Beranda blog Halaman 42

Pembangunan Jembatan Beton Desa Sukamulya Rampung,wujud nyata kepedulian pemerintah dan TNI Perkuat Akses dan Perekonomian Warga

0

Garut,—INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS TNI— 14 Juli 2026 — Pembangunan jembatan beton di Desa Sukamulya, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, telah selesai dan kini resmi dapat dimanfaatkan masyarakat.

Infrastruktur tersebut dibangun melalui sinergi pemerintah, TNI, dan masyarakat sebagai upaya mempercepat pemulihan akses transportasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga,Jembatan beton tersebut dibangun untuk menggantikan akses yang sebelumnya mengalami kerusakan sehingga menghambat mobilitas masyarakat.

Dengan selesainya pembangunan ini, konektivitas antarwilayah menjadi lebih lancar dan aman,Pembangunan dilaksanakan di Desa Sukamulya, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, dan telah rampung pada 14 Juli 2026 sehingga masyarakat sudah dapat memanfaatkan jembatan untuk berbagai aktivitas.

Program pembangunan ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Republik Indonesia, TNI Angkatan Darat khususnya Kodam III/Siliwangi, serta masyarakat yang bergotong royong selama proses pengerjaan hingga selesai,Keberadaan jembatan diharapkan mampu memperlancar aktivitas perekonomian, pendidikan, pelayanan kesehatan, serta mobilitas masyarakat sehari-hari sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Desa Sukamulya dan sekitarnya.

Masyarakat Desa Sukamulya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas perhatian pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur yang secara langsung menjawab kebutuhan masyarakat, serta kepada TNI Angkatan Darat khususnya Kodam III/Siliwangi yang telah bekerja bersama masyarakat dengan semangat gotong royong hingga pembangunan jembatan dapat diselesaikan dan dimanfaatkan oleh warga.
(Pendam III/Siliwangi)

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendatangi Jaksa Agung ST Burhanuddin di Gedung Kejaksaan Agung, Kebayoran Baru, Jakarta

0
JAKARTA–INDOTIPIKOR.COM—Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia menggelar pertemuan tatap muka guna memperkuat koordinasi kelembagaan. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendatangi Jaksa Agung ST Burhanuddin di Gedung Kejaksaan Agung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Senin (13/7/2026).
Pertemuan tingkat tinggi ini dimaksudkan untuk memperkokoh hubungan kerja sama dalam kerangka sistem peradilan pidana terpadu (criminal justice system). Kapolri menyatakan bahwa kemitraan yang kuat antar-penegak hukum menjadi instrumen vital dalam mewujudkan keadilan publik.
Jenderal Listyo Sigit juga menepis isu miring mengenai keretakan hubungan antar-lembaga dengan menegaskan bahwa internal kedua instansi berada dalam kondisi yang sangat kondusif. Komitmen kebersamaan ini pun dipastikan tidak hanya berhenti di tingkat pusat, melainkan bakal diinstruksikan secara formal ke unit kerja di daerah.
Senada dengan Kapolri, Jaksa Agung ST Burhanuddin menyatakan bahwa sinergitas pertukaran fungsi ini pada hakikatnya merupakan program lama yang diamanatkan oleh peraturan perundang-undangan. Ia menggarisbawahi bahwa efektivitas penuntutan perkara di meja hijau sangat bergantung pada kualitas berkas perkara yang diproduksi oleh kepolisian.
Jaksa Agung menegaskan bahwa Polri dan Korps Adhyaksa merupakan pilar tunggal dalam menjalankan tugas negara untuk menjamin ketertiban umum. “Kita ini satu kesatuan, tujuannya adalah memberi rasa aman di masyarakat, memberi suatu rasa adil di masyarakat. Kami mempunyai tujuan yang sama dan kami tidak bisa dipisah-pisahkan,” pungkasnya.
RED

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendatangi Mabes TNI, Cilangkap

0

JAKARTA–INDOTIPIKOR.COM—Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendatangi Mabes TNI, Cilangkap, Senin (13/7), untuk bertemu langsung dengan Panglima TNI Jenderal Agus Subianto beserta para Kepala Staf Angkatan.
Pertemuan ini bukan sekadar kunjungan biasa. Ini menjadi pesan tegas bahwa soliditas TNI-Polri adalah pagar utama dalam menjaga negara, mengawal stabilitas nasional, dan memastikan program Presiden Prabowo Subianto berjalan tanpa gangguan.
Kapolri hadir bersama jajaran utama Polri, termasuk Wakapolri, Irwasum, Kabaintelkam, Kabareskrim, dan Kapolda Metro Jaya. Dari pihak TNI, kedatangan Kapolri disambut langsung oleh Panglima TNI bersama Wakil Panglima TNI, KSAD, KSAL, KSAU, Kasum TNI, dan pejabat utama Mabes TNI.
Jenderal Sigit menegaskan bahwa sinergi TNI-Polri bukan pilihan, tetapi kebutuhan negara.


