Beranda blog Halaman 8

Rekam Jejak Mumpuni: Syaiful Bahri Resmi Jabat Dirdik Jampidsus Kejaksaan Agung

0

​JAKARTA,–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA FORSIMEMA RI— Kamis
13 Agustus 2026

Kejaksaan Republik Indonesia resmi mengukuhkan Syaiful Bahri sebagai Direktur Penyidikan (Dirdik) pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).

Penunjukan ini menegaskan komitmen Kejaksaan Agung dalam memperkuat korps Adhyaksa melalui kepemimpinan berintegritas dan berpengalaman tinggi di bidang penegakan hukum tindak pidana khusus.

​Sebagai insan Adhyaksa yang telah mengabdi puluhan tahun, Syaiful Bahri dikenal memiliki rekam jejak yang mumpuni dari Kajari, Aspidsus sampai Kajati dalam menangani berbagai kasus korupsi dan kejahatan finansial skala besar tutur Syamsul Bahri Awak Media Pinisi.co.id

Pengalaman kepemimpinannya di berbagai posisi strategis daerah maupun pusat menjadi fondasi kuat dalam mengemban amanah baru ini.

​Penguatan Penanganan Kasus Strategis

​Dalam jabatan barunya, Dirdik Jampidsus Syaiful Bahri akan memimpin dan mengonsolidasikan seluruh proses penyidikan perkara tindak pidana khusus di lingkungan Kejaksaan Agung.

Fokus utama kepemimpinannya meliputi :

Akselerasi
Penanganan Perkara :

Mempercepat penyelesaian penanganan kasus-kasus korupsi yang menarik perhatian publik dengan tetap mengedepankan asas keadilan dan kepastian hukum.

* ​ Penyelamatan Aset Negara (Asset Recover ):

Mengoptimalkan pengembalian kerugian keuangan negara melalui penelusuran dan penyitaan aset hasil kejahatan.
​Penguatan

Transparansi dan Akuntabilitas :

Memastikan setiap proses penyidikan berjalan secara obyektif, profesional, serta bebas dari intervensi.

​”Amanah ini adalah tanggung jawab besar untuk terus menjaga kepercayaan publik terhadap korps Adhyaksa. Kami siap bergerak cepat, profesional, dan tegas dalam menangani setiap perkara demi menyelamatkan keuangan negara,” ujar Syaiful Bahri

​Mendorong Penegakan Hukum yang Bermanfaat

​Pengangkatan Syaiful Bahri sebagai Dirdik Jampidsus diharapkan mampu memberikan angin segar sekaligus memperkuat performa Jampidsus sebagai salah satu tombak utama pemberantasan korupsi di Indonesia. Kejaksaan Agung optimistis bahwa di bawah kepemimpinannya, penegakan hukum tindak pidana khusus tidak hanya berfokus pada pemidanaan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pemulihan ekonomi nasional.

Penulis : Syamsul Bahri
Awak media Pinisi.co.id

Silahturahmi Dengan Menko Polkam, Panglima TNI Perkuat Sinergi dan Koordinasi Strategis

0
INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS MABES TNI—(Puspen TNI). Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama para Kepala Staf Angkatan menerima kunjungan silaturahmi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago sebagai upaya memperkuat komunikasi, koordinasi, dan sinergi antarpimpinan dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis serta berbagai tantangan keamanan nasional, bertempat di Mabes TNI AL, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (11/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI menyampaikan bahwa silaturahmi dan komunikasi yang terjalin antarpimpinan menjadi hal penting untuk menyatukan langkah dalam menghadapi perkembangan situasi. “Di tengah dinamika lingkungan strategis yang semakin kompleks, pertemuan ini menjadi momentum yang sangat baik untuk memperkuat sinergi dan menyatukan langkah dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan,” ujar Panglima TNI.
Silaturahmi tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan dan komunikasi antarpimpinan serta antarlembaga. Koordinasi yang solid penting untuk membangun kesamaan persepsi, meningkatkan sinergi, serta mendukung terciptanya stabilitas politik dan keamanan nasional.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BIN, Jaksa Agung, Kapolri, Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, para Deputi Kemenko Polkam, serta para Staf Khusus Menko Polkam.
MABES TNI

Program Revitalisasi SDN 4 Gunungtanjung Baru Berjalan Tahap Pembongkarang 5 Rombel

0

TASIKMALAYA–INDOTIPIKOR.COM–MEDIA..Dalam peogram pembangunan mengenai revitalisasi yang sudah cetuskan pemerintah sesuai Instruksi Presiden mengenai Program Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun 2026 yang diatur melalui Inpres Nomor 7 Tahun 2025 untuk dapam menyediakan sarana dan prasarana pendidikan yang berkualitas aman dan nyaman demi mencapai ya pemerataan mutu serta askes pendidikan nasional.

