MENEMBUS KEDALAMAN TANPA MENGGALI: WARISAN ANDRIJA MOHOROVIČIĆ BAGI KESELAMATAN KITA

0
26

INDOTIPIKOR.COM—-MENEMBUS KEDALAMAN TANPA MENGGALI: WARISAN ANDRIJA MOHOROVIČIĆ BAGI KESELAMATAN KITA

Bagi sebagian besar orang, nama Andrija Mohorovičić mungkin terdengar asing. Namun, setiap kali Anda melihat peta risiko gempa atau berdiri di dlm gedung yg tetap kokoh saat bumi berguncang, Anda sedang merasakan warisan hidup dari pria asal Kroasia ini. Mohorovičić adalah seorang detektif bumi yg berhasil memecahkan teka-teki tentang apa yg tersembunyi di bawah kaki kita tanpa pernah harus menggali lubang yg dalam.

Kisah ini bermula dari rasa penasaran yg terusik oleh gempa besar di Lembah Kupa pada Oktober 1909. Saat itu, manusia mengira Bumi hanyalah bola batu padat yg seragam. Namun, saat menganalisis data seismograf, Mohorovičić menyadari bhw gelombang gempa tertentu tiba lebih cepat daripada yg diperkirakan.

Melalui analisis matematika yg tajam, ia menarik kesimpulan revolusioner bhw Bumi memiliki lapisan yg berbeda. Ia menemukan batas tegas antara kerak bumi yg tipis dan mantel bumi yg lebih padat, sebuah zona yg kini abadi dgn nama Diskontinuitas Mohorovičić atau garis Moho.
Sumbangan ini mjd fondasi krusial bagi seismologi modern. Pengetahuan tentang lapisan-lapisan ini memungkinkan para ilmuwan memahami bagaimana energi gempa dibiaskan dan dipantulkan, shg lokasi pusat gempa dpt ditentukan dgn presisi tinggi. Tanpa penemuannya, kita mungkin masih meraba-raba dlm kegelapan mengenai cara energi bumi merambat menuju permukaan.

Dlm konteks mitigasi, warisan Mohorovičić adalah alat penyelamat nyawa. Pemahaman struktur bawah tanah membantu para ahli memetakan risiko wilayah dan memprediksi kekuatan guncangan berdasarkan jenis batuan yg dilewatinya. Insinyur pun dpt merancang bangunan tahan gempa yg lebih spesifik krn memahami perilaku gelombang dari kedalaman tersebut.

Bahkan, sistem peringatan dini yg memberi kita waktu evakuasi bbrp detik sblm guncangan besar tiba merupakan pengembangan langsung dari prinsip kecepatan gelombang yg ia rintis seabad silam. Mohorovičić membuktikan bhw ketelitian dlm mengamati anomali kecil dpt mjd garis pertahanan utama manusia dlm menghadapi amuk bumi.*

Dr. Daryono, anggota Dewan Pakar Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI)