Beranda blog Halaman 64

Kawal Ratifikasi dan Implementasi IEU-CEPA, APINDO Dorong Joint Task Force

0

Jakarta ––INDOTIPIKOR.COM-MEDIA IMO INDONESIA— Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) mendorong pembentukan Joint Task Force Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) menjadi wadah kolaborasi pemerintah-dunia usaha.

Dukungan tersebut demi memastikan proses ratifikasi serta implementasi perjanjian berjalan tepat waktu dan memberi manfaat nyata bagi perdagangan, investasi, dan daya saing industri nasional.

Hal itu merupakan produk utama APINDO Business Mission to Europe 2026 yang digelar selama 11–19 Juni 2026 di Amsterdam, Den Haag, Brussels, dan Paris.

Agenda besar tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum APINDO Shinta W. Kamdani, didampingi Utusan Khusus Presiden Bidang Perdagangan Internasional dan Kerja Sama Multilateral sekaligus Ketua Dewan Pakar APINDO Mari Elka Pangestu, serta delegasi pelaku usaha dari berbagai sektor strategis.

Dalam pernyataannya, Selasa (23/6) Shinta mengaskan bahwa fokus pasca-rampungnya negosiasi IEU-CEPA kini harus bergeser dari sekadar penyelesaian perundingan menuju pemanfaatan peluang ekonomi secara konkret.

“Keberhasilan IEU-CEPA ditentukan berdasarkan kemampuan memastikan ratifikasi dan implementasinya berjalan efektif, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan pelaku usaha, pekerja, dan perekonomian,” katanya.

Ia memandang percepatan implementasi IEU-CEPA begitu mendesak karena fasilitas Generalised Scheme of Preferences (GSP) Uni Eropa bagi Indonesia akan berakhir pada 31 Desember 2026.

Lanjutnya, apabila IEU-CEPA belum berlaku efektif pada awal 2027, dikhawatirkan terjadi apa yang disebut cliff edge alias titik kritis yang memicu kenaikan tarif ekspor Indonesia ke pasar Eropa, terutama bagi sektor padat karya seperti tekstil, alas kaki, furnitur, dan produk perikanan.

“Melalui Joint Task Force, APINDO ingin memastikan ratifikasi, kesiapan implementasi, serta utilisasi IEU-CEPA berjalan optimal. Dalam misi tersebut, APINDO juga menggelar pertemuan dengan berbagai pemangku kepentingan di Belanda, Belgia, dan Prancis untuk memperkuat dukungan terhadap ratifikasi, membahas isu keberlanjutan, investasi, dan peningkatan daya saing industri Indonesia,” pungkasnya.

IMO INDONESIA

Pemkab Ciamis Canangkan Sensus Ekonomi 2026, 1.486 Petugas Siap Petakan Potensi Ekonomi Daerah

0

CIAMIS––INDOTIPIKOR.COM-MEDIA AWDI JABAR— Pemerintah Kabupaten Ciamis bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Ciamis resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) melalui apel gabungan di Halaman Pendopo Bupati Ciamis, Selasa (23/6/2026). Sebanyak 1.486 petugas lapangan diterjunkan untuk melakukan pendataan ekonomi di seluruh wilayah Kabupaten Ciamis.

Kegiatan pencanangan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, serta aparatur sipil negara (ASN). Sebagai simbol dimulainya pelaksanaan sensus, dilakukan pemasangan rompi dan kartu identitas petugas secara simbolis kepada perwakilan petugas sensus, dilanjutkan dengan pelepasan balon oleh unsur Forkopimda, Pemerintah Kabupaten Ciamis, dan BPS Kabupaten Ciamis.

Ketua DPRD Kabupaten Ciamis, Nanang Permana, bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan sambutan Bupati Ciamis. Dalam amanatnya, ia menegaskan bahwa pembangunan di era saat ini tidak lagi dapat mengandalkan perkiraan, melainkan harus berbasis data yang akurat dan berkualitas.

“Data yang akurat akan menghasilkan kebijakan yang tepat, data yang lengkap akan menghasilkan program yang tepat sasaran, dan data yang berkualitas akan menghasilkan pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itulah Sensus Ekonomi menjadi sangat penting,” ujarnya.

