Selasa, Mei 26, 2026
Beranda blog Halaman 27

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto menegaskan bahwa perkembangan teknologi memiliki peran strategis dalam mendorong transformasi pendidikan nasional

0

Jakarta—-INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS LIPUTAN KEMENTERIAN—Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto menegaskan bahwa perkembangan teknologi memiliki peran strategis dalam mendorong transformasi pendidikan nasional, khususnya dalam memperluas akses dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Pernyataan ini disampaikan dalam acara Belajaraya 2026 yang digelar oleh Jaringan Semua Murid Semua Guru (SMSG) di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Sabtu (2/5).

Mendiktisaintek menegaskan bahwa teknologi telah membuka ruang bagi terjadinya demokratisasi pengetahuan, dimana akses terhadap ilmu tidak lagi terbatas pada kelompok tertentu.

“Beberapa waktu lalu, pengetahuan hanya milik kelompok-kelompok tertentu, tetapi sekarang tidak lagi. Masyarakat dapat belajar langsung dari seorang profesor di Top University karena adanya teknologi. Pengetahuan dapat diakses oleh semua kelompok dari berbagai kalangan. Jadi ini poin utama teknologi membuat demokrasi pengetahuan,” tegas Menteri Brian.

Namun demikian, pemanfaatan teknologi harus dilakukan secara terstruktur dan sistematis. Tanpa pengelolaan yang baik, akses pengetahuan yang luas tidak akan memberikan dampak optimal terhadap peningkatan kualitas pembelajaran.

Lebih lanjut, Menteri Brian menegaskan bahwa peran guru dan dosen tetap menjadi kunci utama dalam ekosistem pendidikan serta pentingnya penguatan kapasitas pendidik agar adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Guru dan dosen menjadi garda terdepan kemajuan SDM juga teknologi. Mereka tidak akan pernah tergantikan oleh teknologi, tetapi justru perannya semakin vital, bukan hanya mengajar, tetapi juga menjadi mentor dengan wawasan yang terbuka akan teknologi,” jelas Mendiktisaintek.

Selain itu, Menteri Brian menyampaikan bahwa teknologi memiliki dua sisi. Jika tidak dimanfaatkan dengan tepat, teknologi justru dapat menimbulkan ketergantungan dan memperlemah kapasitas bangsa. Oleh karena itu, penguatan ilmu dasar (fundamental knowledge) menjadi hal yang sangat penting.

“Saya selalu melihat ilmu-ilmu dasar merupakan sesuatu yang tidak bisa digantikan. Jadi seseorang yang memiliki pengetahuan fundamental yang kuat, maka dia akan bisa mengikuti perkembangan teknologi,” tegas Menteri Brian.

Mendiktisaintek menekankan bahwa teknologi harus dimanfaatkan sebagai alat untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, bukan sekadar untuk kemudahan. Pendidikan harus tetap berorientasi pada pembentukan karakter, kompetensi, dan daya saing peserta didik.

Dalam konteks yang lebih luas, Menteri Brian juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong transformasi pendidikan. Pemerintah, industri, dan komunitas memiliki peran strategis yang saling melengkapi dalam membangun ekosistem pendidikan yang kuat dan berkelanjutan.

Pemerintah berperan dalam menciptakan regulasi dan memperluas akses, industri menghadirkan inovasi dan teknologi, sementara komunitas memahami kebutuhan nyata di lapangan. Sinergi ketiga elemen ini dinilai menjadi kunci dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompetitif.

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) akan terus mendorong pemanfaatan teknologi secara inklusif dan strategis, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mewujudkan pendidikan yang berkualitas, merata, dan mampu menghasilkan generasi unggul yang siap menghadapi tantangan global.

Humas

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi

#DiktisaintekBerdampak
#Pentingsaintek
#Kampusberdampak

Progres Rehab MCK Panti Asuhan Karena Doa Capai 62 Persen, Prajurit Korem 051/Wkt dan Masyarakat Terus Bersinergi

0

Depok —–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS TNI— Pengerjaan rehabilitasi fasilitas MCK di Panti Asuhan Karena Doa, wilayah Sawangan, terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai sekitar 62 persen. Senin (4/5/2026)

Kegiatan rehab ini melibatkan prajurit Korem 051/Wijayakarta bersama masyarakat setempat yang bahu-membahu dalam setiap tahapan pekerjaan. Sinergi yang terjalin menjadi kunci percepatan pembangunan fasilitas sanitasi yang layak bagi para penghuni panti.

