Beranda blog Halaman 58

Presiden Prabowo: Kemajuan Bangsa Dimulai dari Gagasan para Ilmuwan dan Akademisi

0

INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS PRESIDEN RI—Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kemajuan suatu bangsa selalu berawal dari gagasan dan inovasi yang lahir dari para pemikir terbaik. Di hadapan para guru besar, rektor, ilmuwan, peneliti, serta pemangku kepentingan dari berbagai sektor, Kepala Negara menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki posisi strategis sebagai pusat lahirnya inovasi yang mampu membawa bangsa menuju kemajuan.

“Saudara-saudara yang menjadi guru besar adalah memang orang-orang terpintar yang dimiliki bangsa Indonesia. Karena itu setiap inovasi, setiap perubahan, setiap kemajuan di setiap bangsa selama peradaban manusia selalu berasal dari pemikir-pemikir yang terbaik,” ujar Presiden Prabowo saat memberikan sambutan pada pembukaan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) Tahun 2026 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada Jumat, 26 Juni 2026.

Presiden Prabowo menjelaskan bahwa sepanjang sejarah peradaban manusia, perubahan besar selalu ditentukan oleh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Mulai dari ditemukannya teknologi pertanian yang mengubah kehidupan manusia dari masyarakat nomaden menjadi masyarakat agraris, hingga berbagai kemajuan yang dinikmati dunia saat ini, seluruhnya merupakan buah dari kemajuan sains dan teknologi.

Menurut Presiden, tujuan utama sebuah negara adalah menghadirkan kehidupan yang layak dan sejahtera bagi seluruh rakyat. Karena itu, sebagai pemegang amanah pemerintahan, Kepala Negara berkewajiban mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi bangsa melalui kebijakan yang berpijak pada ilmu pengetahuan.

“Kita bernegara, kita berbangsa, tujuannya harus kita paham dan kita mengerti yaitu untuk mencapai suatu kehidupan yang layak dan yang baik untuk rakyat kita. Itu tujuan bernegara. Semua adalah jalan menuju itu. Karena itu, saya sebagai insan, sebagai individu yang diberi kepercayaan oleh bangsa Indonesia untuk memegang kendali pemerintahan, adalah tugas saya, adalah kewajiban saya untuk menghadapi kesulitan-kesulitan yang dihadapi bangsa kita dan mencari solusi terhadap kesulitan-kesulitan itu,” ungkap Presiden.

Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa keyakinan tersebut menjadi dasar dirinya melibatkan banyak kalangan akademisi dan profesor dalam posisi-posisi strategis pemerintahan. Menurut Presiden, kehadiran para ilmuwan menjadi faktor penting dalam merumuskan kebijakan yang tepat untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan nasional.

“Saya dari awal sangat sadar peran dan penting para ilmuwan, para guru besar, dan karena itu, kalau Saudara simak hampir di setiap bidang pemerintahan yang kunci, saya ikut sertakan profesor-profesor dalam posisi-posisi yang sangat menentukan,” ucap Presiden.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menekankan bahwa keberhasilan sebuah organisasi maupun negara tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi atau kelengkapan peralatan, melainkan oleh kualitas sumber daya manusia yang mengoperasikannya. Kepala Negara mengibaratkan kepemimpinan seperti seorang nahkoda yang hanya dapat membawa kapal mencapai tujuan apabila didukung oleh awak yang andal.

“It is not the technology, it is not the equipment, it is the men and the women behind the equipment. Ini yang kita sadari. Percuma kita punya pesawat yang paling canggih, pilotnya tidak andal,” tutur Presiden.

Presiden pun menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia yang menghadirkan Sarasehan Kebangsaan sebagai ruang dialog antara pemerintah, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan. Presiden berharap forum tersebut dapat melahirkan gagasan-gagasan strategis yang memperkuat pembangunan nasional berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, dan sumber daya manusia unggul.

“Jadi saudara-saudara, dengan kesadaran itu, saya sangat berterima kasih atas inisiatif konvensi ini yang mengikutsertakan sebuah sarasehan kebangsaan,” pungkas Presiden.

(BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Ajak Perkuat Persatuan di Tengah Keberagaman demi Kemajuan Bangsa

0

INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS PRESIDEN RI—Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat persatuan di tengah perbedaan dan keberagaman yang dimiliki Indonesia. Hal tersebut disampaikan Presiden saat membuka Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) Tahun 2026 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada Jumat, 26 Juni 2026.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa bangsa Indonesia hidup di tengah keberagaman suku, agama, latar belakang, hingga profesi. Meski demikian, Kepala Negara meyakini bahwa persatuan dapat terus diperkuat dengan menjadikan kecintaan terhadap Tanah Air sebagai landasan bersama.

“Kita punya latar belakang, dan Saudara-saudara, pengalaman kita pasti berbeda, tapi dengan premis tadi, dengan anak Indonesia yang cinta tanah airnya, saya kira dalam perbedaan ini kita harusnya bisa mencari titik-titik kebersamaan,” ujar Presiden.

Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa kebersamaan dan kemampuan untuk bekerja sama merupakan fondasi penting bagi kemajuan suatu bangsa. Menurutnya, sejarah menunjukkan bahwa sebuah bangsa mampu bangkit ketika semua elemen bangsa mampu bekerja sama dan mengesampingkan perbedaan demi kepentingan bersama.

“Dari apa yang saya belajar dari sejarah ribuan tahun, bangsa-bangsa yang elitnya bisa kerja sama, itu bangsa itu yang bangkit. Bangsa yang elitnya selalu tidak bisa kerja sama, bangsa itu tidak bisa mencapai potensinya,” jelasnya.

Presiden juga menegaskan bahwa kerja sama dan semangat persatuan tidak berarti menghilangkan perbedaan pandangan. Sebagai negara demokrasi, Indonesia tetap menjunjung tinggi kebebasan berpendapat dan menghormati keberagaman gagasan.

Meskipun demikian, Presiden mengingatkan agar perbedaan tersebut jangan menjadi hambatan dalam upaya bersama mewujudkan kesejahteraan bangsa. “Kita mengerti, kita mungkin tidak puas, tapi alternatifnya apa? Apa kita mau gaduh?, habis tiap pemilihan gaduh, tiap pemilihan gaduh, yang kalah ribut. Kapan kita mau menuju kesejahteraan untuk rakyat kita?,” tuturnya.

Oleh karena itu, Presiden menegaskan bahwa setiap perbedaan harus mengarah kepada tujuan yang sama. Presiden menyebut salah satunya adalah mengabdikan kemampuan dan pemikiran terbaik demi kepentingan bangsa.

“Bukankah itu kewajiban kita sebagai anak bangsa, sebagai pemimpin, sebagai orang terpintar di negara ini. Bukankah itu segala kepintaran kita harus kita abdikan untuk rakyat kita yang paling miskin dan paling lemah,” pungkas Presiden

(BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) Tahun 2026

0

INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS PRESIDEN RI—Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) Tahun 2026 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada Jumat, 26 Juni 2026. Acara diawali dengan laporan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto yang menyampaikan bahwa Sarasehan Kebangsaan tahun ini diikuti lebih dari 2.600 peserta.

“Kami melaporkan bahwa Sarasehan Kebangsaan hari ini diikuti lebih dari 2.600 peserta yang terdiri atas 219 rektor, 44 direktur perguruan tinggi vokasi, enam ketua perguruan tinggi, 1.596 dosen, ilmuwan serta para peneliti termasuk dari BRIN sejumlah 300 peneliti. Kemudian lebih dari 635 mitra kolaborasi perguruan tinggi dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi,” ujar Menteri Brian.

Menteri Brian menjelaskan bahwa Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia merupakan inisiatif Presiden Prabowo yang pertama kali diselenggarakan di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Agustus 2025 yang lalu. Menurutnya, penyelenggaraan Sarasehan Kebangsaan tahun ini bertujuan memperkuat kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, industri, dan masyarakat agar ilmu pengetahuan benar-benar menjadi kekuatan utama dalam pembangunan nasional.

“Sarasehan yang diadakan pada hari ini merupakan rangkaian dari program KSTI tahun 2026 dengan tujuan menguatkan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, industri, dan masyarakat agar ilmu pengetahuan benar-benar menjadi kekuatan dalam pembangunan bangsa,” ungkap Menteri Brian.

Menteri Brian juga menegaskan bahwa tema “Strategi Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia” selaras dengan arah pembangunan yang tengah dijalankan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo. Oleh karena itu, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bersama seluruh perguruan tinggi terus memperkuat peran kampus sebagai mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan solusi berbasis riset dan inovasi.

