Jakarta,–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA FORSIMEMA RI— Rabu, 01 April 2026
Ketua Pengadilan Tinggi Jakarta, Bapak Nugroho Setiadji, didampingi Wakil Ketua Bapak Dr. Joni, S.H., M.H., Panitera, dan Sekretaris menerima kunjungan silaturahmi dari Kepala Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta, Bapak Dr. Patris Yusrian Jaya, beserta jajaran
,Senin,30 April 2026.
Selain sebagai ajang silaturahmi, pertemuan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antar aparat penegak hukum dalam rangka mendukung penegakan hukum yang lebih baik, profesional, dan akuntabel.
Tasikmalaya —–INDOTIPIKOR.COM—MEDIA LOYALIS TNI— Suasana pagi yang masih diselimuti kesejukan menjadi saksi kekhidmatan kegiatan ziarah rombongan yang digelar oleh Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIII Kodim 0612/Tasikmalaya, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Persit ke-80, Rabu Pagi (1/4/2026.
Kegiatan yang berlangsung di TMP Karoeng Kota Tasikmalaya tersebut dihadiri oleh Ketua Persit KCK Cabang XXIII Kodim 0612/Tasikmalaya, Ny. Rima M. Imvan Ibrahim, S.Sos., bersama jajaran pengurus dan anggota Persit Kodim serta Koramil. Turut hadir pula rombongan Persit dari Brigif 13/Galuh yang menambah kekhidmatan suasana kegiatan.
Rangkaian kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat, diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga, serta prosesi tabur bunga di pusara para pejuang bangsa.
Ziarah ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan juga momentum refleksi untuk mengenang jasa serta pengorbanan para pahlawan yang telah gugur demi tegaknya bangsa dan negara.
Melalui kegiatan ini, semangat nasionalisme dan nilai-nilai perjuangan diharapkan terus hidup dalam diri setiap anggota Persit, sebagai bagian dari peran penting dalam mendukung tugas pengabdian keluarga besar TNI kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Momentum HUT Persit ke-80 pun menjadi penguat kebersamaan serta solidaritas antaranggota, sekaligus menegaskan komitmen Persit dalam berkontribusi pada kegiatan sosial, edukatif, dan kemasyarakatan.
Dengan suasana yang penuh haru dan penghormatan, kegiatan ziarah ini menjadi pengingat bahwa perjuangan belum usai hanya bentuknya yang berbeda.
CIAMIS, –INDOTIPIKOR.COM-MEDIA AWDI JABAR—— Ratusan calon jemaah haji Kabupaten Ciamis mengikuti kegiatan manasik haji sebagai bagian dari persiapan sebelum berangkat ke Tanah Suci. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, di Gedung KH Irfan Hielmy, Rabu (01/04/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Herdiat menegaskan bahwa ibadah haji merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh umat Muslim yang mampu, baik secara fisik maupun finansial. Ia menyebutkan bahwa haji bukan hanya ibadah spiritual, tetapi juga membutuhkan kesiapan fisik yang prima.
Menurutnya, kegiatan manasik haji memiliki peran penting dalam memberikan pembekalan kepada para calon jemaah. Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan pemahaman serta simulasi praktik agar mampu melaksanakan ibadah haji dengan baik dan sesuai dengan syariat Islam.
“Manasik ini menjadi bekal penting agar para jemaah dapat menjalankan ibadah secara tertib, sah, dan mandiri,” ujarnya.
Bupati juga mengingatkan para calon jemaah untuk mulai menjaga kesehatan sejak dini. Ia menekankan pentingnya kesiapan fisik mengingat perbedaan kondisi cuaca antara Indonesia dengan Kota Mekkah dan Madinah yang cukup signifikan.
“Luruskan niat, ikhlaskan diri semata-mata untuk beribadah, dan siapkan fisik dari sekarang,” pesannya.
Selain itu, ia turut mendoakan agar seluruh rangkaian ibadah haji tahun ini dapat berjalan lancar. Di tengah kondisi beberapa negara di kawasan Timur Tengah yang sedang mengalami konflik, Bupati berharap situasi tersebut tidak berdampak pada keberangkatan jemaah haji asal Ciamis.
“Mudah-mudahan semua berjalan lancar, para jemaah diberikan keselamatan dari berangkat hingga kembali lagi ke tanah air dan berkumpul bersama keluarga,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Ciamis, Nana Supriatna, melaporkan bahwa kegiatan manasik haji ini merupakan salah satu tahapan penting sebelum pelaksanaan ibadah haji.
