Kamis, April 9, 2026
Beranda blog Halaman 39

Era Mantan Dirut Arif Suhartono,Pelindo meraih laba cemerlang hingga Februari 2026

0

Jakarta,–MEDIA INDOTIPIKOR.COM–KILAS INFORMASI—Minggu  22 Februari 2026

Di era kepemimpinan Direktur Utama Arif Suhartono, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menunjukkan tren pertumbuhan yang signifikan pasca-merger besar pada Oktober 2021.

Hingga awal tahun 2026, kinerja keuangan dan operasional perusahaan terus mencatatkan angka positif sebagai dampak dari standarisasi dan digitalisasi layanan di seluruh pelabuhan Indonesia.

​Berikut adalah rangkuman kinerja laba dan pendapatan Pelindo hingga periode awal 2026:

​Kinerja Keuangan & Operasional (Data Terbaru 2025/2026)
​Berdasarkan laporan kinerja hingga akhir 2025 dan proyeksi awal 2026, berikut adalah poin-poin utamanya:
​Pendapatan Usaha (Full Year 2024): Tercatat sebesar Rp34,8 triliun. Angka ini menunjukkan konsistensi pertumbuhan setelah merger.
​Laba Bersih (Semester I 2025): Pelindo mencetak laba bersih sebesar Rp1,6 triliun, naik signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya sekitar Rp611 miliar.
​Target Arus Peti Kemas 2025/2026: Pada awal 2026, arus barang dan peti kemas dilaporkan terus “menggeliat” (naik). Sebagai gambaran, target tahun 2025 adalah sekitar 18,3 juta TEUs, dan realisasi pada awal 2026 menunjukkan tren kenaikan berkelanjutan di berbagai terminal seperti TPK Perawang dan TPK Pontianak.

​Kontribusi Negara Hingga akhir 2024/awal 2025, Pelindo memberikan kontribusi kepada negara (dividen, pajak, PNBP, dll.) sebesar Rp7,47 triliun.
​Faktor Pendukung Kenaikan Laba di Era Arif Suhartono
​Keberhasilan peningkatan laba dan pendapatan ini didorong oleh beberapa inisiatif strategis:

​Transformasi Pasca-Merger solusi Penyatuan empat entitas Pelindo menjadi satu membuat koordinasi lebih efisien dan mengurangi biaya operasional yang tumpang tindih.

​Standardisasi Operasional Di bawah era Arif Suhartono, Pelindo melakukan standarisasi layanan di seluruh pelabuhan. Hal ini berhasil menurunkan durasi kapal bersandar di pelabuhan (port stay) dan waktu menetap barang (dwelling time).

Penggunaan sistem digital seperti Phinisi dan berbagai aplikasi pendukung logistik lainnya mempercepat proses administrasi dan operasional, yang secara langsung meningkatkan volume arus barang.

Hingga 2025, value creation dari hasil merger telah mencapai lebih dari Rp4,8 triliun, mendekati target Rp5,8 triliun yang ditetapkan sejak awal penggabungan.

​Catatan penting yang di raih Pelindo juga berhasil masuk kembali ke dalam daftar Fortune Indonesia 100 (peringkat ke-37 pendapatan terbesar) pada akhir 2025, yang menegaskan posisi mereka sebagai pemain utama infrastruktur di Indonesia.

Dengan tim kerja yang solid,Mantan Dirut Pelindo Arif Suhartono banyak memberikan sumbangsih buat keuntungan negara.

Penulis : Syamsul Bahri
Awak Media; Pinisi.co.id

Jaksa Penuntut Umum Beberkan Adanya Intervensi dalam Proses Sewa Terminal OTM pada Sidang Lanjutan Korupsi Pertamina

0

INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS KEJAGUNG RI—Jaksa Penuntut Umum (JPU) Andi Setyawan memberikan keterangan pers usai persidangan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait pengelolaan PT Orbit Terminal Merak (OTM) yang digelar pada Jumat, 20 Februari 2026 di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Dalam persidangan yang beragenda pemeriksaan saksi untuk terdakwa Alfian Nasution dan Hanung Budya Yuktyanta tersebut, JPU menghadirkan tiga orang saksi yaitu Nina Sulistyowati, Eduward Adolof, dan Wisik guna mendalami proses administrasi dan pengambilan keputusan dalam kerja sama tersebut.
Dalam keterangannya, JPU mengungkapkan fakta persidangan yang menyebutkan adanya unsur pemaksaan dari terdakwa Hanung terhadap saksi Nina Sulistyowati untuk segera memproses perizinan dan Nota Kesepahaman (MoU) dengan OTM. Padahal, pada saat pengajuan proposal dilakukan, seluruh jajaran Direksi telah mengetahui bahwa aset terminal tersebut masih dimiliki oleh Oil Tanking dan masih dalam tahap proses akuisisi, bukan milik Terminal Merak sepenuhnya.
Lebih lanjut, JPU menjelaskan bahwa prosedur verifikasi dan kajian mendalam sengaja ditiadakan karena adanya instruksi langsung dari terdakwa Hanung yang menetapkan bahwa skema kerja sama harus berbentuk sewa sejak awal.
“Kondisi ini menyebabkan tim evaluasi hanya diberikan waktu selama tiga hari untuk menyelesaikan tugasnya, sehingga hasil evaluasi tidak berjalan maksimal namun tetap dipaksakan untuk melaksanakan skema sewa tersebut. Fakta-fakta ini memperkuat dugaan adanya pengabaian prosedur demi mempercepat proses kerja sama yang kini menjadi objek perkara korupsi,” pungkas JPU Andi Setyawan.

Jakarta, 21 Februari 2026
KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM

ANANG SUPRIATNA, S.H., M.H.
Keterangan lebih lanjut dapat menghubungi
Tri Sutrisno, S.H., M.H.. / Kabid Media dan Kehumasan

REDAKSI

 

Upacara 17-an Penuh Spirit Religius, Dandim 0612/Tasikmalaya Tekankan Soliditas, Kepedulian Lingkungan dan Keteladanan

0

Tasikmalaya –INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS TNI—– Upacara 17-an yang digelar pada 18 Februari 2026 di halaman Makodim 0612/Tasikmalaya berlangsung khidmat dan penuh makna. Kegiatan rutin bulanan ini diikuti oleh prajurit TNI dan PNS di lingkungan jajaran Kodim 0612/Tasikmalaya sebagai wujud disiplin, loyalitas, serta penguatan karakter pengabdian.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Czi M Imvan Ibrahim membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Dalam amanat tersebut ditekankan pentingnya menjaga soliditas, memperkuat profesionalisme, serta membangun kekuatan spiritual sebagai fondasi utama pengabdian.

Pesan yang digaungkan jelas: prajurit harus tetap solid, tidak mudah terpecah, dan selalu mengiringi tugas dengan doa. Karena kekuatan sejati bukan hanya pada fisik dan strategi, tetapi pada hati yang bersih serta niat yang lurus.
Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan Jam Komandan yang berlangsung penuh semangat dan nuansa religius. Dalam arahannya, Dandim menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan satuan maupun tempat tinggal masing-masing. Lingkungan yang bersih adalah cerminan disiplin dan kesiapan mental prajurit.

Beliau juga mengajak seluruh anggota untuk semakin rajin membaca Al-Qur’an, terlebih menjelang bulan suci Ramadan. Menurutnya, prajurit yang kuat adalah prajurit yang seimbang antara ketegasan sikap dan kelembutan hati.

Tidak hanya itu, Dandim turut mendorong anggota untuk menghidupkan budaya produktif melalui konsep “SiKaBayam” — sapi, kambing/domba, ikan, dan ayam. Beternak dan memanfaatkan lahan yang ada dinilai sebagai langkah kemandirian ekonomi sekaligus ketahanan pangan keluarga. Spirit prajurit, katanya, bukan hanya siap bertugas, tetapi juga mampu menjadi contoh dalam kemandirian dan kebermanfaatan.

Dalam suasana penuh kehangatan, Dandim juga menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa kepada seluruh prajurit dan PNS yang akan menunaikannya. Ia berharap Ramadan menjadi momentum introspeksi diri, memperkuat ketakwaan, dan meningkatkan kualitas pengabdian.

