Selasa, Mei 26, 2026
Beranda blog Halaman 38

Presiden Prabowo menyampaikan duka cita mendalam kepada korban dan keluarga yang terdampak serta menegaskan bahwa pemerintah akan melakukan investigasi menyeluruh atas kejadian tersebut.

0

Bekasi ––INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS KEMENTERIAN— Pemerintah bergerak cepat dalam menangani insiden kecelakaan kereta api yang terjadi di wilayah Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/4).

Presiden Prabowo Subianto didampingi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi pada Selasa (28/4) pagi menemui langsung korban yang dirawat di RSUD Kota Bekasi sekaligus memastikan penanganan berjalan optimal.

Dalam kunjungannya, Presiden Prabowo menyampaikan duka cita mendalam kepada korban dan keluarga yang terdampak serta menegaskan bahwa pemerintah akan melakukan investigasi menyeluruh atas kejadian tersebut.

Presiden juga menekankan pentingnya peningkatan keselamatan transportasi, khususnya pada perlintasan sebidang yang masih memiliki potensi risiko tinggi.

“Saya ucapkan belasungkawa atas nama pribadi dan Pemerintah. Kami segera melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab kejadian ini,” ujar Presiden Prabowo.

Di sisi lain, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan bahwa proses evakuasi dan penanganan korban dilakukan secara cepat, terkoordinasi, serta dilaksanakan dengan penuh kehati-hatian dengan mempertimbangkan keselamatan korban dan petugas di lapangan.

Menhub Dudy bersama tim teknis dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian dan PT Kereta Api Indonesia berada di lokasi sejak Senin malam (27/4) hingga Selasa pagi (28/4) untuk memimpin langsung penanganan di lapangan.

Menhub menyampaikan duka cita mendalam atas korban meninggal dunia dan berharap korban luka dapat segera pulih, sekaligus menegaskan bahwa kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi seluruh pihak untuk terus meningkatkan pelayanan transportasi yang tidak hanya andal, tetapi juga mengutamakan keselamatan sebagai prioritas utama.

“Kami ingin menyampaikan duka cita mendalam untuk korban meninggal dunia. Kemudian terhadap korban-korban luka, kami berharap dapat segera diberi kesembuhan.

Kejadian kecelakaan kereta api ini jadi pelajaran yang sangat penting buat PT. KAI dan kami, untuk bagaimana bisa memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, tapi juga harus memberikan rasa aman dan nyaman, sekaligus juga yang paling utama keselamatan kepada penumpang,” ujar Menhub Dudy.

Berdasarkan kronologi awal, insiden kecelakaan bermula ketika rangkaian kereta rel listrik (KRL) relasi Bekasi–Cikarang tertemper mobil di perlintasan sebidang JPL 85. Akibat kejadian tersebut, rangkaian KRL harus dievakuasi dan ditetapkan sebagai Perjalanan Luar Biasa (PLB) dengan kode 5181 karena berhenti berdinas dan berjalan di luar jadwal reguler.

Sebagai dampaknya, petugas memberhentikan satu rangkaian KRL lainnya dengan kode PLB 5568 yang mengarah ke Cikarang di peron Stasiun Bekasi Timur. Namun, KA Argo Bromo Anggrek (KA 4) relasi Jakarta–Surabaya tidak sempat berhenti sepenuhnya sehingga terlibat insiden dengan KA PLB 5568 yang sedang berhenti.

Kementerian Perhubungan terus berkoordinasi intensif dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan proses evakuasi berjalan optimal.

Evakuasi korban dilakukan secara bertahap, terukur, dan penuh kehati-hatian guna meminimalkan risiko tambahan, dengan mempertimbangkan kondisi rangkaian kereta serta keselamatan petugas dan korban.

Upaya ini didukung melalui pendirian Posko Tanggap Darurat di Stasiun Bekasi Timur serta penanganan medis intensif di fasilitas kesehatan.

Kementerian Perhubungan juga mendukung penuh proses investigasi yang dilakukan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan secara objektif dan menyeluruh.

Menhub menegaskan bahwa pihaknya memberikan ruang dan menunggu KNKT untuk melakukan investigasi secara independen agar hasilnya dapat menjadi dasar evaluasi komprehensif ke depan.