“Di bawah arahan Bapak Presiden, pemerintah terus bergerak cepat dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan nasional. Dalam semangat tersebut, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bersama seluruh kampus memperkuat peran Perguruan Tinggi sebagai mitra strategis pemerintahan,” ucap Menteri Brian.

Sementara itu dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum yang mempertemukan para guru besar, akademisi, peneliti, dan pemimpin perguruan tinggi dari seluruh Indonesia. Kepala Negara menilai bahwa perguruan tinggi memiliki peran sentral dalam mendorong kemajuan bangsa melalui pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Saya selalu berpendapat bahwa para guru besar adalah orang-orang yang terpintar dari sebuah negara. Jadi, kalau negara mau bangkit, negara mau maju, memang harus dimanfaatkan atau digerakan potensi dan kemampuan dari kampus-kampus, dari universitas,” ucap Presiden.

Presiden Prabowo juga menyampaikan rasa hormat dan kebanggaannya dapat kembali berdialog langsung dengan para pemimpin perguruan tinggi dalam forum nasional tersebut. Kepala Negara menyebut pertemuan ini menjadi kali keempat dirinya bertatap muka dengan para rektor sejak menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia.

“Hari ini kita bisa hadir pada acara Sarasehan Kebangsaan dengan tema Strategi Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia dalam rangka Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia. Ini adalah kehormatan yang besar bagi saya untuk bisa bertemu bapak-bapak ibu-ibu sekalian. Saya pernah bertatap muka dengan para rektor dari seluruh Indonesia, dan ini adalah keempat kalinya saya sebagai Presiden Republik Indonesia. Dua kali di Istana Merdeka, satu kali di ITB,” tutur Presiden.

Turut hadir dalam acara tersebut di antaranya adalah Wakil Presiden Gibran Rakabuming, para menteri kabinet Merah Putih, Jaksa Agung S.T. Burhanuddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

(BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Apresiasi Lompatan Inovasi Anak Bangsa, Akademisi Diminta Hadirkan Solusi bagi Indonesia

0

INDOTIPIKOR.COM–MEDIA LOYALIS PRESIDEN RI—Presiden Prabowo Subianto menilai akademisi dan peneliti memiliki peran strategis dalam menghadirkan berbagai inovasi untuk menjawab tantangan nasional sekaligus mendukung pengembangan industri di Tanah Air. Hal tersebut disampaikan Presiden saat membuka Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) Tahun 2026 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada Jumat, 26 Juni 2026.

Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan strategis yang memerlukan terobosan dan inovasi. Oleh karena itu, Kepala Negara mengungkapkan secara konsisten berdialog dengan para ilmuwan dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi untuk mencari solusi dari kebutuhan berbagai sektor strategis.

“Saya berkali-kali saya datang kepada kampus. Saya datang, saya minta orang-orang terpintar, tanya Pak Brian, tanya Profesor Sigit. Saya tanya profesor-profesor IPB, kenapa kita tidak bisa punya benih gandum? Kenapa kita harus impor gandum? Saya tanya, kenapa kelapa sawit per hektare di Malaysia produknya lebih dari kita? Kenapa? Saya selalu minta mereka, kenapa Indonesia setelah 81 tahun tidak bisa bikin mobil buatan sendiri?” ungkap Presiden.

Presiden menilai, berbagai inovasi yang mulai dikembangkan saat ini menunjukkan kemampuan anak bangsa dalam menjawab tantangan nasional, salah satunya adalah kemajuan dalam pengembangan mobil nasional. Kepala Negara pun mengungkapkan kebanggaannya saat menggunakan kendaraan hasil karya anak bangsa pada hari pelantikan sebagai Presiden Republik Indonesia.

“Saya terima kasih kita mulai ke arah punya mobil sendiri. Terima kasih. Saya ada satu kepuasan yang mendalam di hati saya. Waktu saya dilantik, saya pulang dari pelantikan, saya bisa naik mobil buatan Indonesia,” ujar Presiden.

Meskipun masih terdapat sejumlah hal yang perlu ditingkatkan, Presiden menilai bahwa setiap inovasi masih terus membutuhkan proses penyempurnaan. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus mendukung pengembangan teknologi dan industri nasional agar semakin kompetitif.