Momen Jam Komandan semakin inspiratif ketika Dandim memotivasi seluruh anggota untuk memiliki cita-cita besar. Ia bahkan mempersilakan prajurit dan PNS melihat langsung kondisi ruang kerja Komandan sebagai simbol bahwa setiap prajurit memiliki peluang yang sama untuk meraih jabatan tertinggi di satuan.
“Jangan batasi mimpi. Siapkan anak-anak kita, didik dengan disiplin dan akhlak yang baik. Siapa tahu kelak mereka yang berdiri di sini sebagai Komandan,” pesan beliau penuh makna.
Seruan semangat pun kembali menggema.
“Tasikmalaya!!!” teriak Komandan.
Dengan penuh keyakinan dijawab seluruh prajurit,
“Taqwa, siap melayani dan mengabdi!!!”

Jargon tersebut bukan sekadar teriakan, melainkan komitmen bersama bahwa ketakwaan adalah pondasi, pelayanan adalah tugas, dan pengabdian adalah kehormatan.

Upacara 17-an kali ini menjadi refleksi mendalam: menjadi prajurit bukan hanya soal barisan yang rapi, tetapi tentang hati yang bersih, lingkungan yang terjaga, keluarga yang mandiri, serta cita-cita yang terus menyala. Di bawah kepemimpinan yang religius dan inspiratif, Kodim 0612/

Tasikmalaya meneguhkan diri sebagai satuan yang solid, produktif, dan siap mengabdi sepenuh hati untuk rakyat dan negeri.

PENDIM

Prajurit Kodim 0612/Tasikmalaya Bersihkan Masjid Serentak Jelang Ramadhan, Wujud Nyata Pengabdian untuk Umat

0

Tasikmalaya ––INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS TNI—- Rabu, 18 Februari 2026, sebelum pelaksanaan kegiatan pembersihan, para prajurit Kodim 0612/Tasikmalaya terlebih dahulu melaksanakan shalat Dzuhur berjamaah di masjid wilayah masing-masing. Usai ibadah, kegiatan dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih masjid sebagai bentuk kepedulian menyambut Bulan Suci Ramadhan.

Kegiatan ini dilaksanakan atas arahan Dandim 0612/Tasikmalaya, M Imvan Ibrahim (Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han.), sebagai implementasi dari penekanan pimpinan TNI AD serta arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan membangun budaya hidup bersih di tengah masyarakat.

Aksi pembersihan dilakukan secara serentak oleh Koramil jajaran, mulai dari Koramil 1201/Tawang hingga Koramil 1225/Cipatujah. Dipimpin langsung oleh para Danramil di wilayahnya masing-masing, kurang lebih dua puluh lima Koramil bergerak bersama sebagai wujud tanggung jawab teritorial dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Salah satu kegiatan berlangsung di Masjid Jami Ar Rudho Kampung Leuwih Bodas RT 01 RW 05, Desa Santana Mekar, Kecamatan Cisayong, wilayah Koramil 1207/Cisayong. Pembersihan dipimpin langsung oleh Danramil Letda Inf Mahpudin S.M bersama prajurit, perangkat desa, Karang Taruna, dan masyarakat setempat.

Kegiatan meliputi pembersihan ruang utama masjid, tempat wudhu, halaman, hingga saluran air di sekitar lingkungan masjid. Suasana kebersamaan dan gotong royong begitu terasa, memperlihatkan sinergi nyata antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kebersihan rumah ibadah.

Melalui kegiatan ini, Dandim 0612/Tasikmalaya menegaskan bahwa prajurit harus menjadi contoh dalam menjaga lingkungan, disiplin kebersihan, serta hadir memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Momentum menjelang Ramadhan ini diharapkan semakin memperkuat nilai keimanan, kepedulian sosial, dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

PENDIM

Keraton Kasepuhan Cirebon mengeluarkan surat keputusan resmi untuk mengangkat Raden Haji Wahyu (0wner Durian Kujang Ciamis) sebagai Ketua Pemangku Adat Wilayah Ciamis Raya.