“Karena ini adalah kunci utama agar negara kita sebagaimana apa yang diharapkan oleh Bapak Presiden, terus bisa menjalankan program-program kebijakan dari Bapak Presiden dan itu semuanya bisa berjalan kalau TNI dan Polri solid,” ujarnya di Mabes TNI, Cilangkap, Senin (13/7).
Kapolri juga mengingatkan adanya pihak-pihak yang terus mencoba merusak hubungan TNI-Polri. Pesannya jelas. Jangan beri celah bagi provokasi, adu domba, dan manuver yang ingin melemahkan kekuatan negara dari dalam.
“Tentunya terkait dengan hal-hal yang mungkin harus dibicarakan, harus dikomunikasikan karena ada hal-hal yang mungkin berusaha untuk memecah belah TNI-Polri, silakan untuk bisa langsung berkomunikasi dengan seluruh Pejabat Utama yang ada, kami terbuka untuk itu,” ujarnya.
Instruksi juga sudah turun ke seluruh jajaran Polri, mulai dari Kapolda hingga Kapolres, agar soliditas dengan TNI terus diperkuat di semua tingkatan. Negara tidak boleh goyah karena kepentingan sempit. NKRI harus dijaga bersama.
“Kami sudah perintahkan kepada para Kapolda dan Kapolres untuk sama-sama menindaklanjuti arahan Bapak Panglima untuk juga menjaga sinergitas dan soliditas sehingga NKRI ini bisa kita jaga bersama, seluruh program Bapak Presiden bisa kita kawal untuk menuju Indonesia Maju. Salam soliditas, salam sinergitas,” kata Sigit.

red

Peristiwa Janggal Jarang Terjadi, Diduga Ketua Poktan Ada Main Mata Perpindahan Lokasi Program P3 _ TGAI T.A 2026.

0

TASIKMALAYA–INDOTIPIKOR.COM—Prospek program Direktorat SDA pemeliharaan irigasi Citanduy yang kini jadi  Polemik meragukan  Kepercayaan Masyarakat Fublik dengan adanya titik koordinat Diduga adanya Rekayaya Sekenario, lokus  Pindah Lokasi dari yang  Diperkirakan sebenarnya.

Tentang mengenai pekerjaan yang sedang berjalan ini merupakan pekerjaan yang seharusnya ada di titik lokasi kp, batu beulah manggungsari, akan tetapi dengan kenyataan lokasi tersebut ada di wilayah kp, cicadas walaupun masih lingkup wilayah desa tanjungsari, diduga adanya rekayasa yang sistemaitis serta mengkamuplase seolah Benar adanya.

Sabtu. 11/7/2026. Kabar simpang siur yang selama ini beredar di Masyarakat Luas, Dengan keterangan narasumber berinisial B yang sebagai warga manggungsari menyampaikan, Bahwa dengan adanya program kegiatan p3_tgai yang dari awal di ajukan sebenarnya lokasi Kp, Batu Beulah manggungsari Rt.15/3 dengan terbukti data yang sebenarnya titik tersebut, tapi dengan kenyataan malah jadi beda lokasi yang beda kampung dan sangat cukup jauh dari lokasi awal, dengan pertanyaan kami sebagai warga setempat, apakah bisa itu di pindahkan setelah Surat Perintah Kerja (SPK) turun ke lokasi lain…? dan mana bukti berita acara perpindahan lokasi dengan secara Tertulis…? di karnakan itu dalam pengajuan sudah jelas bahwa yang mendapatkan pembangunan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3 _ TGAI) itu di Wilayah Kp. Batu Beulah Manggungsari, bukanlah Kp. Cicadas Rt. 15/6, naah itu jadi apa maksud dan tujuannya bisa dengan tiba tiba pindah lokasi tanpa sebab, Katanya.

