Beranda blog Halaman 50

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) merupakan investasi jangka panjang pemerintah dalam membangun sumber daya manusia (SDM) unggul

0

JAKARTA–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS KEMENTERIAN—Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) merupakan investasi jangka panjang pemerintah dalam membangun sumber daya manusia (SDM) unggul sebagai fondasi Indonesia Emas 2045. Melalui APBN, pemerintah tidak hanya menjaga stabilitas ekonomi, tetapi juga memperkuat daya saing bangsa melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan talenta. Pernyataan tersebut disampaikan Menkeu saat memberikan kuliah umum bertajuk APBN untuk Indonesia Maju: Menjaga Stabilitas, Mendorong Pertumbuhan, dan Pembangunan di Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (3/7).

Menkeu menjelaskan, pengelolaan APBN dilaksanakan berdasarkan amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 untuk mewujudkan kemakmuran rakyat melalui kebijakan fiskal yang sehat dan berkelanjutan.

“Melalui kebijakan fiskal yang disiplin, pemerintah terus mengoptimalkan potensi strategis Indonesia, mulai dari posisi geografis yang menguntungkan, kekayaan sumber daya alam, hingga bonus demografi sebagai modal utama menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Menkeu.

Ia mengatakan, pemerintah menargetkan Indonesia menjadi salah satu dari lima kekuatan ekonomi terbesar dunia pada 2045. Target tersebut hanya dapat dicapai apabila didukung oleh sumber daya manusia yang unggul, produktif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Karena itu, pembangunan talenta menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari strategi transformasi ekonomi nasional.

Menurut Menkeu, pengembangan talenta harus dilakukan secara menyeluruh dengan mengintegrasikan penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, rekayasa, dan matematika (STEM) bersama ilmu sosial, humaniora, seni, keagamaan, dan ekonomi sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan daya saing nasional.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui APBN Tahun Anggaran 2026 yang mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar Rp769,1 triliun. Anggaran tersebut dimanfaatkan untuk memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan, revitalisasi sekolah, mendukung Program Makan Bergizi Gratis, serta memperkuat pembiayaan beasiswa melalui LPDP. Pemerintah juga mengarahkan kebijakan beasiswa LPDP agar lebih fokus pada bidang-bidang prioritas, khususnya STEM dan berbagai sektor strategis yang mendukung transformasi ekonomi nasional.

“Pembangunan ekonomi Indonesia memerlukan ekosistem industri yang menjadikan talenta sebagai inti pembangunan. Karena itu, investasi pada pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia menjadi salah satu prioritas utama APBN,” tegas Menkeu.

Di sisi lain, Menkeu menyampaikan bahwa di tengah ketidakpastian ekonomi global, fundamental perekonomian Indonesia tetap terjaga. Kinerja pertumbuhan ekonomi, inflasi, defisit fiskal, dan rasio utang pemerintah berada pada level yang sehat sehingga memberikan ruang bagi APBN untuk terus menjalankan fungsinya sebagai shock absorber, menjaga daya beli masyarakat, sekaligus mendukung agenda transformasi ekonomi.

Menutup paparannya, Menkeu menegaskan bahwa APBN bukan sekadar instrumen pengelolaan keuangan negara, melainkan investasi strategis untuk mencetak generasi unggul Indonesia. Dengan stabilitas ekonomi yang terjaga dan kualitas SDM yang terus ditingkatkan, pemerintah optimistis mampu mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

Menkeu Purbaya: APBN Jadi Investasi Jangka Panjang untuk Bangun SDM Unggul

Kemenkeu
Minggu,05 Juli 2026

Indonesia hingga saat ini belum memiliki kawasan keuangan internasional yang dirancang secara khusus dengan standar tata kelola, kelembagaan, kepastian hukum,

0

JAKARTA–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS KEMENTERIAN—Pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) resmi memulai pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII).

Kehadiran RUU tersebut merupakan pelaksanaan amanah Pasal 248A Undang-Undang No.4 Tahun 2026, tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).

Ini juga menjadi langkah strategis pemerintah dalam membangun ekosistem keuangan yang modern, kompetitif, dan berstandar internasional guna memperkuat daya saing perekonomian nasional di tengah dinamika ekonomi global.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pembentukan PFII merupakan bagian dari upaya pemerintah mewujudkan perekonomian nasional yang lebih kuat, inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing global sebagaimana diamanatkan dalam program Asta Cita.

Kebijakan ini sekaligus menjadi implementasi tujuan pembangunan nasional sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yaitu mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia dimaksudkan untuk meningkatkan daya saing Indonesia sebagai pusat keuangan internasional.