“Mohon doanya dari masyarakat semoga proses evakuasi ini dapat berlangsung dengan cepat, aman, dan tetap mengedepankan keselamatan, serta dapat menyelamatkan korban-korban yang masih ada di dalam kereta api. Kami juga memberikan kesempatan kepada KNKT untuk melakukan investigasi secara objektif,” kata Menhub Dudy.

Pemerintah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik serta hak-hak sesuai ketentuan yang berlaku, sekaligus menegaskan komitmen untuk terus memperkuat sistem keselamatan transportasi nasional.

Hingga saat ini pendataan jumlah korban masih terus dilakukan. Untuk mendukung kelancaran penanganan, dilakukan penyesuaian operasional perjalanan KRL yang sementara hanya sampai Stasiun Bekasi.

#Menghubungkan Indonesia #

Biro Komunikasi dan Informasi Publik
Selasa, 28 April 2026

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, menegaskan perlunya langkah tegas dan menyeluruh dalam membenahi lembaga pemasyarakatan (lapas)

0

Jakarta ––INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS LIPUTAN KEMENTERIAN— Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, menegaskan perlunya langkah tegas dan menyeluruh dalam membenahi lembaga pemasyarakatan (lapas) guna menghapus praktik peredaran narkoba dan pungutan liar (pungli).

Hal tersebut disampaikan Menteri Agus dalam peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 pada Senin (27/4), sebagai titik awal perubahan fundamental dalam sistem pemasyarakatan.

Dalam arahannya, Menteri Imipas menekankan bahwa pembenahan lapas tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan perubahan paradigma secara total.

Upaya ini diarahkan untuk memastikan bahwa keberadaan Kemenimipas benar-benar membawa dampak nyata bagi perbaikan sistem pemasyarakatan di Indonesia.

Berbagai persoalan seperti peredaran narkoba, penipuan dari dalam lapas, pungli, hingga pelanggaran oleh oknum petugas menjadi fokus utama yang harus dihapuskan.

“Ini adalah reset button, momentum fundamental yang menuntut kita bekerja dengan paradigma baru.

Jangan sampai publik atau bahkan kita sendiri merasa bahwa berdirinya kementerian ini dengan segala program yang kita canangkan tidak ada perubahannya,” tegas Menteri Agus.

Sebagai langkah konkret, Kemenimipas telah melakukan pemindahan Warga Binaan berisiko tinggi ke lapas yang tersebar di Pulau Nusakambangan, serta melakukan pembinaan terhadap pegawai yang melanggar disiplin. Selain itu, penguatan pengawasan dilakukan melalui razia gabungan dan tes urine secara rutin guna menekan peredaran gelap narkotika di dalam lapas dan rutan.

“Harus ada gebrakan dan perbedaan nyata, setidaknya saat ini sudah ada 2.554 Warga Binaan kita pindahkan ke Pulau Nusakambangan, di mana 83% merupakan kasus narkotika, selebihnya merupakan Warga Binaan dengan tingkat risiko tinggi. Ini adalah pesan keras dan komitmen mutlak kita untuk membersihkan institusi dari peredaran gelap narkotika dan barang terlarang,” imbuhnya.

Langkah reset total ini diharapkan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, antara lain meningkatnya kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan, terciptanya lingkungan lapas yang bersih dan aman, serta terwujudnya sistem pembinaan yang lebih humanis dan berintegritas.

Selain itu, upaya ini juga memperkuat pencegahan kejahatan yang dikendalikan dari dalam lapas sehingga memberikan rasa aman yang lebih luas bagi masyarakat.

Di pengujung arahannya, Menteri Agus menegaskan komitmen kuat untuk terus melakukan pembenahan menyeluruh demi menciptakan wajah baru pemasyarakatan yang bersih, profesional, dan berintegritas.

Momentum ini menjadi langkah strategis dalam memastikan lapas bebas dari narkoba dan pungli, sekaligus menghadirkan sistem pemasyarakatan yang lebih kredibel di mata publik.

