Beranda blog Halaman 122

Puskopkar Siliwangi Raih Dua Penghargaan Bergengsi

0

Ciloto –INDOTIPIKOR.COM–MEDIA LOYALIS TNI—– Pusat Koperasi Kartika Siliwangi (Puskopkar Siliwangi) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih dua penghargaan bergengsi pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-60 Induk Koperasi Angkatan Darat (Inkopad) Tahun Buku 2025 yang diselenggarakan di Alamsagita Hotel, Jalan Raya Puncak Km 90, Ciloto, Jawa Barat, Rabu (29/04/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Puskopkar Siliwangi berhasil meraih penghargaan sebagai Puskop Kartika terbaik peraih Sisa Hasil Usaha (SHU) terbesar, serta penghargaan sebagai Puskop Kartika yang berkualitas dan terbaik dalam perhitungan efektivitas aktiva terhadap realisasi pencapaian Sisa Hasil Usaha (SHU) Tutup Buku Tahun 2025 dengan persentase mencapai 192,03 persen.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Kementerian Koperasi Republik Indonesia, Ahmad Zabadi, kepada Ketua Puskopkar Siliwangi, Kolonel Inf Sahat Bestian Manaor Gultom, sebagai bentuk apresiasi atas kinerja, tata kelola koperasi yang profesional, serta kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan anggota.

Prestasi tersebut menjadi bukti nyata bahwa Puskopkar Siliwangi mampu menunjukkan eksistensinya sebagai koperasi yang sehat, modern, dan berdaya saing tinggi di lingkungan TNI Angkatan Darat. Keberhasilan tersebut juga mencerminkan komitmen seluruh pengurus dan anggota dalam mengembangkan usaha koperasi secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan bersama.

Kapuskopkar Siliwangi Kolonel Inf Sahat Bestian Manaor Gultom menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh jajaran pengurus, pengawas, manajemen, serta anggota koperasi atas kerja keras dan kebersamaan yang telah ditunjukkan selama ini.

“Penghargaan ini bukan hanya milik pengurus, tetapi merupakan hasil kerja bersama seluruh anggota Puskopkar Siliwangi. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat tata kelola koperasi, serta menghadirkan manfaat nyata bagi kesejahteraan anggota dan keluarganya,” ucap Kapuskopkar Siliwangi.

Puskopkar Siliwangi akan terus berinovasi dalam mengembangkan unit-unit usaha yang produktif, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu memberikan nilai tambah bagi seluruh anggota.

Dengan raihan dua penghargaan tersebut, Puskopkar Siliwangi diharapkan semakin termotivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas unit usaha, serta menjadi contoh bagi koperasi lainnya di lingkungan Angkatan Darat. (Pendam III/Siliwangi).

Pengosongan Rumah Dinas Mabes TNI di Komplek Slipi Berjalan Tertib dan Sesuai Ketentuan

0
JAKARTA–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS MABES TNI—-(Puspen TNI). Mabes TNI melaksanakan penertiban dan pengosongan 12 unit rumah dinas di Komplek Slipi, Jakarta Barat, Kamis (30/4/2026), yang ditempati oleh pihak-pihak yang sudah tidak lagi berhak menghuni rumah dinas tersebut. Pelaksanaan pengosongan dilakukan secara bertahap, persuasif, dan humanis oleh personel gabungan Denma Mabes TNI.
Langkah ini merupakan bagian dari penegakan aturan pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) agar rumah dinas dapat ditempati oleh prajurit aktif Mabes TNI yang berhak dan masih berdinas, sesuai ketentuan Peraturan Menteri Pertahanan dan Peraturan Panglima TNI tentang Pengelolaan Rumah Negara.
Sebelumnya telah dilakukan sosialisasi, pemberian surat peringatan, serta tenggat waktu yang cukup kepada penghuni yang sudah tidak lagi memenuhi syarat, seperti purnawirawan, pindah satuan, atau ahli waris yang tidak berhak.
Penertiban ini penting untuk menjamin akuntabilitas aset negara sekaligus menjawab kebutuhan hunian bagi personel Mabes TNI yang masih aktif. Saat ini masih banyak prajurit aktif yang belum mendapatkan rumah dinas karena hunian ditempati pihak yang sudah tidak berhak. Dengan penataan ini, diharapkan distribusi rumah dinas menjadi lebih tepat sasaran dan mendukung kesiapan tugas personel.
#tniprima
#tnirakyatkuat
#indonesiaemas2045
RED

