Selasa, Mei 26, 2026
Beranda blog Halaman 45

Ketua HIPMI Jatim Dukung Ade Jona Prasetyo sebagai Calon Ketua Umum HIPMI 2026–2029

0

SURABAYA –INDOTIPIKOR.COM–— Dukungan terhadap Ade Jona Prasetyo sebagai calon Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) periode 2026–2029 terus menguat.

Ketua HIPMI Jawa Timur, Ahmad Salim Assegaf, bersama tokoh pengusaha muda sekaligus Ketua HIPMI Jawa Timur periode 2011–2014, M. Ali Affandi, menyatakan dukungan penuh terhadap anggota DPR RI tersebut di Musyawarah Nasional (Munas) XVIII yang akan digelar bulan Juni, 2026 mendatang.

Ahmad Salim Assegaf menilai Ade Jona Prasetyo memiliki kapasitas kepemimpinan yang matang serta visi strategis dalam mendorong peran pengusaha muda di tengah dinamika ekonomi nasional.

“Kami melihat sosok Ade Jona Prasetyo sebagai figur yang mampu menjembatani kepentingan pengusaha muda dengan arah kebijakan nasional. Pengalamannya di parlemen menjadi nilai tambah dalam memperkuat posisi HIPMI sebagai mitra strategis pemerintah,” ujar Ahmad Salim Assegaf, Rabu, 22 April 2026.

Senada dengan itu, M. Ali Affandi, yang kini memimpin KADIN Kota Surabaya, menekankan pentingnya kepemimpinan yang adaptif, inklusif, dan berorientasi pada masa depan.

“HIPMI membutuhkan pemimpin yang tidak hanya memahami dunia usaha, tetapi juga mampu membaca arah perubahan global dan mentransformasikannya menjadi peluang. Ade Jona Prasetyo menunjukkan karakter kepemimpinan yang elegan, komunikatif, dan memiliki daya jangkau nasional yang kuat,” ungkapnya.

Keduanya optimistis bahwa di bawah kepemimpinan Ade Jona Prasetyo, HIPMI akan semakin solid dan berkontribusi signifikan dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan nasional, khususnya dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang semakin kompleks.

Sebagai informasi, proses pemilihan Ketua Umum HIPMI periode 2026–2029 menjadi perhatian luas berbagai kalangan, seiring meningkatnya peran strategis organisasi dalam perekonomian nasional.

Dalam beberapa tahun terakhir, kontribusi sektor UMKM dan wirausaha muda terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) terus menunjukkan tren positif, sekaligus menjadi tulang punggung penciptaan lapangan kerja di Indonesia. Di sisi lain, tantangan yang dihadapi juga semakin kompleks, mulai dari perlambatan ekonomi global, disrupsi teknologi dan digitalisasi, perubahan rantai pasok internasional, hingga tuntutan terhadap transisi ekonomi hijau dan berkelanjutan.

Di tengah kondisi tersebut, HIPMI dituntut tidak hanya menjadi wadah konsolidasi pengusaha muda, tetapi juga berperan aktif sebagai mitra strategis pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang pro-entrepreneur, memperkuat daya saing nasional, serta mendorong lahirnya pengusaha-pengusaha baru berbasis inovasi. “Ade Jona sangat layak memimpin HIPMI dengan tantangan-tangangan ke depan,” kata Ahmad Salim yang juga diamini Ali Affandi.

Dinamika internal organisasi pun kian kompetitif dengan munculnya berbagai kandidat potensial dari berbagai daerah yang membawa gagasan dan pendekatan kepemimpinan berbeda.

Agenda Musyawarah Nasional (Munas) HIPMI mendatang diproyeksikan menjadi momentum krusial dalam menentukan arah transformasi organisasi ke depan, baik dalam memperkuat kapasitas kader, memperluas jejaring global, maupun mengakselerasi adaptasi terhadap ekonomi digital guna memastikan pengusaha muda Indonesia mampu menjadi motor pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di tengah perubahan global yang cepat.

REDAKSI

Tunjukkan Soliditas, 8 Pemda di Sumut Bantu Pemulihan di Aceh Lewat Hibah Antar Daerah

0

INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS KEMENTERIAN—Sebanyak delapan daerah di Provinsi Sumatera Utara berkomitmen membantu daerah terdampak bencana di Provinsi Aceh melalui mekanisme hibah antar daerah.

Komitmen ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 900.1.3/1084/SJ yang mendorong daerah yang tidak terdampak bencana untuk berpartisipasi dalam pemulihan daerah terdampak, sebagai wujud gotong royong nasional.

