





Menurut Presiden, kebijakan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam terus melindungi para pekerja.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah telah mengesahkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 10 Tahun 2026 tentang Pembentukan Satuan Tugas Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Menurut Presiden, kebijakan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam terus melindungi para pekerja.
“Jangan khawatir, kita akan membela kepentingan buruh. Yang diancam PHK, kita akan membela dan kita akan melindungi saudara-saudara sekalian,” tegas Presiden Prabowo dalam sambutannya pada peringatan Hari Buruh Internasional yang digelar di kawasan Lapangan Silang Monumen Nasional, Jumat, 1 Mei 2026.


Kepala Negara pun menekankan bahwa pemerintah akan selalu memastikan para pekerja tetap terlindungi dalam kondisi apa pun. Menurutnya, negara akan terus hadir untuk menjamin kesejahteraan mereka.
“Kalau ada pengusaha yang menyerah, jangan khawatir, negara kita kuat. Negara kita akan mengambil alih, negara kita akan membela rakyat Indonesia, jangan khawatir,” tuturnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Presiden Prabowo juga menyampaikan bahwa pemerintah akan memperkuat perlindungan sosial bagi rakyat berpenghasilan rendah. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya menyeluruh pemerintah dalam menjaga dan melindungi masyarakat.
“Kita juga memberi perlindungan sosial yang sangat besar. Tahun ini kita memberi perlindungan untuk rakyat yang berpenghasilan rendah sebesar Rp500 triliun,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menuturkan bahwa selalu menginstruksikan seluruh jajarannya untuk selalu mengambil kebijakan yang menguntungkan rakyat. Langkah ini sekaligus menegaskan keberpihakan pemerintah kepada masyarakat.
“Saya memberi instruksi. Saudara-saudara para menteri, kalau ambil kebijakan, kalau menyusun kebijakan, berpikir, bertanya apakah ini menguntungkan rakyat kecil atau tidak. Kalau menguntungkan rakyat kecil, laksanakan, itu sudah benar, tidak usah ragu-ragu,” tegasnya.
Pembentukan Satgas Mitigasi PHK di momen Hari Buruh Internasional ini menjadi simbol komitmen kuat pemerintah, negara hadir bukan hanya saat ekonomi tumbuh, tetapi juga ketika rakyat menghadapi tekanan, melindungi, membela, dan memastikan tidak ada pekerja yang dibiarkan jatuh sendirian.
(BPMI Setpres)




