Beranda blog Halaman 45

Pelantikan Pengurus IDI Ciamis 2026–2029, Bupati Herdiat Dorong Penguatan Layanan Kesehatan yang Humanis dan Profesional

0

CIAMIS,Indotipikor com.
Bupati Ciamis, H. Herdiat Sunarya, menghadiri pelantikan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Ciamis masa bakti 2026–2029 yang digelar di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis, Jumat (10/7/2026). Momentum tersebut menjadi awal kepengurusan baru yang diharapkan mampu memperkuat peran organisasi profesi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Dalam pelantikan tersebut, dr. H. Rizali Sofiyan resmi mengemban amanah sebagai Ketua IDI Cabang Kabupaten Ciamis periode 2026–2029, menggantikan dr. Budi Ahmad Rasas. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua IDI Jawa Barat, dr. Mohamad Luthfi, serta disaksikan unsur Forkopimda, jajaran kepala perangkat daerah, tenaga kesehatan, dan tamu undangan.

Pada sambutannya, Bupati Herdiat menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru dapat membawa organisasi semakin maju, solid, dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas.

Menurut Herdiat, profesi dokter bukan sekadar pekerjaan, melainkan panggilan pengabdian yang menuntut keikhlasan, tanggung jawab, serta komitmen tinggi dalam melayani masyarakat. Seorang dokter, kata dia, memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan jiwa manusia sehingga dituntut untuk selalu menjunjung tinggi etika profesi dan nilai-nilai kemanusiaan.

“Dokter memiliki tanggung jawab yang sangat besar karena berhubungan langsung dengan kesehatan bahkan keselamatan masyarakat. Oleh karena itu, pelayanan harus diberikan secara profesional tanpa membedakan suku, agama, ras, maupun latar belakang sosial setiap pasien,” ungkapnya.

Bupati juga memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus IDI periode sebelumnya yang telah mendedikasikan waktu, tenaga, dan pemikirannya untuk mendukung pelayanan kesehatan di Kabupaten Ciamis. Menurutnya, kontribusi para dokter selama ini telah menjadi bagian penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Lebih lanjut, Herdiat mengingatkan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kedokteran berlangsung sangat cepat. Kondisi tersebut menuntut setiap dokter untuk terus meningkatkan kompetensi, memperbarui pengetahuan, serta mengembangkan keterampilan agar mampu memberikan pelayanan terbaik sesuai perkembangan zaman.

Ia berharap IDI sebagai organisasi profesi mampu menjadi wadah pembinaan, peningkatan kapasitas, sekaligus mempererat solidaritas antardokter sehingga mampu menjawab berbagai tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks.

Sementara itu, Ketua IDI Jawa Barat, dr. Mohamad Luthfi, mengatakan bahwa dunia kesehatan saat ini menghadapi perubahan yang sangat dinamis. Kemajuan teknologi medis, digitalisasi layanan kesehatan, hingga meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap mutu pelayanan menjadi tantangan yang harus dihadapi secara bersama-sama.

Menurutnya, kolaborasi yang harmonis antara organisasi profesi, pemerintah daerah, rumah sakit, fasilitas pelayanan kesehatan, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam membangun sistem kesehatan yang kuat, profesional, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Ia optimistis kepengurusan IDI Cabang Kabupaten Ciamis yang baru mampu menjalankan amanah organisasi dengan baik serta terus menghadirkan inovasi dalam mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan di daerah.

Melalui kepengurusan periode 2026–2029 ini, IDI Cabang Kabupaten Ciamis diharapkan semakin memperkokoh perannya sebagai organisasi profesi yang tidak hanya meningkatkan kompetensi anggotanya, tetapi juga menjadi mitra pemerintah dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Ciamis yang sehat, produktif, dan sejahtera melalui pelayanan kesehatan yang profesional, berintegritas, dan berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan.Editor (Yan.P/M.Robby).

Danantara Dorong Kepercayaan Global pada Perekonomian Indonesia

0

JAKARTA ––INDOTIPIKOR.COM— Kolaborasi dengan mitra strategis global menjadi salah satu langkah penting dalam mempercepat transformasi BUMN sekaligus memperkuat kepercayaan dunia terhadap perekonomian Indonesia. Penguatan jejaring internasional diharapkan mampu membuka peluang investasi yang lebih luas, mempercepat transfer pengetahuan dan teknologi, serta mendukung pengembangan sektor-sektor strategis yang memberikan nilai tambah bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Pada Kamis (9/7), Kepala Badan Pengaturan BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menghadiri pertemuan bersama Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri Thailand periode 2001–2006 yang juga Dewan Penasihat BPI Danantara, Thaksin Shinawatra. Pertemuan tersebut turut dihadiri CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan P. Roeslani, CIO Danantara Pandu Sjahrir, serta CTO Danantara Sigit Puji Santosa.