Menurutnya, melalui Sensus Ekonomi 2026, pemerintah akan memperoleh gambaran utuh mengenai aktivitas usaha yang berkembang di tengah masyarakat. Data tersebut akan memberikan informasi mengenai kondisi dan perkembangan dunia usaha, persebaran potensi ekonomi, hingga berbagai tantangan yang perlu diatasi bersama.

Nanang juga menyampaikan keyakinannya terhadap kesiapan para petugas sensus di Kabupaten Ciamis yang dinilai sebagai petugas-petugas terbaik dan siap menjalankan tugas secara profesional, jujur, disiplin, serta penuh integritas.

Kepada seluruh petugas lapangan, ia berpesan agar menjalankan tugas dengan penuh dedikasi. “Datalah dengan hati, layani dengan ramah, dan catat dengan benar,” pesannya.

Ia pun mengajak seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan, desa, dan kelurahan, serta seluruh elemen masyarakat untuk memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Menurutnya, keberhasilan sensus bukan hanya menjadi tanggung jawab BPS dan petugas lapangan, tetapi merupakan keberhasilan bersama dalam menyediakan data sebagai fondasi pembangunan daerah.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Ciamis, Ahmad Luqman, dalam laporannya menyampaikan bahwa sebanyak 1.486 petugas diterjunkan dalam pelaksanaan SE2026, terdiri dari 1.310 petugas pendataan lapangan dan 176 petugas pemeriksa lapangan.

Ia menjelaskan, kegiatan pendataan telah dimulai sejak 15 Juni 2026 dan akan berlangsung hingga 31 Agustus 2026. Sensus Ekonomi 2026 bertujuan memotret kondisi riil perekonomian nasional maupun daerah sebagai landasan utama dalam penyusunan berbagai kebijakan pembangunan di masa mendatang.

Dengan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap tersedianya data ekonomi yang akurat, komprehensif, dan berkualitas, sehingga dapat menjadi pijakan dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih efektif, tepat sasaran, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat Tatar Galuh.

PROKOPIM CIAMIS

MAT ROBI SENTER AWDI CIAMIS JABAR

Olahraga Bersama TNI-Polri dan Forkopimda Perkuat Sinergitas di Wilayah Kogartap II/Bandung.

0

Bandung,—INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS TNI/POLRI— 23 Juni 2026 – Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih.,S.E. M.M.,selaku Dankogartap II/Bandung menghadiri kegiatan Olahraga Bersama TNI-Polri dan Forkopimda Wilayah Kogartap II/Bandung Semester I yang berlangsung di Lapangan Saraga ITB, Kota Bandung, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 571 peserta tersebut menjadi sarana mempererat sinergitas, soliditas, dan kebersamaan antarinstansi dalam mendukung stabilitas serta pembangunan di wilayah Jawa Barat.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kogartap II/Bandung tersebut dihadiri unsur TNI, Polri, Forkopimda, pemerintah daerah, serta berbagai satuan dan lembaga di wilayah Kogartap II/Bandung.

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel bersama, dilanjutkan senam SKJ, olahraga bersama, pertandingan sepak bola eksekutif, serta berbagai perlombaan yang melibatkan peserta dari TNI, Polri, dan Forkopimda.

Dalam kegiatan tersebut, Dankogartap II/Bandung turut berpartisipasi pada pertandingan sepak bola eksekutif melawan Persib Legend yang berlangsung penuh semangat dan keakraban.

Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kerja sama lintas sektor.

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih., S.E. M.M.,selaku Dankogartap II/Bandung menyampaikan bahwa kegiatan olahraga bersama merupakan wahana efektif untuk membangun kebersamaan dan memperkokoh sinergitas antarinstansi.

“Melalui olahraga bersama ini, kita semakin mempererat soliditas, kekompakan, dan sinergitas antara TNI, Polri, serta Forkopimda guna mendukung terciptanya stabilitas keamanan dan pembangunan yang kondusif bagi masyarakat,” ujar Pangdam.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan hingga selesai pada pukul 10.15 WIB.

(Pendam III/Siliwangi).

Sebanyak 46 hakim dan aparatur PA Yogyakarta lulus 100% E-Learning PPG sebagai wujud penguatan integritas dan budaya antikorupsi.

