Peringatan Hari Anak Nasional yang juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak-anak, Pangdam melanjutkan kegiatan dengan memberikan pengarahan kepada prajurit Yonif TP 939/MP di Pendopo Baru Kabupaten Tasikmalaya, Dalam arahannya, Pangdam menegaskan pentingnya menjaga kehormatan diri dan satuan melalui disiplin, loyalitas, profesionalisme, serta membangun hubungan harmonis yang dilandasi semangat gotong royong dan saling menghormati.
Rangkaian kunjungan kerja ditutup dengan peninjauan Marshaling Area Yonif TP 939/MP sebelum Pangdam III/Siliwangi beserta rombongan kembali menuju Bandung, Seluruh kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
(Pendam III/Siliwangi)
CIAMIS,-–INDOTIPIKOR.COM— Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menerima kunjungan silaturahmi Rektor Universitas Galuh (Unigal) periode 2026–2030, Prof. Dr. Tita Rohita, S.Kep., Ners, M.M., M.Kep., beserta jajaran, di ruang tamu Pendopo Bupati Ciamis, Kamis (23/7/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum awal memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Ciamis dan Universitas Galuh dalam mendukung pembangunan daerah melalui sektor pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kunjungan tersebut merupakan silaturahmi perdana Prof. Tita Rohita setelah resmi dilantik sebagai Rektor Universitas Galuh pada 7 Juli 2026. Dalam kepemimpinannya untuk periode 2026–2030, ia menggantikan Prof. Dr. Dadi, M.Si., sekaligus membawa semangat baru untuk memperkuat peran perguruan tinggi dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan di Kabupaten Ciamis.
Dalam kesempatan itu, Prof. Tita menyampaikan bahwa selain menjalin silaturahmi dengan kepala daerah, kunjungan tersebut juga menjadi ajang memperkenalkan sejumlah program strategis yang akan dijalankan Universitas Galuh selama masa kepemimpinannya.
Menurutnya, perguruan tinggi saat ini tidak cukup hanya menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Lebih dari itu, kampus harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat serta memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan daerah.
Ia berharap hubungan baik yang selama ini telah terjalin antara Universitas Galuh dan Pemerintah Kabupaten Ciamis dapat terus diperkuat melalui berbagai bentuk kolaborasi di berbagai bidang.
“Kami berharap sinergitas yang selama ini sudah terjalin dapat terus ditingkatkan. Kampus harus hadir memberikan solusi, mendukung pembangunan, dan membawa manfaat bagi masyarakat. Karena itu kami sangat membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari Pemerintah Kabupaten Ciamis,” ujar Prof. Tita.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyampaikan ucapan selamat atas amanah baru yang diemban Prof. Tita Rohita sebagai Rektor Universitas Galuh. Ia menilai jabatan tersebut merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.
Meski demikian, Herdiat optimistis Prof. Tita mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Menurutnya, Kabupaten Ciamis memiliki modal sosial yang kuat, ditandai dengan kekompakan antarinstansi, sinergi yang baik dengan berbagai elemen masyarakat, serta tingginya partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan.
“Saya mengucapkan selamat atas amanah baru sebagai Rektor Universitas Galuh. Amanah ini memang tidak ringan, tetapi saya yakin dapat dijalankan dengan baik. Ciamis memiliki masyarakat yang kompak dan memiliki semangat gotong royong yang luar biasa. Ini menjadi kekuatan besar dalam membangun daerah,” kata Herdiat.
Bupati juga mengajak Universitas Galuh untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam berbagai sektor, terutama bidang pendidikan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, riset, inovasi, hingga pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, pembangunan daerah akan semakin optimal apabila pemerintah dan perguruan tinggi mampu berjalan beriringan, saling mendukung, serta menghadirkan berbagai inovasi yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
Pada kesempatan itu, Herdiat turut mengungkapkan rasa syukurnya karena di tengah keterbatasan anggaran yang dihadapi pemerintah daerah, Kabupaten Ciamis tetap mampu menorehkan berbagai prestasi berkat kerja keras aparatur pemerintah dan dukungan seluruh masyarakat.