“Tidak apa-apa, minimal kita mulai. Kita harus berani mulai. Kita adalah negara keempat terbesar di dunia. Kita adalah negara yang kekayaannya luar biasa,” pungkasnya.

(BPMI Setpres)

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memfasilitasi rapat koordinasi pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bersama pemerintah, serikat pekerja, unsur kepolisian,

0

JAKARTA–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS PEMERINTAH RI—Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memfasilitasi rapat koordinasi pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bersama pemerintah, serikat pekerja, unsur kepolisian, dan penasihat khusus presiden. Langkah tersebut dilakukan sebagai respons atas meningkatnya ancaman PHK di berbagai sektor industri yang berpotensi berdampak terhadap puluhan ribu pekerja.

Hal ini disampaikan Dasco dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26/6/2026), usai rapat yang dihadiri Menteri Sekretaris Negara selaku Ketua Satgas Mitigasi PHK, Menteri Ketenagakerjaan, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Desk Ketenagakerjaan Polri, serta Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh.

“Pada hari ini kami sudah mengadakan rapat koordinasi tentang Satgas Mitigasi PHK dari pihak pemerintah dan DPR. Tadi rapat diikuti oleh Menteri Sekretaris Negara selaku Ketua Satgas Mitigasi PHK, kemudian Menteri Ketenagakerjaan, Presiden Serikat Pekerja Pak Andi Gani, Desk Ketenagakerjaan Polri, dan Penasihat Khusus Presiden Bidang Tenaga Kerja,” ujar Dasco kepada wartawan.

Menurut Pimpinan DPR RI Koordinator Politik dan Keamanan (Korpolkam) ini, koordinasi lintas lembaga diperlukan agar pemerintah, DPR, pelaku usaha, dan serikat pekerja memiliki langkah yang sama dalam menghadapi ancaman PHK yang mulai meningkat di berbagai sektor industri.

Urgensi pembentukan Satgas semakin mengemuka di tengah meningkatnya tekanan terhadap dunia usaha. Saat ini sekitar 55 ribu buruh berpotensi terdampak PHK akibat melonjaknya harga gas industri dari sekitar 6 dolar AS menjadi 23 dolar AS per MMBTU. Kondisi tersebut dikhawatirkan tidak hanya memengaruhi industri keramik, tetapi juga merembet ke sektor tekstil dan industri padat karya lainnya.

Legislator Fraksi Partai Gerindra itu menegaskan koordinasi antara DPR dan pemerintah akan dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan langkah mitigasi berjalan efektif.

“Pemerintah dan DPR akan rutin bertemu untuk kemudian berkoordinasi. Dari DPR nanti akan dipimpin oleh (Wakil Ketua DPR RI) Pak Cucun Samsurijal,” ungkapnya.

Dalam rapat tersebut, pemerintah menjelaskan Satgas akan memetakan perusahaan-perusahaan yang berpotensi melakukan PHK beserta akar persoalannya, mulai dari persoalan pasokan energi, penurunan permintaan pasar, hingga konflik internal manajemen perusahaan.

Ketua Satgas Mitigasi PHK yang juga Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan Satgas dibentuk sebagai wadah koordinasi lintas kementerian, serikat pekerja, dan aparat penegak hukum untuk melakukan pemantauan serta mitigasi terhadap potensi PHK.

“Kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan-permasalahan yang terjadi di perusahaan-perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,” ujar Prasetyo.

Melalui koordinasi tersebut, DPR berharap langkah mitigasi dapat dilakukan sejak dini sehingga penyelesaian persoalan ketenagakerjaan tidak menunggu setelah PHK terjadi, melainkan difokuskan pada upaya pencegahan dan penyelamatan lapangan kerja.

Ribuan Buruh Terancam PHK, DPR ‘Gercep’ Koordinasi Mitigasi Bersama Pemerintah

PARLEMENTARIA, Jakarta, Jum’at
26 Juni 2026

Presiden Prabowo Terima Kapolri, Seskab Teddy: Polri Tekankan Komitmen Jaga Stabilitas Nasional

0

JAKARTA–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS PRESIDEN RI—Dalam pertemuan tersebut, Kapolri melaporkan sejumlah perkembangan terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Tanah Air.

Presiden Prabowo Subianto menerima Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 25 Juni 2026. Dalam pertemuan tersebut, Kapolri melaporkan sejumlah perkembangan terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Tanah Air.