Dudung Ultimatum Pelaksanaan MBG: Tak Sesuai di Lapangan, Akan Dibabat

0
JAKARTA–INDOTIPIKOR.COM—-Komitmen pengawasan terhadap program prioritas pemerintah ditegaskan Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman. Ia menyatakan akan bertindak tegas terhadap setiap pelaksanaan yang dinilai tidak sesuai, khususnya pada program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Rakyat.
Dudung menjelaskan, peran Kantor Staf Presiden adalah menjembatani komunikasi antara masyarakat dan pemerintah sekaligus melakukan pengawasan terhadap berbagai program, terutama jika ada laporan dari masyarakat.
“Termasuk program prioritas nasional dan program unggulan nasional, program unggulan Bapak Presiden seperti MBG, Sekolah Rakyat dan sebagainya,” ujar Dudung dalam pembukaan Kongres VII Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) di Jakarta, Kamis (30/4).
“Kalau tidak benar pelaksanaan di lapangan, akan saya babat nanti,” kata Dudung menambahkan.
Dalam kesempatan tersebut, Dudung juga menyoroti pentingnya wawasan kebangsaan sebagai fondasi ketahanan nasional. Ia menilai, di tengah kondisi global yang diwarnai konflik, Indonesia harus menjaga persatuan di tengah keberagaman suku, agama, dan golongan.
Selain itu, ia mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi di media sosial, khususnya yang bersifat provokatif dan menyesatkan.
“Oleh karenanya mari mata, telinga kita kita pasang untuk tetap mendengar, tetap melihat, tetapi kepada hal-hal yang positif. Tidak kemudian terbawa dengan informasi-informasi yang menyesatkan,” tutur Dudung.
Dengan pengawasan ketat ini, pemerintah berharap pelaksanaan program berjalan tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
red

MENEMBUS KEDALAMAN TANPA MENGGALI: WARISAN ANDRIJA MOHOROVIČIĆ BAGI KESELAMATAN KITA

0

INDOTIPIKOR.COM—-MENEMBUS KEDALAMAN TANPA MENGGALI: WARISAN ANDRIJA MOHOROVIČIĆ BAGI KESELAMATAN KITA

Bagi sebagian besar orang, nama Andrija Mohorovičić mungkin terdengar asing. Namun, setiap kali Anda melihat peta risiko gempa atau berdiri di dlm gedung yg tetap kokoh saat bumi berguncang, Anda sedang merasakan warisan hidup dari pria asal Kroasia ini. Mohorovičić adalah seorang detektif bumi yg berhasil memecahkan teka-teki tentang apa yg tersembunyi di bawah kaki kita tanpa pernah harus menggali lubang yg dalam.

Kisah ini bermula dari rasa penasaran yg terusik oleh gempa besar di Lembah Kupa pada Oktober 1909. Saat itu, manusia mengira Bumi hanyalah bola batu padat yg seragam. Namun, saat menganalisis data seismograf, Mohorovičić menyadari bhw gelombang gempa tertentu tiba lebih cepat daripada yg diperkirakan.

Melalui analisis matematika yg tajam, ia menarik kesimpulan revolusioner bhw Bumi memiliki lapisan yg berbeda. Ia menemukan batas tegas antara kerak bumi yg tipis dan mantel bumi yg lebih padat, sebuah zona yg kini abadi dgn nama Diskontinuitas Mohorovičić atau garis Moho.
Sumbangan ini mjd fondasi krusial bagi seismologi modern. Pengetahuan tentang lapisan-lapisan ini memungkinkan para ilmuwan memahami bagaimana energi gempa dibiaskan dan dipantulkan, shg lokasi pusat gempa dpt ditentukan dgn presisi tinggi. Tanpa penemuannya, kita mungkin masih meraba-raba dlm kegelapan mengenai cara energi bumi merambat menuju permukaan.