“Alhamdulillah, meskipun kondisi anggaran saat ini cukup terbatas, jajaran perangkat daerah bersama masyarakat tetap mampu menunjukkan prestasi di berbagai bidang. Ini membuktikan bahwa semangat kebersamaan dan kolaborasi menjadi kekuatan utama kita. Saya berharap Universitas Galuh juga menjadi bagian penting dalam menghadirkan inovasi dan kemajuan bagi Kabupaten Ciamis,” pungkasnya.
Tangerang,—INDOTIPIKOR,COM-MEDIA FORSIMEMA RI—Kamis 23 Juli 2026
Kepemimpinan M. Alfi Sahrin Usup, S.H., M.H. sebagai Ketua Pengadilan Negeri (PN) Tangerang memang mencatatkan rekor dan dinamika tersendiri, terutama terkait produktivitas dan keberanian lembaga peradilan bersama koordinasi yang solid dengan Polresta Tangerang kota dan Polres Tangerang serta Polres Tangerang kabupaten dalam menyelesaikan penunggakan perkara eksekusi lahan di wilayah hukum PN Tangerang.
​Berikut adalah beberapa poin penting yang menonjol pada masa kepemimpinan beliau terkait pelaksanaan eksekusi lahan:
* Salah satu fokus utama di bawah kepemimpinan M. Alfi adalah mengeksekusi putusan Pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde), termasuk perkara-perkara eksekusi tanah/lahan yang sempat tertunda berkat penanganan yang berlarut-larut.
* ​Kepastian Hukum bagi Pencari Keadilan: Penanganan eksekusi yang tegas dilakukan untuk memberikan kepastian hukum dan membuktikan bahwa putusan pengadilan tidak hanya berhenti di atas kertas, melainkan benar-benar direalisasikan di lapangan.
​2. Ketegasan & Komunikasi Antar-Lembaga
​Sinergi dengan Aparat Keamanan:
* Pelaksanaan eksekusi lahan dalam skala besar dan frekuensi tinggi memerlukan koordinasi intensif dengan jajaran TNI, Polri (Polda Metro Jaya / Polres Metro Tangerang Kota), serta pemerintah daerah setempat guna memastikan situasi kondusif.
* ​Pendekatan Prosedural: Langkah-langkah penegakan eksekusi diawali dengan tahapan anmanning (teguran) secara patut hingga penyitaan dan pengosongan lahan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) hukum acara perdata.
​3. Tantangan dan Respon Publik
​Menghadapi Perlawanan Hukum/Fisik:
* Mengingat tingginya nilai ekonomis tanah di wilayah Tangerang (baik Kota, Kabupaten, maupun Tangerang Selatan), proses eksekusi kerap berhadapan dengan perlawanan dari pihak termohon eksekusi maupun massa.
* ​Transparansi Peradilan: Langkah agresif dalam eksekusi lahan ini juga menjadi sorotan media dan publik, di mana keberanian PN Tangerang menjalankan putusan eksekusi dinilai sebagai indikator penegakan hukum yang konkret.
Langkah penetapan dan pelaksanaan eksekusi dalam jumlah signifikan ini menjadi salah satu penanda penting transformasi tata kelola perkara di PN Tangerang, sekaligus menegaskan pentingnya kepastian hak milik atas tanah bagi para pemenang perkara.
JAKARTA–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA FORSIMEMA RI—Diharapkan aparat penegak hukum yang hadir dapat menyerap materi dan pengalaman baru untuk semakin memperkuat tata kelola persidangan.
Pengadilan Negeri (PN) Bitung kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat provinsi.
PN Bitung meraih penghargaan sebagai peringkat terbaik III dalam kategori Pengadilan Negeri di wilayah Pengadilan Tinggi Manado, Rabu (22/7/2026).
Penghargaan ini diraih atas capaian persentase penyelesaian perkara pidana tercepat untuk periode Januari hingga Juli 2026.
Penyerahan penghargaan bergengsi tersebut dilaksanakan pada hari pertama pembukaan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Percepatan Penyelesaian Perkara Se-Wilayah Hukum Pengadilan Tinggi Manado.
Acara yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 22 Juli hingga 24 Juli 2026 ini, dihadiri oleh perwakilan satuan kerja pengadilan dari berbagai daerah di Sulawesi Utara.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi Manado, Bapak Amin Sutikno, S.H., M.H., sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan efisiensi kinerja yang ditunjukkan oleh jajaran PN Bitung dalam mengelola serta menyelesaikan perkara pidana sepanjang semester pertama tahun 2026.