PFII diharapkan menjadi katalis bagi pendalaman sektor keuangan nasional, pengembangan inovasi jasa keuangan, peningkatan investasi, fasilitasi pembiayaan sektor-sektor prioritas dan proyek strategis nasional, pembiayaan berkelanjutan, serta memperkuat kontribusi sektor keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujar Menkeu saat menyampaikan keterangan pemerintah dalam rapat bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Kamis (2/7).

Menkeu menjelaskan bahwa perkembangan ekonomi global menunjukkan pusat-pusat keuangan internasional telah menjadi instrumen penting bagi berbagai negara dalam menarik investasi, memperluas akses pembiayaan, mempercepat inovasi sektor jasa keuangan, serta memperkuat posisi dalam rantai nilai ekonomi dunia.

Keberadaan pusat keuangan internasional juga memungkinkan mobilisasi modal global secara lebih efisien dan menciptakan lapangan kerja dengan nilai tambah yang tinggi.

Menurut Menkeu, Indonesia memiliki modal yang sangat kuat untuk mengambil peran lebih besar dalam ekosistem keuangan global.

Besarnya perekonomian nasional, luasnya pasar domestik, posisi geografis yang strategis, kekayaan sumber daya alam, serta prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang menjadi fondasi yang kuat untuk mengembangkan pusat aktivitas keuangan bertaraf internasional.

Meski demikian, Indonesia hingga saat ini belum memiliki kawasan keuangan internasional yang dirancang secara khusus dengan standar tata kelola, kelembagaan, kepastian hukum, serta daya saing yang setara dengan berbagai pusat keuangan internasional di dunia.

Atas dasar itu, pemerintah memandang perlu membentuk PFII sebagai wilayah yang memiliki kekhususan tertentu guna mengakomodasi kebutuhan dunia usaha dan industri jasa keuangan global.

Untuk memastikan penyelenggaraan kawasan tersebut berjalan secara efektif, pemerintah mengusulkan pembentukan kelembagaan yang menjalankan fungsi penyelenggaraan, pengelolaan, pengawasan, hingga penyelesaian sengketa.

Seluruh kelembagaan tersebut dirancang berdasarkan prinsip profesional, independen, transparan, dan akuntabel dengan tetap menjaga koordinasi yang erat dengan pemerintah.

Selain memberikan ruang bagi berkembangnya berbagai produk dan layanan keuangan modern berstandar internasional, RUU PFII juga mengatur sejumlah kemudahan berusaha guna meningkatkan daya tarik investasi.

Berbagai fasilitas tersebut meliputi kemudahan di bidang keimigrasian, ketenagakerjaan, residensi, perizinan, serta berbagai insentif yang dirancang secara terukur untuk menarik investasi jangka panjang dan mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi bernilai tambah tinggi.

Dalam aspek kepastian hukum, pemerintah mengusulkan pembentukan Pengadilan PFII yang memiliki kewenangan khusus untuk memeriksa, mengadili, dan memutus sengketa yang berkaitan dengan aktivitas usaha di kawasan PFII maupun sengketa komersial internasional yang memiliki keterkaitan dengan kawasan tersebut.

Kehadiran mekanisme penyelesaian sengketa yang cepat, profesional, dan kredibel diharapkan semakin meningkatkan kepercayaan investor terhadap Indonesia sebagai tujuan investasi global.

RUU juga membuka ruang penerapan praktik terbaik internasional melalui pengadopsian maupun penyesuaian prinsip-prinsip hukum komersial internasional dan standar global yang telah terbukti mampu meningkatkan efisiensi dan kepastian dalam aktivitas bisnis internasional.

Menkeu menegaskan bahwa kebijakan tersebut tidak dimaksudkan untuk mengurangi kedaulatan hukum nasional, melainkan memperkuat daya saing Indonesia dalam menarik investasi dan aktivitas ekonomi global. Penyusunan ketentuan tersebut juga telah dilakukan melalui dialog dan koordinasi dengan Mahkamah Agung.

Pemerintah meyakini manfaat pembentukan PFII akan dirasakan secara luas, tidak hanya oleh pelaku usaha di kawasan tersebut, tetapi juga oleh perekonomian nasional melalui peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, transfer pengetahuan dan teknologi, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan daya saing Indonesia di tingkat global.

Menutup penyampaiannya, Menkeu berharap pembahasan RUU tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia dapat berlangsung secara konstruktif bersama DPR RI sehingga menghasilkan landasan hukum yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan ekonomi Indonesia pada masa mendatang.

“Pemerintah berharap pembahasan RUU tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia dapat menghasilkan pengaturan yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan ekonomi Indonesia di masa depan dengan tetap memperhatikan amanat Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan,” pungkas Menkeu.