0

INDOTIPIKOR.COM-MEDIA FORSIMEMA RI—Sebanyak 46 hakim dan aparatur PA Yogyakarta lulus 100% E-Learning PPG sebagai wujud penguatan integritas dan budaya antikorupsi.

Meneguhkan komitmen sebagai instansi yang bersih dari korupsi, seluruh jajaran pimpinan, Hakim, dan Aparatur Pengadilan Agama (PA) Yogyakarta sebanyak 46 peserta dari PA Yogyakarta dinyatakan lulus 100% dalam program E-Learning Peningkatan Pemahaman Gratifikasi (PPG) Kelas MA1 yang diselenggarakan pada 18–20 Juni 2026.

Sebagai bentuk apresiasi atas capaian tersebut, Ketua PA Yogyakarta, Drs. Tubagus Masrur, S.H., didampingi Wakil Ketua selaku Ketua Tim Unit Pengendali Gratifikasi (UPG), menyerahkan sertifikat kelulusan secara simbolis kepada perwakilan Hakim dan aparatur.

Penyerahan ini dilaksanakan dalam seremonial Apel Pagi yang bertempat di Halaman Kantor PA Yogyakarta pada Senin (22/06/2026).

Dalam amanatnya, Ketua PA Yogyakarta, Drs. Tubagus Masrur, S.H., menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, melainkan instrumen penting dalam membentengi diri dari praktik koruptif.

“Pelatihan Peningkatan Pemahaman Gratifikasi ini merupakan sarana bagi kita semua untuk menginternalisasi diri dan semakin meningkatkan nilai-nilai integritas dalam setiap pelayanan yang kita berikan kepada masyarakat,” tegasnya.

Kegiatan peningkatan pemahaman dan kesadaran hukum ini merupakan bagian dari program kerja UPG PA Yogyakarta. Keberhasilan kelulusan mutlak 100% ini menjadi bukti nyata keseriusan PA Yogyakarta dalam Pembangunan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) serta menyukseskan implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP).

Untuk mendapatkan Berita atau Artikel Terbaru MARINews, Follow Channel Whatsapp: MARINews

Penulis: Kontributor

46 Hakim dan Aparatur PA Yogyakarta Lulus 100% E-Learning Peningkatan Pemahaman Gratifikasi (PPG )

Jakarta, Humas MA
Selasa,23 Juni 2026

Program pembinaan di Lapas Kembangkuning berjalan secara terstruktur dan berkelanjutan.

0

INDOTIPIKOR.COM-MEDIA FORSIMEMA RI—Wakil Ketua PT Jateng pimpin monitoring & evaluasi pelaksanaan Wasmat putusan pengadilan di Lapas Kembangkuning Nusakambangan.

Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Tengah, Dr. Suprapti, S.H., M.H., bersama Panitera Pengadilan Tinggi Jawa Tengah, R. Seno Soeharto Santoso, S.H., M.H., dan didampingi Ketua Pengadilan Negeri Cilacap Akbar Isnanto, S.H., M.Hum., Wakil Ketua Pengadilan Negeri Cilacap Kurniawan Wijonarko, S.H., M.Hum., Para Hakim, dan aparatur Pengadilan Negeri Cilacap melaksanakan Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Pengawasan dan Pengamatan (selanjutnya disingkat menjadi “Wasmat”) Putusan Pengadilan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kembangkuning, Jumat (19/6).

Kegiatan tersebut, merupakan bagian dari agenda hari kedua pembinaan Pengadilan Tinggi Jawa Tengah di Pengadilan Negeri Cilacap sekaligus pelaksanaan fungsi Wasmat terhadap putusan pidana yang telah berkekuatan hukum tetap.

Rombongan bertolak dari Pengadilan Negeri Cilacap menuju Dermaga Wijayapura dan melanjutkan perjalanan ke Pulau Nusakambangan menggunakan Kapal Pengayoman. Perjalanan ini menjadi simbol komitmen peradilan dalam memastikan putusan pengadilan terlaksana secara efektif hingga pada tahap pembinaan narapidana.

Setibanya di Lapas Kembangkuning, rombongan meninjau berbagai aspek pelaksanaan pemasyarakatan, mulai dari Sistem Database Permasyarakatan (SDP), pelaksanaan putusan pengadilan, hingga program pembinaan yang dijalankan bagi warga binaan.