Dengan ini pemerintah meluangkan memberikan dunia pendidikan untuk dapat meningkatan fasilitas ruang belajar yang layak, penataan lingkungan serta fasilitas sanitasii, yang jelas halnya juga itu bisa untuk mempermudah cara pengusulan infrastruktur secara transparan dan tepat sasaran bagi sekolah dapat mengajukan pembaruan data kerusakan secara daring melalui aplikasi resmi.

Untuk salah satunya sekolah penerima bantuan revitalisasi SD Negeri 4 Gunungtanjung Kecamatan Gunungtanjung Kabupaten Tasikmalaya dengan kapasitas 5 ruangan belajar yang di danai pemerintah senilai Rp. 1.139.432.935. (Satu Milyar Seratus Tiga Puluh Sembilan Juta Empat Ratus Tiga Puluh Dua Ribu Sembilan Ratis Tiga Puluh Lima Rupiah) APBN Tahun 2026 dengan secara Swakelola (P2SP) yang mana memang sekolah itu sudah memilki usia yang cukup lama dan tapi memang bangunan tersebut memiliki bahan material yang bagusbenar benar di perhitungkan kualitas dan kuwantitas yang sangat luar biasa di waktu awal berdiri sekolah SD Negeri 4 Gunungtanjung sampai menerima program di tahun ini.

Selasa. 11/8/2026 Kami sebagai Awak Media Indotipikor.Com menjalankan tugas dan tupoksi kontrol sosial lapangan Wilayah Dapil IV yang salah satunya SD Negeri 4 Gunungtanjung Kabupaten Tasikmalaya terkait Program Revitalisasi Kementerian Dasar dan Menengah Tahun 2026.

Dengan itu kami langsung bertemu tatap muka serta ramah dengan Kepala Sekolah SD Negeri 4 Gunungtanjung Eet Kusmawati, setelah itu kami langsung mewawancarai mengenai program revit tersebut beliau menyampaikan, Kami sangat sangat bangga dan bahagia serta ucapkan terimakasih banyak kepada Pemerintah Bapak Presiden RI Prabowo Subianto dan Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya yang sudah benar benar memperjuangkan sekolah kami yang sangat sangat membutuhkan ruang belajar bagi anak didik kita, walaupun ini merupakan bagian falsapah kesemangatan perjuangan demi semua anak didik untuk di masa depan.

Lanjut Kepala Sekolah SD Negeri 4 Gunungtanjung Eet Kusmawati, Walaupun ini memang benar benar suatu anugrah amanah yang harus kita lakukan dengan baik dan benar, yang mana sekolah ini awal berdiri di 1 oktober 1964 dan di tahun 2026 sekolah ini dalam proses pekerjaan, yang jelas sekolah tersebut sudah tua memiliki usia 62 tahun, jadi tempat belajar ini sangat sangat terbantunya adanya program revitalisasi, walaupun juga memang sekolah ini masih memerlukan 3 ruangan lagi seperti ruangan uks, labolatorium dan ruangan guru serta tambahan untuk sanitaiser (Air) walaupun dengan sedemikian sekolah ini sudah tidak memiliki lagi lahan untuk penambahan ruangan tersebut, hanya terkecuali ruangan tambahan atau ruangan baru di posisi lantai atas, dan semoga di tahun depan dengan harapan dan do,anya kami semua sekolah kami bisa dapat program lagi dari pemerintah untuk memenuhi kebutuhan belajar mengajar dengan baik, Paparnya.

Maka dengan hal ini jelas dengan adangan Program Pemerintah Revitalisasi Kementerian Dasar dan Menengah sangat berarti dan besar mamfa,atnya bagi sekolah yang sedang melaksanakan programnya dan apa lagi sekolah yang akan membutuhkannya.