0

CIAMIS–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA AWDI—Keraton Kasepuhan Cirebon mengeluarkan surat keputusan resmi untuk mengangkat Raden Haji Wahyu (0wner Durian Kujang Ciamis) sebagai Ketua Pemangku Adat Wilayah Ciamis Raya. Pengangkatan ini berlaku mulai hari Senin, 26 Januari 2026, sebagaimana tercantum dalam Surat Anugerah Nomor 302/KPA-KK/CSS/JI/2026.

‎Raden H.Wahyu lahir di Ciamis pada 05 April 1980 dan bertempat tinggal di Dusun Cantigi, Desa Kujang, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis. Pengangkatan dilakukan oleh Gusti Sultan Sepuh Jaenudin II Arianatareja (K.G.S.S. Pangeran Heru Rusyamsi Arianatareja, S.Psi., M.H.), yang juga merupakan Hak Turun Temurun Keraton Kasepuhan Kesultanan Cirebon.

‎Dalam surat resmi tersebut disebutkan bahwa jika terdapat kesalahan atau kekeliruan akan dilakukan perbaikan seperlunya, dan jabatan yang diberikan harus dipergunakan dengan sebaik-baiknya serta penuh tanggung jawab sesuai adat-tradisi Keraton Kasepuhan Cirebon.

‎Surat pengangkatan telah ditandatangani dan diberi cap resmi Keraton Kasepuhan Cirebon, dengan tembusan diberikan kepada Kepala Desa/Lurah/RW setempat serta untuk keperluan arsip. Sebelumnya, Raden Wahyu juga telah terlihat berpartisipasi dalam kegiatan bersama beberapa pihak terkait di lokasi yang diduga menjadi salah satu tempat kerja atau kegiatan adat di wilayahnya.

PERNYATAAN PERASAAN RADEN WAHYU SETELAH MENERIMA GELAR KETUA PEMANGKU ADAT WILAYAH CIAMIS RAYA

‎”Saya, Raden H.Wahyu, pada hari ini merasa sangat bangga dan penuh rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan oleh Keraton Kasepuhan Kesultanan Cirebon untuk menjabat sebagai Ketua Pemangku Adat Wilayah Ciamis Raya. Saat tangan saya menerima surat anugerah tersebut, rasanya seperti mendapatkan amanah yang sangat berat namun juga penuh makna.

‎Sebagai anak daerah Ciamis yang tumbuh dan besar di tengah masyarakat yang menjunjung tinggi adat budaya, saya menyadari bahwa gelar ini bukan hanya kehormatan pribadi, tetapi juga tanggung jawab yang luar biasa untuk melayani masyarakat dan menjaga warisan leluhur kita. Saya menyadari banyak tantangan yang mungkin akan dihadapi, namun itu semua dibalas dengan tekad yang kuat untuk memberikan yang terbaik.

‎Saya berterima kasih kepada Gusti Sultan Sepuh Jaenudin II Arianatareja, K.G.S.S. Pangeran Heru Ruyamsi Arianatareja, serta seluruh keluarga besar Keraton Kasepuhan yang telah memberikan kesempatan ini. Juga kepada masyarakat Ciamis Raya yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan. Saya berjanji akan menjalankan tugas dengan penuh integritas, berdasarkan adat-tradisi yang telah mapan, dan selalu berpihak pada kesejahteraan bersama.”

 

‎Raden Wahyu menyampaikan program kerja utamanya. “Kami akan fokus pada tiga hal utama: melestarikan adat istiadat lokal, memperkuat kesejahteraan masyarakat desa melalui program ekonomi kreatif berbasis budaya, serta membangun sinergi antara pemerintah daerah dan pemangku adat dalam menangani isu lingkungan,” ucapnya

Penulis : SndGow,Mat Robi.

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan ”Berdasarkan hasil hisab, disepakati 1 Ramadan ditetapkan jatuh pada Kamis 19 Februari 2026,”

0
JAKARTA–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS KEMENTERIAN—Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis (19/2/2025). Penetapan itu disampaikan oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam keterangan pers di di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (17/2/2025).
Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan ”Berdasarkan hasil hisab, disepakati 1 Ramadan ditetapkan jatuh pada Kamis 19 Februari 2026,”
Sementara itu, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadan 1446 Hijriah jatuh pada Rabu (18/2/2026). Penetapan itu berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Pemerintah resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Ini diputuskan dalam sidang isbat yang digelar Kementerian Agama di Hotel Borobudur, Jakpus, Selasa (17/2).
Sebelum isbat, Kemenag melaksanakan rukyatul hilal di 96 lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia. Pengamatan dilakukan oleh Kantor Wilayah Kemenag provinsi dan Kantor Kemenag kabupaten/kota, bekerja sama dengan Pengadilan Agama, ormas Islam, serta instansi terkait lainnya.