Komunikasi Publik
Selasa,28 April 2026

Bukan Sekadar Seragam, TNI-Polri di Jabar Kompak Jaga Kedamaian Jelang May Day

0

Bandung ––INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS TNI— Ada pemandangan yang menyejukkan di Lapangan Makodam III/Siliwangi, Selasa (28/4) pagi. Di bawah sinar matahari Kota Bandung, ada sekitar 700 personel TNI dan Polri melepas sejenak atribut kedinasan mereka untuk berbaur dalam gelak tawa dan keringat sehat.

Olahraga bersama ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan simbol kuat bahwa dua penjaga keamanan Jawa Barat ini tetap satu frekuensi—terutama dalam menyambut Hari Buruh Internasional (May Day) mendatang.

Membangun Kedekatan Lewat Canda Tawa Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, mengungkapkan rasa bahagianya melihat kebersamaan ini. Baginya, keamanan Jawa Barat tidak hanya dibangun di atas kertas koordinasi, tapi juga melalui jabat tangan dan silaturahmi yang tulus.

Jika kami kompak, masyarakat pun akan merasa tenang,” ujar Pangdam dengan senyum hangat.

Senada dengan Pangdam, Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan menegaskan bahwa sinergi ini adalah modal utama untuk memastikan Jawa Barat tetap menjadi rumah yang aman, damai, dan sejahtera bagi seluruh warganya.

Menjelang 1 Mei, Pangdam memberikan imbauan yang sangat humanis bagi elemen buruh. Mengingat tidak ada perayaan besar di wilayah Jawa Barat, beliau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga rumah sendiri agar tetap kondusif.

Pangdam mengingatkan bahwa ketenangan yang dirasakan saat ini adalah hasil kerja keras bersama pemerintah dan rakyat yang harus dijaga dengan rasa saling memiliki.

Pangdam menitipkan pesan mendalam, “agar dalam merayakan may day tolong utamakan keselamatan. Ingat keluarga menanti di rumah.”

Komitmen Pelayanan TNI dan Polri memastikan akan selalu hadir di tengah masyarakat, bukan untuk membatasi, melainkan untuk melayani dan memastikan setiap kegiatan publik berjalan tanpa kendala. Melalui semangat olahraga pagi ini, Kodam III/Siliwangi dan Polda Jabar seolah mengirimkan pesan sederhana kepada warga Jawa Barat: “Tenang saja, kami kompak menjaga Anda.” (Pendam III/Siliwangi).

Pengaduan dari masyarakat merupakan bentuk partisipasi publik yang sangat penting dalam mengawasi jalannya pelayanan, sekaligus menjadi masukan berharga bagi Kementerian ATR/BPN.

0

Jakarta ––INDOTIPIKOR.COM–MEDIA LOYALIS KEMENTERIAN— Pada era digital yang menuntut keterbukaan dan akuntabilitas, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus bebenah untuk meningkatkan kualitas layanan, salah satunya dengan memberikan kemudahan layanan pengaduan masyarakat. Berbagai kanal digital pengaduan disediakan sebagai jembatan bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan, aspirasi, atau dugaan pelanggaran dengan lebih cepat dan mudah.

“Pengaduan dari masyarakat merupakan bentuk partisipasi publik yang sangat penting dalam mengawasi jalannya pelayanan, sekaligus menjadi masukan berharga bagi Kementerian ATR/BPN. Kami terus berupaya menjadi institusi yang lebih responsif, transparan, dan akuntabel,” jelas Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol Kementerian ATR/BPN, Shamy Ardian, dalam keterangannya pada Selasa (28/04/2026).

Aduan yang disampaikan oleh masyarakat bisa menjadi bahan evaluasi dan dasar pertimbangan untuk memperbaiki kebijakan, standar operasional, atau cara kerja, termasuk di Kementerian ATR/BPN. Shamy Ardian meyakini, pengaduan masyarakat tidak sekadar menjadi sarana untuk mengawasi dan mengontrol kinerja pemerintah, tetapi juga akan menunjukkan sejauh mana mutu pelayanan publik.

Saat ini, ada empat kanal resmi pengaduan yang disediakan Kementerian ATR/BPN, yaitu Hotline WhatsApp Pengaduan dengan nomor 0811-1068-0000; email resmi pengaduan melalui surat@atrbpn.go.id; loket persuratan untuk pengaduan tertulis dengan dokumen pendukung; dan SP4N-LAPOR! sebagai platform nasional pengelolaan pengaduan masyarakat.