Kegiatan juga diisi dengan dialog dan koordinasi bersama jajaran Lapas Kembangkuning untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai pelaksanaan putusan pengadilan serta berbagai upaya peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan.

Berdasarkan hasil monitoring diketahui bahwa program pembinaan di Lapas Kembangkuning berjalan secara terstruktur dan berkelanjutan.

Warga binaan memperoleh kesempatan mengikuti berbagai kegiatan kemandirian seperti peternakan, pertanian, pengolahan sampah sebagai bekal keterampilan produktif, serta pembinaan kepribadian melalui kegiatan keagamaan, olahraga dan pembentukan karakter guna mendukung proses pembinaan mental serta persiapan kembali ke lingkungan Masyarakat.

Hasil monitoring juga menunjukkan bahwa pelaksanaan putusan pidana yang telah berkekuatan hukum tetap telah di eksekusi dan di administrasikan dengan baik oleh pihak lapas melalui sistem administrasi yang tertib dan tepat waktu.

Selain memperoleh hak-hak dasar seperti pelayanan kesehatan, kunjungan keluarga, remisi, dan pembinaan mental spiritual, warga binaan juga diberikan kesempatan mengikuti berbagai program pengembangan diri yang bertujuan meningkatkan keterampilan, kedisiplinan, serta kesiapan mereka untuk kembali ke tengah masyarakat.

Dalam arahannya, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Tengah menegaskan Wasmat merupakan instrumen penting pengadilan untuk memastikan putusan hakim tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar dilaksanakan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Melalui Wasmat, pengadilan tidak hanya melakukan evaluasi pelaksanaan putusan tetapi juga memperkuat koordinasi dengan lembaga pemasyarakatan sebagai bagian dari sistem peradilan pidana terpadu”, ujar WKPT Jateng.

Monitoring di Lapas Kembangkuning juga menjadi wujud pembinaan berkelanjutan yang dilakukan Pengadilan Tinggi Jawa Tengah kepada satuan kerja di wilayah hukumnya. Kegiatan ini diharapkan semakin meningkatkan kualitas pelaksanaan fungsi pengawasan, memperkuat akuntabilitas pelaksanaan putusan pengadilan, serta mempererat sinergi antara pengadilan dan lembaga pemasyarakatan.

Pengawasan yang berkesinambungan, pelaksanaan putusan pengadilan diharapkan semakin profesional, transparan, dan akuntabel sehingga mampu memberikan kepastian hukum, menjunjung tinggi keadilan, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan.

Untuk mendapatkan Berita atau Artikel Terbaru MARINews, Follow Channel Whatsapp: MARINews

Penulis: Kontributor

Menembus Nusakambangan, WKPT Jateng Monitoring Wasmat

Jakarta, Humas MA
Selasa,23 Juni 2026

Presiden Prabowo Bahas Kemitraan Strategis dengan Imperial College London, Perkuat Pendidikan Kedokteran dan Sains

0

JAKARTA–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS PRESIDEN RI—-Presiden Prabowo Subianto menerima delegasi Imperial College London di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 22 Juni 2026. Pertemuan tersebut membahas rencana kerja sama strategis dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya di bidang kedokteran dan sains.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto yang turut mendampingi Presiden Prabowo dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kerja sama dengan Imperial College London akan menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat ekosistem pendidikan dan riset nasional.

“Jadi Imperial College, saat ini kita sudah membicarakan banyak hal terkait dengan rencana kita untuk membangun strategic partnership untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya pendidikan kedokteran,” ujar Mendiktisaintek Brian Yuliarto.

Dalam pertemuan tersebut, Brian menyampaikan bahwa Presiden Prabowo juga membahas rencana pembangunan 10 universitas kedokteran dan sains di Indonesia. Imperial College London akan berperan dalam mendukung pengembangan institusi tersebut melalui penguatan kurikulum, standar pengajaran, penelitian bersama, hingga keterlibatan profesor internasional.