A. Firmansyah.

TRADISI SERTIJAB PEJABAT KODAM III/SILIWANGI, PANGDAM TEKANKAN INTEGRITAS DAN PROFESIONALISME

0

Bandung ––INDOTIPIKOR.COM–MEDIA LOYALIS TNI— Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., memimpin Tradisi Serah Terima Jabatan (Sertijab) Danrindam III/Siliwangi dan sejumlah pejabat Kodam III/Siliwangi di Ruang Sudirman Makodam III/Siliwangi, Jalan Aceh No. 69, Kota Bandung, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan berlangsung pukul 09.20–10.25 WIB dan dihadiri sekitar 150 peserta. Rangkaian kegiatan meliputi penyerahan tongkat komando, tanda jabatan dan pangkat, penyerahan Sempana Rindam III/Siliwangi, penandatanganan BAST dan Pakta Integritas, serta tradisi penerimaan dan pelepasan pejabat.
Pejabat yang melaksanakan Sertijab yaitu Brigjen TNI Bagus Budi Adrianto, S.E., M.Si., M.Tr. (Han.) sebagai Kapoksahli Pangdam III/Siliwangi, Brigjen TNI Nurul Yakin, S.E., M.M., M.A., M.Han. sebagai Danrindam III/Siliwangi, Brigjen TNI Robertson Ismail, S.I.P., M.Si., M.M. sebagai Irdam III/Siliwangi, Kolonel Inf Hendra Cipta, S.Sos., M.Si. sebagai Kapendam III/Siliwangi, Kolonel Ckm dr. Haikal Mufid Hamid, Sp.PD. sebagai Kakesdam III/Siliwangi, Kolonel Ctp Rujito, S.Si., M.Sc. sebagai Katopdam III/Siliwangi, Kolonel Kav Ivan Alfa, S.Sos. sebagai Kajasdam III/Siliwangi, dan Letkol Inf Dudu Badrusalam, S.Ag. sebagai Kasetumdam III/Siliwangi.

Dalam amanatnya, Pangdam menyampaikan bahwa pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi TNI AD untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan sekaligus memberikan penyegaran dalam meningkatkan kualitas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Pangdam meminta pejabat baru segera beradaptasi, membangun sinergi, dan menghadirkan inovasi guna mendukung keberhasilan tugas satuan. Menghadapi tantangan lingkungan strategis, kemajuan teknologi informasi dan ancaman multidimensi, seluruh prajurit dituntut meningkatkan profesionalisme, kemampuan beradaptasi dan kecepatan bertindak.
“Setiap pejabat harus membangun budaya kerja yang kolaboratif, inovatif, responsif, dan menjadi teladan melalui integritas, disiplin, serta loyalitas,” tegas Pangdam.

Pangdam juga menegaskan Kodam III/Siliwangi harus mampu menjaga stabilitas keamanan Jawa Barat dan Banten serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Prajurit Siliwangi diminta memegang teguh nilai Wangsit Siliwangi berupa kejujuran, kesatria, keberanian, kecintaan kepada rakyat dan kewibawaan.

Pangdam mengajak seluruh keluarga besar Kodam III/Siliwangi menjaga soliditas, kebersamaan, integritas, disiplin dan semangat pengabdian agar Kodam III/Siliwangi semakin profesional, modern, adaptif, dicintai rakyat dan menjadi kebanggaan bangsa.
Kegiatan berlangsung aman dan lancar, dilanjutkan dengan acara lepas sambut dan ramah tamah.
(Pendam III/Siliwangi).

Wasev TMMD ke-129 Pastikan Pembangunan Desa Parungponteng Tepat Sasaran dan Berkelanjutan

0

Tasikmalaya —–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS TNI— Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 di Desa Parungponteng, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya, mendapat perhatian langsung Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD. Pengawasan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh program berjalan optimal, tepat sasaran, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Tim Wasev dipimpin Dirter Pusterad Brigjen TNI Farouk Fakar, S.Pd., M.Han., yang hadir bersama Kabag Bakti Subditkombak Pusterad Letkol Cba Fakrul Raji. Kegiatan berlangsung RABU, 12 Agustus 2026, pukul 09.30 hingga 12.30 WIB di Desa Parungponteng, dan diikuti sekitar 30 peserta.
Turut hadir Dandim 0612/Tasikmalaya selaku Dansatgas TMMD ke-129 Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han., Pabandya Bakti Kodam III/Siliwangi Letkol Inf Agung Subekti, Kasdim 0612/Tasikmalaya Mayor Czi Wawan M. Nurodin, Pasi Bakti Korem 062/TNI Mayor Inf Dedi Irianto, Kadis DPMD Kabupaten Tasikmalaya Erwin Rianto Nugraha, S.Sos., M.Si., Camat Parungponteng Tatang A.B., Danramil 1216/Cbl Kapten Inf Heri Safari, Kapolsek Parungponteng Ipda Wahab, Kepala Puskesmas Parungponteng H. Hendi Ependi, S.Kep., Ners., Kepala Desa Parungponteng Entis, serta tokoh masyarakat.
Dari Paparan Menuju Pengawasan Lapangan
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa, kemudian dilanjutkan sambutan Kepala Desa Parungponteng Entis. Ia menyampaikan apresiasi kepada TNI, khususnya Kodim 0612/Tasikmalaya, atas pelaksanaan TMMD yang dinilai membawa perubahan sekaligus menghidupkan kembali semangat gotong royong masyarakat.
Menurutnya, kehadiran TMMD bukan hanya membantu pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga menjadi dorongan bagi peningkatan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat.
Dalam paparannya, Dandim 0612/Tasikmalaya selaku Dansatgas TMMD ke-129 Letkol Czi M. Imvan Ibrahim menjelaskan sejumlah sasaran fisik yang tengah dikerjakan di Desa Parungponteng.
Sasaran tersebut meliputi pengaspalan semi hotmix di Kampung Jamburarang sepanjang 1.020 meter dengan lebar 2,5 meter, Kampung Nagrog sepanjang 380 meter dengan lebar 2,3 meter, Kampung Pasir Nete sepanjang 197 meter dengan lebar 2,5 meter, serta Kampung Cilutung sepanjang 400 meter dengan lebar 2,5 meter.