Ketua Pengadilan Negeri Bitung, Cita Savitri, S.H., M.H., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh hakim, pejabat struktural, fungsional, serta seluruh pegawai dan staf di lingkungan PN Bitung.
Menurutnya, penghargaan ini merupakan buah dari kerja keras, komitmen bersama, dan keterpaduan tim yang terus berupaya memberikan pelayanan hukum yang responsif serta akuntabel kepada masyarakat pencari keadilan. Kendati demikian, Cita Savitri menegaskan agar seluruh jajaran tidak cepat berpuas diri dengan raihan posisi ketiga ini.
Cita Savitri mendorong seluruh personel untuk menjadikan penghargaan ini sebagai pemantik semangat dan motivasi tambahan agar ke depannya kinerja pelayanan makin ditingkatkan.
Citra Savitri berharap PN Bitung mampu mengoptimalkan ritme kerja sehingga dapat melesat meraih peringkat pertama dalam percepatan penyelesaian perkara pidana pada periode-periode mendatang.
Cita Savitri juga memberikan catatan penting terkait pelaksanaan tugas penanganan perkara. Beliau mengingatkan dengan tegas bahwa percepatan waktu penyelesaian perkara tidak boleh mengorbankan kualitas dan ketelitian hukum.
Kecepatan proses persidangan dan administrasi harus selalu berjalan seiring dengan kerapian serta kesesuaian pemenuhan hukum acara yang berlaku.
Kepastian hukum, keadilan, dan asas kewajaran harus tetap menjadi fondasi utama. Menurutnya, penanganan perkara yang ideal adalah penanganan yang tidak hanya tanggap dan cepat, tetapi juga tertib administrasi serta patuh pada koridor hukum acara pidana demi menjamin hak-hak para pihak yang berperkara.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan Bimtek Percepatan Penyelesaian Perkara ini, diharapkan aparat penegak hukum di PN Bitung yang hadir dapat menyerap materi dan pengalaman baru untuk semakin memperkuat tata kelola persidangan.
Semangat pembenahan internal ini diharapkan dapat memperkokoh komitmen PN Bitung dalam mewujudkan badan peradilan yang agung, modern, transparan, dan terpercaya di mata publik.
Untuk mendapatkan Berita atau Artikel Terbaru MARINews, Follow Channel Whatsapp: MARINews
Penulis: Giovani
PN Bitung Raih Penghargaan Penyelesaian Perkara Pidana
​TANGERANG,—-INDOTIPIKOR.COM-MEDIA FORSIMEMA RI—,Kamis 23 Juli 2026
Pengurus Forum Silaturahmi Media Mahkamah Agung Republik Indonesia (FORSIMEMA-RI), Rabu 22 Juli 2026 melakukan kunjungan kerja dan silaturahmi ke Pengadilan Negeri (PN) Tangerang. Kunjungan ini diterima langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri (KPN) Tangerang, M. Alfi Sahrin Usup S.H., M.H.
​Dalam pertemuan tersebut, KPN Tangerang M. Alfi menekankan pentingnya keterbukaan informasi publik dan transparansi dalam setiap tindakan hukum yang memiliki dampak sosial besar, salah satunya adalah proses eksekusi lahan.
​Peran Krusial Media dalam Transparansi Eksekusi
​M. Alfi mengimbau agar awak media dan wartawan senantiasa dilibatkan serta diberikan akses informasi yang jelas saat pelaksanaan eksekusi lahan di lapangan.
Menurutnya, keterlibatan insan pers sangat vital untuk memastikan proses hukum berjalan transparan, akuntabel, dan objektif.
​”Proses eksekusi lahan sering kali memicu dinamika di lapangan. Kehadiran wartawan sangat penting untuk menyajikan fakta yang objektif, mencegah kesimpangsiuran informasi, serta memastikan masyarakat mendapatkan edukasi hukum yang benar mengenai pelaksanaan putusan pengadilan,” ujar KPN Tangerang .
​Sinergi Lembaga Peradilan dan Insan Pers
​Kunjungan silaturahmi Pengurus Pusat Jakarta FORSIMEMA ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara jajaran pengadilan dan insan media, khususnya dalam mengawal penegakan hukum dan keterbukaan informasi peradilan.