Setelah Awak Media Indotipikor.Com mewawancarai warga tersebut kami langsung kros cek lokasi cicadas dan memang pekerjaan tersebut dalam pelaksanaan.

Setelah kami sampai lokasi memang beda kampung dan lokasi tersebut berada di Kp, Cicadas Rt. 15/6 yang padahal seharusnya di Kp. Batu Beulah Manggungsari Rt. 15/3 Desa Tanjungsari Kabupaten Tasikmalaya, dan juga paling lucunya semua pekerja di lokasi itu bukanlah warga masyarakat dari desa tanjungsari, malahan pekerja tersebut mengambil dari wilayah singaparna yang sangat jauh dari lokasi tersebut.

Maka dengan ini Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy (BBWSC) agar supaya turun lokasi dan evaluasi pekerjaan yang sebenarnya.
Bersambung…

A. Firmansyah.

Peringati Hari Krida Pertanian, Bupati Herdiat Tekankan Pentingnya Teknologi dan Regenerasi Petani

0

CIAMIS ––INDOTIPIKOR.COM-MEDIA AWDI JABAR—- Bupati Ciamis Herdiat Sunarya secara resmi membuka Peringatan Hari Krida Pertanian (HKP) ke-54 Tingkat Kabupaten Ciamis Tahun 2026 yang digelar di Lapang Desa Sumberjaya, Kecamatan Cihaurbeuti, Senin (13/07/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong kemajuan sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan daerah.

Mengusung tema “Transformasi Teknologi dalam Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Kabupaten Ciamis”, peringatan HKP tahun ini menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dan inovasi guna meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga keberlanjutan sektor pertanian.

Dalam sambutannya, Bupati Herdiat menegaskan bahwa Kabupaten Ciamis sebagai daerah agraris memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan sekaligus kedaulatan pangan nasional. Menurutnya, keberhasilan sektor pertanian tidak terlepas dari dedikasi para petani yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga ketersediaan pangan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Ciamis, saya menyampaikan penghormatan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh petani yang selama ini telah menjadi pejuang pangan dan penopang ketahanan pangan daerah,” ujar Herdiat.

Meski demikian, ia mengakui sektor pertanian saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari dampak perubahan iklim, alih fungsi lahan, meningkatnya risiko usaha tani, hingga persoalan regenerasi petani yang semakin mendesak.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Herdiat menekankan pentingnya percepatan transformasi pertanian melalui pemanfaatan teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pertanian, serta mendorong keterlibatan generasi muda agar tertarik mengembangkan usaha di sektor pertanian.

Di sisi lain, Bupati melihat adanya peluang besar yang harus dimanfaatkan oleh para petani. Program Makan Bergizi yang tengah dikembangkan pemerintah, menurutnya, membutuhkan pasokan pangan dalam jumlah besar, berkualitas, dan berkelanjutan.

“Peluang ini harus mampu dimanfaatkan oleh petani dan kelembagaan pertanian di Kabupaten Ciamis sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, Herdiat menegaskan bahwa swasembada pangan tidak hanya diukur dari peningkatan hasil produksi semata. Swasembada yang sesungguhnya harus mampu melahirkan petani yang sejahtera, menarik minat generasi muda untuk bertani, memperluas pemanfaatan teknologi, serta memperkuat kelembagaan pertanian yang mandiri dan berdaya saing.

Melalui peringatan Hari Krida Pertanian ke-54 ini, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat semangat “Guyub Ngawangun Galuh” dalam membangun pertanian Ciamis yang maju, modern, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Menurutnya, bagi masyarakat Tatar Galuh, pertanian bukan sekadar sektor ekonomi, melainkan bagian dari identitas dan budaya yang harus terus dijaga. Karena itu, setiap langkah memajukan pertanian merupakan investasi penting dalam menjaga ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta membangun masa depan Kabupaten Ciamis yang lebih baik.