Dalam keterangan tertulisnya, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Polri terus berkomitmen menjaga stabilitas nasional demi mendukung kelancaran agenda pembangunan nasional.

“Kapolri melaporkan perkembangan terkini mengenai situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. Laporan tersebut mencakup kondisi kamtibmas nasional serta berbagai langkah yang terus dilakukan Polri untuk menjaga stabilitas dan mendukung kelancaran agenda pembangunan nasional,” tulis Seskab Teddy pada Kamis, 25 Juni 2026.

Selain membahas kondisi kamtibmas, Kapolri juga memaparkan kesiapan Polri dalam menyambut peringatan Hari Bhayangkara Tahun 2026. Kesiapan tersebut antara lain diwujudkan melalui penyiapan penyelenggaraan sejumlah kegiatan bakti sosial dan kemasyarakatan secara menyeluruh di Tanah Air.

“Kapolri juga menyampaikan kesiapan jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia yang sebentar lagi akan menyelenggarakan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara Tahun 2026,” ungkap Seskab Teddy.

Menurut Seskab, kegiatan kemasyarakatan yang telah disiapkan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara, tetapi juga momentum untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

“Berbagai kegiatan bakti sosial dan kemasyarakatan di seluruh Indonesia telah dipersiapkan untuk memperingati momentum pengabdian Polri kepada bangsa dan negara, sekaligus memperkuat kedekatan institusi kepolisian dengan masyarakat,” pungkasnya.

(BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Terima Kapolri, Seskab Teddy: Polri Tekankan Komitmen Jaga Stabilitas Nasional

Jakarta,Jum’at
26 Juni 2026

PJU Kodam III/Siliwangi dan Keluarga Besar TNI Perkuat Soliditas melalui Mini Soccer

0

Bandung ––INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS TNI— Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih., S.E. S.I.P. M.M., bersama Pejabat Utama (PJU) Kodam III/Siliwangi dan Keluarga Besar TNI mengikuti kegiatan olahraga bersama melalui pertandingan mini soccer yang digelar di Lapangan Serka Dedy Unadi, Makodam III/Siliwangi, Jalan Aceh No. 69, Kota Bandung, Jumat (26/6/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 150 peserta tersebut turut dihadiri Irdam III/Siliwangi, Kas Kogartap II/Bandung, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, para PJU Kodam III/Siliwangi, Dansat/Kabalakdam III/Siliwangi, Dandim 0618/Kota Bandung, serta tamu undangan dari Keluarga Besar TNI.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan Pangdam III/Siliwangi pada pukul 06.30 WIB, dilanjutkan persiapan dan pemanasan bersama.

Selanjutnya, Pangdam beserta seluruh peserta melaksanakan foto bersama sebelum pertandingan mini soccer dimulai pada pukul 07.15 WIB.

Setelah pertandingan berakhir, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah dan hiburan hingga seluruh rangkaian selesai pada pukul 09.25 WIB.

Kegiatan olahraga bersama ini menjadi sarana mempererat silaturahmi, meningkatkan kebugaran jasmani, serta memperkuat kebersamaan dan soliditas antara pimpinan, prajurit, dan Keluarga Besar TNI di lingkungan Kodam III/Siliwangi.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam III/Siliwangi menyampaikan, “Olahraga bersama seperti ini bukan sekadar menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan, membangun komunikasi yang harmonis, serta memperkuat soliditas seluruh keluarga besar Kodam III/Siliwangi dalam mendukung pelaksanaan tugas.”

Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

(Pendam III/Siliwangi).

Dandim 0612/Tasikmalaya Hadiri Penutupan Bakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS) TA. 2026 di Desa Jahiang

0

Tasikmalaya,–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS TNI— Jumat 26 Juni 2026 — Acara Penutupan kegiatan Bakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS) Tahun Anggaran 2026 Kodim 0612/Tasikmalaya dilaksanakan bertempat di Kantor Desa Jahiang, Desa Jahiang, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian program terpadu yang bertujuan mendukung percepatan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah serta melaksanakan kegiatan bakhti sosial berupa pemberian sembako kepada masyarakat desa jahiang yg khususnya kurang mampu.

Kegiatan penutupan tersebut dihadiri oleh Dandim 0612/Tasikmalaya M. Imvan Ibrahim, bersama unsur pemerintah daerah, Forkopimcam, tokoh masyarakat, serta warga Desa Jahiang.