“Tadi juga dibicarakan terkait dengan rencana Bapak Presiden mendirikan 10 medical dan science university, nantinya akan dibantu banyak oleh Imperial College. Jadi nantinya kurikulumnya, penyiapan standar pengajarannya, kemudian joint research-nya, kemudian juga visiting professor akan banyak dilakukan bersama-sama dengan Imperial College dan juga kampus-kampus lainnya,” jelas Mendiktisaintek.

Menurut Mendiktisaintek, kerja sama dengan Imperial College London menjadi langkah strategis untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi Indonesia. Hal ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo dalam memperkuat sumber daya manusia unggul melalui pendidikan dan riset.

“Hari ini Imperial College yang diterima oleh Bapak Presiden, ini adalah sebuah capaian yang sangat baik. Karena kita tahu, baru saja QS Ranking mengumumkan Imperial College ini adalah ranking kedua di dunia di bawah MIT,” katanya.

Brian menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut diharapkan memberikan dampak luas bagi perguruan tinggi di Indonesia, tidak hanya terbatas pada 10 universitas medis yang akan dibangun.

“Tetapi kami yakin juga dampaknya pasti juga akan dapat dirasakan oleh kampus-kampus yang lainnya di seluruh Indonesia. Sehingga kita berharap kunjungan ini, pertemuan tadi diterima langsung oleh Bapak Presiden, ini membuka pintu kerja sama strategis yang lebih luas di dunia pendidikan di Indonesia,” ujar Mendiktisaintek.

Lebih lanjut, Mendiktisaintek menuturkan bahwa kerja sama ini memiliki peluang besar untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan penelitian nasional mengingat reputasi Imperial College London di bidang medis dan sains.

“Kita juga tahu untuk pendidikan medis, Imperial College ini peringkat keempat di dunia. Sehingga kalau kerja sama ini nanti bisa direalisasikan, tentu ini adalah sebuah peluang besar bagi bangsa Indonesia untuk bersama-sama langsung dengan kampus yang sangat top di dunia, untuk bisa menaikkan juga kualitas pengajaran, penelitian di Indonesia yang tentunya diharapkan juga ranking kita di dunia, kampus-kampus kita ini juga akan ikut naik,” ungkapnya.

Dengan reputasi Imperial College London yang menempati peringkat keempat dunia di bidang pendidikan medis, kemitraan ini diharapkan menjadi katalis bagi peningkatan kualitas pendidikan dan penelitian nasional, sekaligus mempercepat lahirnya generasi dokter, ilmuwan, dan peneliti Indonesia yang mampu bersaing di tingkat global.

(BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka,

0

JAKARTA–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS ISTANA—Presiden Prabowo Terima Laporan Perkembangan Hilirisasi, Ketahanan Energi, dan Stabilitas Kelistrikan Nasional

Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 22 Juni 2026. Dalam keterangannya usai diterima Presiden, Bahlil menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menerima laporan terkait perkembangan program hilirisasi, termasuk pembangunan ekosistem baterai kendaraan listrik.

“Tadi kami melakukan rapat dengan Bapak Presiden, yang pertama adalah untuk mengevaluasi daripada program hilirisasi. Karena beberapanya sudah jalan, kami juga melaporkan kepada Bapak Presiden bahwa program hilirisasi kita untuk ekosistem baterai mobil yang kerja sama antara CATL dan Antam, itu sudah selesai dan insyaallah akan diresmikan nanti di bulan Juli akhir, itu sudah selesai,” ujar Bahlil.

Selain membahas hilirisasi, Presiden Prabowo juga menerima laporan mengenai kondisi ketahanan energi nasional. Bahlil menyampaikan bahwa pemerintah terus memastikan ketersediaan energi dalam kondisi aman.

“Yang kedua, kami juga melakukan rapat dengan Presiden untuk membahas tentang energi kita, dan ketahanan energi kita rata-rata di atas 20 hari minimum,” kata Bahlil.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo juga membahas keberlangsungan pelayanan listrik kepada masyarakat. Menteri ESDM menyampaikan bahwa pemerintah bersama PT PLN (Persero) telah melakukan evaluasi terhadap sejumlah faktor yang memengaruhi stabilitas kelistrikan.