Melalui kanal digital tersebut, masyarakat kini dapat menyampaikan keluhan, aspirasi, maupun dugaan pelanggaran dengan lebih mudah, cepat, dan langsung ditangani oleh unit yang berwenang. Masing-masing kanal dilengkapi dengan tata cara yang jelas untuk memastikan pengaduan masyarakat dapat ditangani secara tepat dan transparan. Dengan sistem ini, Kementerian ATR/BPN berharap dapat memperkuat kepercayaan publik, mendorong perbaikan layanan, dan menciptakan lingkungan birokrasi yang bersih serta berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Adapun tata cara mengirim pengaduan melalui surat, masyarakat perlu menuliskan kronologis permasalahan secara lengkap dan jelas serta menyertakan detail yang relevan. Selain itu, pengadu wajib melampirkan bukti dokumen untuk mendukung laporan yang disampaikan. Surat dapat dikirimkan secara langsung ke Loket Persuratan pada hari kerja (Senin sampai Jumat, pukul 09.00 WIB hingga 14.00 WIB) atau melalui alamat Kementerian ATR/BPN di Jalan Sisingamangaraja Nomor 2, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Selain melalui surat cetak, masyarakat juga dapat mengirimkan pengaduan melalui surat elektronik dengan ketentuan yang telah ditetapkan. File yang diunggah harus berformat PDF dengan ukuran maksimal 20 MB. Penamaan file mengikuti nomor surat (jika ada) dengan garis miring diganti underscore atau menggunakan nama pengirim jika tanpa nomor surat. Apabila ukuran file melebihi batas, dokumen dapat dibagi menjadi beberapa bagian. Isi surat elektronik harus mencantumkan perihal, nomor surat, tanggal, dan identitas pengirim, serta dikirimkan ke alamat email resmi pengaduan.

Kanal lainnya yang dapat dimanfaatkan adalah SP4N-LAPOR! sebagai platform nasional pengelolaan pengaduan masyarakat. Untuk menggunakannya, masyarakat perlu masuk menggunakan akun yang telah terdaftar melalui website atau aplikasi mobile. Selanjutnya, pengguna dapat menuliskan aduan dengan kronologis yang jelas, mencantumkan waktu dan lokasi kejadian, serta menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Pengguna juga dapat melampirkan bukti pendukung seperti foto atau dokumen. Setelah laporan dikirim, masyarakat dapat memantau proses verifikasi dan tindak lanjut melalui notifikasi pada akun masing-masing. (GE/RT)

#KementerianATRBPN
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#MajuDanModern
#MenujuPelayananKelasDunia

Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/
Badan Pertanahan Nasional

Ciamis Jadi Tuan Rumah Dialog Perunggasan Nasional 2026, Bahas Masa Depan Peternak Unggas

0

CIAMIS –INDOTIPIKOR.COM—– Kabupaten Ciamis kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu daerah strategis di sektor pertanian dan peternakan dengan menjadi tuan rumah Dialog Perunggasan Nasional 2026 Konsolidasi Peternak Rakyat Nasional yang diselenggarakan oleh Garda Organisasi Peternak Ayam Nasional (GOPAN), bertempat di Aula STIKes Muhammadiyah Ciamis, Selasa (29/04/2026).

Kegiatan berskala nasional tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia Dr. H. Sudaryono, B.Eng., M.M., MBA, para Anggota DPR RI, unsur Forkopimda Ciamis, akademisi, mahasiswa, pengusaha, penggiat bidang unggas dari berbagai daerah di Indonesia, serta tamu undangan lainnya.

Dialog ini menjadi ruang strategis untuk membahas masa depan peternak unggas rakyat, mulai dari persoalan budidaya, manajemen usaha, distribusi hasil ternak, hingga upaya peningkatan produktivitas dan efisiensi secara berkelanjutan demi memperkuat ketahanan pangan nasional.

Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa Ciamis memiliki peran yang sangat aktif dalam pengembangan sektor pertanian dan peternakan, khususnya subsektor unggas.