Pertemuan membahas berbagai peluang kerja sama strategis yang dapat mendukung transformasi BUMN dan pembangunan nasional. Diskusi difokuskan pada pengembangan sektor-sektor prioritas, percepatan hilirisasi industri, penguatan tata kelola perusahaan, serta transformasi digital melalui pemanfaatan jejaring dan pengalaman global.

Sejalan dengan upaya tersebut, CEO Danantara Rosan P. Roeslani mengungkapkan bahwa Danantara kini menjadi salah satu mitra strategis yang banyak diminati oleh investor global. “Danantara menjadi mitra strategis yang dicari oleh banyak investor asing. Kami memiliki portofolio dan proyek yang sangat menarik bagi modal asing,” ujar Rosan, pada Rabu (8/7/2026).

Melalui sinergi dengan berbagai mitra internasional, Danantara terus mendorong terciptanya ekosistem investasi yang semakin kredibel, memperluas akses terhadap teknologi dan praktik terbaik dunia, serta meningkatkan kepercayaan investor terhadap prospek perekonomian Indonesia. Upaya tersebut diharapkan dapat mempercepat transformasi BUMN menjadi perusahaan yang lebih kompetitif, adaptif, dan berdaya saing global, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan.

Program Semi Hotmix Kp. Ciranca Desa Tawang Jadi Polemik dan Ujungnya Diduga Kades Berdusta

0

TASIKMALAYA–INDOTIPIKOR.COM—-Menurut Informasi Warga Masyarakat Desa Tawang, Dengan adanya pekerjaan di Kp, Ciranca Desa Tawang   Kecamatan Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya terkesan menjadi terkesesan polemik serta  ironis tanpa adanya aktipitas manfaat Buat libatkan pekerja dari masyarakat setempat.

Yang mana pekerjaan itu dengan panjang 78 M x 2.5 M dengan Nilai Anggaran Rp. 40.000.000. (Empat Puluh Juta Rupiah) dengan sumber dana DD T.A 2026 serta pelaksanaan PPKD Desa Tawang, yang mana sangat di khawatirkan akan menjadi sebuah perbincangan warga pancatengah dengan alasan pekerjaan tersebut di kerjakan dari luar Kecamatan Pancatengah, yang padahal untuk ahli pekerjaan di bidang pengaspalan sebagai wilayah pancatengah juga ada ahlinya, akan tetapi malah Kepala Desa Tawang memilih dari pekerja pengaspalan Wilayah Desa Pakemitan Kecamatan Cikatomas yang sama sama beliau memiliki jabatan Kepala Desa.

Dengan ini beberapa Narasumber Tokoh Masyarakat  Kp Ciranca menyampaikan, Bahwa dalam pelaksanaan pekerjaan semi hotmix di wilayah kami sama sekali tidak adanya yang di libatkan warga kami, melainkan hanya pekerja yang tidak di kenal, berarti kalau mengenai pekerjaan pengaspalan di desa kami atau kecamatan kami juga tidak ada yang bisa melaksanakan pengaspalan, yang padahal wilayah ini ada yang sudah biasa mengerjakan pengaspalan dan bahkan juga suka mengerjakan pengaspalan di luar daerah, jadi heran ko ini lebih mementingkan orang luar dari pada mementingkan warganya sendiri yang asli pribumi warga Pancatengah, yang sedangkan kami sebagai warganya sangat di sayangkan dengan ulah kepala Desa kami sendiri, Katanya.

 

Di sambung lagi dengan keterangan narasumber Tokoh Masyarakat menyampaikan, Untuk mengenai pekerjaan semi hotmix jalan di kp, ciranca itu memang benar di kerjakan oleh pihak luar, yang mana juga itu diduganya Kepala Desa Tawang tidak adanya musyawarah dengan masyarakat, di mana pekerjaan itu di kerjakan oleh salah satunya dari Desa Pakemitan Kecamatan Cikatomas, itu kepala desa tawang salah mentang mentang sama sama punya kedudukan jabatan kepala desa, padahal kita harus pikirkan dengan jernih, kepala desa di pilih oleh warga masyarakat tawang, bukanlah masyarakat pakemitan yang memilih kepala desa tawang dan sepertinya juga kepala desa tawang sudah tidak peduli warga masyarakat yang kami selalu sigap dalam bentuk apa pun juga dalam waktu 2×24 jam, jadi dengan intinya Kepala Desa Tawang Berinisial S sudah tidak penting lagi bagi warganya, Katanya.