Sejumlah pekerjaan yang telah diselesaikan di antaranya pembangunan struktur dasar, pemasangan dinding, serta sebagian instalasi saluran air. Di lapangan, prajurit Korem 051/Wijayakarta bersama warga tampak kompak dan penuh semangat gotong royong dalam menyelesaikan pekerjaan.

Pembangunan MCK ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sarana kebersihan dan kesehatan lingkungan panti, sehingga dapat menunjang aktivitas sehari-hari anak-anak dengan lebih nyaman dan higienis.

Dengan capaian progres 62 persen ini, pengerjaan ditargetkan dapat selesai tepat waktu. Prajurit Korem 051/Wijayakarta dan masyarakat pun terus berkomitmen menuntaskan pembangunan secara maksimal demi kesejahteraan para penghuni Panti Asuhan Karena Doa. (Penrem 051/WKT)

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menekankan bahwa peran CEO menjadi faktor penting dalam memastikan arah dan keberhasilan

0

JAKARTA —–INDOTIPIKOR.COM— Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menekankan bahwa peran CEO menjadi faktor penting dalam memastikan arah dan keberhasilan transformasi perusahaan. Hal tersebut disampaikan dalam agenda Danantara CEO Program angkatan I yang diselenggarakan pada Senin (4/5).

“Seorang CEO dia harus tau current situation daripada companynya dan dia mendesign future outlook daripada perusahaannya,” ujar Dony.

Ia menjelaskan bahwa kepemimpinan tidak hanya dituntut memahami kondisi perusahaan saat ini, tetapi juga mampu merumuskan visi masa depan secara jelas. Visi tersebut perlu dibangun dari pemahaman yang kuat, sekaligus dikomunikasikan secara efektif agar dapat dipahami oleh seluruh organisasi.

Lebih lanjut, Dony menekankan bahwa perubahan hanya dapat berjalan optimal melalui kombinasi pendekatan top-down dan buy-in process. Instruksi dari pimpinan harus diiringi dengan upaya membangun pemahaman dan keyakinan bersama di seluruh level organisasi.

“Perubahan hanya dapat dilakukan dengan dua cara. Nomor satu adalah top down approach. Orang berubah karena top down. Tetapi at the same time perubahan itu harus dikomunikasikan untuk melakukan buy-in proses,” jelasnya.

Menurutnya, transformasi tidak cukup hanya menjadi agenda kebijakan, tetapi harus menjadi gerakan bersama yang dipahami dan dijalankan secara kolektif oleh seluruh insan perusahaan.

Dalam kesempatan tersebut, Dony juga menekankan pentingnya keterlibatan langsung pemimpin dalam eksekusi transformasi. Tanpa kepemimpinan yang hadir, risiko kegagalan transformasi akan semakin besar.

“Dia memimpin sendiri eksekusi. 70% daripada transformasi itu gagal. Hanya 30% yang berhasil. Kenapa? Keynya apa? Pemimpin. Kalau dia tidak mampu memimpin sendiri eksekusi daripada transformasi yang dilakukan, transformasi akan fail,” tegasnya.

BP BUMN dan Danantara Indonesia terus mendorong penguatan kepemimpinan BUMN agar setiap transformasi berjalan dengan visi yang jelas, komunikasi yang efektif, serta eksekusi yang konsisten dan berkelanjutan, guna memberikan nilai tambah bagi negara dan masyarakat.

REDAKSI

Pertemuan dengan PPATK, Presiden Prabowo Fokus Evaluasi Transaksi Keuangan

0

JABAR–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS ISTANA RI—Presiden Prabowo Subianto menerima sejumlah tokoh pada Minggu, 3 Mei 2026, di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pertemuan yang berlangsung sejak siang hingga malam hari tersebut dihadiri antara lain oleh Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Ivan Yustiavandana dan Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi.

Dalam keterangan tertulisnya, Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menjelaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan bagian dari agenda rutin bulanan Presiden bersama PPATK. “Pada hari Minggu siang hingga malam, Bapak Presiden Prabowo Subianto menerima beberapa tokoh untuk berdiskusi, antara lain Kepala PPATK Ivan Yustiavandana dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam pertemuan yang berlangsung di Hambalang, Jawa Barat, 3 Mei 2026,” tulisnya.