Menurutnya, Kabupaten Ciamis saat ini mampu memproduksi hingga 1,3 juta ekor unggas setiap tahunnya. Produksi tersebut tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan lokal masyarakat Ciamis, tetapi juga didistribusikan ke berbagai daerah di Indonesia.

“Ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar bagi kami untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas sektor peternakan unggas di Kabupaten Ciamis,” ujar Andang.

Namun demikian, ia mengakui bahwa masih terdapat tantangan besar yang harus dihadapi, salah satunya adalah kebutuhan impor produk telur yang menunjukkan masih adanya celah dalam peningkatan produktivitas dan efisiensi di sektor tersebut.

Untuk itu, Andang berharap pemerintah pusat dapat memberikan perhatian lebih nyata melalui dukungan dalam aspek pengelolaan, manajemen usaha, hingga akses pembiayaan bagi para petani dan peternak di daerah.

Sementara itu, Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. H. Sudaryono, B.Eng., M.M., MBA, menegaskan bahwa sektor pertanian dan swasembada pangan menjadi salah satu program prioritas utama Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan kemandirian bangsa di bidang pangan.

Menurutnya, komitmen pemerintah pusat terhadap penguatan sektor pertanian tidak hanya sebatas wacana, tetapi telah dibuktikan melalui berbagai kebijakan strategis yang dituangkan dalam sejumlah regulasi presiden, baik dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpres) maupun Instruksi Presiden (Inpres) yang secara khusus mengatur percepatan pembangunan pertanian nasional.

Ia menjelaskan bahwa regulasi tersebut menjadi landasan kuat bagi seluruh daerah untuk bergerak lebih cepat dalam meningkatkan produktivitas pertanian, termasuk sektor peternakan unggas yang memiliki kontribusi besar terhadap ketahanan pangan nasional.

“Presiden Prabowo menempatkan swasembada pangan sebagai agenda penting nasional. Karena itu, pemerintah hadir dengan berbagai kebijakan nyata agar petani dan peternak mendapatkan dukungan yang lebih kuat, baik dari sisi produksi, distribusi, hingga kesejahteraan pelaku usaha pertanian,” ujarnya.

Dalam kunjungannya di Kabupaten Ciamis, Wamentan Sudaryono juga menyempatkan diri berdialog secara langsung dengan para peternak rakyat. Ia mendengarkan berbagai aspirasi, harapan, serta tantangan yang dihadapi para peternak

Sudaryono menegaskan bahwa aspirasi para peternak tersebut akan menjadi bahan penting dalam penyusunan kebijakan ke depan, sehingga program pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan riil di lapangan.

Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para pelaku usaha pertanian dapat terus diperkuat agar cita-cita besar menuju swasembada pangan nasional benar-benar dapat terwujud.

REDAKSI

MAT ROBI SENTER AWDI CIAMIS JABAR

Mendes Yandri saat beri sambutan di Penandatangan Nota Kesepahaman dengan sejumlah lembaga di Kantor Kemendes,

0

Jakarta ––INDOTIPIKOR.COM–MEDIA LOYALIS LIPUTAN KEMENTERIAN— Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto merasa beri apresiasi tinggi atas kebijakan Presiden Prabowo Subianto terkait Bahan Bakar Minyak (BBM).

“Kita harus bersyukur dengan kebijakan Presiden Prabowo yang tidak menaikkan harga BBM Bersubsidi,” kata Mendes Yandri saat beri sambutan di Penandatangan Nota Kesepahaman dengan sejumlah lembaga di Kantor Kemendes, Selasa (28/6/2026).

“Beliau membela rakyat kecil dengan tidak menaikkan harga BBM Bersubsidi,” sambung Mendes Yandri.

Mantan Wakil Ketua MPR ini menegaskan jika Pemerintah bakal konsisten untuk selalu berpihak kepada rakyat dengan tidak menaikkan harga BBM Bersubsidi ini.

“Pihak yang paling merasakan dampak BBM Bersubsidi adalah rakyat kecil, termasuk yang ada di desa,” kata Mantan Ketua Komisi VIII DPR RI ini.

Mendes Yandri juga mengajak seluruh warga desa untuk mendoakan agar Presiden Prabowo agar selalu sehat dalam ikhtiarnya memimpin bangsa Indonesia.