PROKOPIM CIAMIS

MAT ROBI SENTER AWDI CIAMIS JABAR

TIM KARATE KODAM III/SILIWANGI RAIH JUARA UMUM II KEJURNAS KARATE PIALA KASAU CUP 2026

0

Bandung ––INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS TNI— Kontingen Karate Kodam III/Siliwangi kembali mengukir prestasi membanggakan dengan meraih Juara Umum II Kategori TNI–Polri pada Kejuaraan Nasional Piala KASAU Cup 2026 yang digelar di Jakarta International Velodrome pada 10–12 Juli 2026. Kejuaraan tersebut diikuti sekitar 1.800 atlet dari kategori TNI, Polri, Mahasiswa/Karyawan, dan Umum.

Pada kejuaraan tersebut, Kontingen Karate Kodam III/Siliwangi berhasil mengoleksi 24 medali, terdiri dari 15 medali emas, 7 medali perak, dan 2 medali perunggu. Selain itu, atlet binaan Kodam III/Siliwangi Margaretha Ratnasari Dewi juga berhasil meraih predikat Best of The Best (BOB) U-21 Putri.

Prestasi tersebut merupakan buah dari pembinaan yang berkesinambungan, latihan yang disiplin, serta semangat juang tinggi yang ditunjukkan seluruh atlet, pelatih, dan ofisial Karate Kodam III/Siliwangi.

Kazidam III/Siliwangi, Letkol Czi Suprobo Harjo Subroto, S.E., M.Han., selaku Pembina Karate Kodam III/Siliwangi menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas pencapaian para atlet. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil nyata dari pembinaan olahraga yang dilakukan secara terarah, berjenjang, dan berkesinambungan.

“Prestasi ini merupakan hasil kerja keras seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang telah berlatih dengan disiplin dan penuh dedikasi. Saya berharap keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan, menjaga semangat juang, serta mempertahankan tradisi prestasi Karate Kodam III/Siliwangi pada setiap kejuaraan, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ungkap Kazidam.

Sementara itu, Katim Karate Kodam III/Siliwangi Kapten Caj Hendro Safutra menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kekompakan tim serta dukungan penuh dari pimpinan Kodam III/Siliwangi terhadap pembinaan atlet karate.

“Keberhasilan ini kami persembahkan untuk Kodam III/Siliwangi. Terima kasih kepada Pembina Karate Kodam III/Siliwangi, para pimpinan satuan, pelatih, ofisial, dan seluruh atlet yang telah memberikan dedikasi terbaik. Prestasi ini akan menjadi motivasi bagi kami untuk terus berlatih, berbenah, dan meraih hasil yang lebih baik pada kejuaraan berikutnya,” ujar Kapten Caj Hendro Safutra.

Keberhasilan meraih Juara Umum II Kategori TNI–Polri pada Kejuaraan Nasional Piala KASAU Cup 2026 semakin menegaskan komitmen Kodam III/Siliwangi dalam membina atlet-atlet karate berprestasi yang mampu mengharumkan nama satuan, TNI AD, dan Indonesia di berbagai ajang kompetisi.
(Pendam III/Siliwangi).

SPMB SMAN 3 Kota Sukabumi Saat Ini, Tentunya ” Terbaik”

0

SUKABUMI–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA —Saat dihubungi awak media, kepala SMAN 3 Kota Sukabumi  Jawa Barat ,menjelaskan tentang dinamika SPMB 2026. Ia mengatakan “SPMB tahun 2026 di SMAN3 Kota Sukabumi sangat kondusif”. Panitia sangat ramah melayani dengan spirit “Melayani Memuliakan CMB dan orangtua”. Bagi Dudung sebagai kepala sekolah, dirinya wajib memberikan layanan terbaik bagi semua orangtua dan CMB.

Selanjutnya Dudung sebagai kepala sekolah mengatakan “Saya selalu berprinsip apa yang disarankan KDM, utamakan pelayanan pada masyarakat”. Bahkan Sekda Jawa Barat, Herman Suryatman mengatakan “Salus populi suprema lex esto”. Hukum tertinggi adalah kepuaan rakyat, semakin banyak rakyat yang puas semakin baik. Faktanya di SPMB 2026, lebih dari 500 CMB dan orang tua sangat puas dengan layanan panitia SPMB SMAN 3 Kota Sukabumi.

Objektif, transparan, akuntabel dan berspirit rahman rahim, diterapkan di SMAN 3 Kota Sukabumi. Menutup wawancaranya, Dudung mengatakan “Kami adalah pelayan masyarakat, sudah seharusnya memberikan layanan terbaik, walau tidak akan memuaskan semua pihak”. Bagi Dudung sekolah adalah rumah ibadah pendidikan terbaik, Lillah dan ridha_Nya harus implementatif dalam layanan keseharian. Termasuk dalam SPMB 2026.