Dlm konteks mitigasi, warisan Mohorovičić adalah alat penyelamat nyawa. Pemahaman struktur bawah tanah membantu para ahli memetakan risiko wilayah dan memprediksi kekuatan guncangan berdasarkan jenis batuan yg dilewatinya. Insinyur pun dpt merancang bangunan tahan gempa yg lebih spesifik krn memahami perilaku gelombang dari kedalaman tersebut.

Bahkan, sistem peringatan dini yg memberi kita waktu evakuasi bbrp detik sblm guncangan besar tiba merupakan pengembangan langsung dari prinsip kecepatan gelombang yg ia rintis seabad silam. Mohorovičić membuktikan bhw ketelitian dlm mengamati anomali kecil dpt mjd garis pertahanan utama manusia dlm menghadapi amuk bumi.*

Dr. Daryono, anggota Dewan Pakar Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI)

Sebagai Kepala KSP, Dudung kini memegang peran vital dalam memastikan program prioritas nasional berjalan efektif. Lembaga ini berfungsi sebagai pusat kendali strategis yang membantu Presiden

0

JAKARTA–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS ISTANA—Dari Jenderal TNI ke Jantung Istana: Dudung Abdurachman Resmi Jabat Kepala KSP di Era Prabowo
Istana Negara kembali menjadi panggung penting dalam dinamika politik nasional. Pada Senin, 27 April 2026, Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik sejumlah pejabat dalam rangka reshuffle kabinet jilid V. Salah satu sosok yang paling menyita perhatian adalah Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, yang kini dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP).
Penunjukan Dudung menandai perubahan signifikan di lingkaran strategis Istana. Ia menggantikan M. Qodari yang mendapat penugasan baru sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom).

Dengan latar belakang militer yang kuat dan pengalaman kepemimpinan tingkat tinggi, kehadiran Dudung dinilai akan membawa pendekatan yang lebih tegas, terukur, dan berorientasi pada eksekusi cepat.
Lahir di Bandung pada 19 November 1965, Dudung bukan figur baru dalam percaturan nasional. Namanya mencuat saat menjabat sebagai Pangdam Jaya/Jayakarta, di mana ia dikenal sebagai pemimpin yang lugas, komunikatif, dan tidak ragu turun langsung ke lapangan. Gaya kepemimpinan ini membentuk citranya sebagai perwira yang dekat dengan prajurit sekaligus tegas dalam mengambil keputusan.
Karier militernya terus menanjak hingga mencapai puncak saat dipercaya sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pada 2021. Ia mengemban jabatan tersebut hingga 2023, menutup masa dinas aktifnya dengan rekam jejak yang solid. Sebelumnya, Dudung juga pernah memimpin Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), salah satu satuan paling prestisius di TNI AD.
Fondasi kedisiplinan Dudung telah terbentuk sejak usia muda. Ia menempuh pendidikan di SDN Patrakomala Bandung, kemudian melanjutkan ke SMP Kartika XIX-1 dan SMAN 9 Bandung. Pilihannya untuk masuk Akademi Militer (Akmil) pada 1988 menjadi titik awal perjalanan panjangnya di dunia militer dari perwira muda hingga jenderal bintang empat.
Sebelum resmi menjabat sebagai KSP, Dudung juga telah lebih dulu berada di lingkar kekuasaan sebagai Penasihat Khusus Presiden Urusan Pertahanan Nasional. Posisi ini menjadi jembatan transisi dari dunia militer menuju ranah strategis pemerintahan.
Sebagai Kepala KSP, Dudung kini memegang peran vital dalam memastikan program prioritas nasional berjalan efektif. Lembaga ini berfungsi sebagai pusat kendali strategis yang membantu Presiden dalam koordinasi kebijakan, komunikasi politik, serta pengelolaan isu-isu krusial negara.