Selain itu, TMMD juga mengerjakan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) sepanjang 154 meter dengan tinggi 2 meter, rehabilitasi lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta pembangunan lima unit sumur bor.
Seluruh sasaran tersebut mengusung tema “Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, yang mencerminkan semangat pembangunan dari tingkat paling bawah dengan melibatkan TNI, pemerintah, dan masyarakat.
“TMMD bukan sekadar membangun jalan, rumah atau fasilitas lainnya. Yang dibangun juga adalah semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat,” demikian inti pesan Dandim dalam paparannya.
Ia juga mengingatkan masyarakat dan pemerintah desa agar menjaga serta merawat seluruh fasilitas yang telah dibangun setelah program TMMD berakhir. Sebab, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan, tetapi juga dari kemampuan masyarakat menjaga hasil pembangunan tersebut agar dapat digunakan dalam jangka panjang.

Dirter Pusterad Brigjen TNI Farouk Fakar, S.Pd., M.Han., menegaskan bahwa kunjungan Tim Wasev dilakukan untuk memastikan pelaksanaan TMMD ke-129 di wilayah Kodim 0612/Tasikmalaya berjalan optimal, efektif, dan tepat sasaran.
Ia menjelaskan, TMMD merupakan operasi terpadu lintas sektoral yang melibatkan berbagai unsur, sehingga keberhasilannya membutuhkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Tim Wasev juga mendorong agar seluruh sasaran fisik maupun nonfisik dapat diselesaikan tepat waktu dengan kualitas yang baik, sehingga hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat dan mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Sinergi yang terbangun antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat di Desa Parungponteng dinilai menjadi salah satu kekuatan penting dalam mendukung keberhasilan program TMMD.
Bagi Tim Wasev, pembangunan infrastruktur hanyalah salah satu wajah TMMD. Di balik jalan yang diperbaiki dan rumah yang direhabilitasi, terdapat tujuan yang lebih besar, yakni memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta mendorong masyarakat desa menjadi bagian aktif dalam pembangunan wilayahnya sendiri.
Baksos dan Melihat Langsung Hasil Pembangunan
Usai rangkaian paparan dan arahan, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian bantuan sosial kepada masyarakat. Tim Wasev bersama rombongan kemudian meninjau secara langsung sejumlah lokasi pembangunan sasaran TMMD ke-129.
Peninjauan tersebut menjadi kesempatan bagi Tim Wasev untuk melihat kondisi riil pelaksanaan pembangunan di lapangan sekaligus memastikan pekerjaan yang dilakukan sesuai dengan perencanaan dan kebutuhan masyarakat.

TMMD ke-129 di Desa Parungponteng tidak berhenti pada pembangunan fisik. Program ini menjadi ruang pertemuan antara kekuatan TNI, pemerintah dan masyarakat untuk membangun desa sekaligus merawat semangat gotong royong. Ketika pembangunan selesai dan masyarakat mampu menjaga hasilnya, di situlah sejatinya TMMD meninggalkan warisan yang lebih panjang daripada sekadar bangunan.

PENDIM

Telisik Ketum FORSIMEMA: Gunung kidul Melahirkan Putra Terbaik Jejak Langkah Maestro Hukum Pendamai dan Berintegritas di Mahkamah Agung

0

​JAKARTA,–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA FORSIMEMA RI— Rabu   12 Agustus 2026

Kabupaten Gunung kidul kembali mengukir catatan sejarah emas dalam lanskap penegakan hukum di Indonesia.

Bumi Binangun ini secara konsisten melahirkan sosok kepemimpinan dan maestro hukum yang mendedikasikan hidupnya bagi keadilan, integritas, serta kemajuan lembaga peradilan di bawah naungan Mahkamah Agung Republik Indonesia.

​Kehadiran putra terbaik asal Kulon Progo,
1. Bapak Prof Dr Yanto SH MH jabatan sbb:

– Ketua Kamar Pengawasan Mahkamah Agung Republik Indonesia
– Hakim Agung Pidana
– Juru bicara Mahkamah Agung
– Ketua IKAHI

2. Bapak Sujatmiko SH MH

* Ketua Pengadilan Tinggi Surabaya

dan masih banyak lagi yang belum di sebutkan, di tampuk tertinggi peradilan nasional bukan sekadar kebanggaan daerah, melainkan simbol kuat bahwa prinsip kesederhanaan, keteguhan moral, dan kearifan lokal mampu menjadi pilar utama dalam menjaga marwah keadilan di tanah air.