Surat edaran itu dikeluarkan Tito menyusul adanya daerah terdampak bencana di Aceh yang tidak mendapatkan pengembalian dana Transfer ke Daerah (TKD), sementara sejumlah daerah di Sumut justru mendapatkan pengembalian TKD dalam jumlah besar, meski hanya terdampak ringan oleh bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir November 2025.

Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, mengatakan langkah tersebut lahir dari kebutuhan riil di lapangan, khususnya di sejumlah wilayah Aceh yang masih menghadapi tantangan berat dalam pemulihan pascabencana.

“Kemudian saya buat surat edaran mengimbau, tapi sedikit maksa gitu, Sumut untuk bisa bantulah ke tetangga sebelah di Aceh, sehingga akhirnya ada 8 daerah sudah oke, komitmen,” ujar Tito dalam Musrenbang Sumut 2027 di Medan, Sumatera Utara, Rabu (22/4/2026).

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah (Ditjen Keuda) Kemendagri per 20 April 2026, delapan daerah di Sumut telah menyatakan komitmennya untuk memberikan bantuan kepada daerah terdampak di Aceh.

Kota Medan mengusulkan bantuan sebesar Rp50 miliar kepada Kabupaten Aceh Tamiang. Kabupaten Deli Serdang juga mengusulkan Rp50 miliar untuk Kabupaten Aceh Timur. Selanjutnya, Kabupaten Simalungun mengusulkan Rp30 miliar untuk Kabupaten Aceh Utara, dan Kabupaten Asahan mengusulkan Rp30 miliar untuk Kabupaten Bireuen.

Selain itu, Kabupaten Serdang Bedagai mengusulkan bantuan Rp25 miliar kepada Kabupaten Pidie Jaya. Kabupaten Labuhanbatu Selatan mengusulkan Rp25 miliar untuk Kabupaten Aceh Tengah, Kota Pematangsiantar Rp25 miliar untuk Kabupaten Bener Meriah, serta Kabupaten Labuhanbatu Rp25 miliar untuk Kabupaten Gayo Lues.

Tito menegaskan nilai bantuan tersebut memiliki dampak signifikan bagi percepatan pemulihan di daerah terdampak, terutama dalam mendukung pembangunan hunian tetap (huntap) dan pemulihan fungsi pemerintahan.

“Di sana Rp25 miliar bukan angka kecil. Itu bisa untuk beli tanah, untuk huntap, bahkan menghidupkan kembali pemerintahan yang belum berjalan optimal,” kata Tito.

Lebih lanjut, Tito memastikan mekanisme hibah antar daerah akan dikawal secara ketat oleh pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah, agar proses penyaluran berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran.

Saat ini, penanganan bencana di wilayah terdampak telah memasuki fase transisi setelah menyelesaikan tanggap darurat. Secara umum, kondisi layanan dasar dan infrastruktur telah kembali berfungsi, meskipun belum sepenuhnya permanen.

“Per hari ini kami anggap bahwa sebagian besar sudah normal secara fungsional. Jalan belum sempurna, tapi bisa dilewati. Jembatan belum sempurna, tapi banyak yang sudah dilewati, terutama yang nasional dan provinsi untuk logistik,” ujar Tito.

PN Jakpus Kabulkan Sebagian Gugatan PT CMNP, Ini Pertimbangannya

0

Jakarta ––INDOTIPIKOR.COM-MEDIA FORSIMEMA RI— PN Jakarta Pusat telah menyampaikan Siaran Pers terkait Putusan atas Gugatan PT CMNP terhadap Bambang Tanoesoedibjo dan kawan-kawan.

Juru Bicara PN Jakpus Sunoto menyebut dalam putusan perkara perdata Nomor 142/Pdt.G/2025/PN Jkt.Pst. yang dibacakan pada Rabu, 22 April 2026, majelis hakim telah mengabulkan sebagian gugatan PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) terhadap Bambang Hary Iswanto Tanoesoedibjo sebagai Tergugat I, PT MNC Asia Holding, Tbk. (dahulu PT Bhakti Investama, Tbk.) selaku Tergugat II, Tito Sulistio selaku Turut Tergugat I, dan Teddy Kharsadi selaku Turut Tergugat II.

Putusan tersebut berkaitan dengan sengketa lama yang berakar pada transaksi tahun 1999, ketika CMNP menukar Medium Term Note (MTN) dan obligasi miliknya dengan 28 lembar Negotiable Certificate of Deposit (NCD) yang diterbitkan oleh PT Bank Unibank Tbk. Dalam perkembangannya, instrumen NCD tersebut tidak dapat dicairkan, sehingga menimbulkan kerugian signifikan bagi penggugat.