Jakarta,–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS ISTANA—Sabtu 02 Mei 2026
Kehadiran Kepala Negara dalam peringatan tersebut menjadi momentum bersejarah, sekaligus penegasan kuat kehadiran negara dalam memperjuangkan perlindungan dan kesejahteraan kaum buruh.
Presiden Prabowo Subianto mengahadiri secara langsung peringatan Hari Buruh Internasional bersama ribuan pekerja di kawasan Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Jumat, 1 Mei 2026. Kehadiran Kepala Negara dalam peringatan tersebut menjadi momentum bersejarah, sekaligus penegasan kuat kehadiran negara dalam memperjuangkan perlindungan dan kesejahteraan kaum buruh.
Presiden Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Ely Rosita Silaban menuturkan bahwa Presiden Prabowo menjadi salah satu dari hanya tiga kepala negara yang secara langsung merayakan Hari buruh bersama para pekerja, setelah Venezuela dan Bolivia. Momentum ini lebih dari sekadar kehadiran simbolik, tetapi penegasan atas kepedulian dan kedekatan pemimpin negara dengan kaum buruh.
“Bapak, pertama terima kasih sudah dua kali berturut-turut Bapak bersama buruh. Artinya Bapak melihat buruh ini sebagai kaum yang perlu diperjuangkan dan Bapak mencintai kami. Ini pak adalah presiden ketiga di seluruh dunia, pertama Venezuela, kedua Bolivia, ketiga Indonesia yang mau merayakan hari buruh dengan buruh,” ucap Ely dalam laporannya di hadapan Presiden Prabowo.
Selain itu, kehadiran Presiden Prabowo juga mencerminkan perubahan pendekatan dalam hubungan antara negara dan buruh. Jika sebelumnya peringatan hari buruh identik dengan penyampaian aspirasi di tengah sekat antara pemerintah dan
buruh, kini momentum tersebut menjadi ruang interaksi terbuka.
Hal tersebut terlihat dari penyampaian sejumlah aspirasi para pekerja yang diwakilkan oleh sejumlah ketua umum organisasi buruh di Tanah Air. Ketua Umum Konfederasi Persatuan buruh Indonesia (KPBI) Ilhamsyah menuturkan bahwa untuk pertama kalinya kaum buruh dapat secara langsung menyampaikan aspirasi langsung kepada Presiden.
“Saya sekian belas kali merayakan May Day, biasa kita berteriak di pinggir-pinggir atau di balik tembok istana atau DPR. Hari ini kami bisa menyampaikan secara langsung kepada Presiden apa yang menjadi aspirasi kami,” ujarnya.
Lebih lanjut, momentum ini sekaligus menunjukkan konsolidasi yang semakin kuat di kalangan para buruh. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai persatuan buruh Indonesia semakin solid dan optimistis terhadap arah kebijakan pemerintah yang dinilai berpihak pada kesejahteraan dan perlindungan para pekerja.
“Saya hanya ingin menyatakan berterima kasih kepada Presiden karena telah memastikan bahwa kaum buruh Indonesia sekarang bersatu di bawah kepimpinan Bapak Prabowo Subianto. Insyaallah semua cita-cita yang diharapkan bisa terwujud karena persatuan ini,” pungkasnya.
Kehadiran langsung Presiden Prabowo dalam peringatan Hari Buruh Internasional ini merupakan yang kali kedua selama masa pemerintahannya, setelah tahun lalu juga turut hadir secara langsung.
Kehadiran Presiden Prabowo yang untuk kedua kalinya berturut-turut dalam peringatan May Day menandai arah baru kepemimpinan, negara tidak lagi berjarak, tetapi hadir langsung, berdiri sejajar, dan berpihak nyata kepada kaum pekerja.
Dari Lapangan Silang Monas, pesan itu menguat dan tak terbantahkan bahwa buruh bukan sekadar objek kebijakan, melainkan mitra strategis pembangunan. Negara hadir bukan hanya lewat aturan, tetapi melalui keberpihakan yang terasa dan keterlibatan yang nyata.
(BPMI Setpres)






INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS KEMENTERIAN—PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) memperingati Hari Ulang Tahun ke-74 dengan menunjukkan capaian transformasi kuat.
Di bawah kepemimpinan Direktur Utama Tri Andayani, PELNI telah melakukan perubahan fundamental dalam berbagai aspek operasional dan pelayanan perusahaan.
Transformasi yang dilakukan selama masa kepemimpinan Tri Andayani mencakup perubahan logo perusahaan sebagai simbol semangat baru PELNI yang lebih dinamis dan siap menghadapi tantangan industri maritim.
Identitas baru ini turut diperkuat melalui perubahan tampilan dan peremajaan kapal penumpang PELNI guna memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan menyenangkan.
Sementara itu, penguatan sistem operasional diwujudkan melalui kehadiran Operation Room yang memungkinkan pengendalian operasional secara lebih terintegrasi dan berbasis data.
Komitmen terhadap keselamatan pelayaran juga terus ditingkatkan melalui pengadaan Marine Evacuation System (MES) sebagai alat keselamatan modern yang memenuhi standar internasional.
Transformasi di Perusahaan turut didukung oleh pemerintah melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) Tahun 2024 dan Tahun 2025, yang dimanfaatkan untuk memperkuat armada dan meningkatkan kualitas layanan PELNI sebagai tulang punggung konektivitas maritim nasional.
Selain itu, komitmen perusahaan terhadap transparansi dan tata kelola yang baik dibuktikan dengan capaian Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Informatif, yang mencerminkan keterbukaan PELNI kepada masyarakat.
Direktur Utama PELNI Tri Andayani atau akrab disapa Anda menyatakan bahwa transformasi merupakan bagian penting dari perjalanan perusahaan yang memasuki usia ke-74 tahun.
“Dalam empat tahun terakhir, PELNI telah menjalani transformasi yang sangat signifikan. Kami telah melakukan perubahan mulai dari identitas visual perusahaan, penyegaran armada, hingga peningkatan infrastruktur pendukung operasional.
“Semua langkah ini kami lakukan untuk menghadirkan PELNI yang lebih modern dan siap melayani masyarakat dengan lebih baik,” ujar Anda.
Anda menambahkan bahwa dukungan Pemerintah melalui PMN menjadi momentum penting dalam perjalanan transformasi PELNI.
“Kami sangat bersyukur atas kepercayaan dan dukungan Pemerintah melalui Penyertaan Modal Negara tahun 2024 dan 2025. Dana tersebut kami manfaatkan untuk mempercepat peremajaan armada dan berbagai peningkatan layanan.
“Di usia ke-74 tahun ini, PELNI berkomitmen untuk terus bertransformasi, meningkatkan kinerja, dan menjadi perusahaan pelayaran yang semakin profesional, andal serta dipercaya masyarakat Indonesia,” tambah Anda.
Melalui berbagai pencapaian transformasi di bawah kepemimpinan Tri Andayani, PELNI optimis dapat semakin memperkuat perannya sebagai tulang punggung konektivitas maritim Indonesia.
Di usia ke-74 tahun, PELNI juga berkomitmen untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas pelayanan, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa melalui layanan transportasi laut yang, aman, andal dan terpercaya.
74 Tahun Mengarungi Nusantara, Ini Transformasi PELNI untuk Indonesia
Kabar BUMN,Novia
Sabtu,02 Mei 2026






Kab. Ciamis, —–INDOTIPIKOR.COM— Bupati Ciamis H. Herdiat Sunarya secara langsung melepas jemaah calon haji tahun 1447 H/2026 M dalam suasana khidmat di Gedung K.H. Irfan Hielmy Islamic Center, Sabtu (2/5/2026).
Dalam kesempatan itu, Bupati Herdiat menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya dapat bertatap muka dengan para calon tamu Allah yang akan menunaikan ibadah haji tahun ini. Ia menegaskan bahwa keberangkatan kali ini memiliki nilai historis bagi Ciamis.
Kloter 15 JKT yang menjadi rombongan pertama asal Ciamis tidak hanya mengawali pemberangkatan tahun ini, tetapi juga menjadi yang pertama kali diberangkatkan melalui Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka.




“Ini momentum istimewa bagi kita. Selain sebagai kloter pertama, juga pertama kalinya diberangkatkan dari Bandara Kertajati, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya,” ujar Herdiat.
Bupati turut mengingatkan pentingnya kesiapan fisik dan mental, mengingat rangkaian ibadah haji yang cukup padat serta perbedaan kondisi cuaca di Tanah Suci. Ia mengimbau jemaah agar menjaga kesehatan dengan pola makan dan minum yang cukup.
“Ibadah haji membutuhkan kondisi tubuh yang prima. Jaga kesehatan, perhatikan asupan makan dan minum agar pelaksanaan ibadah berjalan lancar,” pesannya.