Lebih lanjut, Seskab Teddy menyampaikan bahwa pertemuan ini difokuskan pada evaluasi transaksi keuangan, serta penguatan pengawasan terhadap aliran dana. Langkah tersebut dinilai penting dalam mendukung upaya pemerintah menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan negara.

“Pertemuan tersebut merupakan agenda rutin bulanan bersama PPATK terkait evaluasi transaksi keuangan, serta pengawasan ketat terhadap aliran dana guna mendukung transparansi pemerintah,” kata Seskab Teddy.

Pembahasan dalam diskusi tersebut menekankan pentingnya pengelolaan keuangan negara yang akuntabel serta mampu memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan rakyat. “Dalam diskusi ini, ditekankan pula pentingnya pengelolaan keuangan yang akuntabel dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Seskab Teddy menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menegaskan agar setiap anggaran yang bersumber dari uang rakyat harus disalurkan secara tepat sasaran dan dikelola dengan penuh tanggung jawab. Selain itu, pelaksanaan program juga harus dilakukan secara tepat waktu agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat luas.

“Langkah ini merupakan bagian dari komitmen tegas Bapak Presiden dalam mewujudkan tata kelola negara yang bersih dan bebas dari korupsi,” tulis Seskab Teddy.

Melalui koordinasi dengan PPATK, pemerintah ingin memastikan bahwa seluruh aliran dana baik di tingkat pusat maupun di daerah dapat dipantau secara ketat, sehingga setiap kebijakan fiskal benar-benar memberi dampak langsung bagi masyarakat luas.

(BPMI Setpres)

Bupati Ciamis iringi prosesi Kirab Mahkota Binokasih, Ribuan Warga Padati Astana Gede Kawali

0

CIAMIS —–INDOTIPIKOR.COM– Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menghadiri dan mendampingi langsung rangkaian Kirab Budaya “Napak Tilas Padjadjaran” dalam Peringatan Milangkala Tatar Sunda yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat di kawasan Astana Gede Kawali, Minggu (3/5/2026) malam.

Kehadiran Bupati sejak awal kegiatan terlihat saat menyambut kedatangan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di depan Kantor Kecamatan Kawali, sebelum bersama-sama mengikuti prosesi kirab budaya.

Antusiasme masyarakat begitu tinggi. Ratusan bahkan ribuan warga tumpah ruah memadati kawasan Astana Gede Kawali untuk menyaksikan kirab Mahkota Binokasih, meskipun hujan sempat mengguyur jalannya acara.

Kirab dimulai dari Alun-Alun Kawali dengan rangkaian prosesi budaya, termasuk penampilan tarian tradisional, iring-iringan kuda pengawal, serta kereta kencana yang membawa Mahkota Binokasih sebagai simbol kejayaan Tatar Sunda.

Rombongan kirab bergerak menuju Astana Gede Kawali, yang merupakan salah satu situs bersejarah penting di Tatar Sunda. Setibanya di lokasi, prosesi dilanjutkan dengan peletakan Mahkota Binokasih padaeja yang telah disiapkan di panggung utama sebagai simbol kembalinya nilai-nilai luhur. sehingga dapat terlihat oleh smua, baik ratusan masyarakat atau tamu undangan yang hadir.

Sepanjang kegiatan, Bupati Ciamis tampak aktif mendampingi jalannya prosesi serta berbaur dengan masyarakat yang hadir. Kehadiran tersebut menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Ciamis terhadap pelestarian budaya Sunda sekaligus memperkuat identitas daerah sebagai bagian dari Tatar Sunda.

Pada puncak acara, Gubernur Jawa Barat H. H. Dedi Mulyadi, S.H., M.M.. menyampaikan sambutan yang menekankan pentingnya amanah dari karuhun dalam kehidupan masyarakat, mulai dari pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga pembangunan infrastruktur demi kesejahteraan rakyat.

“Naon nu dilakonan hiji amanah ti karuhun, dedehan, welasan, asihan. Ulah aya rakyat nu gering teu kaubaran, ulah aya nu teu bisa sakola,” ujar Dedi Mulyadi.

Gubernur juga menyampaikan komitmen penataan kawasan Kawali, termasuk rencana peningkatan infrastruktur jalan serta penataan kawasan Astana Gede agar kembali pada nilai historisnya.

Dalam suasana hujan yang mengguyur lokasi, semangat masyarakat tidak surut. Ribuan warga tetap bertahan hingga akhir acara, menciptakan suasana kebersamaan yang kuat dalam momentum budaya tersebut.