REDAKSI

SMAN 3 Kota Sukabumi Terbaik…

0

SUKABUMI–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA —Sejumlah anak dan orangtua (500 lebih) merasa puas terlayani dengan  Sangat baik dalam SPMB tahun 2026.

Mereka masuk SMAN 3 Kota Sukabumi melalui berbagai jalur, mulai jalur afirmasi, domisili, prestasi dan Mutasi.

Diantaranya, Adalah Siti Fatimah asal sekolah SMPN 1 Sukabumi merasa bangga dapat diterima di SMAN 3 Kota Sukabumi. Baginya SMAN 3 Kota Sukabumi adalah sekolah impian dan sekolah terbaik,

Kemudian ,Adalah Gia Kusumah asal sekolah SMPN 2 Kota Sukabumi merasa puas dan bahagia dapat diterima di SMAN 3 Kota Sukabumi sebagai sekolah yang Ia impikan.

Orangtua siswa bernama Saskia Fauziah sangat puas terlayani dalam SPMB SMAN 3 Kota Sukabumi dan Ia merasa yakin anaknya akan berprestasi di SMAN 3 Kota Sukabumi sekolah favoriot yang diperebutkan dan diimpikan hampir semua lulusan SMP sederajat di Sukabumi.

Dr. Dudung Nurullah Koswara, M.Pd., saat ditanya media mengatakan “Sekolah ini (SMAN 3) adalah sekolah yang diimpikan banyak orangtua dan CMB, pantas kalau mereka yang diterima sangat bahagia dan punya ekspektasi”. Dudung mendoakan CMB yang diterima dan tidak diterima semuanya calon penghuni masa depan, “Saya doakan semuanya sukses”

REDAKSI

Polemik Melebar Kades Desa Tawang Diduga Kibulin Dinas PMD Mengenai Pekerjaan Jalan Ciranca Yang Tidak Libatkan Masyarakat Pribumi

0

TASIKMALAYA –INDOTIPIKOR.COM—KILAS INFO -Mayarakat Menyimak  Kegiatan yang Terjadi Lagi lagian dengan secara dingin timbul polemiknya di masyarakat Desa Tawang Kecamatan Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya Diduga  Kepala Desa Tawang selalu pegang teguh  Rekayasa dalam kebohongan.

Dengan lanjutan pemberitaan dengan narasi “Program Semi Hotmix Kp. Ciranca Desa Tawang Jadi Polemik dan Ujungnya Kades Berdusta” kini sudah menuai panas antara kedinasan PMD Kabupaten Tasikmalaya dan masyarakat Desa Tawang dengan ulahnya Kepala Desa berinisial S yang sudah memberikan keterangan diduga  palsu.

Ketika awal Terindikasi dugaan  memberikan keterangan palsu itu waktu awak media bertanya di kantor desa tawang kepada salah satunya sopir grand max ambulan beliau  berkelit tidak mengakui bahwa dirinya seorang kepala desa, yang kedua beliau ketika di pertanyakan mengenai pekerjaan hotmix kp, ciranca oleh Dinas PMD apakah pekerjaan itu di kerjakan oleh putra daerah atau bukan, beliau S menjawabnya, iya di kerjakan oleh putra daerah, dan ketiga S menyatakan, bahwa di wilayah ini sama sekali tidak adanya seorang ahli hotmix atau pekerjaan yang biasa mengaspal, padahal masyarakat juga mengetahui, bahwa di wilayah pancatengah ada seorang ahli untuk pekerjaan jalan hotmix.