Selain itu, ia juga mengingatkan agar para jemaah senantiasa mengikuti arahan petugas dan tidak bepergian sendiri demi menjaga keselamatan selama di Arab Saudi.
Sementara itu, Ketua PPIH Kabupaten Ciamis, Saeful Uyun, dalam laporannya menyampaikan bahwa tahun ini terdapat dua kelompok terbang, yakni kloter 15 dan kloter 31. Untuk kloter 15, jumlah jemaah sebanyak 439 orang ditambah 5 petugas, sehingga total 444 orang.
Ia menyebutkan, jemaah tertua berusia 81 tahun, sedangkan yang termuda berusia 17 tahun dari pondok pesantren di Jatinegara.
Rencananya, kloter 15 akan diberangkatkan dari Bandara Kertajati pada 3 Mei 2026 pukul 11.15 WIB, dengan jadwal kepulangan pada 12 Juni 2026 dan diperkirakan tiba kembali di Kertajati pukul 06.20 WIB.
Saeful juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kelancaran proses persiapan hingga pemberangkatan jemaah.
“Terima kasih atas dukungan semua pihak, sehingga seluruh tahapan dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya.
Prokopim Ciamis
MAT ROBI SENTER AWDI CIAMIS JABAR





GARUT—INDOTIPIKOR.COM—KILAS INFO—02-05-2026–Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026.
‘Ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani’ – Ki Hajar Dewantara.
Mari terus nyalakan pelita ilmu, karena pendidikan adalah jalan pulang menuju Indonesia yang merdeka seutuhnya.
Terima kasih untuk semua guru. Yang sabar ngajarin baca, yang rela begadang koreksi, yang tetap percaya sama muridnya meski nilainya merah.
Selamat Hardiknas. Jasamu tak akan habis ditulis di papan tulis dunia.
Pendidikan bukan cuma soal nilai di rapor. Tapi soal berani mimpi, berani gagal, berani bangkit lagi.
Selamat Hardiknas! Terus belajar, terus bertumbuh. Karena masa depan Indonesia ada di tangan yang mau buka buku hari ini.
Didiklah anak-anak kita dengan cinta, tuntunlah dengan teladan.
Sekolah bisa saja libur, tapi belajar tak boleh usai.
Dari laku, dari buku, dari guru bernama kehidupan.
Selamat Hari Pendidikan Nasional. Merdeka belajar!
Di Hari Pendidikan Nasional ini, mari kita teguhkan komitmen: mencerdaskan kehidupan bangsa bukan sekadar slogan, tapi kerja nyata. Dari ruang kelas sampai ruang keluarga. Selamat Hardiknas 2026.
MAYOR NDNG SH





CIAMIS,––INDOTIPIKOR.COM— Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di Kabupaten Ciamis menjadi momentum penting bagi Bupati Ciamis Herdiat Sunarya untuk menegaskan pentingnya perlindungan terhadap anak dari berbagai bentuk kekerasan, pelecehan seksual, dan bullying.
Bupati Herdiat bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 dan Hari Pendidikan Nasional tingkat Kabupaten Ciamis Tahun 2026 yang digelar di halaman Pendopo Bupati Ciamis (02/05). Upacara tersebut diikuti oleh unsur TNI, Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta para pelajar dari berbagai sekolah.




Dalam kesempatan tersebut, Herdiat membacakan amanat Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian terkait Hari Otonomi Daerah ke-30 serta amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Abdul Mu’ti dalam rangka Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026.
Namun di luar amanat resmi tersebut, Bupati Herdiat secara khusus menyoroti kondisi kekerasan dan pelecehan seksual serta bullying terhadap anak-anak di Kabupaten Ciamis yang menurutnya masih cukup tinggi dan sangat memprihatinkan.
Ia menyampaikan bahwa berbagai kasus tersebut saat ini terjadi di sejumlah sekolah, baik negeri maupun swasta. Karena itu, ia menegaskan bahwa perlindungan terhadap anak tidak bisa hanya dibebankan kepada guru atau tenaga pendidik semata.
“Saya berharap bukan hanya tugas dan perhatian bapak ibu unsur pendidik atau guru saja, tetapi ini adalah tanggung jawab kita semua, seluruh masyarakat Ciamis, para sesepuh, tokoh masyarakat, tokoh agama mempunyai tanggung jawab yang sama di dalam hal ini,” tegas Herdiat.