Stelah kami mendapatkan keterangan keterangan narasumber yang sudah sampaikan Kepada Awak Media Indotipikor.Com Rabu 9/7/2026 kami langsung mendatangi Kantor Desa Desa Tawang untuk mengadakan suatu Konfirmasi/Klarifikasi dengan kepala desa.

Dan setelah kami sudah sampai tujuan kantor desa tawang dengan itu pas para Staf semuanya sedang melaksanakan Takziah salah satunya warga yang meninggal dunia, dan setelah itu dengan tiba tiba datanglah mobil ambulan yang masuk ke halaman desa dan sopirnya langsung turun, dengan ini kami bertanya kepada sopir ambulan, ma,af pa saya mau bertanya, apakah pak kepala desa desanya ada…? Beliau menjawab, oh pak kepala desanya lagi takziah, katanya,,, dan setelah itu kami dan rekan-rekan langsung pulang lagi di karnakan kepala desa tersebut lagi takziah, tapi dengan ini kami hanya tersenyum saja dengan sapaan pak sopir itu, yang padahal kami sudah tahu bahwa yang di tanya itu Kepala Desa Tawang S tapi bagi kami tidak masalah, ternyata A sepertinya sudah biasa Berdusta kepada awak media.

Maka dengan hal ini untuk pelayanan Desa Tawang Kecamatan Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya sangat sangat sangat tidak prima dengan pelayanan, yang padahal sebagai pucuk pimpinan haruslah legowo dalam segala pelayanan yang sebenarnya, bukanlah kepala desa cuma bisanya berbohong.
Bersambung…

A. Firmansyah.

Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi saat melakukan audensi di Gedung Makarti, Komplek Kantor Transmigrasi (Kementrans), Kalibata, Jakarta,

0

JAKARTA–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS KEMENTERIAN—Nomor: 162/HMS.00/VII/2026

“Sebelum Saya lahir sudah ada program transmigrasi di Konawe Selatan”, ujar Bupati Konawe Selatan Irham Kalenggo. Ungkapan demikian disampaikan kepada Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi saat melakukan audensi di Gedung Makarti, Komplek Kantor Transmigrasi (Kementrans), Kalibata, Jakarta, 8/7/2026.

Lebih lanjut dikatakan, transmigrasi yang dilakukan sejak tahun 1968 di kabupaten yang berada di Provinsi Sulawesi Tenggara itu membawa dampak yang sangat luar biasa di mana kawasan transmigrasi mampu berkontribusi lebih dari 50% PDRB dari sektor pertanian. Di kabupaten yang berhimpit dengan Kota Kendari itu, 55% sektor yang ada bergerak di pertanian.

Diungkap dari 25 kecamatan di kabupaten itu, 15 kecamatan di antaranya memiliki wilayah yang ditempati oleh transmigran. Dampak baik dari program transmigrasi itulah yang membuat Konawe Selatan memiliki visi ‘Mewujudkan kawasan UPT Transmigrasi di Kabupaten Konawe Selatan Sebagai Pusat Ekonomi Mandiri yang Terintegrasi Dengan Pembangunan Daerah’. “Konawe Selatan selama ini yang memasok kebutuhan pangan Kota Kendari”, ujar pria alumni Universitas Haluoleo itu.

Meski kawasan transmigrasi sebagai penopang kebutuhan pangan dan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi namun diungkapkan masih banyak kendala pembangunan di sana seperti jalan antar desa yang belum diaspal, kondisi sekolah yang memprihatinkan, pasar yang belum layak, dan masalah infrastruktur lainnya, seperti jembatan dan sarana air bersih, yang perlu diperhatikan.

Irham Kalenggo dalam pertemuan itu menyampaikan perlunya dukungan lebih dari Kementrans agar kawasan transmigrasi lebih maksimal dalam berkontribusi kepada daerah. Menanggapi tantangan pembangunan kawasan transmigrasi, Viva Yoga mengatakan, “dalam pembangunan kawasan transmigrasi, Kementrans yang terdepan”. Diakui di Sulawesi Tenggara ada 11 kawasan transmigrasi yang tersebar di berbagai kabupaten seperti di Konawes Selatan, Konawe Utara, Muna, Muna Barat, Konawe, Kolaka, Kolaka Timur, Buton, Buton Utara, dan Buton Tengah. “Di Konawe Selatan kawasan transmigrasi ada di Kolono dan Tinanggea”, ujarnya.