Dengan kombinasi pengalaman lapangan, kepemimpinan strategis, dan kedisiplinan militer, Dudung dipandang mampu menghadirkan ritme kerja yang lebih cepat dan terarah di lingkungan Istana. Penunjukannya juga memberi sinyal kuat bahwa Presiden Prabowo menginginkan stabilitas sekaligus akselerasi dalam pelaksanaan agenda pemerintahan.
Kini, publik menanti langkah konkret sang “Jenderal KSP” dalam mengawal kebijakan negara apakah ia mampu menerjemahkan ketegasan militer ke dalam efektivitas birokrasi sipil.
#DudungAbdurachman #PrabowoSubianto #KSP #ReshuffleKabinet #PolitikIndonesia #TokohMiliter #Pemerintahan

RED

Akankah Suara Mereka Direspon..??, 14 Tahun Menunggu Kepastian: Harapan Warga Transmigrasi di Depan Pintu Kantor Bupati Musi Banyuasin.

0

Musi Banyuasin,–INDOTIPIKOR.COM— Kamis 30 April 2026 — Di sebuah sudut lobi Kantor Bupati Kabupaten Musi Banyuasin, sekelompok warga berdiri dengan wajah penuh harap. Mereka bukan datang untuk berunjuk rasa, bukan pula untuk mencari sensasi. Mereka datang membawa satu hal yang jauh lebih berat: harapan yang telah mereka genggam selama 14 tahun.

Dengan pakaian sederhana dan dokumen di tangan, langkah mereka terasa seperti membawa cerita panjang yang belum selesai. Mereka adalah bagian dari warga transmigrasi yang sejak awal menaruh kepercayaan besar kepada negara—meninggalkan kampung halaman, menembus harapan baru di tanah yang dijanjikan menjadi masa depan.

Namun waktu berjalan, dan janji itu tak kunjung sepenuhnya terwujud.

Di depan lambang daerah yang terpampang megah, mereka berdiri dalam diam. Tidak ada teriakan. Tidak ada amarah yang meledak. Hanya tatapan yang menyimpan kelelahan panjang—dan keyakinan bahwa pemerintah daerah masih memiliki ruang untuk mendengar.

“Kami tidak datang untuk melawan, kami datang untuk meminta keadilan,” ungkap salah satu perwakilan dengan suara lirih namun tegas.

Selama lebih dari satu dekade, mereka bertahan dalam kondisi yang jauh dari harapan awal. Lahan yang dijanjikan belum sepenuhnya dapat dimanfaatkan, kepastian hukum masih menggantung, dan kehidupan yang seharusnya membaik justru berjalan di tempat.

Ironisnya, program transmigrasi yang sejatinya menjadi simbol pemerataan pembangunan, kini menyisakan cerita pilu bagi sebagian warganya.

Hari itu, langkah mereka menuju Kantor Bupati bukan sekadar kunjungan biasa. Itu adalah simbol terakhir dari sebuah kepercayaan yang masih mereka jaga—bahwa pemerintah daerah, khususnya Bupati Musi Banyuasin, akan membuka pintu dialog dan menghadirkan solusi nyata.

Mereka tidak meminta lebih. Tidak juga menuntut hal di luar hak. Mereka hanya ingin apa yang dulu dijanjikan—kepastian atas tanah, kejelasan masa depan, dan pengakuan atas perjuangan mereka sebagai warga negara.

Kini, semua mata tertuju pada satu pertanyaan besar:
Akankah suara mereka didengar?

Di tengah segala keterbatasan, mereka tetap percaya—bahwa keadilan mungkin datang, meski terlambat. Dan di balik pintu Kantor Bupati itu, mereka berharap, masih ada hati nurani yang mau membuka dan menjawab penantian panjang ini.

REDAKSI

Beri Taklimat Kepada 1.500 Komandan Satuan TNI, Presiden Prabowo Kobarkan Semangat Juang dan Soliditas

0

JABAR–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS PRESIDEN RI—Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada para Komandan Satuan TNI Tahun 2026 dalam sebuah acara yang digelar di Universitas Pertahanan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Kamis, 30 April 2026. Kegiatan tersebut dihadiri oleh sekitar 1.500 peserta dari seluruh matra TNI serta unsur terkait lainnya.