​Pengurus FORSIMEMA mengapresiasi keterbukaan dan sikap kooperatif KPN Tangerang yang menempatkan pers sebagai mitra strategis dalam menjaga integritas serta transparansi proses peradilan.
* ​Poin Utama Hasil Pertemuan:
​Transparansi Lapangan: Mendorong keterlibatan wartawan dalam liputan langsung proses eksekusi lahan.
* ​Edukasi Publik: Menyampaikan fakta hukum yang akurat guna menghindari narasi hoaks atau provokatif di masyarakat.
* ​Penguatan Sinergi: Mempererat komunikasi berkala antara pengadilan dan Forum Media MA RI.
JAKARTA–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS KEJAGUNG RI—Pasca penyerahan penanganan perkara beserta barang bukti emas 74 kg dan valuta asing senilai ratusan miliar rupiah dari Korps Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri kepada Kejaksaan Agung, Pihak Kejaksaan Agung telah mempelajari perkara tersebut sehingga terbit Surat Perintah Penyidikan baru khusus tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan Nomor Print-03/F.2/Fd.2/07/2026 tanggal 20 Juli 2026.
Selain itu, Kejaksaan Agung juga telah menunjuk 9 orang Jaksa, yang selanjutnya disebut Tim 9 untuk menangani perkara dimaksud. Anggota Tim 9 tersebut dipilih dengan maksud menghindari resistensi Tim Penyidik dengan tersangka.
Berdasarkan Surat Penyidikan yang baru khusus TPPU tersebut, Tim 9 telah memanggil 4 orang saksi yakni FA, DR, NH dan TS, serta seorang ahli tindak pidana pencucian uang (TPPU) untuk dimintai keterangannya pada hari Rabu 22 Juli 2026.
Namun dari keempat orang saksi tersebut, dua orang tidak memenuhi panggilan yakni FA dengan alasan kesehatan dan NH tidak hadir tanpa pemberitahuan. Oleh karena itu, Tim Penyidik akan melakukan pemanggilan ulang pada Jumat 24 Juli 2026 mendatang.
Pemeriksaan yang dilakukan pada 22 Juli 2026 tersebut turut dihadiri oleh Tim Koordinasi dan Supervisi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Tim Komisi Kejaksaan, Tim Kortas Tipikor Polri dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) sebagai wujud transparansi dan sinergitas Kejaksaan dalam penanganan perkara a quo.
Proses koordinasi antara Tim Penyidik (Tim 9) dengan Penyidik Polda Metro Jaya dan Tim Kortas Tipikor Polri terus berlangsung untuk mendukung dan mempercepat proses penanganan perkara.
Jakarta, 23 Juli 2026
KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM
Tasikmalaya –INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS TNI—– Di sela-sela kesibukan menjalankan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129, personel Satgas TMMD Kodim 0612/Tasikmalaya menyempatkan waktu untuk melaksanakan olahraga voli bersama masyarakat di Desa Parungponteng, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya.
Kegiatan tersebut berlangsung penuh keakraban dan semangat kebersamaan. Anggota Satgas TMMD dan warga tampak antusias mengikuti pertandingan persahabatan, yang menjadi sarana mempererat tali silaturahmi serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Meski setiap hari disibukkan dengan pengerjaan sasaran fisik maupun kegiatan nonfisik TMMD, personel Satgas tetap meluangkan waktu untuk berinteraksi dengan masyarakat melalui kegiatan olahraga. Suasana penuh canda, tawa, dan kekompakan membuat warga merasa senang dan semakin dekat dengan para prajurit TNI.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap pembinaan olahraga di desa, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0612/Tasikmalaya juga menyerahkan bantuan sarana olahraga berupa satu set bola voli beserta net voli kepada masyarakat Desa Parungponteng. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan aktivitas olahraga, mempererat kebersamaan warga, sekaligus menjadi wadah pembinaan generasi muda di desa.
Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0612/Tasikmalaya menyampaikan bahwa olahraga merupakan media yang efektif untuk membangun komunikasi, kebersamaan, dan kekompakan antara TNI dan masyarakat. Selain menjaga kebugaran, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan emosional dengan warga.