Dalam program BSMSS TA. 2026 ini, salah satu hasil pembangunan yang telah direalisasikan yaitu pembangunan jalan semi hotmix sepanjang 1.500 meter dengan lebar 2,5 meter. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar transportasi masyarakat, serta memberikan kemudahan akses menuju fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, dan aktivitas perekonomian warga.

Dandim 0612/Tasikmalaya menyampaikan bahwa pelaksanaan BSMSS merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan wilayah serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Melalui pembangunan yang telah dilaksanakan, diharapkan manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat serta menjadi pendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi dan peningkatan kualitas hidup warga di Desa Jahiang dan sekitarnya.

Acara penutupan berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh antusias dari masyarakat yang menyambut positif hasil pembangunan yang telah dilaksanakan melalui program BSMSS TA. 2026.

PENDIM

KETUM DPP AWDI SINERGIKAN KERJASAMA PPKRI KAWAL AUDIENSI TERKAIT LEGALITAS DAN PENGAKUAN ORGANISASI DI KEMENSOS

0

JAKARTA–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA AWDI—Ketua Umum Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) turut berpartisipasi mengawal program kerja serta pembaharuan legal standing organisasi Pimpinan Pusat Persatuan Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia (PP- PPKRI).
Di dalam salah satu program kerjanya jajaran Pengurus Pusat PPKRI yang di komandoi oleh ketua umum Eko Darmawan menemui Direktur Pembinaan Organisasi Kementerian Sosial Republik di Salemba Jakarta Pusat.

Dalam paparanya, Eko Darmawan menyampaikan program kerja serta persoalan Legal Standing Organisasi PPKRI yang selama ini diurusnya, menurut Eko Darmawan selaku ketua umum yang sah sesuai akte penegasan nomer 45 th 2025 (yang dibuat notaris Aristiawan Dwi Putranto,SH), dirinya bukan untuk mengambil atau melangkahi para sesepuh atau pengurus PPKRI terdahulu, namun dirinya semata mata terpanggil dan tergerak dari hati nurani yang paling dalam untuk berjuang membenahi kondisi carut marut organisasi sejarah perjuangan yang kita cintai bersama ini, karena belakangan ini banyak menurut pengamatan Eko Darmawan dilapangan timbul kelompok kelompok atau oknum yang mengatas namakan Ketua Umum PPKRI dan menggunakan atribut PPKRI dan KTA dengan legal standing yang tidak jelas dan sah secara hukum, maka Eko Darmawan berjuang melakukan proses pembaharuan dengan membuat akta perubahan yang sudah kadaluwarsa dengan pengurusnya meninggal dunia dan sudah tidak aktif lagi.

Dan dengan adanya terbit akta penegasan nomer 45 th 2025 ,selanjutnya melaporkan kepengurusan baru PPKRI,yang sudah mempunyai legalitas hukum dan aturan UU yang berlaku,dan sejarahnya berdirinya PPKRI ke pihak Presiden RI melalui Kemensesneg, Kemendagri, Kemenkumham, Kesbangpol serta Instansi Pemerintah terkait lainya tanpa merubah lembaran sejarah Organisasi PPKRI yang ada, harapan Eko Darmawan setelah audience ini organisasi yang dilaporkanya dapat diakui keberadaannya di Kementerian Sosial RI, dan segala sesuatu yang kurang dapat difasilitasi.
Sementara dari pihak Direktur Pemberdayaan dan Potensi Sumber Daya Sosial Kementerian Sosial yang diwakili Pokja, Tri mengatakan pihaknya akan menampung dan melaporkanya ke pihak Direktur untuk dapat di tindak lanjuti, Tri mengakui bahwa ada beberapa organisasi pelaku sejarah perjuangan terdaftar di lembaga kami, namun Organisasi Pejuang dan Veteran Pejuang itu berbeda dengan Persatuan Perintis kemerdekaan Kemerdekaan Republik Indonesia (PPKRI). Tri juga menjelaskan karena komunikasi dan perkenalan dengan Eko Darmawan terbilang baru, jadi tentunya para pihak belum dapat memberikan informasi mendalam terkait persoalan Organisasi PPKRI.
Dan pihaknya yakin tentunya setelah silaturahmi audiensi ini menjadikan hal positif dimasa datang dengan informasi yang akurat yang disampaikan oleh Ketua umum PPKRI Eko Darmawan.
Sementara Budi Wahyudin Syamsu Ketua Umum Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) yang berpartisipasi mengawal kegiatan PPKRI mengatakan bahwa Organisasi Sejarah Perjuangan ini harus tetap dipertahankan dan diperjuangkan terutama untuk generasi muda kedepan, agar rasa patriotisme dan sejarah dapat dan selalu dikenang. Sementara hadir dalam audiensi dan silaturahmi di kantor Kementerian tersebut Eko Darmawan, Sutan Khaidir, Rosita, Maria Ayu Intan, Darsilah, Minanto Sanjaya, Basirun Sutana (Pengurus PPKRI) yang juga turut berpartisipasi memberi masukan dan acara Audience tersebut.
Harapan dari semua pihak dengan adanya proses pembaharuan pengurus serta persiapan Mubes PPKRI kedepan dapat memberikan kesejukan dan pembaruan dalam ikut berpartisipasi membangun negara dan mensejahterakan masyarakat nya./25/06/2026/eko/bws/red.