“Kami sebagai pembantu presiden siap Samina Wa Atho’na,” kata Mendes Yandri.

Mendes Yandri didampingi Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria hadiri Penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerjasama dengan UKP Bidang Pembinaan Generasi Mudan Pekerja Seni, Kementerian Transmigrasi, BRIN, PT. PLN (Persero), PT. PLN EPI (Persero), PT. Daya Mandiri Production, Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia, ITB dan UGM di Operational Room.

Pada Kegiatan tersebut turut Hadir, UKP Bidang Pembinaan Generasi Mudan Pekerja Seni Raffi Farid Ahmad, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, Dirut PT. PLN Darmawan Prasodjo.

Teks: Firman/Humas Kemendes

Bukan Sekadar Cek Kesehatan, Ini Cara Kodim 0612/Tasikmalaya Membaca “Sinyal Tubuh” Prajuritnya di Hari Terakhir

0

Tasikmalaya —INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS TNI—— Selasa pagi, 28 April 2026. Aula Makodim 0612/Tasikmalaya tidak hanya menjadi ruang pemeriksaan, tapi berubah menjadi “ruang baca” bagi kondisi tubuh para prajurit dan PNS. Di hari kedua sekaligus penutup kegiatan edukasi dan pemeriksaan kesehatan jajaran Kodim 0612/Tasikmalaya Korem 062/Tarumanagara, satu pesan menguat: tubuh juga memberi laporan, dan hari ini laporan itu dibuka.
Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, diikuti oleh Kasdim 0612/Tasikmalaya, Pasipers, serta seluruh personel militer dan PNS. Tim kesehatan gabungan dari Rumkitban Galunggung, Puskesmas Tawang/Kahuripan, dan RS Jasa Kartini Tasikmalaya hadir sebagai “penerjemah” dari sinyal-sinyal tubuh yang seringkali diabaikan.
Di hari terakhir ini, tercatat sebanyak 232 peserta hadir. Mayoritas berasal dari unsur militer Kodim 0612 sebanyak 198 orang, disusul PNS Kodim 0612 sebanyak 13 orang. Keterlibatan juga datang dari unsur lain seperti militer Zibang 2 orang, Timpal 4 orang, Rumkitban 4 orang, PNS Rumkitban 10 orang, serta militer Korem sebanyak 3 orang.
Namun angka-angka itu bukan sekadar statistik.


Dari hasil pemeriksaan, sebanyak 199 personel dinyatakan tanpa keluhan sebuah indikator positif bahwa kondisi kesehatan relatif terjaga. Meski demikian, terdapat 33 orang yang terdiagnosa memerlukan perhatian medis lebih lanjut. Sebanyak 31 orang diarahkan untuk pengobatan lanjutan ke fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), sementara 21 orang menjalani konsultasi dengan dokter spesialis.
Menariknya, konsultasi spesialis didominasi oleh poli penyakit dalam sebanyak 14 orang, diikuti poli jantung 2 orang, urologi 2 orang, saraf 2 orang, dan bedah 1 orang. Ini menjadi gambaran nyata bahwa pola hidup dan beban tugas memiliki pengaruh langsung terhadap kondisi internal tubuh.


Sebagai bagian dari deteksi dini, pemeriksaan penunjang berupa cek gula darah sewaktu (GDS) dilakukan terhadap 200 personel. Meski sederhana, langkah ini menjadi “alarm awal” untuk membaca potensi gangguan kesehatan yang sering datang tanpa gejala.
Tidak ada kejadian menonjol selama kegiatan berlangsung. Semua berjalan aman, tertib, dan lancar. Tapi justru di situlah letak kekuatannya sunyi, rapi, tapi berdampak.
Kegiatan ini bukan hanya tentang siapa yang sakit dan siapa yang sehat. Ini tentang kesadaran bahwa prajurit bukan mesin yang bisa dipaksa terus berjalan tanpa perawatan. Tubuh butuh diperiksa, dipahami, dan dijaga.
Di hari terakhir ini, Kodim 0612/Tasikmalaya tidak hanya menutup rangkaian kegiatan. Mereka membuka cara pandang baru bahwa kesiapsiagaan tidak dimulai dari medan latihan, tapi dari dalam tubuh setiap prajurit itu sendiri.