Kehadiran Presiden Prabowo di lokasi acara disambut penuh semangat oleh para Komandan Satuan TNI melalui lantunan lagu perjuangan “Maju Tak Gentar” dan “Garuda Pancasila”. Suasana khidmat kemudian mengiringi seluruh rangkaian acara yang diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Memasuki inti kegiatan, para peserta bersama-sama menyanyikan Mars TNI serta mars masing-masing matra—TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara—yang semakin menegaskan semangat soliditas dan kebanggaan korps. Acara dilanjutkan dengan doa bersama sebagai bentuk harapan akan kelancaran tugas dan pengabdian TNI kepada bangsa dan negara.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto kemudian menyampaikan laporannya kepada Presiden Prabowo. Acara ini diikuti oleh sekitar 1.500 peserta yang terdiri atas personel Mabes TNI, personel TNI Angkatan Darat, personel TNI Angkatan Laut, personel TNI Angkatan Udara, serta peserta dari unsur non-struktural.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh jajaran pimpinan TNI dari tingkat tertinggi hingga level komando satuan di seluruh Indonesia, mulai dari para Kepala Staf Angkatan, Panglima Komando Utama, hingga para Komandan Satuan setingkat Komandan Batalyon.

Sejumlah menteri, wakil menteri, serta pejabat setingkat menteri juga tampak hadir, mencerminkan sinergi kuat antara sektor pertahanan dan unsur pemerintahan dalam menjaga stabilitas nasional.

Kegiatan ditutup dengan jamuan santap siang bersama Presiden Prabowo, menjadi simbol kedekatan pemimpin dengan para komandan lapangan, sekaligus memperkuat kohesi dan semangat kebersamaan dalam mengemban tugas negara.

Bogor, 30 April 2026
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Website: https://www.presidenri.go.id
YouTube: Sekretariat Presiden

(BPMI Setpres)

Pemerintah Desa Dayeuhluhur Salurkan Bantuan Pangan untuk 977 KPM, Kepala Desa Sampaikan Terima Kasih kepada Pemerintah Pusat

0

CIAMIS–INDOTIPIKOR.COM–Pemerintah Desa Dayeuhluhur, Kecamatan Jatinagara, menyalurkan bantuan pangan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng kepada 977 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di lima dusun. Bantuan tersebut merupakan program dari Pemerintah Pusat melalui Dinas Sosial sebagai upaya membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Penyaluran bantuan dilaksanakan selama 27 hingga 29 April 2026 bertempat di Aula Desa Dayeuhluhur, dengan pengaturan jadwal penerima secara bertahap guna menjaga ketertiban dan kelancaran proses distribusi. Seluruh penerima bantuan hadir sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh pemerintah desa dengan membawa dokumen pendukung sebagai syarat pencairan bantuan.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Dayeuhluhur Mumu Rohman beserta jajaran perangkat desa, Ketua BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta tamu undangan lainnya yang turut menyaksikan proses penyaluran bantuan kepada masyarakat. Kehadiran unsur pemerintah dan keamanan ini menjadi bentuk pengawasan agar bantuan benar-benar tersalurkan secara tepat sasaran.

Kepala Desa Dayeuhluhur, Mumu Rohman, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya penyaluran bantuan tersebut serta mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat melalui Dinas Sosial yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat Desa Dayeuhluhur.

“Pemerintah Desa Dayeuhluhur mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat melalui Dinas Sosial atas bantuan yang telah diberikan kepada masyarakat kami. Bantuan ini sangat berarti dalam membantu meringankan kebutuhan warga, khususnya bagi keluarga penerima manfaat yang saat ini membutuhkan dukungan,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah desa akan terus berupaya mendukung setiap program sosial dari pemerintah agar dapat diterima masyarakat dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan.

Ia juga berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kesejahteraan warga di Desa Dayeuhluhur.

Melalui penyaluran bantuan ini, Pemerintah Desa Dayeuhluhur menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pemerintah serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat melalui penyaluran bantuan yang transparan, tertib, dan tepat sasaran.Editor (Yan.P/M.Robby).

Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama secara resmi merilis pengumuman hasil penilaian kinerja satuan kerja di lingkungan Peradilan Agama

0

INDOTIPIKOR.COM-MEDIA FORSIMEMA RI—Ditjen Badilag rilis penilaian kinerja Triwulan I 2026; PA Surabaya, Muara Bulian, dan Singaraja pimpin peringkat di masing-masing kelas.

Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama secara resmi merilis pengumuman hasil penilaian kinerja satuan kerja di lingkungan Peradilan Agama pada Triwulan I Tahun 2026 pada Selasa (28/4).

Melalui laman resminya Ditjen Badilag mengumumkan hasil penilaian tersebut sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas dalam evaluasi kinerja satuan kerja secara nasional.

Penilaian kinerja ini disusun secara komprehensif berdasarkan komponen utama yang meliputi Administrasi Teknis Perkara, Manajemen Peradilan, serta Integritas/Moralitas.

Penilaian tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas layanan peradilan kepada masyarakat. Hasil penilaian ini menjadi tolok ukur penting dalam mengevaluasi kinerja sekaligus mendorong peningkatan profesionalisme aparatur peradilan agama di seluruh Indonesia.

Setiap satuan kerja memperoleh Poin Penilaian Prestasi yang kemudian diakumulasi menjadi nilai akhir (score). Hasil penilaian tersebut disajikan secara sistematis dalam bentuk pemeringkatan yang memuat nomor urut, nama satuan kerja, klasifikasi (kelas IA, IB, dan II), poin penilaian prestasi, serta nilai akhir.

Berdasarkan hasil evaluasi, sejumlah satuan kerja menunjukkan kinerja yang sangat baik dengan capaian nilai tinggi, seperti dalam aspek penyelesaian perkara tepat waktu, transparansi layanan, serta pemanfaatan teknologi informasi dalam sistem peradilan.

Secara khusus, pada kategori Satuan Kerja Kelas IA yang berjumlah 124 satuan kerja, diumumkan peringkat tiga besar dengan capaian nilai tertinggi, yaitu:

Peringkat I Pengadilan Agama Surabaya dengan nilai 96,32%;
Peringkat II Pengadilan Agama Bengkulu dengan nilai 94,65%;
Peringkat III Pengadilan Agama Bandung dengan nilai 94,64%.
Sementara itu, pada kategori Satuan Kerja Kelas IB yang berjumlah 103 satuan kerja, yaitu:

Peringkat I Pengadilan Agama Muara Bulian dengan nilai 96,33%;
Peringkat II Pengadilan Agama Probolinggo dengan nilai 95,67%;
Peringkat III Pengadilan Agama Temanggung dengan nilai 93,90%.
Adapun pada kategori Satuan Kerja Kelas II yang berjumlah 185 satuan kerja, capaian kinerja juga menunjukkan hasil yang membanggakan, yaitu:

Peringkat I Pengadilan Agama Singaraja dengan nilai 96,05%;
Peringkat II Pengadilan Agama Magelang dengan nilai 95,26%;
Peringkat III Pengadilan Agama Tabanan dengan nilai 95,06%.
Penilaian kinerja ini merupakan instrumen strategis dalam mendorong terwujudnya peradilan yang modern, transparan, akuntabel, dan berintegritas. Hasil yang telah dicapai diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh satuan kerja untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.

Ke depan, seluruh satuan kerja di lingkungan Peradilan Agama diharapkan dapat menjadikan hasil penilaian ini sebagai bahan refleksi dan evaluasi berkelanjutan, guna mewujudkan pelayanan peradilan yang prima serta berkeadilan.

Lebih lengkapnya, Nilai Akhir Penilaian Prestasi Kinerja Pengadilan Agama/Mahkamah Syar’iyah Triwulan I Tahun 2026 dapat diakses melalui Aplikasi Penilaian Kinerja Triwulan BADILAG pada menu Nilai Triwulan Pengadilan Agama (https://app.badilag.net/penilaiankinerjatriwulan).