Berita DPP AWDI
Jakarta, 25 Juni 2025

Kazidam III/Siliwangi Lepas Tim Karate Kodam III/Siliwangi Menuju Indonesia Open Championship Piala Presiden 2026

0

Bandung ––INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS TNI— Tim Karate Kodam III/Siliwangi secara resmi dilepas untuk mengikuti Indonesia Open Championship Piala Presiden Tahun 2026 yang akan dilaksanakan pada 26 s.d. 28 Juni 2026 di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Lampung, Provinsi Lampung. Acara pelepasan berlangsung di Mazidam III/Siliwangi, Kamis (25/6/2026), sebagai bentuk dukungan dan motivasi kepada seluruh atlet yang akan membawa nama baik Kodam III/Siliwangi di tingkat nasional.

Dalam kegiatan tersebut, amanat Kazidam III/Siliwangi (Koordinator Karate), Letkol Czi Suprobo Harjo Subroto, S.E., M.Han., disampaikan oleh Letkol Czi Yoghi Hermawan (Dandenzibang 1) Dalam amanatnya disampaikan bahwa keikutsertaan Tim Karate Kodam III/Siliwangi merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah untuk mengharumkan nama Kodam III/Siliwangi melalui prestasi, sportivitas, dan disiplin selama mengikuti kejuaraan.

Tim Karate Kodam III/Siliwangi pada kejuaraan kali ini diperkuat oleh 21 atlet terbaik hasil pembinaan yang berkesinambungan. Kontingen juga diperkuat oleh sejumlah atlet berpengalaman yang telah mengukir prestasi di berbagai kejuaraan, di antaranya Kapten Caj Hendro Safutra, Letda Inf Tegar Januar, Sertu Boby, Serda Abymanyu, Sertu Fatur, serta seluruh atlet binaan terbaik Kodam III/Siliwangi yang siap memberikan penampilan maksimal demi meraih prestasi terbaik.

Kazidam III/Siliwangi menekankan agar seluruh atlet, pelatih, dan official senantiasa menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, loyalitas, serta menjaga nama baik satuan. Seluruh kontingen diharapkan menjaga kekompakan, mematuhi arahan pelatih dan official, menjaga kondisi fisik dan kesehatan, serta bertanding dengan penuh semangat juang, mental juara, dan pantang menyerah.

Kejuaraan Indonesia Open Championship Piala Presiden Tahun 2026 merupakan salah satu ajang karate bergengsi yang mempertemukan atlet-atlet terbaik dari seluruh Indonesia. Melalui keikutsertaan pada kejuaraan ini, Tim Karate Kodam III/Siliwangi diharapkan mampu meraih prestasi membanggakan sekaligus memperkokoh eksistensi Kodam III/Siliwangi sebagai salah satu kekuatan pembinaan olahraga karate di lingkungan TNI AD.

Mengakhiri amanatnya, Kazidam III/Siliwangi berharap seluruh atlet dapat bertanding dengan penuh kehormatan, menunjukkan kemampuan terbaik, serta membawa pulang prestasi yang membanggakan. Selain itu, seluruh kontingen diharapkan senantiasa memperoleh perlindungan, keselamatan, kesehatan, dan kemudahan dari Allah SWT selama mengikuti seluruh rangkaian kejuaraan.

Pendam III/Siliwangi