Majelis hakim yang diketuai Fajar Kusuma Aji, S.H., M.H. menyatakan bahwa Tergugat I dan Tergugat II terbukti melakukan perbuatan melawan hukum (PMH). Keduanya dihukum secara tanggung renteng untuk membayar ganti rugi materiil sebesar USD 28 juta beserta bunga 6% per tahun sejak 9 Mei 2002 hingga pelunasan.

Tak hanya itu, majelis juga mengabulkan ganti rugi immateriil sebesar Rp50 miliar. Sementara itu, turut tergugat diwajibkan tunduk pada putusan, dan para tergugat juga dibebani biaya perkara. Namun, sejumlah tuntutan lain, seperti provisi, uang paksa, dan pelaksanaan putusan serta-merta ditolak oleh Majelis Hakim.

Dalam pertimbangannya, majelis hakim menilai bahwa transaksi yang disengketakan bukanlah jual-beli, melainkan perjanjian tukar-menukar sebagaimana diatur dalam Pasal 1541 KUHPerdata.

Lebih jauh, majelis menyoroti bahwa para tergugat sebagai pihak yang menginisiasi dan menawarkan instrumen NCD seharusnya telah mengetahui bahwa instrumen tersebut tidak memenuhi ketentuan Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 21/27/UPG tanggal 27 Oktober 1988 sebagaimana telah ditegaskan dalam putusan peninjauan kembali Mahkamah Agung Nomor 376 PK/Pdt/2008.

Yang menarik, majelis juga menerapkan doktrin piercing the corporate veil, sebuah pendekatan hukum yang menembus batas tanggung jawab terbatas perseroan. Dengan merujuk Pasal 3 ayat (2) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, majelis menilai bahwa tindakan yang dilakukan tidak semata-mata merupakan aktivitas korporasi, melainkan mencerminkan itikad tidak baik yang dapat dibebankan hingga ke ranah personal.

Terkait tuntutan ganti rugi materiil dengan perhitungan bunga majemuk sebesar 2% per bulan, majelis menolaknya dengan alasan tidak proporsional dan bersifat hipotetis. Sebagai gantinya, ditetapkan bunga wajar sebesar 6% per tahun sebagai bentuk kompensasi nilai waktu uang.

Selain itu, tuntutan dwangsom (uang paksa) dan permohonan agar putusan dapat dilaksanakan terlebih dahulu (uitvoerbaar bij voorraad) juga ditolak, dengan merujuk pada yurisprudensi Mahkamah Agung.

Sebagai putusan tingkat pertama, para pihak masih memiliki kesempatan untuk mengajukan upaya hukum banding ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta dalam waktu 14 hari sejak pemberitahuan putusan.

“Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menegaskan bahwa putusan ini merupakan hasil pemeriksaan independen berdasarkan fakta persidangan, alat bukti, serta ketentuan hukum yang berlaku,” pungkas Jubir PN Jakpus Sunoto

Aditya Yudi – Dandapala Contributor
Rabu, 22 Apr 2026

Sekda Ciamis Dorong Kepemimpinan Profetik dalam Pelantikan IMM Ciamis Raya 2026–2027

0

CIAMIS,–INDOTIPIKOR.COM–MEDIA AWDI JABAR— – Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi, menghadiri acara pelantikan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Ciamis Raya periode 2026–2027.

Kegiatan tersebut digelar di Auditorium STIKES Muhammadiyah Ciamis pada Rabu (22/04/2026), dengan mengusung tema “Kepemimpinan Profetik Menuju Kader Progresif dan Berdaya Saing bagi Kemajuan Ciamis”.

Dalam sambutannya, Sekda menilai tema yang diangkat sangat relevan dengan tantangan zaman saat ini. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan profetik tidak hanya berorientasi pada kemampuan struktural semata, tetapi juga harus berlandaskan nilai-nilai kenabian seperti shiddiq, amanah, tabligh, dan fathonah dalam setiap langkah dan kebijakan.

Menurutnya, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah sebagai organisasi kader memiliki peran strategis dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.

Kehadiran kader-kader progresif dan berdaya saing dinilai sangat dibutuhkan untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah, mulai dari sektor ekonomi, sosial, hingga penguatan karakter masyarakat.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa Kabupaten Ciamis saat ini terus berupaya meningkatkan kualitas pembangunan di berbagai sektor. Namun demikian, keberhasilan pembangunan tidak akan tercapai tanpa dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa dan organisasi kepemudaan seperti IMM.

Oleh karena itu, Sekda mengajak seluruh kader IMM Ciamis Raya untuk menjadi agen perubahan, agen kontrol sosial, sekaligus agen intelektual yang mampu memberikan gagasan, kritik konstruktif, serta solusi bagi kemajuan daerah. Ia juga menekankan pentingnya mengembangkan kepemimpinan yang berorientasi pada pengabdian, bukan sekadar kekuasaan.