Pemerintah Ajukan RUU Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) untuk Perkuat Daya Saing Ekonomi Nasional

Kemenkeu
Jakarta,Minggu
05 Juli 2026

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa kondisi fundamental perekonomian Indonesia tetap kuat dan tidak sedang menuju krisis.

0

JAKARTA–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS KEMENTERIAN—Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa kondisi fundamental perekonomian Indonesia tetap kuat dan tidak sedang menuju krisis. Pemerintah terus menjaga stabilitas ekonomi melalui pengelolaan fiskal yang pruden, penguatan pertumbuhan ekonomi, serta peningkatan efektivitas pelaksanaan berbagai program prioritas nasional. Berbagai indikator makro menunjukkan perbaikan sehingga menjadi landasan optimisme terhadap prospek ekonomi ke depan. Hal tersebut ia sampaikan dalam wawancara di sebuah podcast pada Rabu (07/07).

“Perekonomian kita terus bergerak membaik. Memang masih ada tantangan, namun Indonesia tidak sedang menuju krisis. Fundamental ekonomi kita tetap kuat dan akan terus diperbaiki,” ujar Menkeu.

Menkeu menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi merupakan akumulasi dari berbagai aktivitas ekonomi di tingkat masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong berbagai kebijakan yang mampu memperkuat kegiatan ekonomi riil agar manfaat pertumbuhan dapat semakin dirasakan oleh masyarakat.

Selain itu, pemerintah juga memastikan inflasi tetap berada dalam kisaran yang terkendali. Sementara itu, pelemahan nilai tukar rupiah dinilai lebih dipengaruhi oleh sentimen pasar dibandingkan perubahan fundamental ekonomi nasional. Pemerintah bersama otoritas terkait terus menjaga stabilitas sistem keuangan melalui koordinasi dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Dalam kesempatan tersebut, Menkeu juga menegaskan bahwa kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap sehat.

Defisit APBN dijaga tetap berada di bawah batas maksimal 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), sedangkan rasio utang pemerintah masih berada pada tingkat yang aman dibandingkan berbagai negara lain.

“Tahun lalu defisit APBN berada di kisaran 2,81 persen dari PDB dan tahun ini diperkirakan tetap di bawah 3 persen. Rasio utang pemerintah juga masih sekitar 40 persen terhadap PDB sehingga masih berada dalam kategori yang pruden,” jelas Menkeu.

Terkait berbagai program prioritas pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih, Menkeu menyampaikan bahwa pemerintah terus melakukan evaluasi agar pelaksanaannya semakin efisien dan tepat sasaran. Menurutnya, setiap program baru memiliki tantangan pada tahap awal sehingga pengawasan dan penyempurnaan akan terus dilakukan.

Ia menyebutkan bahwa pemerintah telah melakukan langkah-langkah efisiensi anggaran, memperkuat mekanisme pengawasan, serta meningkatkan koordinasi dengan instansi pelaksana agar penggunaan anggaran negara semakin akuntabel.

“Pemerintah tidak menutup mata terhadap berbagai kekurangan yang ada. Yang terpenting adalah setiap kelemahan segera diperbaiki dan pengawasannya diperkuat,” katanya.

Menkeu juga menegaskan bahwa dalam setiap pembahasan kebijakan strategis di tingkat kabinet, Kementerian Keuangan selalu menyampaikan analisis mengenai risiko fiskal dan dampak anggaran sebagai bahan pertimbangan Presiden dalam mengambil keputusan. Menurut Menkeu, seluruh keputusan pemerintah diambil melalui mekanisme pembahasan bersama dengan mempertimbangkan berbagai aspek ekonomi, sosial, serta kemampuan fiskal negara.

Di sisi lain, Menkeu memastikan reformasi di lingkungan Kementerian Keuangan terus diperkuat, termasuk pemberantasan praktik penyimpangan di sektor perpajakan dan kepabeanan. Ia menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap aparatur yang terbukti melakukan pelanggaran. Berbagai langkah pembenahan dilakukan melalui penguatan pengawasan, rotasi pegawai, hingga penindakan terhadap oknum yang terbukti menyalahgunakan kewenangannya. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan integritas institusi sekaligus memperkuat penerimaan negara.

“Penyelewengan pasti ada risikonya di setiap organisasi. Yang terpenting adalah mengendalikannya, menindak pelakunya, dan terus memperbaiki sistem agar semakin bersih,” tegas Menkeu.