​Dedikasi, Integritas, dan Transformatif
​Dalam rekam jejak pengabdiannya di Mahkamah Agung, sosok maestro hukum ini terus mempromosikan penguatan integritas lembaga, kepastian hukum, serta modernisasi sistem peradilan.

Pendekatan hukum yang berkeadilan, humanis, dan responsif terhadap dinamika masyarakat menjadi ciri khas kepemimpinannya.

​Beberapa poin krusial yang menjadi warisan dan fokus pengabdian meliputi:

​Penyelesaian Perkara Berbasis Keadilan :

Mengedepankan kedalaman nurani dan kepastian hukum dalam setiap putusan serta kebijakan peradilan.

​Penguatan Integritas Lembaga :

Menjadi teladan dalam menjaga independensi hakim dan transparansi badan peradilan dari segala bentuk intervensi.

​Sinergi Kemitraan Keterbukaan Informasi :

Mendorong kolaborasi yang sehat antara Mahkamah Agung, media massa, dan masyarakat demi mewujudkan badan peradilan yang akuntabel dan modern.

​Kutipan Pernyataan

“Hukum yang sejati tidak hanya tertulis di atas kertas, tetapi hidup dan dirasakan keadilannya oleh masyarakat kecil. Nilai-nilai luhur dan kesederhanaan dari bumi Gunung kidul selalu menjadi kompas moral dalam menegakkan keadilan di ruang-ruang pengadilan .”
​[ Prof Dr Yanto SH MH / Ketua Kamar Pengawasan Mahkamah Agung ]

​Inspirasi Bagi Generasi Muda

​Capaian dan dedikasi putra terbaik Gunung kidul di Mahkamah Agung ini diharapkan menjadi inspirasi mendalam bagi para penegak hukum muda, akademisi, serta seluruh lapisan masyarakat Gunung kidul dan Indonesia. Dedikasi ini membuktikan bahwa dedikasi tanpa kompromi terhadap kebenaran akan selalu menemukan jalannya menuju puncak pengabdian bangsa.

Penulis : Syamsul Bahri
Ketum FORSIMEMA

Apresiasi Kreasi Polri untuk Masyarakat, Wujud Komitmen Polri Dorong Kreativitas dan Inovasi

0

Jakarta ––INDOTIPIKOR.COM—- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar kegiatan bertajuk Apresiasi Kreasi “Polri untuk Masyarakat” di Grand Ballroom The Tribrata, Jakarta Selatan, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”.

Kegiatan ini menjadi momentum Polri untuk memberikan penghargaan kepada masyarakat maupun satuan kerja Polri yang menghasilkan karya, inovasi, dan prestasi melalui berbagai bidang perlombaan. Selain memberikan apresiasi, kegiatan ini juga dirancang untuk mendorong lahirnya kreativitas dan inovasi berkelanjutan, memperkuat citra positif Polri yang Presisi, serta meningkatkan partisipasi dan kolaborasi masyarakat.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, Apresiasi Kreasi Polri untuk Masyarakat tidak sekadar menjadi ajang pemberian penghargaan, tetapi juga ruang untuk mempertemukan berbagai prestasi, inovasi, dan pengabdian yang lahir dari kolaborasi Polri bersama masyarakat.

“Apresiasi dan kreasi ini bukan sekadar penghargaan, tetapi juga merupakan ruang untuk mempertemukan prestasi, inovasi, maupun pengabdian yang lahir dari kegiatan yang dilakukan bersama-sama antara Polri dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Trunoyudo di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Polri memberikan penghargaan kepada para pemenang dari puluhan kategori lomba yang melibatkan berbagai bidang, mulai dari kreativitas dan komunikasi publik, pembinaan potensi masyarakat, ketahanan pangan, perlindungan anak dan masyarakat, hingga pemanfaatan ruang digital dan kreativitas generasi muda.

Khusus bidang kreasi dan komunikasi publik yang diselenggarakan Divhumas Polri, terdapat berbagai kategori seperti cerpen, melukis difabel, cipta lagu, TikTok, mendongeng, fotografi, video edukasi, infografis, artikel jurnalistik, dan animasi AI. Sementara itu, sejumlah kategori lainnya mencakup Mobile Legends: Bang Bang, Character Defile, KOL (Influencer) Hunt, Capture the Flag, Kampung Bebas dari Narkoba, hingga kearifan lokal dan kebersihan.

Trunoyudo mengatakan, keterlibatan generasi muda dalam berbagai kegiatan tersebut menjadi perhatian penting Polri, khususnya dalam membuka ruang kreativitas bagi generasi Z dan Alpha yang akan menjadi bagian penting dari Generasi Emas Indonesia 2045.