“Jadilah pemimpin yang mampu merangkul dan menginspirasi, bukan yang menyakiti. Pemimpin yang hadir membawa manfaat bagi umat dan masyarakat luas,” pesannya.

Sekda mendorong agar kepengurusan baru mampu menjaga soliditas organisasi, meningkatkan kualitas kaderisasi, serta memperkuat peran IMM sebagai gerakan intelektual berbasis nilai-nilai Islam yang berkemajuan.

Ia juga mengajak untuk membangun sinergi dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan berbagai pihak guna mewujudkan Ciamis yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

Terakhir Sekda ucapkan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus PC IMM Ciamis Raya yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa amanah yang diemban merupakan tanggung jawab besar yang menuntut integritas, dedikasi, serta komitmen tinggi dalam menggerakkan organisasi dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

PROKOPIM CIAMIS

MAT ROBI SENTER AWDI CIAMIS JABAR

Komisariat 05 Ciamis Gelar FTBI, PAI, FLS3N, dan O2SN 2026 Tingkat SMP sebagai Ajang Pengembangan Prestasi dan Silaturahmi Antar Sekolah

0

CIAMIS,—INDOTIPIKOR.COM–BERSAMA MEDIA, Ciamis news-,,JABAR
Komisariat 05 Ciamis menggelar kegiatan Lomba Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI), Pendidikan Agama Islam (PAI), Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N), serta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tahun 2026 tingkat SMP yang diikuti oleh 21 sekolah negeri dan swasta se-Komisariat 05 Ciamis. Kegiatan tersebut akan resmi dibuka pada Kamis, (23/4/2026) dan dipusatkan di SMPN 1 Cisaga sebagai tuan rumah penyelenggara.

Kegiatan tahunan ini menjadi salah satu agenda penting dalam dunia pendidikan di wilayah Komisariat 05 Ciamis karena tidak hanya berfokus pada kompetisi semata, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter, penguatan prestasi, serta mempererat hubungan antar satuan pendidikan. Seluruh peserta yang hadir merupakan siswa-siswi terbaik hasil seleksi dari masing-masing sekolah yang siap menampilkan kemampuan terbaiknya di bidang akademik, keagamaan, seni, budaya, maupun olahraga.

Pembukaan kegiatan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh unsur panitia MGMP, Ketua Komisariat 05 Ciamis, para kepala sekolah, guru pendamping, dewan juri, serta tamu undangan dari berbagai sekolah. Suasana penuh semangat terlihat sejak pagi hari ketika para peserta mulai berdatangan dengan membawa identitas sekolah masing-masing, menambah semarak pelaksanaan ajang tahunan tersebut.

Ketua Komisariat 05 Ciamis, Sukendi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa pelaksanaan berbagai cabang lomba ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam memberikan ruang bagi peserta didik untuk berkembang sesuai potensi yang dimiliki.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan wadah kepada para siswa untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya di berbagai bidang. Setiap anak memiliki bakat yang berbeda, sehingga sekolah berkewajiban memfasilitasi dan mengembangkannya agar dapat tumbuh menjadi generasi yang unggul, berkarakter, serta memiliki daya saing,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari proses seleksi untuk menjaring siswa berprestasi yang nantinya akan mewakili Komisariat 05 Ciamis pada tingkat yang lebih tinggi. Selain itu, lomba ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat sportivitas, rasa percaya diri, dan budaya kompetisi sehat di lingkungan sekolah.

Adapun tujuan utama penyelenggaraan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui pengembangan potensi non-akademik dan akademik siswa, memperkuat nilai kebersamaan antar sekolah, serta membangun sinergi positif antar kepala sekolah dan guru dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di wilayah Ciamis.

Sukendi menambahkan bahwa keberhasilan kegiatan ini tidak hanya diukur dari siapa yang menjadi juara, tetapi dari bagaimana seluruh peserta mampu memperoleh pengalaman berharga selama mengikuti kompetisi.

“Yang paling penting bukan hanya kemenangan, tetapi bagaimana anak-anak belajar tentang disiplin, tanggung jawab, kerja keras, dan menghargai proses. Nilai-nilai itulah yang akan menjadi bekal mereka di masa depan,” tambahnya.

Ke depan, Komisariat 05 Ciamis berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan kualitas yang semakin baik, sehingga mampu melahirkan peserta didik berprestasi yang tidak hanya membanggakan sekolah, tetapi juga daerah.