Menutup sambutannya, Gubernur turut menyampaikan apresiasi kepada Bupati Ciamis, Forkopimda, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Kirab Budaya Mahkota Binokasih.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara pemerintah provinsi dan daerah dalam menjaga serta menghidupkan kembali nilai-nilai budaya Sunda sebagai warisan leluhur yang harus terus dilestarikan.

Prokopim Ciamis

MAT ROBI SENTER AWDI CIAMIS JABAR

Kunjungan Kerja ke Ciamis, Bupati Safni Akui Hebatnya Pengelolaan Sampah Tatar Galuh

0

CIAMIS,–INDOTIPIKOR.COM—- Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menerima kunjungan kerja dari Safni Sikumbang bersama rombongan dari Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatra Barat pada Senin (04/05/2026).

Kunjungan tersebut disambut secara resmi di Pendopo Kabupaten Ciamis dengan dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Ciamis, mulai dari Sekretaris Daerah, para Asisten Daerah, hingga kepala dinas terkait.

Dalam sambutannya, Bupati Lima Puluh Kota, Safni Sikumbang, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut tidak hanya sebagai agenda kerja, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi antar daerah. Ia mengungkapkan ketertarikannya terhadap keberhasilan Kabupaten Ciamis dalam mengelola lingkungan hidup, khususnya dalam penanganan sampah.

Menurut Safni, Ciamis telah menjadi salah satu daerah yang direkomendasikan secara nasional dalam pengelolaan sampah. Ia menilai bahwa kebersihan suatu daerah mencerminkan karakter dan kesadaran masyarakatnya. “Kebersihan daerah biasanya mencerminkan kebersihan jiwa warga masyarakatnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Safni berharap kunjungan ini dapat memberikan banyak pembelajaran yang bisa diterapkan di daerahnya. Terlebih, ia menyebutkan bahwa karakteristik masyarakat di kedua daerah cukup mirip, di mana sekitar 76 persen penduduknya berprofesi sebagai petani.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyampaikan ucapan selamat datang di Tatar Galuh Ciamis. Ia kemudian memaparkan gambaran umum Kabupaten Ciamis, termasuk berbagai capaian di bidang lingkungan hidup dan pengelolaan sampah.

Herdiat menjelaskan bahwa Ciamis telah beberapa kali meraih penghargaan di bidang kebersihan, termasuk penghargaan bergengsi Adipura Kencana yang menjadi satu-satunya diraih di Provinsi Jawa Barat. Selain itu, Ciamis juga dinobatkan sebagai kota kecil terbersih se-ASEAN pada tahun 2025.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari tingginya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Warga Ciamis, kata dia, telah terbiasa memilah sampah sejak dari rumah, baik sampah organik maupun anorganik.

“Dengan motivasi yang tinggi, alhamdulillah sampah-sampah ini sudah bisa dimanfaatkan melalui bank sampah yang tersebar di setiap desa dan kelurahan,” jelasnya.

Saat ini, tercatat sebanyak 305 bank sampah telah beroperasi di seluruh wilayah Kabupaten Ciamis. Herdiat menambahkan, peran pemerintah lebih kepada mengajak dan menghimbau, karena kesadaran masyarakat sudah terbentuk dengan baik.

Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama antar daerah serta menjadi sarana bertukar pengalaman dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.

PROKOPIM CIAMIS

MAT ROBI SENTER AWDI CIAMIS JABAR

Ny. Dyah Fandy Dharmawan. Sebagai Ketua Persit KCK Ranting 3 Yonif 321 Cabang XI Brigif 13 Kostrad, beliau dikenal memiliki visi tajam dalam pemberdayaan ekonomi kreatif.

0

Tasikmalaya,–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS TNI— 4 Mei 2026 – Di tengah gempuran tren mode global yang serba cepat, menjaga relevansi warisan leluhur bukanlah perkara mudah. Namun, bagi Ny. Dyah Fandy Dharmawan, wastra bukanlah sekadar kain antik yang tersimpan di lemari. Wastra adalah identitas yang bernapas. Melalui inovasi kreatif bertajuk Strap Tas Wastra, beliau berhasil menyulap kain tradisional menjadi aksesori must-have bagi masyarakat modern yang dinamis. Inilah narasi besar tentang bagaimana tradisi bertransformasi menjadi gaya hidup.