Ia menyebutkan, jumlah peserta manasik tahun ini mencapai 856 orang, dengan rentang usia yang cukup beragam, mulai dari 17 tahun hingga 96 tahun.
“Tujuan manasik haji ini adalah memberikan pemahaman, simulasi praktis, serta pembekalan ilmu agar calon jemaah dapat melaksanakan ibadah haji secara mandiri, tertib, sah, serta sesuai rukun dan wajib haji,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh calon jemaah haji Kabupaten Ciamis dapat menjalankan ibadah dengan lancar, khusyuk, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.
CIAMIS–INDOTIPIKOR.COM–JABAR–Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Rajadesa melaksanakan kegiatan Silaturahmi dan Halalbihalal 1447 H bersama seluruh tenaga pendidik se-Kecamatan Rajadesa, bertempat di SMP Negeri 1 Rajadesa, Rabu (1/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Forkopimcam Rajadesa yang terdiri dari Camat Rajadesa, Danramil, dan Kapolsek, serta Ketua PGRI Cabang Rajadesa beserta jajaran pengurus, Koordinator Wilayah Pendidikan, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), para kepala sekolah, guru, dan pengawas TK/SD.
Ketua PGRI Cabang Rajadesa II Karna Gardari, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat soliditas organisasi serta meningkatkan kebersamaan antar tenaga pendidik di wilayah Kecamatan Rajadesa.
“Kegiatan silaturahmi dan halalbihalal ini menjadi momentum strategis untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan, melalui kegiatan ini diharapkan terbangun sinergi yang harmonis antar guru dan pemangku kepentingan pendidikan, sehingga mampu mendorong peningkatan profesionalisme serta kinerja tenaga pendidik.
Adapun tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk memperkuat tali silaturahmi, meningkatkan koordinasi antar satuan pendidikan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai pendidik.
Sementara itu, harapan yang ingin dicapai adalah terwujudnya tenaga pendidik yang solid, profesional, dan berintegritas dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan, khususnya di Kecamatan Rajadesa.
Kegiatan berlangsung tertib dan lancar, serta diakhiri dengan musafahah dan ramah tamah sebagai bentuk kebersamaan dan kekeluargaan.Editor (Yan.P/M.Robby).
Tasikmalaya ––INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS TNI— Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han., memimpin langsung upacara kenaikan pangkat bagi prajurit Perwira, Bintara, dan Tamtama di Lapangan Makodim 0612/Tsm, Rabu (1/4/2026).
Upacara kenaikan pangkat tersebut diikuti oleh sebanyak 37 personel Kodim 0612/Tsm yang terdiri dari 6 Perwira, 25 Bintara, dan 6 Tamtama. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa bangga, sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi serta kinerja para prajurit dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.
Dalam amanatnya, Dandim 0612/Tsm menyampaikan bahwa kenaikan pangkat bukanlah hak semata, melainkan bentuk penghargaan dari negara atas prestasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah ditunjukkan oleh setiap prajurit. Oleh karena itu, kenaikan pangkat harus disyukuri dengan meningkatkan kualitas diri serta kinerja dalam pelaksanaan tugas ke depan.
“Kenaikan pangkat ini hendaknya dijadikan motivasi untuk bekerja lebih baik, meningkatkan disiplin, serta terus mengabdikan diri kepada bangsa dan negara,” ujar Dandim.
Lebih lanjut, beliau juga mengingatkan bahwa setiap pangkat yang disandang membawa konsekuensi tanggung jawab yang lebih besar, sehingga para prajurit dituntut untuk mampu menjadi teladan, baik di lingkungan kedinasan maupun di tengah masyarakat.
Kegiatan upacara ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada seluruh prajurit yang naik pangkat.
Dengan adanya kenaikan pangkat ini, diharapkan seluruh prajurit Kodim 0612/Tsm semakin profesional, solid, dan siap dalam mendukung tugas pokok TNI AD di wilayah Tasikmalaya.
Muara Enim/–INDOTIPIKOR.COM—/Dewan Pimpinan Cabang Partai PDI Perjuangan,” Liono Basuki, B.Sc, akrab di sapa ko Kiki Hadir langsung dalam rangka Rapat Pleno internal partai pengusulan Pimpinan Anak Cabang (PAC), turut hadir Sekjen DPC Akhmad Imam Mahmudi, termasuk Aan Kurniawan beserta rekan kader PDIP DPC tingkat Kabupaten Muara Enim
adapun topik bahasan Usulan Untuk PAC diperluas dan sekaligus penjaringan untuk posisi ketua PAC tingkat desa, sekretaris dan bendahara
Giat acara bertempat di Aula Pendopo Anggota DPRD Fraksi Partai PDIP dapil II yaitu Yupi Dasuki SE. MM,” adapun peserta rapat pleno ini di hadiri oleh kader-kader PDIP di wilayah 3 kecamatan yakni Kecamatan Empat Petulai Dangku, Rambang Niru dan Kecamatan Belimbing,” Selasa Siang ( 31/3/2026).