Menkeu: Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat, Defisit APBN dan Utang Negara Masih Terkendali

Kemenkeu
Jakarta, Minggu
5 Juli 2026

Puskesmas Cikoneng Perkuat Transformasi Layanan Kesehatan, Pembenahan Fasilitas Jadi Prioritas Tingkatkan Kenyamanan Masyarakat.

0

CIAMIS Indotipikor, com Ciamis news-
Puskesmas Cikoneng terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, berbagai upaya pembenahan sarana dan prasarana terus dilakukan secara bertahap sebagai bagian dari transformasi pelayanan publik yang lebih efektif, nyaman, cepat, dan profesional.

Salah satu fokus pembenahan yang saat ini tengah dilaksanakan adalah rehabilitasi ruang administrasi. Ruangan tersebut memiliki peran penting sebagai pusat pelayanan administrasi pasien, mulai dari proses pendaftaran, pengelolaan rekam medis, hingga berbagai layanan administrasi kesehatan lainnya. Dengan kondisi ruang yang lebih representatif, diharapkan seluruh proses pelayanan dapat berlangsung lebih tertib, efisien, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat maupun petugas.

Kepala Subbagian Tata Usaha Puskesmas Cikoneng, Agus Hermawan, mengatakan bahwa peningkatan kualitas pelayanan tidak hanya dilakukan melalui penguatan sumber daya manusia, tetapi juga dibarengi dengan penyediaan fasilitas yang memadai.

“Pembenahan fasilitas merupakan kebutuhan yang harus terus dilakukan. Walaupun dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran, kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Saat ini rehabilitasi ruang administrasi menjadi prioritas agar pelayanan publik dapat berjalan lebih maksimal,” ujar Agus, Sabtu (4/7/2026).

Menurutnya, ruang administrasi merupakan wajah pertama pelayanan kesehatan yang ditemui masyarakat. Oleh karena itu, kenyamanan, kerapihan, serta kelancaran sistem administrasi menjadi faktor penting dalam membangun pelayanan yang berkualitas dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama, Puskesmas Cikoneng memiliki peran strategis dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat di Kecamatan Cikoneng dan wilayah sekitarnya. Setiap hari, ratusan warga memanfaatkan berbagai layanan kesehatan yang tersedia dengan dukungan tenaga kesehatan yang profesional dan berpengalaman.

Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pelayanan rawat jalan, pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA), keluarga berencana (KB), imunisasi, pelayanan gizi, kesehatan lingkungan, pelayanan laboratorium, pelayanan kefarmasian, konsultasi kesehatan, hingga berbagai program promotif dan preventif untuk pengendalian penyakit menular maupun penyakit tidak menular.

Dalam menjalankan tugasnya, Puskesmas Cikoneng diperkuat oleh tenaga kesehatan dari berbagai disiplin ilmu, mulai dari dokter umum, dokter gigi, perawat, bidan, tenaga kefarmasian, tenaga gizi, sanitarian, analis laboratorium, tenaga kesehatan masyarakat, hingga tenaga administrasi. Seluruh unsur tersebut bekerja secara terpadu untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, cepat, dan humanis.

Selain didukung sumber daya manusia yang kompeten, Puskesmas Cikoneng juga memiliki berbagai fasilitas penunjang pelayanan, seperti ruang pemeriksaan umum, ruang tindakan medis, ruang KIA dan KB, ruang imunisasi, laboratorium, ruang farmasi, ruang promosi kesehatan, ruang tunggu pasien yang nyaman, area parkir, serta jaringan pelayanan melalui Puskesmas Pembantu (Pustu), Posyandu, dan pelayanan kesehatan keliling yang menjangkau masyarakat hingga ke berbagai desa.

Upaya pembenahan fasilitas yang dilakukan menjadi bagian dari komitmen Puskesmas Cikoneng dalam mendukung transformasi pelayanan kesehatan primer sebagaimana diarahkan pemerintah, yakni menghadirkan layanan yang mudah diakses, berkualitas, merata, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Agus menambahkan bahwa keberhasilan pelayanan kesehatan tidak hanya diukur dari kelengkapan fasilitas maupun tenaga kesehatan, tetapi juga dari tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diterima. Karena itu, pihaknya terus melakukan evaluasi dan pembenahan agar pelayanan semakin baik dari waktu ke waktu.

“Kami ingin masyarakat datang ke puskesmas dengan rasa nyaman dan pulang dengan pelayanan yang memuaskan. Pembenahan yang kami lakukan merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan sekaligus mendukung kinerja seluruh petugas agar dapat bekerja lebih efektif dan optimal,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Melalui semangat melayani dan melakukan perbaikan secara berkelanjutan, Puskesmas Cikoneng optimistis mampu menjadi pusat layanan kesehatan primer yang semakin modern, profesional, humanis, dan dipercaya masyarakat. Pembenahan yang dilakukan saat ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas serta mendukung terwujudnya masyarakat Kabupaten Ciamis yang sehat, mandiri, dan sejahtera.Editor (Yan.P/M.Robby).