Viva Yoga gembira keberadaan kawasan transmigrasi mampu menjadi penopang pembangunan dan pertumbuhan ekonomi. “Di berbagai kabupaten dan provinsi lainnya, kawasan transmigrasi juga sebagai kawasan pertumbuhan ekonomi dan sentra tanaman pangan”, ujarnya.

Tantangan yang dialami oleh transmigran di Konawe Selatan menurut Viva Yoga juga terkait dengan sertipikati lahan. Dari target sertipikati lahan menjadi SHM pada 1.588 bidang, baru terealisasi 708 lahan. “Sisanya, 880 lahan, segera Kita tuntaskan”, tegasnya.

Diakui, Kementrans dalam membangun kawasan transmigrasi tidak bisa sendirian. Perlu dan penting bersinergi dengan kementerian lain, lembaga negara, BUMN, dan perusahaan swasta baik dari dalam maupun luar negeri. “Dalam sertipikati lahan Kementrans harus bersinergi dengan Kementerian ATR/BPN”, ujarnya.

Demikian pula dalam merehabilitasi atau membangun infrastruktur jalan, jembatan, dan perbaikan sekolah, Kementrans juga perlu bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen-PU) dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). “Kita juga tengah merealisasikan program bersama dengan Kemendikdasmen terkait rehabilitasi sekolah di kawasan transmigrasi”, tuturnya. “Rehabilitasi sekolah di Konawe Selatan bisa Kita masukan dalam program ini”, tambahnya.

Terkait pembangunan jalan dan infrastruktur lainnya, Viva Yoga menegaskan akan berkoordinasi dengan Kemen-PU. “Kita kerap berkoordinasi dengan kementerian ini untuk membangun infrastruktur kawasan transmigrasi”, ujarnya. Sinergi antar kementerian menurutnya merupakan suatu hal yang biasa. Antar kementerian bersinergi agar pembangunan di masa Presiden Prabowo Subianto menjadi efisien. (ARW)

Sumber: Tim Kementerian Transmigrasi

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia
📍 Jl. TMP Kalibata No.17, Jakarta Selatan 12750

Makodam III/Siliwangi Taklukkan Kodiklatad 7-1, Pangdam Sumbang Empat Gol pada Laga Mini Soccer Persahabatan

0

Bandung ––INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS TNI— Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai pertandingan Mini Soccer antara Pejabat Utama Makodam III/Siliwangi melawan Pejabat Utama Kodiklatad yang digelar di Lapangan Serka Dedy Unadi, Makodam III/Siliwangi, Jalan Aceh, Kota Bandung, Jumat (10/7/2026).

Kegiatan yang dipimpin Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M. tersebut diikuti sekitar 250 peserta dari jajaran Makodam III/Siliwangi dan Kodiklatad.

Pada laga persahabatan tersebut, tim Makodam III/Siliwangi berhasil meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 7-1 atas tim Kodiklatad, Pangdam III/Siliwangi turut menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan menyumbangkan empat gol bagi tim Makodam III/Siliwangi.

Kegiatan ini dihadiri Pangdam III/Siliwangi, Irdam III/Siliwangi, Kas Kogartap II/Bandung, para Pejabat Utama Kodam III/Siliwangi, serta para Dansat dan Kabalak jajaran Kodam III/Siliwangi.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan Pangdam III/Siliwangi yang dilanjutkan pemanasan bersama dan sesi foto bersama antara Pejabat Utama Makodam III/Siliwangi dan Kodiklatad.

Pertandingan kemudian berlangsung dalam tiga babak hingga ditutup dengan ramah tamah sebagai bentuk mempererat hubungan silaturahmi dan soliditas antarsatuan.

Kegiatan olahraga bersama ini diselenggarakan sebagai sarana memperkuat sinergi, kebersamaan, dan kekompakan antar satuan TNI AD di wilayah Bandung, sekaligus memeriahkan semangat gelaran Piala Dunia 2026 melalui kegiatan olahraga yang sehat, sportif, dan penuh keakraban.

Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan dengan aman, tertib, dan lancar tanpa adanya kejadian menonjol.
(Pendam III/Siliwangi).