Ramai kehadiran kader-kader PDIP, termasuk Srikandi Kader PDIP Perempuan dari desa-desa di 3 kecamatan, kehadiran mereka disambut dengan baik dan ramah tamah oleh keluarga Besar Dasuki Alm eks Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim dan beliau senior pada masanya, dan kini di wariskan Kader PDIP untuk pengabdian turun-temurun Tetap solid, komitmen dan bertanggung jawab dirunkan pada anak-anak beliau,” salah satunya Yupi Dasuki SE.MM.
Saat kami awak media bercengkrama bersama Yupi Dasuki, SE. MM dan senada apa yang disampaikan ketua DPC,” Liono Basuki B.Sc,” beliau mengatakan,” saat momen silahturahmi rapat pleno seperti ini kita semua adalah sama,” kita sama-sama Kader PDIP, kita pejuang PDIP, kita tetap siap untuk selalu kompak, bersatu seperti apa yang tadi juga disampaikan oleh sekjen,” Akhmad Imam Mahmudi,” kedepannya kita upayakan tambah kader-kader muda untuk PDI Perjuangan,” merdeka…,” jelas Yupi Dasuki SE MM,” sembari beliau tersenyum ramah pada kami awak media.
Selanjutnya beliau menuturkan,” kita tetap mengacu petunjuk dari pimpinan pusat dan daerah,” kita semua sebagai kader PDI Perjuangan seperti slogan Utama yaitu Satya Eva Jayate,” kebenaran pasti menang,” menangkan rakyat dan fokus pada menjaga Pancasila, kita menyatu dengan rakyat dan menekankan kedekatan dengan rakyat, menjaga Pancasila serta merawat persatuan,” tutupnya penuh semangat…. merdeka… merdeka… merdeka….
(Pers : Nuramin Jafar)
Jakarta,–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS KEMENTERIAN— 30 Maret 2026 – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menilai film memiliki potensi lebih dari sekadar tontonan tematik tetapi juga membawa pesan moral. Salah satunya yaitu film Meja Tanpa Laci yang terinspirasi dari program inovatif anti-korupsi gagasan Andi Sri Ulva Baso, peraih Hoegeng Awards 2025 yang merupakan penghargaan bagi anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang berdedikasi, jujur, dan berintegritas tinggi.
“Bioskop mengutamakan film komersial yang menjanjikan. Promosi film ini harus segera dimulai dan lebih dimaksimalkan agar semakin terjamah masyarakat. Untuk itu, kita siap berkolaborasi dalam rantai nilai film tersebut,” ujar Menteri Ekraf saat menerima audiensi perwakilan film Meja Tanpa Laci di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta pada Senin, 30 Maret 2026.
Pertemuan ini bertujuan memperkenalkan karya film yang mengangkat nilai integritas dengan tagline ‘Susah untuk Jujur’. Melalui pendekatan visual yang ringan namun bermakna, film ini diharapkan mampu menyampaikan pesan kejujuran kepada masyarakat luas sekaligus menghadirkan alternatif tontonan yang relevan dengan realitas sosial.
Produser film, Deden Ridwan, menuturkan bahwa produksi ini bertujuan menghadirkan narasi positif yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
“Tujuan film ini diharapkan agar masyarakat dapat mengetahui orang baik-baik di negeri ini masih ada, itu yang mau dibangun dengan lebih menghibur, memberikan nuansa baru untuk film yang integritas yang lebih menghibur, kami coba menghadirkan integritas yang ringan agar pesan-pesan sampai ke masyarakat, agar ekosistem ekonominya muncul,” ujarnya.
Film Meja Tanpa Laci memiliki sinopsis mengikuti kisah Dipa, seorang polisi muda yang menjunjung tinggi integritas di tengah sistem yang sarat praktik suap. Dalam penyelidikannya atas hilangnya seorang pemuda, Dipa menemukan keterkaitan dengan jaringan narkoba yang beroperasi di balik distribusi sembako.
Di tengah tekanan dari atasan, ancaman mafia, serta konflik personal yang semakin kompleks, ia dihadapkan pada pilihan sulit antara mempertahankan prinsip atau menyerah pada sistem yang ingin membungkamnya.
Kementerian Ekraf menyambut baik inisiatif ini sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem industri film Indonesia. Kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri diharapkan mampu memperluas jangkauan distribusi, meningkatkan kualitas produksi, serta menciptakan dampak ekonomi yang berkelanjutan.
Turut hadir dalam audiensi tersebut yaitu Produser Eksekutif Riki Handayani, Sutradara Ody C. Harahap, Asisten Produser Ali Irani dan Faila.
Menteri Ekraf didampingi oleh Direktur Film, Animasi, dan Video Doni Setiawan, Tenaga Ahli Menteri Bidang Media Rocklin Aprilius Anderson, serta Tenaga Ahli Menteri Bidang Isu Media dan Opini Publik Hasbil Mustaqim Lubis.
Kiagoos Irvan Faisal
Kepala Biro Komunikasi
Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif
INDOTIPKOR.COM—KILAS INFO—Sejarah seringkali berulang bukan utk menakuti, melainkan utk menguji sejauh mana kita belajar. Di ujung utara utara Nusantara, tepatnya pada dini hari 30 Maret 1907, Kepulauan Talaud pernah diguncang oleh kekuatan alam yg dahsyat. Sebuah gempa tektonik berkekuatan 7,3 memicu tsunami setinggi 4 meter yg menyapu pesisir Pulau Karakelang. Air laut merangsek sejauh 50 meter ke daratan, menghancurkan permukiman, dan meninggalkan trauma mendalam yg kini mulai memudar dari ingatan kolektif kita.
Peristiwa 1907 bukanlah sekadar angka dlmcatatan geologi. Ia adalah pengingat bahwa Talaud berdiri di atas “panggung” tektonik yg sangat dinamis. Diapit oleh zona subduksi Lempeng Laut Filipina dan Subduksi Sangihe, wilayah ini secara alami merupakan daerah rawan tsunami, termasuk tsunami lokal. Masalah utamanya bkn hny pada besarnya guncangan, melainkan pada waktu.
Dalam tsunami lokal seperti yg tjd satu abad lalu, “Golden Time” atau waktu evakuasi sangatlah sempit—seringkali kurang dari 10-20 menit. Artinya, menunggu sirine peringatan dini atau instruksi resmi terkadang menjadi kemewahan yg tidak kita miliki.
Mitigasi: Antara Teknologi dan Naluri
Belajar dari tragedi 1907, mitigasi bencana di Kep. Talaud harus bergeser dari sekadar mengandalkan alat canggih menuju penguatan kapasitas masyarakat. Ada 3 pilar utama yg harus ditegakkan:
1. Evakuasi Mandiri sebagai Refleks: Masyarakat pesisir harus menanamkan doktrin bahwa gempa kuat atau gempa lemah yg berdurasi lama adalah “sirine alami”. Jangan menunggu air surut untuk berlari. Segera menuju tempat tinggi atau bangunan vertikal yg kokoh.
2. Menghidupkan “Smong” Versi Talaud: Kita butuh narasi sejarah yg diwariskan antar generasi. Jika masyarakat di Simeulue selamat dari tsunami 2004 berkat cerita rakyat Smong, maka warga Talaud harus terus menceritakan peristiwa 1907 sebagai pengingat bahwa laut bisa kembali mengambil ruangnya sewaktu-waktu.
3. Benteng Alam dan Tata Ruang: Pembangunan di pesisir tdk boleh serampangan. Penanaman vegetasi pantai seperti mangrove dan cemara laut bukan sekadar penghijauan, melainkan “breaker” atau pemecah energi gelombang yg terbukti efektif melindungi pemukiman.
Penutup
Tsunami 1907 adalah pesan bisu dari masa lalu yang dikirimkan kepada kita yg hidup di masa kini. Kerusakan pemukiman dan landaan air sejauh 50 meter saat itu adalah bukti bahwa pesisir kita memiliki batas yg harus dihormati.
Kita tidak bisa menghentikan pergeseran lempeng di bawah kaki kita, namun kita bisa memilih utk tdk menjadi korban. Mitigasi terbaik bukanlah alat yg tertanam di laut, melainkan pengetahuan yg tertanam di kepala setiap warga. Sudah saatnya kita berhenti memperlakukan sejarah sebagai arsip berdebu, dan mulai menjadikannya kompas untuk keselamatan masa depan.
*Dr. Daryono, wakil Ketua Ikatan Ahli Bencana Indoensia (IABI)
Tokyo,–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS KEMENTERIAN— 30 Maret 2026 – Menteri Pariwisata Republik Indonesia Widiyanti Putri Wardhana melakukan pertemuan bilateral dengan Japan Airlines (JAL) di Tokyo untuk memperkuat konektivitas udara serta kolaborasi promosi pariwisata antara Indonesia dan Jepang.