Dari Makodim Tasikmalaya, Kadet KKRI Ditempa Jadi Generasi Tangguh dan Berjiwa Patriot

0

Tasikmalaya ––INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS TNI— Halaman Makodim 0612/Tasikmalaya, Jalan Otto Iskandardinata Nomor 9, Kelurahan Empangsari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, menjadi titik awal pembentukan karakter bagi puluhan generasi muda dalam kegiatan Persami Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Tahun 2026, Sabtu (4/7/2026).
Sebanyak kurang lebih 65 peserta kadet putra dan putri mengikuti Upacara Pembukaan Persami KKRI Kodim 0612/Tasikmalaya yang berlangsung khidmat. Kegiatan ini bukan sekadar perkemahan Sabtu-Minggu, melainkan ruang pembinaan bagi para kadet untuk belajar disiplin, kepemimpinan, tanggung jawab, kerja sama, serta semangat cinta tanah air.


Upacara dipimpin langsung oleh Dandim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han, selaku Inspektur Upacara. Turut hadir Pasiter Kodim 0612/Tasikmalaya Kapten Inf Tonce Ronal Manurung, Pasipamops Pasiops Kodim 0612/Tasikmalaya Kapten Cba Lulus R, Danramil 1202/Indihiang Mayor Inf Enjang Santana, para pembina Kadet KKRI, serta seluruh peserta kegiatan.
Dalam amanatnya, Dandim 0612/Tasikmalaya menegaskan bahwa Persami KKRI merupakan wadah strategis untuk membentuk karakter generasi muda yang kuat, berintegritas, dan memiliki jiwa patriotisme.
“Kegiatan ini bukan sekadar ajang berkumpul atau berlatih, tetapi merupakan wadah pembinaan karakter, kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat kebangsaan,” tegas Dandim.
Menurutnya, berbagai materi dan latihan yang akan diikuti para kadet diharapkan mampu menjadi bekal dalam membangun pribadi yang tangguh serta memiliki rasa cinta kepada bangsa dan negara. Para peserta juga diingatkan agar mampu menjaga persatuan, menghormati perbedaan, dan menjadi teladan di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.


Dandim menekankan bahwa proses pembelajaran selama Persami harus dimaknai sebagai kesempatan untuk meningkatkan kemampuan, memperluas wawasan, dan melatih jiwa kepemimpinan. Ia juga berpesan agar seluruh peserta menjaga kesehatan, mengutamakan keselamatan, disiplin mengikuti aturan, serta mematuhi arahan para pembina dan pelatih.
“ Kebersamaan, kerja sama, dan rasa saling menghormati merupakan kunci keberhasilan dalam setiap kegiatan,” pesannya.
Usai amanat, kegiatan dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta sebagai simbol dimulainya pembinaan Kadet KKRI Kodim 0612/Tasikmalaya Tahun 2026. Upacara kemudian ditutup dengan penghormatan pasukan dan laporan komandan upacara kepada inspektur upacara.
Kegiatan pembukaan Persami KKRI Kodim 0612/Tasikmalaya berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Persami KKRI menjadi langkah nyata Kodim 0612/Tasikmalaya dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya cakap dalam kedisiplinan dan kepemimpinan, tetapi juga memiliki karakter kuat, semangat persatuan, serta kepedulian terhadap masa depan bangsa.

REDAKSI

Respon Cepat Laporan Warga, Polres Ciamis Amankan Empat Terduga Pelaku Pemerasan Berkedok Wartawan

0

CIAMIS Indotipikor,Ciamis news-
Kesigapan jajaran Satreskrim Polres Ciamis dalam menindaklanjuti laporan masyarakat kembali membuahkan hasil. Empat orang yang diduga melakukan intimidasi, pengancaman, dan pemerasan dengan mengatasnamakan profesi wartawan berhasil diamankan oleh Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Ciamis pada Jumat (3/7/2026).

Pengamanan dilakukan sekitar pukul 15.30 WIB di kawasan Islamic Center Kabupaten Ciamis setelah polisi menerima laporan masyarakat melalui layanan Call Center 110 mengenai dugaan praktik pemerasan yang meresahkan sejumlah instansi di wilayah Kabupaten Ciamis.