“Total konsumsi batubara PLN kita setiap tahun itu 154 juta ton. Sementara penugasan dari Kementerian ESDM kepada perusahaan-perusahaan untuk melayani PLN itu sudah sekitar 180-190 juta ton, yang sudah dikontrak oleh PLN 134 juta ton,” jelasnya.

“Sebenarnya, secara kontrak dengan PLN dengan pengusaha, 134 juta untuk satu tahun, sekarang kan berbulan 6, itu harusnya no issue. Ternyata yang PLN keluhkan itu, atau PLN minta itu adalah kalori yang medium untuk blending,” lanjutnya.

Bahlil menyampaikan, pemerintah telah mengambil langkah untuk membantu PLN agar pelayanan listrik kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik. Bahlil juga menyampaikan bahwa pemerintah membentuk tim pengadaan batu bara untuk memastikan persoalan serupa tidak kembali terjadi.

“Sudah kita pastikan bahwa sudah tidak ada masalah dan kita pemerintah sudah membantu PLN untuk bisa menjalankan. Tetapi yang lebih dari itu adalah kita meminta ke PLN agar segera melakukan maintenance, agar betul-betul bisa memberikan kepastian pelayanan kepada masyarakat,” ujar Bahlil.

“Menurut kami, dari pihak regulator melihat, kalau ini tidak diawasi, kita tidak mau lagi seperti ini terus. Maka saya membentuk tim, tim pengadaannya itu dari PLN, Dirjen Batubara, BPKP, Inspektur Jenderal,” lanjutnya.

Terkait arahan Presiden Prabowo dalam pertemuan tersebut, Bahlil menyampaikan bahwa Presiden menginstruksikan kementerian terkait segera mengambil langkah terukur untuk memastikan pelayanan listrik kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

“Arahan Bapak Presiden Prabowo kepada kami adalah segera memastikan untuk melakukan langkah-langkah yang terukur dalam rangka percepatan agar tidak lagi terjadi hal seperti ini,” ujar Bahlil.

Pertemuan tersebut menegaskan komitmen Presiden Prabowo untuk mempercepat hilirisasi industri, memperkuat ketahanan energi nasional, dan memastikan seluruh masyarakat memperoleh layanan listrik yang andal sebagai fondasi menuju pertumbuhan ekonomi dan industrialisasi Indonesia yang berkelanjutan.

(BPMI Setpres)

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi.

0
JAKARTA—INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS ISTANA PRESIDEN—Pemadaman listrik bergilir yang sempat terjadi di sejumlah wilayah Pulau Jawa akhirnya mendapat respons langsung dari pimpinan PLN. Setelah dipanggil Presiden Prabowo Subianto ke Istana Kepresidenan, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi.
‎Darmawan menjelaskan kondisi sistem kelistrikan di Pulau Jawa kini mulai membaik. Kabar baiknya, satu pembangkit listrik besar yang sebelumnya mengalami gangguan telah berhasil dipulihkan dan kembali memasok listrik ke jaringan Jawa.
‎PLN juga mengaku melakukan pengawasan penuh selama 24 jam setiap hari untuk menjaga keandalan pasokan listrik dan mencegah gangguan serupa terulang. Masyarakat pun berharap pemadaman bergilir tidak kembali terjadi, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan listrik di berbagai sektor.
‎Menurut Anda, apakah langkah PLN saat ini sudah cukup untuk menjamin pasokan listrik tetap aman dan stabil?
emadaman listrik bergilir yang sempat terjadi di sejumlah wilayah Pulau Jawa akhirnya mendapat respons langsung dari pimpinan PLN. Setelah dipanggil Presiden Prabowo Subianto ke Istana Kepresidenan, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi.
HUMAS–22-06-2026.
REDAKSI

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, LaNyalla Serukan Rekonstruksi Total Arsitektur Hukum dan Ekonomi Nasional

0

SURABAYA –—INDOTIPIKOR.COM— Anggota MPR RI/DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menyerukan agar bangsa ini melakukan rekonstruksi total arsitektur hukum dan ekonomi nasional. Bukan tanpa alasan hal itu disampaikan LaNyalla. Pada acara Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Graha Kadin Jatim, Surabaya, Senin (22/6/2026).

LaNyalla menyebut jika kita benar-benar bertekad mewujudkan sistem demokrasi Pancasila dan sistem ekonomi Pancasila, maka hanya satu jalan yang harus kita lakukan, yaitu rekonstruksi total arsitektur hukum dan ekonomi nasional Indonesia.