Melalui pelaksanaan FTBI, PAI, FLS3N, dan O2SN 2026 ini, Komisariat 05 Ciamis menegaskan komitmennya untuk terus mendukung terciptanya ekosistem pendidikan yang maju, kompetitif, dan berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik secara menyeluruh.Editor (Yan.P/M.Robby).

Badan Pemulihan Aset Luncurkan “BPA Fair 2026”, Strategi Baru Optimalkan Pemulihan Aset Lewat Penjualan Lelang Terbuka

0

INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS KEJAGUNG RI—Badan Pemulihan Aset (BPA) secara resmi meluncurkan BPA Fair 2026 mengusung tema “Pemulihan Aset Untuk Kesempurnaan Keadilan” yang berlangsung pada Rabu 22 April 2026 di Kantor Badan Pemulihan Aset. Kegiatan ini menjadi terobosan perdana (game changer) dalam meningkatkan efektivitas penyelesaian aset negara melalui mekanisme penjualan lelang yang transparan dan akuntabel.
Adapun rangkaian kegiatan BPA Fair ini akan berlangsung mulai 18 Mei s.d. 22 Mei 2026. Melalui kegiatan ini, BPA terus berkomitmen untuk mengoptimalkan pemulihan serta pengelolaan aset sebagai bagian integral dari penegakan hukum yang berkeadilan demi memulihkan kerugian negara secara akuntabel.
Dalam sambutannya, Kepala Badan Pemulihan Aset Dr. Kuntadi mengungkapkan bahwa perhelatan BPA Fair ini merupakan inovasi perdana yang diharapkan menjadi game changer dalam pelaksanaan fungsi penyelesaian aset, terutama melalui mekanisme penjualan lelang yang selama ini masih menghadapi kendala rendahnya respons masyarakat.
“Program ini dirancang secara komprehensif untuk menguatkan sistem pemulihan aset nasional melalui integrasi data dan optimalisasi nilai manfaat ekonomi maupun sosial dari aset hasil penegakan hukum,” imbuh Kepala BPA.
Selain memperkuat koordinasi lintas sektor dengan berbagai lembaga perekonomian pemerintah, BPA Fair juga mengedepankan transformasi digital untuk meningkatkan transparansi serta efisiensi proses pelelangan. Langkah ini dibarengi dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan edukasi publik yang intensif mengenai tahapan lelang barang rampasan negara melalui instansi Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang atau KPKNL.
Dalam pelaksanaannya, Badan Pemulihan Aset bersinergi dengan Kementerian Keuangan serta Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang mencakup BNI, Bank Mandiri dan BSI.
“Kolaborasi strategis dengan Bank Himbara ini merupakan bentuk dukungan sistem transaksi dan pembayaran, sekaligus mitra dalam publikasi dan edukasi kepada masyarakat.

Pada ajang ini, terdapat estimasi sebanyak 400 aset lebih yang terbagi dalam 245 lot untuk dilelang, dengan target capaian penjualan sebesar 75 persen,” ungkap Kepala BPA.
Berdasarkan estimasi awal, nilai aset bergerak yang akan dilelang mencapai lebih dari Rp100 miliar. Beberapa aset unggulan yang ditawarkan antara lain mobil sport dan lukisan berbahan emas. Sekitar 90% aset yang tersedia merupakan aset bergerak, sehingga memudahkan masyarakat dalam melihat dan memahami objek lelang secara langsung.
Aset yang ditawarkan meliputi berbagai kategori mulai dari perhiasan, tas mewah, kendaraan termasuk mobil sport, hingga karya seni seperti lukisan bernilai tinggi. Seluruh aset tersebut telah melalui proses pengelolaan dan perawatan guna menjaga nilai ekonominya sebelum dilelang kepada publik.
Dalam sambutannya, Kepala Pusat Penerangan Hukum Anang Supriatna menegaskan bahwa BPA FAIR 2026 merupakan wujud nyata komitmen keterbukaan institusi penegak hukum, khususnya dalam pengelolaan dan pemulihan aset.
“Penegakan hukum tidak hanya berhenti pada penindakan, tetapi juga harus memastikan pemulihan kerugian negara. Kegiatan ini menjadi sarana edukasi publik sekaligus menjawab berbagai persepsi yang berkembang di masyarakat,” ujarnya. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai mekanisme pengelolaan aset hasil penegakan hukum yang selama ini belum sepenuhnya terpublikasikan.
Aset-aset yang ditawarkan memiliki nilai yang kompetitif dan wajar sesuai harga pasar guna menarik minat peserta lelang tanpa mengabaikan prinsip optimalisasi penerimaan negara. Jenis aset yang dilelang meliputi berbagai aset unggulan seperti properti strategis dan kendaraan bernilai tinggi, yang tidak hanya berasal dari hasil rampasan perkara tetapi juga mencakup aset jaminan bank.
Seluruh proses pendaftaran dan partisipasi masyarakat dilakukan secara terbuka melalui e-catalogue resmi sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas dalam menjamin akses yang setara bagi seluruh publik. Melalui pendekatan yang terencana ini, Badan Pemulihan Aset optimis bahwa pengelolaan aset negara akan menjadi instrumen penting dalam mendukung stabilitas ekonomi dan kualitas tata kelola pemerintahan.
Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo menyampaikan dukungan dan apresiasinya atas penyelenggaraan BPA Fair ini. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekosistem properti dan aset berbasis syariah di Indonesia.” Harapannya, acara ini mampu menjaring pembeli potensial yang tepat agar dapat mendorong peningkatan transaksi dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” imbuhnya.
Sementara itu, Corporate Secretary Bank Mandiri Adhika Vista juga menyatakan bahwa kolaborasi dengan BPA merupakan bentuk optimalisasi aset yang lebih komprehensif dalam upaya menciptakan keunggulan berkelanjutan. ““Melalui sinergi ekosistem bisnis yang kuat, kami berkomitmen untuk mengakselerasi pemanfaatan aset agar dapat memberikan nilai tambah ekonomi yang optimal,” ujar Adhika.
Acara peluncuran ini dihadiri oleh Sekretaris Kepala Badan Pemulihan Aset Idianto, S.H., M.H., Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Anang Supriatna, S.H., M.H., Direktur Corporate Bank Mandiri Mochamad Rizadi, SVP PT BNI Rangga Bhirawa, serta SEVP Information Technology PT Bank Syariah Indonesia Muhammad Misbahul Munir.