Kasat reskrim Polres Ciamis, AKP Carsono, menjelaskan bahwa tindakan cepat tersebut merupakan bentuk komitmen Polres Ciamis dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dari segala bentuk tindak pidana, termasuk aksi yang dilakukan dengan mencatut profesi tertentu.

“Dari hasil tindak lanjut laporan masyarakat, Unit Tipikor Satreskrim Polres Ciamis telah mengamankan empat orang yang menggunakan ID card salah satu media. Mereka diamankan saat diduga sedang melakukan transaksi di kawasan Islamic Center,” ujar AKP Carsono, Sabtu (4/7/2026).

Ia menjelaskan, laporan yang diterima menyebutkan adanya sekelompok orang yang diduga mengaku sebagai wartawan dan melakukan intimidasi serta pengancaman kepada pihak tertentu sebelum akhirnya meminta sejumlah uang.

Menindak lanjuti informasi tersebut, petugas segera melakukan penyelidikan di lapangan hingga akhirnya berhasil mengamankan keempat terduga pelaku beserta sejumlah barang yang berkaitan dengan proses penyidikan.

Saat ini, penyidik masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap para terduga pelaku, memeriksa sejumlah saksi, serta mengumpulkan barang bukti guna mengungkap secara utuh rangkaian dugaan tindak pidana tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, penyidik memperoleh informasi bahwa modus serupa diduga telah dilakukan di beberapa lokasi berbeda. Untuk sementara, terdapat dugaan aksi tersebut telah berlangsung di sedikitnya delapan lokasi di wilayah Kabupaten Ciamis.

“Informasi sementara mengarah bahwa tindakan tersebut diduga sudah dilakukan sebanyak delapan kali. Namun seluruhnya masih kami dalami melalui pemeriksaan saksi maupun barang bukti,” jelas AKP Carsono.

Selain mendalami dugaan aksi yang telah dilakukan, penyidik juga mengembangkan perkara untuk mengetahui kemungkinan adanya pihak lain yang memiliki keterkaitan dengan para terduga pelaku.

Menurut AKP Carsono, apabila dalam proses penyidikan ditemukan adanya pihak yang memerintahkan, turut serta, maupun memperoleh keuntungan dari dugaan tindak pidana tersebut, Polres Ciamis akan mengambil langkah hukum secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami akan terus mengembangkan penyidikan. Jika ditemukan adanya pihak lain yang terlibat dalam satu rangkaian perbuatan tersebut, tentu akan kami tindak sesuai aturan hukum,” tegasnya.

Polres Ciamis juga mengajak masyarakat agar tetap waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan profesi wartawan maupun profesi lainnya untuk melakukan intimidasi atau meminta sejumlah uang.

Masyarakat diimbau untuk memastikan identitas dan legalitas seseorang yang mengaku sebagai wartawan serta tidak ragu meminta penjelasan mengenai media tempat yang bersangkutan bertugas. Apabila menemukan tindakan yang mengarah pada pemerasan, pengancaman, maupun intimidasi, masyarakat diminta segera melaporkannya melalui layanan Call Center 110 agar dapat segera ditindaklanjuti.

Melalui penanganan perkara ini, Polres Ciamis menegaskan komitmennya untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan rasa aman kepada seluruh warga dari segala bentuk praktik pemerasan maupun tindak pidana lainnya.Editor (Yan.P/M.Robby).

Pangdam III/Siliwangi Lepas 236 Calon Taruna Akademi TNI TA 2026 dari Bandung

0

Bandung ––INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS TNI— Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., memimpin pelepasan 236 Calon Taruna Akademi TNI Tahun Anggaran 2026 yang berasal dari Panitia Seleksi Daerah (Panselinda) Bandung dan Panitia Seleksi Khusus (Panselindasus) SMAT Krida Nusantara.

Kegiatan berlangsung di Aula Graha Tirta Siliwangi, Jalan Lombok No. 10, Kota Bandung, Sabtu (4/7/2026), sebagai tanda dimulainya keberangkatan para peserta menuju tahapan seleksi tingkat berikutnya.

Pelepasan diikuti sebanyak 164 calon taruna jalur reguler dan 72 calon taruna dari SMAT Krida Nusantara. Kegiatan turut dihadiri Kasdam III/Siliwangi, para Pejabat Utama Kodam III/Siliwangi, para Komandan Satuan dan Kepala Badan Pelaksana Kodam, serta Danlanal Bandung dan Danlanud Husein Sastranegara.

Dalam arahannya, Pangdam III/Siliwangi memberikan motivasi kepada seluruh calon taruna agar mengikuti seluruh proses seleksi dengan penuh semangat, disiplin, integritas, dan rasa tanggung jawab sebagai generasi penerus prajurit TNI.