Dalam pertemuan tersebut, Menteri Pariwisata menyampaikan apresiasi atas kontribusi Japan Airlines dalam menghubungkan kedua negara melalui layanan penerbangan Tokyo–Jakarta yang selama ini berperan penting dalam mendukung mobilitas wisatawan, perjalanan bisnis, serta pertukaran masyarakat Indonesia dan Jepang.
Hubungan pariwisata kedua negara menunjukkan tren yang sangat positif. Pada tahun 2025, Indonesia mencatat lebih dari 380 ribu kunjungan wisatawan Jepang, meningkat lebih dari 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sebaliknya, lebih dari 636 ribu wisatawan Indonesia berkunjung ke Jepang pada periode yang sama, sehingga total pertukaran wisatawan kedua negara telah melampaui satu juta perjalanan.
Dalam pertemuan tersebut, Indonesia juga mendorong penguatan konektivitas udara untuk mengimbangi tingginya minat perjalanan antara kedua negara. Saat ini kapasitas kursi penerbangan langsung Indonesia–Jepang mencapai sekitar 685 ribu kursi per tahun dengan 46 penerbangan per minggu, yang masih berada di bawah potensi permintaan perjalanan wisata kedua negara.
“Konektivitas udara merupakan faktor kunci dalam memperkuat arus wisatawan antara Indonesia dan Jepang. Kami berharap Japan Airlines dapat mengeksplorasi peluang memperluas layanan ke Indonesia, termasuk penambahan frekuensi penerbangan ke Bali serta membuka akses menuju destinasi prioritas seperti Yogyakarta,” ujar Menteri Pariwisata.
Yogyakarta dinilai memiliki potensi besar bagi wisatawan Jepang karena kekayaan warisan budaya serta kedekatannya dengan Candi Borobudur, salah satu situs warisan dunia UNESCO. Destinasi ini juga didukung oleh Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) yang mampu melayani pesawat berbadan lebar.
Selain konektivitas, kedua pihak juga membahas peluang kolaborasi promosi pariwisata melalui berbagai platform milik Japan Airlines, termasuk in-flight magazine, kanal digital, dan jaringan JAL Mileage Bank, yang dapat terintegrasi dengan kampanye Wonderful Indonesia.
Kementerian Pariwisata juga mendorong penyelenggaraan familiarization trip bagi agen perjalanan, media, dan influencer Jepang untuk meningkatkan pemahaman pasar serta memperluas promosi destinasi Indonesia di Jepang.
Melalui pertemuan ini, Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi dengan Japan Airlines sebagai mitra strategis dalam mendukung pertumbuhan pariwisata, meningkatkan konektivitas udara, serta mempererat hubungan antar masyarakat kedua negara.
INDOTIPIKOR.COM–KILAS INFO TNI—Praka Farizal Rhomadhon merupakan pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
Dalam rilisnya, UNIFIL Praka Farizal Rhomadhon gugur usai terkena proyektil yang menghantam salah satu pos penjagaan pada Minggu (29/3/2026) waktu setempat.
Menurut UNIFIL proyektil tersebut meledak di salah satu pos jaga di dekat Desa Adchit al Qusayr di Lebanon Selatan.
“Seorang penjaga perdamaian tewas secara tragis tadi malam ketika sebuah proyektil meledak di posisi UNIFIL dekat Adchit al Qusayr,” demikian pernyataan UNIFIL dikutip Senin (30/3/2026).
Praka Farizal Rhomadhon lahir di Kulon Progo, pada 3 Januari 1998.
Beliau meninggal dunia di usia 28 tahun.
Ia tercatat sebagai personel di kesatuan Yonif 113/JS Brigif 25/Suwah Dam IM dengan jabatan terakhir sebagai Taban Provost 1 Ru Provost Kima.
Praka Farizal Rhomadhon gugur meninggalkan seorang istri bernama Fafa Nur Azila (25) dan seorang anak Shanaya Almahyra Elshanu (2).
Selama ini keluarga Praka Farizal Rhomadhon tinggal di Asrama Militer (Asmil) Kima Yonif 113/JS, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh.
Praka Farizal menikah dengan Fafa Nur Azila pada 4 Juli 2023 lalu, dan baru dikaruniai seorang putri cantik bernama Shanaya Almahyra Elshanu.
Hingga saat ini pihak TNI masih berkoordinasi dengan pihak keluarga terkait pemakaman almarhum.