Pelestarian budaya kini menemukan wajah baru yang tak terduga. Dengan memadukan motif tenun dan songket yang eksotis dengan material modern seperti kulit sapi vegan premium, strap tas ini membuktikan bahwa estetika tradisional mampu menjawab tantangan zaman.

Ny. Dyah Fandy Dharmawan: Sosok di Balik Elegansi Wastra Dunia UMKM tentu tidak asing dengan nama Ny. Dyah Fandy Dharmawan. Sebagai Ketua Persit KCK Ranting 3 Yonif 321 Cabang XI Brigif 13 Kostrad, beliau dikenal memiliki visi tajam dalam pemberdayaan ekonomi kreatif. Karya Dyah Fandy, Strap Wastra Nusantara, lahir dari inspirasi dedikasi Ibu Herawati Boediono. Bagi Ny. Dyah, setiap helai wastra membawa filosofi mendalam yang kemudian dipadukan dengan sentuhan modern yang fungsional. Produk ini dirancang untuk mereka yang mengutamakan kualitas dan karakter. Strap Tas Wastra ini cocok dipadukan untuk acara kedinasan yang formal maupun outfit casual saat akhir pekan.

Dan Pada kesempatan ini Ketua Persit KCK Koorcab divif 1 PG Kostrad, Ny Ira Fkri Musmar berkesempatan langsung mencoba hasil olahan karya seni Ny. Dyah Fandy Dharmawan.

Oleh karena itu pada kesempatan ini, hasil karya Ny. Dyah Fandy Dharmawan dibuktikan pada Pameran Nasional “Persit Bisa 2” akan diselenggarakan pada 7-9 Mei 2026 di Kartika Expo Booth 18, Balai Kartini, Jakarta. Acara ini juga menampilkan UMKM binaan Persit Kartika Chandra Kirana (istri TNI AD) dari berbagai daerah, yang menghadirkan pameran produk, talkshow inspiratif, fashion show, dan pagelaran seni. (Brigif 13)

“FAST” dari Cisayong: Saat Kunjungan Dandim 0612/Tasikmalaya Tak Sekadar Seremonial, Tapi Menyentuh Hati Prajurit dan Persit

0

Tasikmalaya –INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS TNI—— Senin pagi, 4 Mei 2026, suasana di Koramil 1207/Cisayong terasa berbeda. Bukan sekadar kunjungan kerja biasa, tetapi momentum silaturahmi penuh makna saat Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han., bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIII Ny. Rima Imvan Ibrahim hadir langsung menyapa anggota Koramil, Persit, hingga unsur Forkopimcam di wilayah Cisayong, Sukahening, dan Sukaratu.
Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan itu menjadi ruang berbagi motivasi, penguatan spiritual, sekaligus membangun sinergitas antara TNI, Persit, dan unsur pemerintahan wilayah.
Sejak rombongan tiba di Koramil 1207/Cisayong sekitar pukul 09.38 WIB, suasana kebersamaan langsung terasa. Diawali sesi foto bersama, silaturahmi dengan unsur Muspika, hingga pelaksanaan video conference bersama Kasdam III/Siliwangi Brigjen TNI Agus Bhakti, S.I.P., M.I.P., M.Han., kegiatan berjalan tertib dan penuh keakraban.
Di waktu yang sama, Ketua Persit KCK Cabang XXIII Ny. Rima Imvan Ibrahim melaksanakan pemeriksaan administrasi serta memberikan pengarahan kepada anggota Persit Koramil 1207/Cisayong yang dipimpin Ketua Ranting 8 Koramil 1207/Cisayong Ny. Elis Mahfudin.
Dalam arahannya, Ny. Rima menekankan pentingnya menjaga kesehatan keluarga, mendampingi suami dengan penuh dukungan, serta bijak menggunakan media sosial di tengah perkembangan era digital saat ini.
Sementara itu, Danramil 1207/Cisayong Letda Inf. Mahfudin, SM dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kunjungan Dandim beserta rombongan Persit ke wilayah binaannya.