Masyarakat Desa Parungponteng menyambut baik kegiatan tersebut dan mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan Satgas TMMD. Mereka berharap bantuan sarana olahraga yang diterima dapat dimanfaatkan secara optimal serta menjadi kenang-kenangan yang bermanfaat dari pelaksanaan TMMD ke-129.
Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0612/Tasikmalaya kembali membuktikan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kebersamaan, persaudaraan, dan semangat gotong royong demi kemajuan desa.
Tasikmalaya –INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS TNI—– Dalam rangka mendukung keberhasilan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129, Satgas TMMD Kodim 0612/Tasikmalaya menggelar kegiatan nonfisik berupa penyuluhan hukum dan keamanan serta ketertiban masyarakat (Kamtibmas) bagi warga Desa Parungponteng, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya.
Kegiatan penyuluhan menghadirkan narasumber dari Polres Tasikmalaya, Aiptu Iyus, yang menyampaikan berbagai materi mengenai pentingnya kesadaran hukum, menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, serta meningkatkan peran aktif masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif.
Dalam pemaparannya, Aiptu Iyus mengajak masyarakat untuk selalu menaati peraturan yang berlaku, menghindari berbagai bentuk pelanggaran hukum, serta memperkuat kerja sama dengan aparat TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan desa. Ia juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan Kamtibmas yang dapat mengganggu kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan penyuluhan berlangsung dengan penuh semangat. Warga Desa Parungponteng tampak antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan. Hal tersebut terlihat dari banyaknya peserta yang aktif mengajukan pertanyaan dan berdiskusi mengenai berbagai persoalan hukum dan keamanan yang dihadapi di lingkungan masyarakat.
Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0612/Tasikmalaya menyampaikan bahwa penyuluhan hukum dan Kamtibmas merupakan salah satu sasaran nonfisik TMMD yang bertujuan meningkatkan wawasan dan kesadaran masyarakat. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat tidak hanya merasakan manfaat pembangunan fisik, tetapi juga memperoleh pengetahuan yang bermanfaat dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kehidupan sosial yang harmonis.
Melalui sinergi antara TNI, Polri, dan masyarakat, program TMMD ke-129 di Desa Parungponteng diharapkan mampu mewujudkan desa yang semakin maju, aman, tertib, serta memiliki kesadaran hukum yang tinggi demi terciptanya lingkungan yang kondusif dan sejahtera.
Jakarta ––INDOTIPIKOR.COM–MEDIA LOYALIS KEMENTERIAN— Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) Taufik Madjid mengapresiasi atas kolaborasi pihaknya dengan PT. Mojo Indonesia Raya dalam membantu menekan angka pengangguran pemuda desa di banyak wilayah di Indonesia.
Menurutnya, PT. Mojo Indonesia Raya terbukti secara konkret telah membantu fasilitasi penyediaan pelatihan vokasi dan penyaluran tenaga kerja profesional ke luar negeri, khususnya ke Negara Jepang secara berkelanjutan.
“Kerja sama dengan PT. Mojo Indonesia Raya ini sangat membantu kami, terutama untuk anak-anak muda di wilayah-wilayah desa, terutama untuk wilayah terdekat seperti Jawa Barat,” papar Sekjen Taufik saat menerima audiensi PT. Mojo Indonesia Raya terkait pelepasan tenaga migran Indonesia ke Jepang, di Executive Room, Kantor Kemendes PDT, Jakarta Selatan, Rabu (22/07/2026).
Lebih luas, Sekjen Taufik juga menambahkan, Kemendes PDT akan terus mendukung dan akan mengintensifkan sosialisasi dan pendataan pengangguran pemuda di berbagai desa, salah satunya menggunakan instrumen 12 Aksi Bangun Desa, Bangun Indonesia.
Langkah ini dinilai sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo, yang menugaskan pemerintah pusat agar menempatkan desa sebagai pusat pembangunan dan pemberdayaan melalui penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) di berbagai pelosok desa di Indonesia.
“Kami juga siap untuk membantu, memfasilitasi, menyosialisasikan dan memberikan informasi dan akses untuk masyarakat di wilayah-wilayah desa dan perdesaan termasuk di daerah tertinggal yang termasuk salah satu tugas pokok kami di Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal,” pungkasnya.
Hadir dalam kesempatan itu; Staff Khusus Menteri Andi Rahma, Kepala BPSDM Agustomi Masik, dan Dirjen PPDT Samsul Widodo.