REDAKSI

DANDIM 0612/TASIKMALAYA HADIRI APEL GELADI KESIAPSIAGAAN BENCANA TINGKAT KABUPATEN TASIKMALAYA DI CIGALONTANG

0

Tasikmalaya ––INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS TNI— Bertempat di Halaman Kantor Camat Cigalontang, Jl. Raya Cigalontang, Desa Jayapura, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, telah dilaksanakan Apel Kesiapsiagaan Bencana Tingkat Kabupaten Tasikmalaya sebagai bentuk kesiapan seluruh unsur pemerintah, TNI-Polri, serta stakeholder terkait dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

Kegiatan apel tersebut dihadiri oleh Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han., bersama unsur Forkopimda Kabupaten Tasikmalaya, BPBD, aparat keamanan, relawan kebencanaan, serta berbagai elemen masyarakat.

Apel kesiapsiagaan ini bertujuan untuk meningkatkan sinergitas, koordinasi, dan kesiapan seluruh pihak dalam menghadapi berbagai kemungkinan terjadinya bencana alam, khususnya di wilayah Kabupaten Tasikmalaya yang memiliki potensi kerawanan bencana cukup tinggi.

Dalam kegiatan tersebut, seluruh peserta apel menunjukkan komitmen bersama untuk selalu siap siaga, cepat tanggap, dan terkoordinasi dalam penanggulangan bencana demi melindungi masyarakat.

Kehadiran Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han. menjadi wujud dukungan penuh TNI AD, khususnya Kodim 0612/Tasikmalaya, dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor guna menjaga keselamatan masyarakat serta mendukung penanganan bencana secara optimal.

Melalui Apel Kesiapsiagaan Bencana ini, diharapkan seluruh unsur terkait semakin solid dan profesional dalam menjalankan tugas kemanusiaan, sehingga dapat memberikan rasa aman dan perlindungan maksimal bagi masyarakat Kabupaten Tasikmalaya.

REDAKSI

Ketua Mahkamah Agung RI Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H. baru saja mengambil sumpah jabatan dan melantik Prof. Dr. Hamdi, S.H., M.Hum. sebagai Ketua Muda Perdata Mahkamah Agung

0

JAKARTA–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA FORSIMEMA RI—Pelantikan tersebut mengisi kekosongan jabatan yang sebelumnya diisi oleh Agung Sumanatha yang kini telah memasuki masa pensiun pada 1 April 2026.

Ketua Mahkamah Agung RI Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H. baru saja mengambil sumpah jabatan dan melantik Prof. Dr. Hamdi, S.H., M.Hum. sebagai Ketua Muda Perdata Mahkamah Agung pada Senin (27/4/2026) di kantor Mahkamah Agung, Jakarta.

Pelantikan tersebut mengisi kekosongan jabatan yang sebelumnya diisi oleh Agung Sumanatha yang kini telah memasuki masa pensiun pada 1 April 2026.

Dengan dilantiknya Prof. Hamdi, susunan pimpinan Mahkamah Agung saat ini terdiri atas Ketua Mahkamah Agung, Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial, Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non Yudisial, serta para Ketua Muda (Ketua Kamar).

Adapun susunan Pimpinan Mahkamah Agung saat ini adalah sebagai berikut:

1. Ketua Mahkamah Agung RI: Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H.
2. Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial: Suharto, S.H., M.Hum.
3. Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non Yudisial: H. Dwiarso Budi Santiarto, S.H., M.Hum.
4. Ketua Kamar Perdata: Prof. Dr. Hamdi, S.H., M.Hum.
5. Ketua Kamar Tata Usaha Negara: Prof. Dr. H. Yulius, S.H., M.H.
6. Ketua Kamar Pengawasan: Prof. Dr. Yanto, S.H., M.H.
7. Ketua Kamar Pembinaan: Syamsul Ma’Arif, S.H., L.L.M., Ph.D.
8. Ketua Kamar Agama: Dr. Yasardin, S.H., M.Hum.
9. Ketua Kamar Pidana: Dr. Prim Haryadi, S.H., M.H.
10. Ketua Kamar Militer: Brigjen TNI (Purn) Hidayat Manao, S.H., M.H.