Menurutnya, seluruh elemen masyarakat harus turut berperan aktif dalam menjaga anak-anak agar terhindar dari kekerasan fisik, pelecehan seksual, maupun tindakan bullying yang dapat berdampak buruk bagi masa depan mereka.
“Jaga anak-anak kita, hindari kekerasan dan pelecehan seksual serta bullying yang kondisinya sangat memprihatinkan,” ujarnya.
Selain itu, Herdiat juga menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka antara anak dengan orang tua maupun guru. Ia berharap para orang tua dan tenaga pendidik mampu menciptakan ruang aman bagi anak-anak untuk bercerita dan menyampaikan apa yang mereka alami.
“Saya berpesan bapak ibu harus benar-benar mampu menjaga dan mengajak anak-anak kita untuk selalu berkomunikasi, sehingga anak-anak bisa selalu curhat atau sharing baik pada orang tua maupun gurunya dari apa yang dialami dan dilakukan, sehingga hal negatif tersebut betul-betul teratasi dan anak-anak kita terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,” pesannya.
Melalui peringatan Hardiknas dan Hari Otonomi Daerah ini, Bupati Herdiat berharap seluruh pihak dapat memperkuat sinergi dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan demi terwujudnya generasi Ciamis yang sehat, cerdas, dan berkarakter.
PROKOPIM CIAMIS
MAT ROBI SENTER AWDI CIAMIS JABAR






Jakarta —–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA FORSIMEMA RI— Komitmen menjaga marwah peradilan kembali ditegaskan oleh Badan Pengawasan Mahkamah Agung (MA). Mengacu pada Pengumuman Hukuman Disiplin Nomor 2295/BP/PENG.KP.8.2/IV/2026, sepanjang April 2026 tren penjatuhan sanksi disiplin terhadap aparatur peradilan meningkat, sebagai sinyal langkah tegas MA dalam menindak setiap pelanggaran di lingkungan peradilan.
Peningkatan tersebut dinilai sebagai cerminan dari penguatan fungsi pengawasan internal di bawah Mahkamah Agung Republik Indonesia. Bawas MA tidak lagi memberikan toleransi terhadap pelanggaran disiplin, baik yang dilakukan oleh unsur pimpinan maupun pegawai.
“Badan Pengawasan MA mengumumkan penjatuhan sanksi/hukuman disiplin di lingkungan MA dan badan peradilan dibawahnya pasa periode April 2026,” Kutip bunyi Pengumuman yang diterbitkan Bawas MA.
Data yang diterima Dandapala menunjukkan, sepanjang periode Januari hingga April 2026, terdapat 37 aparatur peradilan yang dijatuhi sanksi disiplin.
Namun menariknya, bulan April 2026 menyumbang 28 orang yang terkena hukuman disiplin, atau lebih dari 75 persen dari total penjatuhan sanksi.
Jika dirinci berdasarkan jabatan, sanksi tersebut dijatuhkan kepada berbagai level aparatur, mulai dari unsur Hakim hingga pegawai. Secara keseluruhan, terdiri dari 24 hakim, 7 hakim ad hoc, 1 panitera, 3 panitera pengganti, 1 jurusita, dan 1 pelaksana.
Khusus pada April 2026, sanksi dijatuhkan kepada 19 hakim, 7 hakim ad hoc, 1 panitera, dan 1 panitera pengganti, sebagaimana data dalam lampiran surat.
Penjatuhan sanksi ini bervariasi, mulai dari hukuman ringan, sedang, hingga berat, tergantung pada tingkat pelanggaran yang dilakukan. Sementara pada April 2026 tercatat 4 sanksi berat, 7 sanksi sedang, dan 17 sanksi ringan. Sementara secara kumulatif tahunan, terdapat 10 sanksi berat, 7 sanksi sedang, dan 20 sanksi ringan.
Berdasarkan data yang dihimpun, sanksi disiplin yang dijatuhkan pada 2026 ini mencakup berbagai jenjang jabatan, mulai dari pimpinan pengadilan, para hakim, pejabat struktural dan fungsional, hingga pegawai pelaksana di lingkungan peradilan.
Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa Bawas MA tidak hanya fokus pada pembinaan, tetapi juga penindakan sebagai instrumen penting dalam menjaga kualitas dan kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan.
Selain itu, peningkatan jumlah penjatuhan sanksi juga menunjukkan bahwa sistem pengawasan semakin responsif dan efektif dalam mendeteksi serta menindak pelanggaran yang sebelumnya mungkin luput dari perhatian.
Tim Dandapala – Dandapala Contributor
Sabtu, 02 Mei 2026