“Ikuti setiap tahapan seleksi dengan semangat, disiplin, jujur, dan percaya pada kemampuan diri sendiri. Tunjukkan bahwa kalian layak menjadi calon pemimpin TNI yang berkarakter, profesional, dan siap mengabdi kepada bangsa dan negara,” tegas Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan Pangdam III/Siliwangi, pembacaan doa, dan prosesi pelepasan yang ditandai dengan pengibaran bendera start oleh Pangdam sebagai simbol dimulainya keberangkatan para calon taruna menuju tahapan seleksi selanjutnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
(Pendam III/Siliwangi).

Warga Masyarakat Kampung Desa Cibongas Murka Dan Berdemontrasi Di Kecamatan Serta Ruas Jalan Raya.

0

TASIKMALAYA—INDOTIPIKOR.COM—03-07-2026- Pada Hari Jum’at Warga Masyarakat Kampung Cibongas Desa Cibongas, Kompak Mendatangi Kantor Kecamatan Pancatengah, Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat, Untuk Mendapatkan Jawaban Mengenai akses Jalan Yang Menurut Isu Informasi awal Pas Jalan Ibukotanya akan Dilewati perihal perbaikan Jalan Ciwatin Kalapa Genep Menurut Informasi Sekitar Kurang Lebih 800 M akan dilewati Tanpa Perbaikan Seperti Ruas Jalan Lainya.

Masyarakat Kampung Cibongas Merasa Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya Telah Berbuat Diskriminatif terhadap Warganya, Kata Warga Dosa Apa yang mereka perbuat sehingga pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya Berbuat Tidak Bisa Mereka Mengerti dan Terima, Seolah Masyarakat Kampung Cibongas Tidak Diakui sebagai Warga Yang Taat Pajak , Buktinya saat ini Masyarakat Kampung Cibongas mendapatkan Prilaku Yang terkesan diskriminatif, Jalan Kampungnya Tak Ikut Mendapatkan Perbaikan Jalan seperti ruas jalan di wilayah Lainya.

Tadi siang Para Demontran Di Respon Oleh Pihak Kecamatan, Pak Camat sendiri Yang memberiakan Jawaban Akan Tetapi Masih Dalam Proses, sehingga tidak memberikan jawaban yang memuaskan buat Para Demontran, Sampai saat berita Ini diterbitkan Demontan Masih menutup ruas Jalan Raya Pancatengah Menunggu perkembangan Selanjutnya Para  Tokoh Warga Saling Memberikan edukasi terhadap para demontran Untuk menjaga Kondusifitas serta Mencari solusi terbaik kedepanya, Kata Warga; andaikan Tidak ada Jawaban yang memuaskan serta realisasi Yang Mereka inginkan, Demontrasi Mereka akan terus berlangsung Malahan akan semakin Skala besar jumlah Para demontrannya.

Demikian kilas info saat ini

Bersambung

Bupati Herdiat Apresiasi CSR Indomaret, 250 Balita dan Lansia Ciamis Terima Bantuan Paket Nutrisi

0

Ciamis, ––INDOTIPIKOR.COM— Sebanyak 250 warga Kabupaten Ciamis yang terdiri dari balita dan lanjut usia (lansia) menerima bantuan paket nutrisi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Indomaret yang bekerja sama dengan Healthy Way Kids dan Pemerintah Kabupaten Ciamis.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Ciamis Herdiat Sunarya di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Jumat (3/7/2026). Program ini menjadi salah satu bentuk kepedulian dunia usaha dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat, khususnya kelompok rentan.

Dalam sambutannya, Bupati Herdiat Sunarya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Indomaret atas kepeduliannya kepada masyarakat Ciamis melalui penyaluran bantuan paket nutrisi.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Ciamis dan masyarakat, saya mengucapkan terima kasih kepada Indomaret yang tidak hanya hadir menjalankan usahanya di Ciamis, tetapi juga memberikan manfaat nyata melalui program CSR bagi masyarakat,” ujar Herdiat.

Menurutnya, tidak semua perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Ciamis menyalurkan program CSR secara langsung kepada masyarakat. Karena itu, kepedulian Indomaret dinilai menjadi contoh positif bagi perusahaan lainnya.

Herdiat menuturkan, bantuan paket nutrisi tersebut sangat bermanfaat, terutama bagi balita yang sedang berada pada masa pertumbuhan. Ia mengingatkan bahwa angka stunting di Kabupaten Ciamis masih menjadi perhatian bersama sehingga upaya pencegahan harus terus diperkuat.