Pengadilan Agama Jakarta Pusat mengedepankan pendekatan persuasif dalam penanganan perkara eksekusi dengan memberikan ruang musyawarah kepada para pihak sebelum

0

JAKARTA ––INDOTIPIKOR.COM—MEDIA FORSIMEMA RI—- Pengadilan Agama Jakarta Pusat mengedepankan pendekatan persuasif dalam penanganan perkara eksekusi dengan memberikan ruang musyawarah kepada para pihak sebelum pelaksanaan tindakan eksekusi. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan penyelesaian sengketa yang efektif, humanis, dan tetap berlandaskan ketentuan hukum yang berlaku.

Ketua Pengadilan Agama Jakarta Pusat, Muhammad Aliyuddin, S.Ag., M.H., pada 7 Juli 2026 memimpin langsung koordinasi penanganan tujuh perkara eksekusi, yakni Nomor 2/Pdt.Eks/2023/PA.JP, 3/Pdt.Eks/2023/PA.JP, 5/Pdt.Eks/2023/PA.JP, 6/Pdt.Eks/2023/PA.JP, 7/Pdt.Eks/2023/PA.JP, 9/Pdt.Eks/2023/PA.JP, dan 3/Pdt.Eks/2024/PA.JP.

Dalam setiap perkara, pengadilan memberikan kesempatan kepada para pihak untuk bermusyawarah guna mencari solusi bersama sebelum pelaksanaan eksekusi. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meminimalkan potensi sengketa lanjutan sekaligus memberikan kepastian hukum yang berkeadilan bagi para pencari keadilan.

Pada hari yang sama, Pengadilan Agama Jakarta Pusat juga mencatat keberhasilan penyelesaian dua perkara aanmaning eksekusi melalui kesepakatan damai tanpa perlu dilakukan eksekusi paksa.

Perkara pertama, Nomor 3/Pdt.Eks/2026/PA.JP, diselesaikan melalui pelaksanaan kesepakatan penyerahan aset sebagai pengganti pembayaran kewajiban. Dalam sidang yang dipimpin Ketua Pengadilan Agama Jakarta Pusat, Termohon Eksekusi menyerahkan dua Sertifikat Hak Milik (SHM), yakni SHM Nomor 03429 seluas 150 meter persegi dengan estimasi nilai sekitar Rp150 juta dan SHM Nomor 00949 seluas 4.410 meter persegi kepada pengadilan. Selain itu, Termohon juga mentransfer dana sebesar Rp5 juta kepada Pemohon Eksekusi di hadapan majelis. Dengan terpenuhinya seluruh kesepakatan, perkara dinyatakan selesai secara damai.

Sementara itu, perkara kedua, Nomor 5/Pdt.Eks.HT/2026/PA.JP, mempertemukan PT Bank Aceh Syariah Cabang Jakarta sebagai Pemohon Eksekusi dengan PT Priatman sebagai Termohon Eksekusi. Perkara tersebut merupakan pelaksanaan Akta Perdamaian Nomor 682/Pdt.G/2025/PA.JP.

Dalam persidangan, kedua belah pihak kembali mencapai kesepakatan penyelesaian kewajiban pembayaran secara bertahap. Berdasarkan kesepakatan, Termohon akan membayarkan Rp11,75 miliar sebagai bagian dari penyelesaian kewajiban yang sebelumnya tercatat sebesar Rp34,88 miliar. Dengan tercapainya kesepakatan tersebut, perkara juga dinyatakan selesai secara damai.

Keberhasilan penyelesaian kedua perkara tersebut menunjukkan bahwa komunikasi yang baik, pendekatan persuasif, dan semangat musyawarah mampu menghadirkan kepastian hukum sekaligus menjaga hubungan para pihak.

Dari dua perkara aanmaning yang disidangkan pada hari itu, seluruhnya berhasil diselesaikan melalui perdamaian atau mencatat tingkat keberhasilan 100 persen. Capaian tersebut memperkuat komitmen Pengadilan Agama Jakarta Pusat untuk terus mengedepankan penyelesaian sengketa secara sukarela sebelum pelaksanaan eksekusi, dengan tetap menjunjung prinsip keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan bagi masyarakat.