“Perubahan arah ideologis dari ekonomi berbasis pasar dominan menuju ekonomi konstitusional berbasis kepentingan rakyat, yang sekarang dijalankan Presiden Prabowo mengandung konsekuensi perombakan puluhan undang-undang hasil Reformasi yang pro pasar dan liberal,” kata LaNyalla di hadapan ratusan peserta dari berbagai organisasi yang terdiri dari Pemuda Pancasila, komunitas buruh, petani, nelayan dan aktivis perempuan Surabaya.

Ketua DPD RI ke-5 itu tak menampik langkah tersebut akan menghasilkan perlawanan atau penolakan, baik dari dalam negeri, maupun dari luar negeri. Perlawanan itulah yang saat ini menurut LaNyalla yang membuat bangsa ini mengalami turbulensi ekonomi.

“Presiden Prabowo pasti tahu akan ada perlawanan. Dari dalam maupun dari luar negeri. Karena mereka yang melawan pasti sudah menjadi penikmat kekayaan Indonesia selama ini. Jadi tidak heran kalau dana asing keluar dan muncul tagar ‘Sell Indonesia’, tukas LaNyalla.

Dan perlawanan itu, sambungnya, diperparah dengan mental korup para pemegang amanah kekuasaan dari orang-orang yang dipercaya Presiden untuk menjalankan garis besar kebijakan yang diarahkan Presiden. Itulah mengapa negara ini hiruk pikuk belakangan ini. Karena pembantu Presiden tidak menerjemahkan dengan tepat, malah korupsi.

LaNyalla memaparkan, sebagai negara yang diberkahi dengan kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah, tentu Indonesia menjadi incaran negara-negara yang berwatak predatorik. “Negara-negara yang ingin menguasai dan memiliki sumber daya tersebut. Ini sudah terbukti dengan masuknya VOC hingga masa penjajahan Belanda, sehingga Indonesia menjadi negara koloni Belanda,” paparnya.

Setelah perang dunia kedua dinyatakan selesai pada bulan Mei 1945, negara-negara tersebut ternyata tidak berhenti untuk menguasai negara-negara yang baru merdeka dan berkembang, termasuk Indonesia. “Mulailah mereka menyusun strategi kolonialisme baru. Tanpa panjajahan fisik. Itulah konsep Neo-Kolonialisme yang semakin mendapat angin segar dengan lahirnya paradigma Neo-Liberalisme,” katanya.

Hingga kini, negara-negara ini tetap ingin menguasai Indonesia. Sumber Daya Alam diangkut ke luar negeri. Lalu produk jadi yang mereka olah di luar negeri masuk kembali ke Indonesia untuk kita beli. “Lalu keuntungan mereka dimasukkan lagi ke Indonesia sebagai tawaran utang dan Penanaman Modal Asing. Begitu siklusnya. Dan kerakusan mereka tidak berhenti di situ. Mereka menjalankan praktik kejahatan fiskal melalui tiga skenario jahat,” jelasnya.

Pertama adalah Under-Pricing, yaitu siasat di mana korporasi sengaja menjual komoditas nasional kepada perusahaan afiliasinya di luar negeri dengan harga yang jauh di bawah nilai pasar. Tindakan ini kemudian dilegitimasi melalui instrumen kedua, yakni UnderInvoicing, yaitu manipulasi pencatatan nilai faktur ekspor agar tampak legal secara formalitas di atas kertas.

“Padahal sesungguhnya terjadi distorsi nilai yang besar. Seluruh rangkaian ini bermuara pada skema ketiga, yaitu: Transfer-Pricing yang agresif, yang secara sengaja menggeser keuntungan global ke yurisdiksi yang menerapkan tarif pajak sangat rendah demi menghindari kewajiban kontribusi domestik,” ulas LaNyalla.

“Inilah yang sekarang diperangi oleh Presiden Prabowo, dengan cara membelokkan kemudi kapal Indonesia menuju paradigma Ekonomi Pancasila. Sekaligus untuk mewujudkan substansi demokrasi di Indonesia, yaitu keadaulatan dan keadilan sosial,” ungkap Anggota Dewan Pertimbangan KADIN Indonesia itu.