Untuk mendapatkan Berita atau Artikel Terbaru MARINews, Follow Channel Whatsapp: MARINews

Penulis: Azzah Zain Al Hasany

Humas MA, Jakarta Senin 27 April 2026

Prof. Hamdi bersumpah akan memenuhi kewajiban sebagai Ketua Muda Perdata Mahkamah Agung dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya dan memegang teguh

0

JAKARTA–INDOTIPIKOR.COM–MEDIA FORSIMEMA RI—-Dalam pelantikan tersebut, Prof. Hamdi bersumpah akan memenuhi kewajiban sebagai Ketua Muda Perdata Mahkamah Agung dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya dan memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia (UUD NKRI) Tahun 1945.

Prof. Dr. Hamdi, S.H., M.Hum. resmi menjabat sebagai Ketua Muda Perdata Mahkamah Agung Republik Indonesia setelah mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Ketua Mahkamah Agung RI, Prof. Dr. Sunarto, S.H,. M.H. pada Senin (27/4/2026) di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta.

Pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 50/P/2026 tentang pengangkatan Ketua Muda Perdata Mahkamah Agung pada tanggal 21 April 2026.

Prof. Hamdi menggantikan Agung Sumanatha yang telah memasuki masa purnabakti setelah mencapai batas usia pensiun pada 1 April 2026.

Dalam pelantikan tersebut, Prof. Hamdi bersumpah akan memenuhi kewajiban sebagai Ketua Muda Perdata Mahkamah Agung dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya dan memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia (UUD NKRI) Tahun 1945. Ia juga berjanji akan menjalankan segala

peraturan perundang-undanngan dengan selurus-lurusnya menurut UUD NKRI Tahun 1945. Ia juga berjanji akan berbakti kepada Nusa dan Bangsa

Mengenal Prof. Hamdi

Lahir di Tanjung Pinang pada 2 Oktober 1957, Prof. Hamdi merupakan Hakim Agung dengan perjalanan karier panjang di lingkungan peradilan. Ia memulai pengabdiannya sejak 1984 sebagai staf di Pengadilan Negeri Klaten, sebelum kemudian mengikuti pendidikan calon hakim dan meniti karier sebagai hakim tingkat pertama di berbagai daerah.

Kariernya terus berkembang dengan penugasan di Pengadilan Negeri Enrekang, Pengadilan Negeri Sungailiat, Pengadilan Negeri Purwokerto, hingga Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Ia juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Negeri Bangkinang, lalu dipercaya menjadi Ketua Pengadilan Negeri Bangkinang dan Ketua Pengadilan Negeri Magelang.

Pengalaman panjang tersebut membawanya menjadi Hakim Tinggi pada Pengadilan Tinggi Banjarmasin pada 2008 dan kemudian Pengadilan Tinggi Yogyakarta pada 2010. Pada 11 Maret 2013, Prof. Hamdi resmi dilantik sebagai Hakim Agung Mahkamah Agung oleh Ketua Mahkamah Agung ke-13 Prof. Dr. H. M. Hatta Ali, S.H., M.H.

Dalam bidang akademik, Prof. Hamdi menempuh pendidikan Sarjana Hukum, melanjutkan Magister Hukum Bisnis di Universitas Gadjah Mada (UGM), serta meraih gelar Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Jayabaya pada 2020.

Dedikasinya di bidang hukum juga mengantarkannya menerima gelar Profesor Kehormatan (Honoris Causa) bidang ilmu hukum dari Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang pada 2024, sebagai bentuk penghargaan atas kontribusinya dalam pengembangan ilmu hukum dan peradilan.

Dengan dilantiknya Prof. Hamdi sebagai Ketua Muda Perdata, Mahkamah Agung berharap penguatan kualitas putusan, konsistensi penegakan hukum, serta pelayanan peradilan di bidang perdata semakin meningkat, sejalan dengan upaya menjaga marwah lembaga peradilan dan kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan.

Untuk mendapatkan Berita atau Artikel Terbaru MARINews, Follow Channel Whatsapp: MARINews

Penulis: Azzah Zain Al Hasany

Jakarta,Humas MA
Senin,27 April 2026