WHACHAMEUH

Tanggapi Penggeledahan Penyidik Polri, Kejaksaan Agung Hormati Proses Hukum dan Junjung Tinggi Asas Praduga Tak Bersalah

0

JAKARTA–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS KEJAGUNG RI—Sehubungan dengan dinamika informasi dan isu yang berkembang di media massa maupun media sosial terkait kegiatan penggeledahan yang dilakukan oleh Penyidik Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Anang Supriatna memberikan keterangan resmi guna mencegah spekulasi berkembang di masyarakat.
Kapuspenkum Kejaksaan Agung menyampaikan bahwa tindakan penggeledahan yang saat ini tengah berlangsung merupakan murni tindakan hukum yang dilakukan oleh tim penyidik kepolisian. Kegiatan tersebut berada dalam koridor penanganan perkara yang menjadi ranah dan kewenangan penuh instansi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
“Kami menghormati seluruh proses penyidikan yang sedang berjalan saat ini, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Kapuspenkum.
Saat ini, Kejaksaan Agung menunggu hasil penyidikan yang sedang dirampungkan oleh penyidik kepolisian. Hal ini mencakup laporan perkembangan mengenai objek penggeledahan, status barang bukti yang disita, hingga pihak-pihak yang dikaitkan dalam proses hukum tersebut.
“Langkah ini diambil sebagai wujud penghormatan terhadap independensi serta kewenangan masing-masing aparat penegak hukum (APH) dalam menjalankan tugas dan fungsinya,” imbuh Kapuspenkum.
Lebih lanjut, Kapuspenkum mengimbau kepada publik agar tidak terburu-buru membangun kesimpulan atau opini sepihak. Masyarakat diharapkan tidak mengaitkan individu maupun institusi tertentu dengan dugaan tindak pidana hanya berdasarkan spekulasi atau informasi yang belum terverifikasi di media sosial.
Kejaksaan Agung menghormati independensi dan kewenangan setiap aparat penegak hukum dalam menjalankan tugasnya. Kejaksaan Agung menyikapi bahwa setiap proses penegakan hukum dilakukan berdasarkan alat bukti yang sah dan mekanisme hukum yang berlaku. “Kami juga mengimbau masyarakat agar memperoleh informasi resmi dari aparat penegak hukum yang menangani perkara tersebut,” tutur Kapuspenkum.
Kejaksaan Agung tetap berkomitmen penuh untuk mendukung proses penegakan hukum yang profesional, objektif, transparan, dan akuntabel demi mewujudkan kepastian hukum, keadilan, serta kemanfaatan yang nyata bagi masyarakat.

Jakarta, 9 Juli 2026
KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM

ANANG SUPRIATNA, S.H., M.H.

Candi Prambanan Jadi Saksi Persahabatan Indonesia-India, Presiden Prabowo dan PM Modi Sepakati Kerja Sama Konservasi Warisan Dunia

0

INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS PRESIDEN RI—Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri (PM) Republik India Narendra Modi mengunjungi Kompleks Candi Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Rabu, 8 Juli 2026. Kunjungan tersebut menjadi penegasan bahwa hubungan Indonesia dan India tidak hanya dibangun melalui kerja sama di berbagai bidang strategis, tetapi juga bertumpu pada ikatan sejarah dan kebudayaan yang telah terjalin selama lebih dari satu milenium.

Dalam keterangan pers bersama usai peninjauan kawasan candi, Presiden Prabowo mengatakan bahwa Candi Prambanan merupakan salah satu mahakarya peradaban dunia yang memiliki makna penting, baik bagi Indonesia maupun masyarakat internasional.

“Hari ini saya berkesempatan mendampingi Yang Mulia Perdana Menteri Republik India Bapak Narendra Modi mengunjungi Candi Prambanan, salah satu mahakarya peradaban dunia sekaligus warisan budaya yang menjadi kebanggaan tidak hanya bangsa Indonesia, tapi juga kebanggaan dunia,” ujar Presiden Prabowo.

Kepala Negara menjelaskan bahwa kunjungan tersebut memiliki makna yang sangat istimewa karena Candi Prambanan menjadi pengingat akan kuatnya hubungan peradaban antara Indonesia dan India yang telah terjalin selama lebih dari seribu tahun. Menurut Presiden, hubungan kedua negara tidak hanya dibangun melalui kerja sama politik, ekonomi, dan pertahanan, tetapi juga berakar pada nilai-nilai budaya, ilmu pengetahuan, serta sikap saling menghormati yang diwariskan dari generasi ke generasi.

“Jejak sejarah tersebut masih dapat kita lihat dan rasakan hingga hari ini,” ungkap Presiden.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Candi Prambanan merupakan simbol peradaban besar Nusantara yang menjunjung tinggi ilmu pengetahuan, seni, spiritualitas, dan nilai-nilai kemanusiaan. Selain itu, relief kisah Ramayana yang terukir di dinding-dinding candi menjadi bukti kedekatan sejarah dan budaya antara bangsa Indonesia dan India.

“Candi Prambanan juga memiliki makna khusus bagi bangsa Indonesia dan bangsa India, karena relief kisah Ramayana yang terukir di dinding-dindingnya menjadi saksi dari kedekatan peradaban kedua bangsa kita,” ucap Presiden.