Jakarta, 22 April 2026
KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM

REDAKSI

DANDAN RAMDAN

Komisariat 02 Ciamis Siapkan Kompetisi Antar SMP, Dorong Lahirnya Siswa Berprestasi dan Berkarakter

0

CIAMIS–INDOTIPIKOR.COM——Komisariat 02 Ciamis akan menggelar ajang lomba pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada 22–23 April 2026 dengan melibatkan 28 sekolah negeri dan swasta di wilayah kerjanya. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan peserta didik sekaligus seleksi awal untuk menjaring siswa terbaik yang nantinya akan mewakili komisariat pada tingkat Kabupaten Ciamis.

Adapun cabang yang akan dipertandingkan meliputi Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI), Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N), Lomba Pendidikan Agama Islam (PAI), serta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN). Seluruh perlombaan dirancang tidak hanya sebagai ajang unjuk kemampuan, tetapi juga sebagai ruang pengembangan minat, bakat, dan karakter siswa dalam suasana kompetisi yang sehat.

Ketua Komisariat 02 Ciamis, Drs. Maman Royandi, M.M., mengatakan bahwa panitia bersama unsur Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) telah melakukan berbagai persiapan agar kegiatan berjalan tertib, profesional, dan sesuai dengan tujuan pembinaan pendidikan.

“Sebanyak 28 sekolah akan berpartisipasi, terdiri dari 14 SMP negeri dan 14 SMP swasta. Seluruh panitia dari masing-masing MGMP telah bekerja menyiapkan kegiatan ini agar siswa dapat mengikuti lomba dengan nyaman dan memperoleh pengalaman yang bermakna,” ujarnya.

Menurutnya, kompetisi tersebut bukan semata-mata untuk menentukan juara, melainkan menjadi sarana menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, sportivitas, dan rasa percaya diri kepada para peserta. Setiap siswa yang tampil merupakan perwakilan terbaik dari sekolah masing-masing setelah melalui proses seleksi internal.

“Kami ingin kegiatan ini menjadi bagian dari proses pembentukan karakter. Anak-anak belajar untuk berani tampil, menghargai orang lain, serta memahami bahwa prestasi lahir dari kerja keras dan semangat belajar,” tambahnya.

Selain meningkatkan kualitas peserta didik, kegiatan ini juga diharapkan mempererat hubungan antar sekolah di lingkungan Komisariat 02 Ciamis. Melalui pertemuan para siswa dan guru, tercipta ruang silaturahmi sekaligus pertukaran pengalaman dalam upaya bersama meningkatkan mutu pendidikan.

Para pemenang pada masing-masing cabang nantinya akan dibina lebih lanjut untuk mewakili Komisariat 02 Ciamis pada kompetisi tingkat kabupaten. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan generasi muda yang unggul, berprestasi, dan mampu membawa nama baik daerah di tingkat yang lebih tinggi.Editor (Yan.P/M.Robby).