Ia menjelaskan bahwa Koramil 1207/Cisayong membawahi tiga kecamatan yakni Cisayong, Sukahening, dan Sukaratu dengan karakter wilayah yang beragam mulai dari pegunungan, tebing hingga aliran sungai yang memiliki tantangan tersendiri dalam pembinaan teritorial.
Namun momen paling membekas datang saat pengarahan Dandim 0612/Tasikmalaya kepada seluruh anggota dan Persit.
Di tengah kegiatan, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim sempat menghentikan acara sejenak ketika adzan berkumandang. Dengan penuh ketegasan namun sarat makna, ia mengingatkan bahwa ibadah harus menjadi prioritas utama.
“Kalau adzan sudah berkumandang, hentikan kegiatan. Jadikan Koramil sebagai contoh untuk masyarakat dalam melaksanakan shalat berjamaah,” tegasnya.
Dandim juga memperkenalkan filosofi “FAST” yang menurutnya bukan sekadar berarti cepat, tetapi memiliki makna mendalam bagi seorang prajurit dan keluarga besar TNI, yakni:
Fathonah (cerdas)
Amanah (dapat dipercaya)
Shiddiq (jujur)
Tabligh (menyampaikan kebenaran)
Menurutnya, empat nilai tersebut harus menjadi pegangan hidup dalam menjalankan tugas maupun kehidupan sehari-hari.
Dalam suasana penuh kekeluargaan, Dandim turut mengingatkan pentingnya rasa syukur, menjauhi iri dengki, memperbanyak sedekah, menjaga ibadah, dan memanfaatkan waktu dengan amal kebaikan.


Bahkan dengan gaya penyampaian yang menyentuh hati, ia mengajak seluruh anggota untuk saling mendoakan dalam kebaikan.
“Kalau nanti tidak menemukan saya di surga, tolong ajak saya. Begitu juga kalau saya duluan, insya Allah saya akan ajak kalian,” ucapnya yang langsung membuat suasana menjadi haru sekaligus penuh makna spiritual.
Tak hanya memberikan motivasi, Dandim juga membawa fakta integritas tentang pelaksanaan shalat berjamaah di masjid yang nantinya diisi seluruh anggota Koramil 1207/Cisayong sebagai bentuk penguatan disiplin ibadah di lingkungan satuan.
Kegiatan semakin meriah dengan pemberian doorprize melalui sesi tanya jawab interaktif bersama Dandim dan Ketua Persit. Tawa, keakraban, dan semangat kebersamaan begitu terasa di tengah keluarga besar Koramil 1207/Cisayong.
Sebagai bentuk perhatian dan kepedulian pimpinan terhadap anggota, turut diberikan bingkisan kepada seluruh anggota Koramil 1207/Cisayong.
Kunjungan kerja tersebut bukan hanya menjadi agenda kedinasan semata, melainkan energi baru dalam membangun kekompakan, spiritualitas, serta sinergitas antara TNI, Persit, dan unsur pemerintahan wilayah.
Di Cisayong, pesan tentang disiplin, ibadah, loyalitas, dan kebersamaan tidak hanya disampaikan lewat kata-kata, tetapi dicontohkan langsung melalui sikap dan keteladanan seorang pemimpin.

VIRAL INFO ADANYA Laporan dan pengaduan terkait dugaan penipuan program dapur MBG (Makan Bergizi Gratis) di pesantren.