Presiden Prabowo pun berharap kunjungan tersebut semakin mempererat persahabatan antara masyarakat Indonesia dan India. Menurut Kepala Negara, kebudayaan merupakan jembatan yang mampu menyatukan bangsa-bangsa, memperkuat saling pengertian, serta membangun kepercayaan dalam menghadapi tantangan masa depan bersama.

“Saya berharap kunjungan ini akan semakin mempererat persahabatan antara rakyat Indonesia dan rakyat India. Budaya adalah jembatan yang mampu menyatukan bangsa-bangsa, memperkuat saling pengertian, serta membangun kepercayaan untuk menghadapi masa depan bersama,” ungkap Presiden.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menyambut baik tercapainya kesepakatan konservasi dan restorasi Kompleks Candi Prambanan antara Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik India. Kesepakatan tersebut diharapkan menjadi wujud nyata kolaborasi kedua negara dalam menjaga dan melestarikan salah satu warisan budaya dunia bagi generasi mendatang.

Menutup keterangannya, Presiden Prabowo turut menyampaikan apresiasi atas kunjungan kenegaraan PM Narendra Modi selama tiga hari di Indonesia. Kepala Negara berharap hubungan persahabatan kedua negara semakin kokoh serta terus menghasilkan berbagai kerja sama yang konkret dan saling menguntungkan bagi kedua bangsa.

“Atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia, saya ucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Perdana Menteri Narendra Modi atas kunjungan kenegaraannya di Indonesia kali ini selama tiga hari. Semoga persahabatan Indonesia dan India semakin kokoh, semakin erat, dan terus menghasilkan kerja sama yang nyata serta saling menguntungkan bagi kedua negara dan kedua rakyat kita,” tutur Presiden.

(BPMI Setpres)

Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi, menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dalam restorasi Kompleks Candi Prambanan.

0

INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS PRESIDEN RI—Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi, menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dalam restorasi Kompleks Candi Prambanan. Apresiasi tersebut disampaikan PM Modi dalam keterangan pers bersama Presiden Prabowo di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Rabu, 8 Juli 2026.

PM Modi menilai Presiden Prabowo memiliki kemampuan menyusun strategi yang matang. Untuk itu, PM Modi meyakini pelaksanaan restorasi dapat berjalan secara efektif dan bahkan selesai lebih cepat dari target yang ditentukan.

“Hari ini saya ingin menyampaikan bahwa Presiden Prabowo, yang juga seorang prajurit, memahami cara menyusun perencanaan. Oleh karena itu, ketika beliau merencanakan restorasi ini, terdapat strategi yang jelas. Dari perencanaan tersebut, saya yakin pekerjaan restorasi ini akan rampung lebih cepat dari jadwal,” ucap PM Modi.

Selain pembahasan mengenai restorasi, dalam keterangannya, PM Modi turut mengungkapkan kesan mendalam atas rangkaian kunjungan kenegaraannya selama tiga hari di Indonesia. Menurutnya, sambutan hangat Presiden Prabowo dan keramahan masyarakat, serta kekayaan budaya Indonesia meninggalkan kesan yang sangat mendalam.

“Sejak saat saya tiba hingga sekarang saat saya akan segera bertolak, Presiden Prabowo telah meluangkan banyak sekali waktunya. Beliau menghabiskan begitu banyak waktu bersama saya,” katanya.

Seluruh rangkaian agenda kunjungannya, kata PM Modi, dipersiapkan dengan sangat baik dan mencerminkan eratnya persahabatan kedua negara. “Setiap aspek kunjungan dan program saya telah direncanakan dengan sangat baik. Perhatian terhadap detail yang diberikan Presiden Prabowo pada setiap unsur program saya, serta pelaksanaannya yang luar biasa, sungguh membuat saya takjub hingga tidak mampu berkata-kata,” lanjutnya.

Sebagai penutup, PM Modi pun kembali menyampaikan penghargaan atas sambutan yang diberikan kepada dirinya beserta delegasi India. PM Modi menegaskan bahwa kehangatan dan keramahan yang diterimanya akan menjadi kenangan yang sangat berarti bagi rakyat India.

“Sebagai seorang sahabat karib, saya ingin menyampaikan rasa terima kasih yang tulus, tidak hanya atas nama pribadi, tetapi juga atas nama 1,4 miliar rakyat India, atas sambutan luar biasa yang diberikan kepada saya dan delegasi saya, serta atas kehangatan, persahabatan, dan kasih sayang yang dicurahkan,” ucapnya.