Hasil pemantauan ini menjadi dasar dalam sidang isbat untuk menetapkan awal Ramadan. Kemenag menggunakan kriteria MABIMS atau kesepakatan Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura dalam menentukan masuknya bulan hijriah, yaitu ketinggian hilal minimal 3 derajat dengan elongasi 6,4 derajat.
Sementara itu, Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan maklumat bahwa awal Ramadan 1447 H pada 18 Februari 2026. Maklumat itu tertuang dalam surat Nomor 01/MLM/I.1/B/2026.
Dok. Kemenag RI.

Kekecewaan pelanggan terhadap layanan JNE sering kali berpusat pada masalah

0
INDOTIPIKOR.COM—Kekecewaan pelanggan terhadap layanan JNE sering kali berpusat pada masalah keterlambatan pengiriman, paket hilang, serta respons kurir atau layanan pelanggan (CS) yang lamban. Beberapa laporan menunjukkan pelanggan mengalami pengalaman yang kurang memuaskan, seperti paket yang tertahan lama, status pelacakan tidak bergerak, hingga keharusan menjemput paket sendiri ke kantor cabang.
Berikut adalah poin-poin utama kekecewaan pelanggan JNE berdasarkan berbagai keluhan (data per 2024-2025):
1. Keterlambatan Pengiriman dan Paket “Jalan di Tempat”
  • Pengiriman Lama: Paket, bahkan yang menggunakan layanan prioritas, terkadang terlambat sampai dari estimasi yang dijanjikan.
  • Status Tidak Bergerak: Keluhan umum adalah resi yang tidak diperbarui (update) selama berhari-hari, membuat pelanggan cemas akan posisi paket.
  • Paket Tertahan/Retur: Terdapat kasus paket dikembalikan (retur) ke penjual tanpa ada bukti otentik bahwa alamat tujuan tidak lengkap atau kurir telah berusaha menghubungi.
    FacebookFacebook +3
2. Layanan Kurir dan Penanganan Barang
  • Kurir Kurang Proaktif: Pelanggan mengeluhkan kurir tidak berinisiatif menghubungi penerima saat kesulitan menemukan alamat.
  • Barang Rusak/Hilang: Meskipun ada prosedur asuransi, kekecewaan tetap muncul ketika paket tiba dalam keadaan rusak atau hilang di gudang transit.
    FacebookFacebook +1
3. Respon Customer Service dan Birokrasi
  • Respon Lamban: Keluhan sering kali baru direspon setelah pelanggan melakukan “penekanan” atau berulang kali menghubungi CS (social media/email).
  • Komunikasi Tidak Jelas: Kesulitan mendapatkan jawaban pasti mengenai status paket yang tertahan.
    FacebookFacebook +1
4. Kekecewaan di Lokasi Tertentu (Contoh Kasus)
  • JNE Sumenep: Pengalaman paket baru sampai setelah satu bulan dan harus dijemput sendiri di kantor.
  • JNE Ciranjang: Keluhan paket lambat diterima.
Cara Penanganan Keluhan oleh JNE
JNE menyediakan beberapa saluran untuk komplain:
  • Call Center: 021-29278888
  • Email: customercare@jne.co.id
  • WhatsApp: 0821-7156-0959 (CS resmi)
  • Media Sosial: FB @JNEpusat, X @JNEcare, IG @JNE_id
    InstagramInstagram +4

JNE mengimbau pelanggan untuk berhati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan JNE (mengaku paket hilang/rusak) dan menegaskan bahwa komunikasi resmi hanya dilakukan melalui saluran di atas.