“Bapak Kapolri hari ini memberikan awarding. Tentu hal ini menjadi satu rangkaian yang bukan sekadar penghargaan, tetapi juga merupakan pertemuan atau mempertemukan ruang bagi prestasi, inovasi, maupun pengabdian,” katanya.

Ia menegaskan, Polri akan terus memberikan penghargaan terhadap karya dan prestasi terbaik sebagai bentuk komitmen untuk mendorong kreativitas serta inovasi yang berkelanjutan.

“Melalui kegiatan apresiasi dan kreasi ini, Polri akan terus memberikan penghargaan atas karya dan prestasi terbaik untuk mendorong lahirnya kreativitas serta inovasi yang berkelanjutan, meningkatkan partisipasi dan kolaborasi masyarakat, serta mempererat hubungan Polri dengan seluruh elemen bangsa,” ujarnya.

Apresiasi terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Ketua Dewan Pakar Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Prof. Dr. Seto Mulyadi. Ia menilai komitmen Polri dalam melibatkan dan memberikan ruang kepada anak-anak melalui kegiatan kreatif merupakan langkah positif untuk membangun kedekatan antara polisi dengan generasi muda.

“Intinya adalah agar polisi tidak ditakuti oleh anak-anak; polisi menjadi sahabat anak, polisi bisa menanamkan karakter yang baik, dalam hal ini adalah akhlak mulia dan sebagainya kepada anak-anak,” kata Seto.

Hal senada disampaikan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Dr. Aris Adi Leksono. Menurutnya, pemberian penghargaan melalui berbagai lomba dapat memotivasi anak untuk terus tumbuh, berkembang, dan berkreasi sesuai minat serta bakatnya.

“Saya kira ke depan apresiasi untuk anak-anak perlu diberi ruang yang lebih luas lagi dengan berbagai macam mata lomba dan seterusnya, sehingga memberikan ruang bagi anak untuk terus berkreasi berdasarkan minat dan bakatnya sesuai dengan tumbuh kembang mereka,” ujar Aris.

Ia pun mengapresiasi langkah Polri yang memberikan ruang bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda, untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan kreatif sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan Generasi Emas Indonesia.

Lolos CHA 2026, Dr Sobandi Dorong Unity of Law, Dr Nurnaningsih Tekankan Access to Justice

0

JAKARTA ––INDOTIPIKOR.COM-MEDIA FORSIMEMA RI– Komisi Yudisial (KY) mengumumkan 11 calon hakim agung (CHA) yang dinyatakan lolos seleksi tahun 2026 pada 7 Agustus 2026. Pengumuman tersebut disampaikan di Gedung KY, Jakarta, setelah KY menetapkan hasil seleksi melalui Rapat Pleno. Sebelas nama tersebut selanjutnya diajukan kepada DPR untuk mengikuti proses sesuai ketentuan.

Dari 11 nama itu, dua di antaranya berasal dari kamar perdata, yakni Dr Sobandi dan Dr Nurnaningsih. Keduanya telah melewati tahapan wawancara di KY sebelum dinyatakan lolos. Lantas, apa gagasan yang mereka bawa jika nantinya dipercaya menjadi hakim agung?

Pertanyaan itu menjadi salah satu yang digali Anggota KY Anita Kadir dalam sesi wawancara. Kepada kedua calon, Anita menggali visi dan misi, prioritas yang akan dijalankan, kualitas putusan, independensi, hingga cara meyakinkan publik terhadap komitmen mereka.

Saat ditanya bagaimana menjalankan visi dan misi Mahkamah Agung (MA), Dr Sobandi menyebut dirinya ingin menjadi hakim agung yang berintegritas, profesional, akuntabel, dan berkeadilan.

Salah satu prioritas yang disampaikannya adalah menghasilkan putusan berkualitas yang tidak hanya memberikan kepastian, keadilan, dan kemanfaatan bagi pencari keadilan, tetapi juga dapat menjadi rujukan bagi hakim di tingkat pertama dan banding.

“Saya ingin menghasilkan putusan-putusan yang menjadi rujukan bagi hakim di tingkat pertama dan banding serta mewujudkan penerapan hukum yang sama atau unity of law,” kata Sobandi.

Selain konsistensi penerapan hukum, Dr Sobandi ingin mendorong peradilan yang modern, akuntabel, dan transparan melalui pemanfaatan teknologi informasi. Ia menilai pengembangan sistem seperti e-Court dan e-Berpadu perlu terus didorong.

Bagi Dr Sobandi, modernisasi tersebut tetap harus berjalan beriringan dengan independensi hakim. Ia bahkan memandang independensi bukan semata perlindungan bagi hakim, tetapi juga berkaitan langsung dengan hak masyarakat.