(BPMI Setpres)

Kehangatan Presiden Prabowo dan PM Modi di Prambanan Tinggalkan Kesan Mendalam bagi Warga dan Diaspora India

0

INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS PRESIDEN RI—Suasana Kompleks Candi Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Rabu, 8 Juli 2026, tak hanya dipenuhi kekaguman akan megahnya warisan budaya dunia. Kehadiran Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi juga menghadirkan kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat yang berkesempatan menyaksikan momen bersejarah tersebut secara langsung.

Di antara kerumunan, tampak sejumlah anggota komunitas India yang telah lama menetap di Yogyakarta tak mampu menyembunyikan rasa haru. Salah satunya adalah Dev Anand, warga asal India yang telah tinggal di Yogyakarta selama 37 tahun. Baginya, kesempatan bertemu langsung dengan Presiden Prabowo dan PM Modi merupakan pengalaman yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.

“Kayak mimpi aja. Kita gak kepikir, gak pernah bayangin seperti ini bisa terjadi. Bisa salaman sama Bapak Presiden Prabowo, sama Bapak Modi. Itu luar biasa bagi kami. Itu kayaknya hidup kita jadi sempurna sekarang,” ujar Dev dengan wajah penuh kebahagiaan.

Rasa syukur juga ia sampaikan atas sambutan hangat yang diberikan Indonesia kepada pemimpin negaranya. Menurut Dev, perhatian yang ditunjukkan Presiden Prabowo kepada PM Modi dan komunitas India meninggalkan kesan yang sangat mendalam.

“Saya hari ini sangat-sangat senang. Terima kasih Indonesia. Gak cuma Bapak Modi, tapi Bapak Prabowo segitu kasih respons dan segitu kasih sama kita terima dengan hangat. Wah, saya kira belum pernah ada presiden seperti itu juga,” ungkapnya.

Bagi Dev, hubungan yang terjalin antara Presiden Prabowo dan PM Modi mencerminkan kedekatan dua pemimpin yang sama-sama mengutamakan kepentingan rakyat. Dengan ungkapan sederhana, ia menggambarkan keduanya sebagai sosok yang memiliki semangat pengabdian yang sama.

“Kayaknya satu ibu, dua anak ya. Satu ibu, dua anak. Kerja buat rakyat. Jadi itu yang saya kira cocok,” tuturnya.

Dev pun menyampaikan harapannya agar hubungan baik Indonesia dan India terus berkembang di bawah kepemimpinan kedua tokoh tersebut. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo atas berbagai upaya yang dilakukan untuk masyarakat.

“Kami sangat-sangat terima kasih untuk Bapak Presiden Prabowo juga. Untuk Indonesia maju terus dan selalu maju. Hidup sejahtera Indonesia,” ucap Dev penuh semangat.

Kehangatan serupa juga dirasakan para wisatawan domestik yang tengah menghabiskan masa liburan di Candi Prambanan. Rosa asal Sukoharjo dan Betty dari Boyolali mengaku tidak menyangka dapat bertemu langsung dengan Presiden Prabowo dan PM Modi.

“Alhamdulillah Ya Allah, senang sekali. Perasaannya saya bisa sama kakak ini bisa depan sendiri. Alhamdulillah. Kita bisa salaman. Masyaallah. Perdana Menteri India juga tadi sempat salaman. Senang banget. Alhamdulillah,” ujarnya dengan wajah sumringah.

Bagi keduanya, kunjungan Presiden Prabowo dan PM Modi ke Candi Prambanan menjadi kebanggaan tersendiri. Kehadiran dua pemimpin negara di salah satu warisan budaya dunia tersebut dinilai semakin mengangkat citra Prambanan sebagai destinasi yang memiliki nilai sejarah dan peradaban tinggi.

“Kesannya bangga. Bangga sih. Beliau bisa datang ke Candi Prambanan. Bangga. Bangga sekali,” tutur Rosa.

Kunjungan Presiden Prabowo dan PM Narendra Modi ke Candi Prambanan tidak hanya memperkuat diplomasi budaya antara Indonesia dan India, tetapi juga menghadirkan momen yang begitu dekat dengan masyarakat. Senyum, sapaan, dan kehangatan yang tercipta sepanjang kunjungan menjadi kenangan yang akan terus dikenang oleh warga, sekaligus memperlihatkan bahwa hubungan antarbangsa sejatinya tumbuh dari kedekatan antarmanusia.

(BPMI Setpres)