Untuk mendapatkan Berita atau Artikel Terbaru MARINews, Follow Channel Whatsapp: MARINews

Penulis: Al Fitri

Jakarta, Humas MA
Kamis,30 April 2026

Situasi memanas ketika salah satu dari Terdakwa menampar seorang anak bernama Muhammad Akbar yang tidak mengetahui keberadaan orang yang dicari.

0

Wakatobi,–INDOTIPIKOR.COM–MEDIA FORSIMEMA RI— Sulawesi Tenggara – Keindahan Desa Sombu, Kecamatan Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi, sempat tercoreng akibat aksi vandalisme yang dilakukan dua pemuda setempat. Peristiwa tersebut berujung pada proses hukum dalam perkara Nomor 9/Pid.B/2026/PN Wgw yang disidangkan di PN Wangi- wangi pada tanggal 29 April 2026. Perkara tersebut menjadi perhatian publik terkait pentingnya menjaga fasilitas umum.

Insiden terjadi pada Minggu, 28 September 2025 sekitar pukul 15.00 WITA. Dua terdakwa, Suhardin alias La Suha dan Pati Adrian alias La Pati, diketahui sebelumnya mengonsumsi minuman keras jenis arak di kediaman salah satu terdakwa. Dalam kondisi dipengaruhi alkohol, keduanya kemudian mencari seseorang bernama La Gega di Desa Sombu.

Situasi memanas ketika salah satu dari Terdakwa menampar seorang anak bernama Muhammad Akbar yang tidak mengetahui keberadaan orang yang dicari. Tindakan tersebut memicu kemarahan warga yang kemudian mengejar para terdakwa. Bukannya meredakan keadaan, kedua terdakwa justru melontarkan kata-kata kasar dan melakukan aksi perusakan fasilitas umum.

Dalam persidangan terungkap bahwa para terdakwa merusak sejumlah fasilitas desa, antara lain pot bunga yang ditarik, ditendang, dan dibanting. Tercatat sebanyak tiga pot plastik putih, dua pot plastik hitam, serta empat pot semen hancur. Selain itu, tiga tanaman hias yang ditanam menggunakan dana desa turut mati akibat perusakan tersebut. Tidak hanya itu, tong sampah milik desa juga dihamburkan isinya ke jalan raya sehingga mengganggu kebersihan dan estetika lingkungan.

Akibat perbuatan tersebut, total kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp4.630.000,00. Namun, dampak yang lebih luas dirasakan pada citra Desa Sombu sebagai destinasi wisata serta terganggunya ketertiban masyarakat.

Meski telah tercapai kesepakatan damai melalui mekanisme restorative justice pada 9 Maret 2026 antara para terdakwa dan Kepala Desa Sombu, proses hukum tetap berlanjut hingga putusan. Majelis Hakim menilai bahwa perusakan fasilitas publik tidak dapat dianggap sepele meskipun telah ada perdamaian.

Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan kedua terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 521 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Keduanya dijatuhi pidana penjara selama dua bulan.

Hakim anggota dalam pertimbangannya menyebutkan bahwa hukuman tersebut diperlukan untuk memberikan efek jera, menjaga kewibawaan hukum, serta mencegah terulangnya tindakan serupa di kemudian hari.

Namun demikian, terdapat pendapat berbeda (dissenting opinion) dari Ketua Majelis, Akhyar Fauzan, S.H., yang mengusulkan pendekatan keadilan restoratif dengan menjatuhkan pidana pengawasan dan kewajiban mengganti kerusakan sebagai bentuk tanggung jawab langsung. Meski begitu, putusan akhir tetap mengikuti suara mayoritas hakim.

Majelis Hakim menyampaikan kasus ini menjadi pengingat bahwa vandalisme dapat merusak fasilitas fisik juga merusak tatanan sosial dan rasa memiliki masyarakat terhadap lingkungannya.

Pemerintah desa dan masyarakat diharapkan dapat menjadikan peristiwa ini sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga fasilitas publik demi keberlanjutan pariwisata Wakatobi.

Ahmad Hasibuan – Dandapala Contributor
Kamis, 30 Apr 2026