InstagramInstagram.
RED
NITA N

Menteri ESDM Pimpin Sidang DEN, Pemerintah Jaga Ketahanan Energi di Tengah Gejolak Global

0

JAKARTA,—-INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS KEMENTERIAN—,Rabu  4 Maret 2026

Bertempat di Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jakarta, Selasa (3/3), Menteri ESDM selaku Ketua Harian Dewan Energi Nasional (DEN) Bahlil Lahadalia memimpin Sidang Anggota DEN ke-1 Tahun 2026 dalam rangka menyikapi dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah (Middle East) yang menyebabkan terhambatnya pasokan energi global dan kenaikan harga yang menyertainya akibat penutupan Selat Hormuz.

Konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel dengan Iran di kawasan Timur Tengah tersebut berpotensi menimbulkan dampak terhadap pasokan energi global. Penutupan Selat Hormuz sebagai akibat konflik di Timur Tengah akan mengganggu jalur logistik sekitar 20 persen (20,1 juta barel) pasokan minyak global dan dapat menimbulkan kenaikan harga minyak dunia.

Mencermati kondisi yang ada, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meminta Menteri ESDM untuk memastikan ketersediaan pasokan energi nasional agar tidak sampai terjadi kelangkaan.

“Arahan Bapak Presiden kepada kami adalah kita harus sangat berhati-hati untuk menghitung semuanya dengan tetap memastikan ketersediaan BBM dalam negeri untuk memberikan kepastian kepada pelayanan kepada masyarakat kita,” ujar Bahlil.

Penutupan Selat Hormuz, menurut Bahlil, bukan sekadar masalah geopolitik, melainkan juga masalah pasokan minyak dunia. Sekitar 20,1 juta barel minyak per hari melintasi selat itu, termasuk pasokan yang menuju Indonesia.

“Pasokan energi (crude) untuk kebutuhan Indonesia yang melalui Selat Hormuz berasal dari negara-negara middle east sekitar 19% kebutuhan nasional atau sebesar 25,36 juta barel. Selebihnya kita ambil dari Afrika, dari Angola, dari Amerika, kemudian dari beberapa negara lain seperti Brazil yang tidak melalui Selat Hormuz,” imbuhnya.

Sebagai bagian dari strategi mitigasi, Pemerintah sedang mengalihkan sebagian impor minyak mentah dari negara-negara Timur Tengah ke negara lain yang lebih aman pasokannya, termasuk pasokan dari Amerika Serikat. Langkah ini ditempuh agar ketersediaan untuk kebutuhan nasional tetap terjamin.

Untuk kebutuhan impor BBM, Bahlil menjelaskan bahwa saat ini Indonesia mendapatkan pasokan dari negara-negara di luar kawasan Timur Tengah, termasuk negara-negara di Asia Tenggara. “Impor BBM relatif tidak masalah,” tegasnya.

Adapun untuk komoditas Liquefied Petroleum Gas (LPG), yang kebutuhan nasionalnya masih dipenuhi melalui impor sekitar 7,3-7,8 juta ton per tahun, Pemerintah mengarahkan sebagian besar pasokannya dari Amerika Serikat sebagai langkah diversifikasi sumber dan penguatan ketahanan energi nasional.

Pengalihan komoditas ini merupakan salah satu rekomendasi utama Sidang Anggota DEN ke-1 Tahun 2026. Selain itu, rapat menyimpulkan perlunya optimalisasi pemanfaatan sumber energi domestik, dengan mengacu pada keberhasilan program biodiesel sebagai salah satu referensi.

Sidang Anggota DEN dihadiri oleh unsur Pemerintahan terkait, antara lain Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, dan Wakil Tetap Kementerian Keuangan (Direktur Jenderal Anggaran) Luky Alfirman. Di samping itu, rapat juga dihadiri 8 Anggota DEN dari Unsur Pemangku Kepentingan.

Mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 26 Tahun 2008 tentang pembentukan DEN dan tata cara seleksi anggota, DEN menyelenggarakan Sidang Paripurna secara berkala minimal dua kali setahun, serta Sidang Anggota yang dipimpin oleh Ketua Harian setidaknya sekali setiap dua bulan atau sewaktu-waktu jika diperlukan. Keputusan dan rekomendasi dari Sidang Anggota DEN ke-1 Tahun 2026 diharapkan menjadi pedoman operasional cepat bagi kementerian dan lembaga terkait untuk menjaga stabilitas pasokan energi nasional di tengah ketidakpastian global. (SF)

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama

Gita Lestari

Terima Kunjungan BPS Ciamis, Bupati Herdiat Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026

0

Ciamis,–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA AWDI JABAR—– Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya menerima kunjungan jajaran Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Ciamis dalam rangka koordinasi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE 2026), di Pendopo Bupati, Selasa (03/03/2026).

