MGMP PJOK CUP SMP Gelar SEC Pencak Silat Antar Pelajar Se-Priangan 2026, Diikuti 541 Peserta

0
13

CIAMIS–INDOTIPIKOR.COM–MEDIA GROUP CIAMIS NEWS–Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (MGMP PJOK SMP) Kabupaten Ciamis sukses menggelar ajang SPort Education Championship (SEC) Pencak Silat 2026 antar pelajar se-Priangan. Kegiatan bergengsi ini diikuti oleh 541 peserta dari berbagai daerah, baik dari dalam maupun luar Kabupaten Ciamis, yang bertanding memperebutkan gelar juara umum di masing-masing jenjang pendidikan, mulai dari tingkat SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi.

Kejuaraan tersebut berlangsung pada Sabtu (2/5/2026) dan dipusatkan di Gelanggang Galuh Taruna (GGT) Ciamis. Antusiasme peserta dan pendukung terlihat memenuhi arena pertandingan, menciptakan suasana kompetisi yang meriah sekaligus penuh semangat sportivitas.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya perwakilan Bupati Ciamis melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudpora), Dinas Pendidikan,KONI , serta jajaran pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Ciamis dan Provinsi Jawa Barat.

Ketua MGMP PJOK SMP Kabupaten Ciamis, YB PERMANA. M.Pd., menyampaikan bahwa penyelenggaraan SEC Pencak Silat 2026 merupakan bagian dari komitmen MGMP PJOK SMP dalam membina dan mengembangkan potensi generasi muda di bidang olahraga, khususnya pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.

“Ajang ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga sebagai sarana pembinaan karakter, disiplin, dan sportivitas bagi para pelajar. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan positif yang mampu mendorong prestasi sekaligus melestarikan seni bela diri pencak silat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa dalam pelaksanaan pertandingan, pihak panitia menggandeng juri profesional dari IPSI Kabupaten Ciamis dan IPSI Provinsi Jawa Barat guna menjamin objektivitas dan kualitas penilaian. Para juara umum di setiap kategori tidak hanya mendapatkan medali dan uang pembinaan, tetapi juga hadiah menarik berupa sepeda listrik sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih.

Lebih lanjut, Bachtiar berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif yang lebih luas, tidak hanya bagi peserta, tetapi juga bagi masyarakat sekitar.

“Kami berharap ajang ini mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM di sekitar lokasi kegiatan. Selain itu, kami ingin pencak silat semakin berkembang dan menjadi kebanggaan masyarakat Ciamis,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua IPSI Kabupaten Ciamis, H. Ramli Mahmud, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh peserta, panitia, dan pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini.

“Kami sangat mengapresiasi semangat para peserta yang akan bertanding. Ini menunjukkan bahwa pencak silat masih menjadi olahraga yang diminati dan memiliki masa depan yang cerah. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyelenggarakan kegiatan ini dengan baik,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya profesionalisme dalam setiap pertandingan, baik dari sisi atlet, juri, maupun penyelenggara, agar kejuaraan ini dapat menghasilkan atlet-atlet berkualitas yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

“Melalui ajang ini, kami ingin terus mendorong Ciamis sebagai ‘Kampung Silat’ di Jawa Barat. Dengan pembinaan yang berkelanjutan dan kompetisi yang sehat, kami yakin akan lahir atlet-atlet berprestasi yang bisa mengharumkan nama daerah,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui perwakilannya juga menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Diharapkan, melalui SEC Pencak Silat 2026, akan tercipta sinergi antara dunia pendidikan, olahraga, dan pemerintah dalam membangun generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berkarakter.

Ajang SEC Pencak Silat 2026 ini tidak hanya menjadi kompetisi semata, tetapi juga momentum penting dalam mempererat silaturahmi antar pelajar se-Priangan, sekaligus memperkuat eksistensi pencak silat sebagai identitas budaya yang harus terus dijaga dan dilestarikan.Editor (Yan.P/M.Robby).