Minggu. 12/7/2026 Di salah satunya narasumber berinisial I dari Wilayah Desa Tawang memberikan kabar lewat telpon seluler menyampaikan, Dengan adanya keterangan kepala desa itu bohong sekali, di sini ada pekerja ahli hotmix tapi di karenakan S lebih dekat dengan desa luar kecamatan ya memang beliau memilih itu yang dari desa pakemitan, sekarang kades sudah tidak peduli lagi pada masyarakat wilayahnya,  dan juga harap  harus hati- hati kalau dengan perkataan beliau kata warga, Beliau pintar dalam berbohong ketika ada permasalahan, Katanya

Mengenai menuai polemik  yang semakin melebarsaat ini dan jadi semakin panas serta tidak lagi adanya kepercayaan masyarakat kepada kepala desa itu maka Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya Khususnya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa agar segera turun tangan sebelum adanya hal yang tidak di inginkan, bila mana di biarkan dengan begitu saja jelas dinas pmd tidak bisa mengayomi desa, yang walau pun Kepala Desa lincah dalam mengelabui.Kata Warga
Bersambung…

A. Firmansyah.

Presiden Prabowo: Koperasi Merah Putih Jadi Pusat Ekonomi Desa dan Saluran Utama Subsidi Rakyat

0

JAKARTA–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS PRESIDEN RI—-Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan (KDKMP) Merah Putih akan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi sekaligus instrumen utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan Kepala Negara dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu, 12 Juli 2026.

“KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalam ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa. Obat-obatnya obat generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota. Akan ada logistik desa. Akan ada gudang. Akan ada cold storage ruang pendingin, supaya hasil-hasil petani tidak akan rusak dan berbagai layanan ekonomi lainnya,” ujar Presiden.

Presiden menjelaskan bahwa gagasan pembentukan KDKMP telah lama ia pikirkan sejak bertugas sebagai prajurit di berbagai daerah. Pengalaman menyaksikan langsung kesulitan hidup masyarakat desa membuatnya meyakini bahwa koperasi merupakan solusi untuk memperkuat ekonomi rakyat sekaligus melindungi kelompok masyarakat paling bawah.

“Saya semakin yakin, satu-satunya jalan untuk menjaga rakyat yang paling bawah adalah kekuatan koperasi,” ujar Presiden.

Menurut Kepala Negara, salah satu persoalan utama yang dihadapi petani adalah keterbatasan akses pembiayaan. Meski hasil panen meningkat, banyak petani tetap terjerat utang berbunga tinggi kepada rentenir karena membutuhkan biaya hidup selama masa tanam. Untuk itu, Presiden menilai setiap desa harus memiliki koperasi simpan pinjam yang mampu menyediakan pembiayaan dengan bunga murah.

“Rakyat kita harus bisa mendapat kesempatan pinjam uang dengan bunga yang murah. Jawabannya adalah harus ada koperasi simpan pinjam di setiap desa di seluruh Republik Indonesia,” tegas Presiden.

Kehadiran KDKMP tersebut diharapkan mampu memutus ketergantungan masyarakat terhadap praktik rentenir sekaligus menjadi saluran distribusi berbagai barang bersubsidi agar tepat sasaran.

“Semua barang subsidi harus disalurkan kepada rakyat melalui Koperasi Desa Merah Putih. Harus, saya katakan ini harus, barang subsidi rakyat tidak boleh diperdagangkan. Supaya yang membutuhkan, dialah yang terima,” tegas Presiden.

Tidak hanya untuk masyarakat desa, pemerintah juga akan memperkuat koperasi nelayan melalui penyediaan gudang pendingin, pabrik es, hingga kapal penangkap ikan yang dikelola secara koperasi. Presiden menegaskan bahwa seluruh fasilitas tersebut merupakan pembiayaan yang akan dicicil kembali oleh koperasi dari hasil usaha para nelayan sehingga menciptakan sistem ekonomi yang berkelanjutan.

Presiden turut memproyeksikan keberadaan KDKMP akan menggerakkan perekonomian nasional dengan perputaran dana hingga Rp223 triliun setiap tahun di desa-desa, serta meningkatkan pendapatan petani, peternak, dan nelayan hingga Rp202 triliun. Di saat yang sama, pemerintah juga menargetkan perbaikan sistem logistik nasional agar lebih efisien dan mampu menekan biaya distribusi.

“Semua ahli mengatakan logistik Indonesia paling tidak efisien dan paling mahal. Ini yang kita akan membersihkan, kita akan membuat lebih efisien,” tutur Presiden.

Melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, pemerintah berupaya membangun ekosistem ekonomi desa yang lebih mandiri, adil, dan terintegrasi. Koperasi diharapkan menjadi tempat rakyat memperoleh modal, menjual hasil produksi, mendapatkan kebutuhan pokok dan obat-obatan dengan harga terjangkau, sekaligus menikmati subsidi pemerintah secara tepat sasaran.

(BPMI Setpres)