“Pencegahan stunting dimulai sejak masa kehamilan, kemudian saat bayi lahir hingga usia lima tahun. Pada masa itulah kebutuhan gizi harus benar-benar tercukupi agar anak-anak kita tumbuh sehat, kuat, dan menjadi generasi unggul,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa upaya menyiapkan generasi yang sehat merupakan bagian penting dalam menyongsong terwujudnya Indonesia Emas 2045. Oleh sebab itu, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini.

Ia pun mendoakan agar Indomaret terus berkembang dan semakin sukses sehingga dapat terus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat melalui berbagai program sosialnya.

“Kami doakan Indomaret semakin maju, semakin berkembang, semakin besar keuntungannya, dan semakin banyak pula manfaat yang bisa diberikan kepada masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Branch Manager Indomaret, Dedi Yusup, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial kepada masyarakat melalui program CSR.

Ia berharap Indomaret dapat terus berkontribusi dalam mendukung pembangunan masyarakat, tidak hanya di bidang kesehatan, tetapi juga pendidikan dan sektor sosial lainnya, khususnya di Kabupaten Ciamis.

“Kami berharap sinergi antara Indomaret dengan Pemerintah Kabupaten Ciamis dapat terus terjalin dengan baik. Semoga kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk kehadiran Indomaret di tengah masyarakat Ciamis,” pungkas Dedi.

PROKOPIM CIAMIS

redaksi

MAT ROBI SENTER AWDI CIAMIS JABAR

Diduga ” Menjadi Sebuah Polemik Warga” Perangkat Bendahara Desa Gunungtanjung Jarang Masuk Kantor

0

TASIKMALAYA–INDOTIPIKOR.COM—Mengenai kinerja pemerintahan desa di salah satunya bendahara desa yang untuk dalam mengelola seluruh keuangan desa dengan secara transparan akuntabel bertanggung dan jawab, maka dengan hal ini mencakup menerima, menyimpan dan membayar dana desa sesuai aturan yang berlaku.

Dengan ini halnya juga untuk tujuan khusus bendahara desa meliputi mencatat Uang dan untuk membayar kegiatan dan melaporkan seluruh Dana agar membuat laporan keuangan semua dana desa terbukti jelas sesuai penggunaannya yang tidak fiktif.

Dengan merupakan ini yang di khawatirkan salah satunya perangkat desa gunungtanjung berinisial R yang beliau selaku memegang kekuasaan di posisi bendahara diduga sudah lamanya jarang masuk kantor entah beberapa bulan, dengan ini yang paling di khawatirkan bagai mana untuk mengurus administrasi keuangan baik dengan cara pemasukan atau pengeluaran dengan secara baik.

Jum,at. 3/7/2026 dengan beberapa gelintir warga dan tokoh masyarakat desa gununtanjung ketika bertemu dengan awak media di salah satu lokasi seputaran desa tersebut menyampaikan, Bahwa dengan keresahan warganya ketika ada pembangunan di desa gunungtanjung dari tahun kebelakang itu sama sekali tidak adanya transparansi anggaran yang sebenarnya, dan bahkan untuk menemui kepala desa pun juga susah untuk di temuinya, dan apa lagi bendahara desa sangat sangat sulit untuk di temuinya dari sejak beberapa bulan, yang kami perlukan sebagai warganya ini bagai mana untuk kedepannya warga kami..? serta pertanggung jawaban yang benar benar untuk bertanggung jawab mengenai anggaran juga siapa…? dan apa lagi bendahara yang punya wewenang untuk mengetahui dana yang sudah masuk/keluarnya anggaran ketika warganya ingin menemui bendahara desa iru selalu tidak ada alias selalu tidak masuk kantor, dan seolah olah kaur bendahara beliau hanya kerjanya makan tidur/gaji buta, Katanya.

Sesuai keluhan keterangan masyarakat yang sampaikan kepada awak media perlunya kita sikapi dengan baik, di karnakan sebagai warganya punya hak hak dan tuntutan di sampaikan dengan keterbukaan publik sebelum warga murka atas ketidak jelasan program dalam mengurus administrasi yang valid dan memang jelas perlunya kita mengetahui anggaran anggaran yang sudah terlaksanakan dari mulai tahun tahun kebelakang.

Maka dengan ini diduganya tidak ada keterbukaan dari Pemerintahan Desa Gunungtanjung Kecamatan Gunungtanjung Kabupaten Tasikmalaya untuk warganya sendiri di mohon Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (Bapa Aing) agar segera bisa menindak desa tersebut, di sebabkan jelas keluh kesah masyarakat untuk menemui perangkat tersebut susah untuk di temuinya, ada permainan apakah itu???
Bersambung…

A. Firmansyah.