Sekda Ciamis Hadiri Gelar Karya 2026 SMPN 2 Ciamis, Dorong Kreativitas dan Pelestarian Budaya

0

Kab. Ciamis, ––INDOTIPIKOR.COM— Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. Ciamis H. Andang Firman Triyadi menghadiri kegiatan Gelar Karya Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh SMPN 2 Ciamis, pada (22/04/2026) pagi.

Kegiatan tersebut berlangsung di lapangan SMPN 2 Ciamis, Kabupaten Ciamis, dengan dihadiri oleh Dinas pendidikan, MKKS, Komite Sekolah, guru, siswa, orang tua, serta tamu undangan lainnya.

Gelar Karya ini mengusung semangat keberagaman budaya dalam harmoni Nusantara, yang ditampilkan melalui berbagai karya kreatif siswa, mulai dari seni pertunjukan, pameran hasil proyek pembelajaran, hingga inovasi yang mencerminkan kemampuan berpikir kritis dan kolaboratif.

Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) yang menekankan pada pengalaman langsung dan pengembangan karakter peserta didik.

Adapun tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk memberikan ruang bagi siswa dalam mengekspresikan kreativitas dan bakat yang dimiliki, meningkatkan kepercayaan diri, serta menanamkan nilai-nilai gotong royong dan kecintaan terhadap budaya bangsa.

Selain itu, gelar karya ini juga diharapkan mampu menjadi sarana untuk memperkuat sinergi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung proses pendidikan yang lebih holistik.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Ciamis menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pihak sekolah atas terselenggaranya kegiatan yang inspiratif tersebut.

Ia menekankan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga harus mampu membentuk karakter, kreativitas, serta daya saing generasi muda.

“Gelar karya seperti ini merupakan bukti nyata bahwa sekolah mampu menjadi ruang tumbuh bagi kreativitas dan inovasi siswa. Ini sejalan dengan upaya kita dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kuat dan mencintai budayanya,” ujarnya.

Menutup sambutannya Sekda berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan ditingkatkan kualitasnya. Menurutnya, kolaborasi antara seluruh elemen pendidikan menjadi kunci dalam menciptakan generasi penerus yang unggul dan siap menghadapi tantangan zaman.

Pada kesempatan tersebut Sekda Ciamis melksanakan kunjungan keberbagai stand yang di tata oleh siswa dari semua kelas yang berada di SMPN 2 Ciamis.

Prokopim Ciamis

MAT ROBI SENTER AWDI CIAMIS JABAR

7 Pesan Ketua MA kepada Para Hakim di Puncak Peringatan HUT IKAHI

0

Jakarta –INDOTIPIKOR.COM-MEDIA FORSIMEMA RI—– Bertempat di Balairung Mahkamah Agung RI perhelatan akbar Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun ke-73 Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) berlangsung, Rabu, (22/04). Acara yang mengusung tema “Hakim Terpercaya, Rakyat Sejahtera” dibuka secara resmi oleh Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. Sunarto.

Dalam sambutannya, Ketua MA menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat adalah fondasi utama otoritas yudisial. “Tanpa kepercayaan publik, kewenangan yang kita miliki hanya akan bersifat formal, tetapi kehilangan legitimasi sosial yang menjadi ruh dari peradilan itu sendiri,” ujarnya.

Acara ini turut dihadiri para purnabakti Ketua Mahkamah Agung, jajaran pimpinan lembaga peradilan, serta tamu undangan dari berbagai institusi hukum. Kehadiran mereka disebut sebagai sumber inspirasi dan pengingat pentingnya menjaga marwah peradilan.

7 Pesan dan 3 Komitmen

Dalam pidatonya, Ketua MA menyampaikan tujuh pesan sederhana bagi para hakim,

Pertama, ia menegaskan bahwa kepercayaan publik adalah fondasi utama peradilan. Tanpa legitimasi sosial, kewenangan hakim hanya bersifat formal dan kehilangan ruh keadilan.

Kedua, Prof. Sunarto menguraikan kriteria hakim terpercaya yang harus dibangun melalui integritas moral, independensi, imparsialitas, profesionalitas, kompetensi, serta akuntabilitas dan transparansi.

Ketiga, ia menekankan pentingnya humanisme yudisial, yakni pendekatan hukum yang menempatkan nilai kemanusiaan sebagai inti, sehingga putusan tidak hanya menghadirkan kepastian hukum, tetapi juga keadilan yang hidup di masyarakat.

Keempat, Ketua MA menjelaskan bahwa kesejahteraan rakyat dalam perspektif hukum tidak semata soal ekonomi, melainkan juga akses terhadap keadilan, perlindungan hak, serta kepastian hukum yang menenteramkan.