Ia mengaku dapat memahami keresahan mahasiswa di Indonesia belakangan ini, sehingga para mahasiswa menggelar aksi turun ke jalan menuntut perbaikan ekonomi. Tetapi ia juga berharap, para mahasiswa bisa membedakan antara fakta dan narasi.

“Fakta adalah kejadian. Sedangkan narasi adalah cara kejadian itu diceritakan. Faktanya, ekonomi Indonesia memang terguncang, karena ada perlawanan. Tetapi narasinya menjadi Indonesia bangkrut. Indonesia akan collaps. Indonesia bubar, dan sebagainya,” ujar LaNyalla.

Sebagai intelektual, harapnya, mahasiswa harus selalu menguji hipotesa dengan pertanyaan. Siapa yang membuat narasi? Siapa yang diuntungkan? Siapa yang dirugikan? Siapa yang mendanai? Karena dalam setiap perang narasi selalu ada kepentingan yang bekerja. Ada kepentingan ekonomi, ada kepentingan politik dan ada juga kepentingan geopolitik.

Oleh karena itu, LaNyalla mengingatkan agar intelektual tidak boleh menjadi konsumen narasi. “Kita harus menjadi penguji narasi. Jangan mudah menjadi oposisi. Tetapi jangan pula mudah menjadi pendukung. Jadilah penimbang. Jadilah generasi yang meluruskan dan memperjuangkan cita-cita bangsa dan negara ini,” kata LaNyalla mengingatkan.

Sebab pada akhirnya, LaNyalla menyebut pertarungan terbesar bangsa ini bukan antara pemerintah dan oposisi. “Pertarungan terbesar kita adalah menentukan apakah Indonesia akan terus berjalan mengikuti logika pasar global yang menempatkan rakyat sebagai obyek, atau kembali kepada Ekonomi Pancasila yang menempatkan rakyat sebagai tujuan utama pembangunan,” demikian LaNyalla.

Salah satu peserta dalam kegiatan itu, Samsurin meminta kepada pemerintah untuk mengaktifkan Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) hingga ke tingkat daerah. Sebab, katanya, acapkali Pancasila hanya lip service belaka ketika dihadapkan pada realitas lapangan.

“Pancasila ada di benak kita, tapi tidak secara praksis. Dengan kata lain, secara materi kita paham dan tahu apa itu Pancasila, namun tidak dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Berangkat dari fakta tersebut, saya kira perlu dan sangat penting agar BPIP bisa dihadirkan hingga ke tingkat daerah,” kata aktivis pemuda di Kota Surabaya tersebut.(*)

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI LANYALLA

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menghadiri pertemuan di Gedung Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) bersama Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, serta Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait.

0

JAKARTA –—INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LIPSUS KEMENTERIAN— BP BUMN dan Danantara terus memperkuat tata kelola dalam pelaksanaan program hunian rakyat guna memastikan seluruh proses berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Penguatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan program prioritas dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Pada 22 Juni 2026, Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menghadiri pertemuan di Gedung Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) bersama Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, serta Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait.

Pertemuan tersebut membahas penguatan tata kelola, pendampingan pengawasan, serta percepatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga dalam mendukung pelaksanaan program hunian rakyat. Sinergi ini diarahkan untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai ketentuan, memiliki kepastian hukum yang kuat, serta menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Dukungan pengawasan yang kuat menjadi faktor penting dalam menjaga efektivitas pelaksanaan program sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap berbagai program strategis pemerintah. Dengan tata kelola yang baik, proses perencanaan hingga pelaksanaan diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan terukur.

Dony Oskaria menyampaikan dukungan penuh terhadap program tersebut serta menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak dalam pelaksanaannya.

“Kami tentu mendukung penuh program ini. Tinggal bagaimana kita memastikan seluruh pihak bergerak bersama, sehingga program ini bisa berjalan lebih cepat, akuntabel, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Dony.

Melalui penguatan sinergi ini, pemerintah berharap percepatan penyediaan hunian yang layak dan terjangkau dapat terus dilakukan, sekaligus memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mendorong pemerataan kesejahteraan di berbagai wilayah Indonesia.

HUMAS