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Bupati bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Ciamis, di antaranya Asisten Daerah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Sosial, serta Kepala Bappeda Ciamis.

Kepala BPS Kabupaten Ciamis, Ahmad Luqman, menjelaskan bahwa SE 2026 merupakan agenda nasional yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali sesuai amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik.

Pelaksanaan sensus dijadwalkan berlangsung pada Mei hingga Juli 2026 dengan melibatkan sebanyak 1.699 petugas di seluruh wilayah Kabupaten Ciamis.

“Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya memotret jumlah dan persebaran usaha, tetapi juga menggambarkan struktur ekonomi, karakteristik dan profil perusahaan, tingkat produktivitas, daya saing usaha, hingga perkembangan ekonomi digital,” jelas Ahmad Luqman.

Data yang akan dihimpun meliputi identitas usaha, status badan usaha, jumlah tenaga kerja, hingga gambaran perkembangan usaha terkini. Hasilnya diharapkan mampu menjadi fondasi perencanaan pembangunan ekonomi yang lebih terarah dan berbasis data akurat.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Herdiat menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan SE 2026. Ia menegaskan pentingnya data yang akurat dan terintegrasi untuk mendukung kebijakan pembangunan daerah.

“Saya sejak dulu memiliki keinginan agar terwujud Ciamis satu data. Pemerintah tidak bisa bekerja tanpa data. Apalagi ketika kita ingin melakukan intervensi, misalnya dalam penanganan stunting, datanya harus benar-benar akurat,” tegasnya.

Menurutnya, selama ini masih kerap ditemukan perbedaan data antar kementerian maupun lembaga, sehingga berpotensi menghambat efektivitas program pemerintah.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan BPS, Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu menghasilkan data berkualitas yang menjadi pijakan kuat dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Tatar Galuh Ciamis.

PROKOPIM CIAMIS

MAT ROBI SENTER AWDI CIAMIS

Polda Sumut Sita 12 Eskavator di Tambang Emas Ilegal Madina, 7 Orang Ditangkap

0

Mandailing Natal –INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS  KORPS POLRI—– Tim gabungan Brimob bersama Ditreskrimsus Polda Sumut menyita 14 ekskavator di lokasi tambang emas ilegal di Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Tujuh orang turut ditangkap dalam operasi tersebut.

Dansat Brimob Polda Sumut Kombes Rantau Isnur Eka mengatakan 12 ekskavator ditemukan di lokasi tambang. Sementara dua unit lainnya disita saat hendak menuju area pertambangan.

“Alhamdulillah, 12 ekskavator kami amankan di lokasi tambang ilegal,” kata Rantau, Senin (2/3/2026).

Rantau menyebut, ada tujuh orang yang ditangkap dan diduga sebagai pekerja tambang ilegal. Namun, peran masing-masing masih didalami oleh tim Ditreskrimsus.

“Ada beberapa tersangka dengan perannya masing-masing. Nanti akan didalami tim Krimsus,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, saat penyergapan sempat terjadi kebocoran informasi sehingga sebagian pelaku melarikan diri.

“Ketika penyergapan, informasi sudah sedikit bocor. Mereka bubar dan berhamburan ke seberang. Kami mendapatkan 12 ekskavator di sana,” jelasnya.

Rantau menambahkan, lokasi tambang tersebut tergolong sulit dijangkau. Dari permukiman warga, perjalanan memakan waktu sekitar 12 jam jika ditempuh dengan berjalan kaki. Sementara menggunakan sepeda motor modifikasi membutuhkan waktu lebih dari tiga jam.

“Kurang lebih 12 jam berjalan kaki. Kalau tim pendobrak menggunakan roda dua sekitar tiga setengah jam,” katanya.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk menjaga kelestarian alam guna mencegah banjir dan bencana lainnya.

TEAM