Kelima, ia menegaskan adanya hubungan kausal antara hakim terpercaya dan rakyat sejahtera. Kepercayaan pada hakim melahirkan kepercayaan pada hukum, yang menumbuhkan kepatuhan masyarakat dan menciptakan ketertiban sosial sebagai fondasi kesejahteraan.

Keenam, Prof. Sunarto menyoroti peran IKAHI sebagai pilar moral hakim. Dengan jaminan kesejahteraan yang telah diberikan negara, penyimpangan tidak lagi bisa dibenarkan sebagai kebutuhan (need), melainkan murni keserakahan (greed) dan penyalahgunaan kesempatan (abuse of chance).

Ketujuh, ia mengingatkan para hakim, khususnya pimpinan pengadilan, untuk menjalankan jabatan dengan rendah hati, hati-hati, dan sepenuh hati. Jabatan adalah amanah sementara, kekuasaan harus menjadi sarana melayani, dan setiap putusan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab moral serta hukum.

Sebagai penutup, ia meneguhkan tiga komitmen bersama: menjaga integritas, meningkatkan profesionalitas, dan menghadirkan putusan berkualitas.

Momentum Kebersamaan

Puncak HUT IKAHI ke-73 ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum refleksi bagi seluruh hakim Indonesia. Dengan tema yang menekankan keterkaitan antara kepercayaan hakim dan kesejahteraan rakyat, acara ini diharapkan memperkuat peran IKAHI sebagai pilar moral dan penjaga keadilan.

Dirgahayu Ikatan Hakim Indonesia! Jayalah Hakim Indonesia, Jayalah Mahkamah Agung dan Badan Peradilan Indonesia

Andi Ramdhan – Dandapala Contributor
Rabu, 22 Apr 2026

BSDK MA Tugaskan Puluhan Hakim ke India, Bahas Apa?

0

INDOTIPIKOR.COM-MEDIA FORSIMEMA RI—Pelatihan tersebut, akan berfokus pada pengembangan digitalisasi peradilan dan membahas beberapa isu hukum aktual.

Dalam rangka peningkatan kapasitas Hakim dan aparatur peradilan lainnya, BSDK MA RI menugaskan 30 orang guna mengikuti short course di National Judicial Academy of India.

Pelatihan tersebut, akan berfokus pada pengembangan digitalisasi peradilan dan membahas beberapa isu hukum aktual.

Salah satu topik utama yang akan didalami yakni pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi di dalam sistem pengadilan (information and communication technology in the judicial system).

Dalam materi dimaksud, akan membahas beberapa isu krusial seperti keamanan cyber di institusi peradilan dan perlindungan data perkara dari serangan hacker. Termasuk tantangan dalam menghadapi integrasi data peradilan.

Topik lainnya yang diberikan karena berkaitan dengan trend dunia digital saat ini, yaitu pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), termasuk dibahas tantangan yang dihadapi dalam penggunaan AI.

Demikian juga, akan disampaikan materi relasi dunia peradilan dan media, yang akan menguraikan tata cara pengelolaan liputan media dalam proses peradilan, termasuk akan dibahas cara menjaga objektifitas pemberitaan dan penggunaan media sosial dalam mendukung tugas yudisial.

Selain materi yang berkaitan dengan teknologi informasi, delegasi Indonesia akan diberikan materi hukum lingkungan dan tantangan globalnya, penyelesaian sengketa di luar pengadilan, penanganan kejahatan transnasional, eksistensi bukti elektronik dan penguatan kemampuan teknis yudisial termasuk di dalamnya penguatan integritas.

Perwakilan Hakim dan aparatur peradilan Indonesia, juga akan diberikan waktu untuk mengunjungi pengadilan yang ada di India.

Sebagai informasi National Judicial Academy, di kota Bhopal India merupakan salah satu pusat pelatihan peradilan terbaik di dunia, yang didirikan pada tahun 1993. Lokasinya berada di puncak bukit yang menghadap ke danau dan memiliki luas sekitar 63 hektar.

Delegasi Indonesia tersebut, yang dipimpin oleh Kepala Pusat Strategi Kebijakan Diklat Kumdil MA, Dr. H. Andi Akram, S.H., M.H. akan mengikuti rangkaian pelatihan selama 5 hari (24-28 April 2026).

Dijadwalkan, delegasi Indonesia akan bertolak ke India, pada tanggal 22 April 2026 dan kembali ke tanah air tanggal 30 April 2026.

Untuk mendapatkan Berita atau Artikel Terbaru MARINews, Follow Channel Whatsapp: MARINews

Penulis: Adji Prakoso

Humas MA, Jakarta
Rabu,22 April 2026