0

JABAR–INDOTIPIKOR.COM–KILAS INFO MEDIA SOSIAL—Sebanyak 13 pengasuh pondok pesantren di wilayah Jawa Barat mendatangi Lembaga Bantuan Hukum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor (LBH PP GP Ansor), Kamis (30/4/2026) lalu.
Kedatangan para kiai dan gus tersebut untuk menyampaikan laporan dan pengaduan terkait dugaan penipuan program dapur MBG (Makan Bergizi Gratis) di pesantren. Para pengasuh mengaku menjadi korban pihak yang mengatasnamakan Koperasi Santri Nusantara (Kopsantara) atau Dapur Santri Nusantara (DSN).
Dalam pertemuan itu, masing-masing pesantren disebut mengalami kerugian finansial dengan nilai mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah. Kerugian timbul setelah pihak DSN menjanjikan program dapur SPPG sebagai mitra Badan Gizi Nasional (BGN) kepada pesantren.
Berdasarkan keterangan pelapor, untuk memulai pembangunan dapur MBG, pesantren diminta mengajukan proposal kepada Koperasi DSN dengan syarat memiliki lahan seluas 400 meter persegi.
Selain itu, mereka juga diminta membayar biaya pendaftaran sekitar Rp1,5 juta dan menandatangani perjanjian commitment fee. Selanjutnya, Koperasi DSN menunjuk kontraktor untuk membangun dapur dengan pembayaran bertahap. Pihak DSN menjanjikan biaya pembangunan akan diganti setelah program berjalan.
Namun, setelah berbulan-bulan, janji tersebut tidak terealisasi. Hingga kini, biaya pembangunan belum diganti. Kantor DSN diketahui telah berpindah, sementara pengurusnya tidak dapat dihubungi.
Salah satu pengasuh pesantren asal Cirebon, KH Ade Abdurrahman, menyebut modus yang digunakan serupa di setiap kasus. Para kontraktor percaya karena pembangunan dilakukan atas kerja sama dengan pihak pesantren.
“Saya pribadi sudah menjual mobil dan aset lainnya. Kami dari pesantren juga tercemar di masyarakat, padahal banyak warga berharap bisa bekerja di dapur MBG tersebut,” ujarnya.
Ketua LBH GP Ansor, H. Dendy Zuhairil Finsa, menyatakan pihaknya siap memberikan pendampingan hukum kepada para korban. Ia menduga jumlah korban bisa lebih banyak, bahkan mencapai ratusan pesantren dengan pola serupa.
“Ini bukan sekadar kasus individual, melainkan persoalan serius yang berpotensi menimpa lembaga pendidikan pesantren secara luas,” tegasnya.
Pertemuan yang digelar di kantor LBH GP Ansor, Jalan Kramat Raya No. 56A, Jakarta Pusat, turut dihadiri Sekretaris Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PBNU, Gus Ulun Nuha.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Ulun menyampaikan keprihatinannya atas kasus yang menimpa pesantren. Ia menegaskan pentingnya langkah hukum sekaligus pendekatan kepada instansi terkait.
“Kita akan melakukan pendekatan kepada institusi berwenang. Namun, upaya hukum terhadap pihak DSN tetap harus dilakukan,” ujarnya.–SN RED

Pertemuan PPATK Dengan Presiden Prabowo Fokus Evaluasi Transaksi Keuangan dan Perkuat Pengawasan Aliran Dana

0

Jakarta,—-INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS LIPUTAN PRESIDEN RI— KILAS INFO ISTANA—,Minggu  03 Mei 2026

Pembahasan dalam diskusi tersebut menekankan pentingnya pengelolaan keuangan negara yang akuntabel serta mampu memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan rakyat.

Presiden Prabowo Subianto menerima sejumlah tokoh pada Minggu, 3 Mei 2026, di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pertemuan yang berlangsung sejak siang hingga malam hari tersebut dihadiri antara lain oleh Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Ivan Yustiavandana dan Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi.

Dalam keterangan tertulisnya, Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menjelaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan bagian dari agenda rutin bulanan Presiden bersama PPATK. “Pada hari Minggu siang hingga malam, Bapak Presiden Prabowo Subianto menerima beberapa tokoh untuk berdiskusi, antara lain Kepala PPATK Ivan Yustiavandana dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam pertemuan yang berlangsung di Hambalang, Jawa Barat, 3 Mei 2026,” tulisnya.

Lebih lanjut, Seskab Teddy menyampaikan bahwa pertemuan ini difokuskan pada evaluasi transaksi keuangan, serta penguatan pengawasan terhadap aliran dana. Langkah tersebut dinilai penting dalam mendukung upaya pemerintah menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan negara.

“Pertemuan tersebut merupakan agenda rutin bulanan bersama PPATK terkait evaluasi transaksi keuangan, serta pengawasan ketat terhadap aliran dana guna mendukung transparansi pemerintah,” kata Seskab Teddy.

Pembahasan dalam diskusi tersebut menekankan pentingnya pengelolaan keuangan negara yang akuntabel serta mampu memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan rakyat. “Dalam diskusi ini, ditekankan pula pentingnya pengelolaan keuangan yang akuntabel dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Seskab Teddy menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menegaskan agar setiap anggaran yang bersumber dari uang rakyat harus disalurkan secara tepat sasaran dan dikelola dengan penuh tanggung jawab. Selain itu, pelaksanaan program juga harus dilakukan secara tepat waktu agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat luas.

“Langkah ini merupakan bagian dari komitmen tegas Bapak Presiden dalam mewujudkan tata kelola negara yang bersih dan bebas dari korupsi,” tulis Seskab Teddy.

Melalui koordinasi dengan PPATK, pemerintah ingin memastikan bahwa seluruh aliran dana baik di tingkat pusat maupun di daerah dapat dipantau secara ketat, sehingga setiap kebijakan fiskal benar-benar memberi dampak langsung bagi masyarakat luas.

Sumber : BPMI Setpres