“Independensi itu bukan hanya hak atau pemberian perlindungan konstitusional kepada hakim, melainkan independensi itu hak dari masyarakat untuk memperoleh keadilan,” ujarnya.

Ketika ditanya bagaimana menghadapi intervensi, Dr Sobandi menyatakan akan menolaknya dan tetap mendasarkan putusan pada fakta hukum, dasar hukum, serta hati nurani.

Ia juga menyampaikan keinginannya untuk ikut berpartisipasi sebagai hakim agung dalam pembentukan hukum nasional.

Sementara Dr Nurnaningsih, calon hakim agung dari jalur nonkarier, menempatkan independensi, imparsialitas, dan akses masyarakat terhadap keadilan sebagai bagian penting dari gagasannya.

Ia ingin mendorong lembaga peradilan yang independen dan imparsial, sekaligus memperkuat access to justice. Menurutnya, masyarakat juga perlu dapat mengakses putusan pengadilan sebagai salah satu bentuk kontrol terhadap independensi hakim agung.

“Membuat suatu access to justice kepada masyarakat dalam artian independensi putusan hakim seyogyanya bisa diakses segera oleh masyarakat sebagai kontrol masyarakat terhadap independensi hakim agung,” kata Dr Nurnaningsih.

Jika terpilih, ia berkomitmen membuat putusan yang adil, bijaksana, sesuai hukum yang berlaku, serta dapat dipertanggungjawabkan. Putusan tersebut menurutnya juga dapat menjadi benchmark, pijakan, atau yurisprudensi bagi hakim berikutnya ketika hukum positif belum mengatur suatu persoalan secara lengkap.

Namun, kualitas putusan menurut Dr Nurnaningsih tidak dapat dipisahkan dari kemauan hakim untuk terus belajar. Ia berkomitmen memperluas literasi hukum dan mengikuti perkembangan masyarakat, baik melalui bacaan maupun diskusi dengan berbagai kalangan.

“Hukum itu statis, tapi masyarakat dinamis. Kalau hakim tertutup tidak mau belajar, bagaimana putusannya bisa memberikan rasa keadilan di masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan akan mematuhi kode etik dan perilaku hakim apabila dipercaya menduduki posisi tersebut.

Lolos CHA 2026, Dr Sobandi Dorong Unity of Law, Dr Nurnaningsih Tekankan Access to Justice

Gillang Pamungkas – Dandapala Contributor
Selasa, 11 Agt 2026

Badilag MA gelar FGD pembaruan hukum perceraian di Bandung demi kaji beban iwadh istri korban KDRT dan susun pedoman baru hakim.

0

INDOTIPIKOR.COM-MEDIA FORSIMEMA RI—-Badilag MA gelar FGD pembaruan hukum perceraian di Bandung demi kaji beban iwadh istri korban KDRT dan susun pedoman baru hakim.

Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama (Badilag) Mahkamah Agung, Drs. H. Muchlis, S.H., M.H., membuka Focus Group Discussion (FGD) Kesyariahan tentang pembaruan hukum perceraian di Bandung, Senin (10/8/2026). Hasil forum ini ditargetkan menjadi bahan utama penyusunan pedoman baru bagi hakim peradilan agama di seluruh Indonesia.

Salah satu poin krusial yang disorot Dirjen Badilag adalah dorongan untuk mengkaji ulang beban iwadh bagi istri dalam perkara khulu’ (gugat cerai), khususnya bagi mereka yang menjadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) atau penelantaran nafkah. Forum ini juga membedah dua persoalan teknis ruang sidang lainnya, yakni prosedur talak ba’in dan status hukum li’an.

“Di tengah maraknya gugatan cerai akibat KDRT serta penelantaran nafkah, relevankah kita membebankan iwadh kepada istri yang sudah berada di posisi rentan? Mari kita kaji ulang agar interpretasi khulu’ tidak menjadi beban ganda bagi pihak yang justru menjadi korban,” tegas Muchlis.

Ia menjelaskan, rekomendasi forum ini akan menjadi bahan krusial bagi penyusunan Buku II Pedoman Pelaksanaan Tugas Hakim, sebagaimana diamanatkan Keputusan Ketua Mahkamah Agung Nomor 52 Tahun 2026.

Melalui pedoman ini, hakim diharapkan tidak lagi menerapkan pasal secara kaku, melainkan mampu menangkap denyut keadilan substantif serta menyamakan persepsi antar-majelis.