Bandar Lampung, –INDOTIPIKOR.COM-MEDIA FORSIMEMA RI—— Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Tanjung Karang, Roki Panjaitan, S.H., resmi memasuki masa purnabakti setelah mengabdi selama 41 tahun di dunia peradilan. Upacara wisuda purnabakti yang digelar di Tanjung Karang ini berlangsung khidmat dan penuh haru.
Prosesi puncak berlangsung dengan penanggalan kalung dan tanda jabatan hakim, yang kemudian diserahkan kepada Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H. Ketua Mahkamah Agung memberikan apresiasi atas pengabdian Roki Panjaitan lebih dari 41 tahun pengabdiannya sebagai hakim dan pimpinan pengadilan dengan integritas, ketegasan, dan profesionalitas yang tinggi. Ia juga menyampaikan perjalanan karier Roki Panjaitan yang mencapai puncaknya dalam empat tahun terakhir, saat dipercaya memimpin tiga pengadilan tingkat banding secara berturut-turut, yakni sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Gorontalo, Ketua Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah, hingga menutup masa baktinya sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Tanjung Karang.
Ketua Mahkamah Agung menyampaikan bahwa perjalanan karier Roki Panjaitan sejak awal sebagai calon hakim di Pengadilan Negeri Bogor hingga purna tugas mencerminkan komitmen kuat dalam menegakkan hukum dan keadilan. “Jabatan hanyalah sarana untuk berbuat kebaikan, sementara yang akan dikenang adalah integritas, manfaat, dan jasa yang ditinggalkan”, Pesan Ketua Mahkamah Agung pada acara tersebut.
Pada kesempatan tersebut, disampaikan pula penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian Roki Panjaitan, serta ucapan terima kasih kepada keluarga, khususnya istri yang setia mendampingi selama masa tugas.
“Acara wisuda purna bakti ini menjadi momentum refleksi bahwa pengabdian tidak berhenti setelah masa dinas berakhir, melainkan terus berlanjut dalam kehidupan bermasyarakat”, Lanjut Ketua Mahkamah Agung dalam pidatonya.
Profil Roki Panjaitan
Lahir di Balige pada 30 April 1959, Roki Panjaitan tumbuh sebagai pribadi yang dikenal tegas, berintegritas, dan penuh dedikasi dalam mengemban amanah. Pendidikan dasarnya ditempuh di Parulian Medan dan diselesaikan pada tahun 1972, kemudian melanjutkan ke SLTP Negeri 3 Medan dan lulus pada tahun 1975. Pendidikan menengah atas diselesaikan di SLTA Negeri 5 Medan pada tahun 1979. Semangatnya dalam bidang hukum membawanya menempuh studi di Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara, yang berhasil diselesaikan pada tahun 1984. Sebagai bentuk penguatan wawasan kebangsaan dan kepemimpinan, ia juga mengikuti pendidikan di Lemhannas angkatan 49, tepatnya pada tahun 2013.
Kariernya di dunia peradilan dimulai ketika ia diangkat sebagai Calon Hakim di Pengadilan Negeri Bogor pada tahun 1985. Empat tahun kemudian, pada 1989, ia resmi diangkat sebagai Hakim di Pengadilan Negeri Bengkalis. Dedikasinya dalam menegakkan hukum membawanya mengemban tugas di berbagai daerah, termasuk sebagai Hakim di Pengadilan Negeri Sintang pada tahun 1995. Sebelumnya, ia juga pernah bertugas di Pengadilan Negeri Cibinong pada tahun 1988, yang semakin memperkaya pengalaman yudisialnya.
Kariernya terus berkembang dengan penugasan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada tahun 2002. Kemudian pada tahun 2006, ia dipercaya bertugas di Mahkamah Agung sebagai Hakim Yustisial. Setahun berikutnya, pada 2007, ia menjabat sebagai Asisten Koordinator di Mahkamah Agung, menunjukkan kepercayaan institusi terhadap kapasitas dan integritasnya.
Pada tahun 2008, ia diangkat sebagai Hakim Tinggi di Pengadilan Tinggi Tanjung Karang, yang kemudian dilanjutkan dengan penugasan sebagai Hakim Tinggi di Pengadilan Tinggi Jakarta pada tahun 2010. Kiprahnya di bidang teknis yudisial semakin menonjol ketika pada tahun 2014 ia dipercaya sebagai Panitera Muda Pidana Khusus di Mahkamah Agung.
Memasuki jenjang kepemimpinan, pada tahun 2019 ia diangkat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Palangka Raya, yang kemudian dilanjutkan sebagai Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Tanjung Karang pada tahun 2020. Dedikasi dan kepemimpinannya terus diakui dengan penugasan sebagai Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Riau pada tahun 2021.
Puncak kariernya di bidang kepemimpinan peradilan ditandai dengan pengangkatannya sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Gorontalo pada tahun 2022, kemudian sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah pada tahun 2023. Pada tahun 2025, ia kembali dipercaya sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Tanjung Karang.
Sepanjang perjalanan kariernya, Roki Panjaitan dikenal sebagai sosok teladan yang tidak hanya tegas dalam penegakan hukum, tetapi juga memiliki integritas yang tidak tergoyahkan serta dedikasi yang tinggi terhadap institusi peradilan. Ia menjadi inspirasi bagi banyak generasi penerus, tidak hanya melalui jabatan yang diembannya, tetapi juga melalui keteladanan, bimbingan, dan komitmennya dalam membuka jalan bagi lahirnya hakim-hakim yang berintegritas di masa depan.
M. Nurulloh Jarmoko – Dandapala Contributor
Sabtu, 02 Mei 2026




JABAR—INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS PEMPROV JABAR—Kebijakan baru dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendadak jadi perbincangan. Warga kini tak bisa sembarangan menebang atau memangkas pohon di sepanjang jalan provinsi tanpa izin resmi dari Gubernur.
Aturan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 46.KH.06.03/ASDA EKBANG yang diterbitkan melalui Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat pada 4 April 2026. Isinya tegas: tidak ada lagi pemangkasan atau penebangan tanpa prosedur.






Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Bandung, Luthfi Firdaus, menjelaskan bahwa izin harus diajukan terlebih dahulu. Bahkan dalam kondisi darurat sekalipun, hasil penanganan wajib dilaporkan ke Gubernur setelahnya.
Kebijakan ini langsung memicu reaksi publik. Pasalnya, sejumlah ruas jalan utama di Bandung masuk dalam kategori jalan provinsi, termasuk Jalan Pajajaran, Setiabudi, hingga Buah Batu.




Meski terdengar ketat, pemerintah menilai langkah ini penting untuk menjaga keseimbangan lingkungan. Pepohonan di pinggir jalan dinilai memiliki peran besar dalam menjaga kualitas udara dan kenyamanan kota.
Pemkot Bandung sendiri menyambut baik aturan ini. Mereka menilai kebijakan tersebut sejalan dengan upaya menjaga ruang terbuka hijau yang semakin terancam di kawasan perkotaan.
Ke depan, masyarakat diminta lebih sadar dan tidak sembarangan melakukan penebangan. Sebab, kini urusan pohon bukan lagi sekadar kebutuhan pribadi, tapi bagian dari kebijakan besar menjaga lingkungan.
red-SBI