FGD bertajuk “Menimbang Kembali Konsep Cerai: Pembaharuan Hukum Acara dan Materil di Peradilan Agama” ini menghadirkan tiga Guru Besar UIN Sunan Gunung Djati Bandung sebagai narasumber, yaitu Prof. Dr. H. Oyo Sunaryo Mukhlas, M.Si., Prof. Dr. H. Aden Rosyadi, M.Ag., dan Prof. Dr. H. Ahmad Hasan Ridwan, M.Ag.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua PTA Bandung Dr. H. Abd. Hakim, M.H.I., Wakil Ketua PTA Bandung Dr. Drs. Mubarok, M.H., serta Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Agama Sutarno, S.IP., M.M. Pimpinan dan hakim dari delapan Pengadilan Agama di wilayah PTA Bandung meliputi PA Bandung, Soreang, Cimahi, Ngamprah, Garut, Purwakarta, Cianjur, dan Sumedang juga hadir mengikuti jalannya diskusi.

Untuk mendapatkan Berita atau Artikel Terbaru MARINews, Follow Channel Whatsapp: MARINews

Penulis: Ahmad Luthfi Maghfurin

Dirjen Badilag Buka FGD Pembaruan Hukum Perceraian

Jakarta, Humas MA
Rabu,12 Agustus 2026

Kontingen Pramuka Ciamis Berangkat ke Jambore Nasional XII, Bupati Herdiat: Jaga Nama Baik Daerah!

0

CIAMIS, –INDOTIPIKOR.COM—– Kontingen Pramuka Kabupaten Ciamis resmi diberangkatkan untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur. Pelepasan dilakukan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya di Aula PKK Kabupaten Ciamis, Selasa malam (11/08/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Herdiat berpesan agar seluruh anggota kontingen mampu menjaga nama baik Kabupaten Ciamis selama mengikuti kegiatan nasional tersebut. “Hari ini kalian bukan sekadar berangkat mengikuti sebuah kegiatan nasional. Kalian membawa nama baik Kabupaten Ciamis,” tegasnya.

Herdiat mengatakan, mengenakan seragam Pramuka dan membawa nama Ciamis berarti membawa kehormatan sekaligus tanggung jawab. Ia meminta para peserta menunjukkan bahwa Pramuka Ciamis adalah Pramuka yang santun dalam sikap, disiplin dalam tindakan, tangguh menghadapi tantangan dan unggul dalam prestasi.

“Ketika kalian mengenakan seragam Pramuka dan membawa nama Ciamis, sesungguhnya kalian sedang menjadi bagian dari wajah Kabupaten Ciamis di hadapan Pramuka dari seluruh Indonesia,” ujar Herdiat.

Jamnas XII Tahun 2026 akan berlangsung di Buperta Cibubur, Jakarta Timur, pada 13 hingga 20 Agustus 2026. Menurut Herdiat, kegiatan tersebut bukan hanya menjadi ajang untuk meraih prestasi, tetapi juga kesempatan memperluas wawasan, membangun persaudaraan dan memperkuat karakter generasi muda.

“Saya ingin kalian pulang dari Jamnas XII bukan hanya membawa pengalaman, bukan hanya membawa cerita, dan bukan hanya membawa penghargaan karena mendapatkan prestasi,” katanya. Ia berharap peserta pulang dengan karakter lebih kuat, wawasan lebih luas, persaudaraan lebih erat serta kecintaan yang semakin besar kepada bangsa dan negara.

Herdiat juga mengingatkan bahwa keberhasilan tidak selalu ditandai dengan kemenangan. Menurutnya, setiap kekurangan maupun kegagalan harus menjadi pengalaman untuk terus belajar dan berkembang.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita tetap berani melangkah, tetap rendah hati ketika berhasil, dan tetap tegar ketika menghadapi kegagalan,” pesannya.

Ia menegaskan, seorang Pramuka sejati bukanlah mereka yang tidak pernah menghadapi kesulitan, melainkan mereka yang mampu menghadapi tantangan dengan keberanian, kedisiplinan dan semangat pantang menyerah.

Sementara itu, Ketua Kwarcab Ciamis Nanang Permana melaporkan, Jamnas XII akan diikuti oleh kontingen dari 514 kabupaten/kota se-Indonesia serta peserta dari sejumlah negara tetangga. Kontingen Ciamis sendiri berjumlah 32 orang.

Kontingen tersebut terdiri dari satu regu putra sebanyak 16 orang dan satu regu putri sebanyak 16 orang, ditambah dua pendamping putra, dua pendamping putri serta masing-masing satu pimpinan kontingen putra dan putri. Para peserta merupakan kader Pramuka golongan Penggalang dari berbagai kecamatan yang dipilih melalui proses seleksi.

Nanang berharap keikutsertaan Pramuka Ciamis dalam Jamnas XII dapat menjadi pengalaman berharga untuk meningkatkan kemandirian, kepemimpinan, wawasan dan persaudaraan.

PROKOPIM CIAMIS

REDAKSI

MAT ROBI