Beranda blog Halaman 149

Ciamis Menuju Pertanian Sehat, Bupati Herdiat Dorong Petani Beralih ke Organik Secara Bertahap

0

CIAMIS,–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA AWDI JABAR—- Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya secara resmi membuka Gerakan Tanam Padi Organik Tingkat Kabupaten Ciamis Tahun 2026 yang digelar di Kelompok Tani Parikesit, Desa Bangunsari, Kecamatan Pamarican, Kamis (09/04/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forkopimda Ciamis, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya, para kepala OPD terkait, serta para camat se-Kabupaten Ciamis. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendorong transformasi sektor pertanian yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Kelompok Tani Parikesit sendiri merupakan salah satu klaster unggulan di Kabupaten Ciamis yang telah menorehkan prestasi nasional dengan meraih Juara 2 pada ajang Bank Indonesia Award 2025 Championship Klaster Pangan sektor tanaman pangan. Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan dalam pengelolaan klaster pangan yang inovatif dan berdaya saing.

Dalam sambutannya, Bupati Herdiat menegaskan pentingnya peralihan dari penggunaan pupuk kimia menuju pupuk organik. Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil penelitian, kondisi tanah di sejumlah wilayah Ciamis sudah mulai terkontaminasi bahan kimia yang berpotensi berdampak pada kualitas hasil pertanian dan kesehatan masyarakat.

“Pertanian organik ini yang kita harapkan. Tanah kita sudah banyak tercampur bahan kimia, sehingga hasil pertanian pun ikut terkontaminasi. Maka kita mulai sedikit demi sedikit beralih ke organik, semata-mata untuk kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa perubahan pola pertanian tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan harus dilakukan secara bertahap. Menurutnya, keberhasilan di lapangan akan menjadi contoh nyata yang mampu mendorong petani lain untuk ikut beralih ke sistem organik.

Selain aspek kesehatan, Bupati juga menyoroti keuntungan ekonomi dari pertanian organik. Ia menyebutkan bahwa biaya penggunaan pupuk organik relatif lebih murah dibandingkan pupuk kimia, sementara hasil panen bisa mencapai 8 hingga 9 ton per hektare. Bahkan, harga jual beras organik di pasaran dinilai lebih tinggi dan memiliki prospek pasar yang sangat luas.

“Permintaan tidak hanya dari dalam negeri, tetapi juga dari luar negeri seperti Jepang, Malaysia, dan Singapura,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Ciamis, lanjutnya, akan memberikan dukungan penuh dalam proses peralihan ini, baik melalui bantuan bibit maupun pupuk. Ia juga mengimbau pemerintah desa untuk memanfaatkan tanah bengkok sebagai lahan percontohan pertanian organik guna mempercepat adopsi di tingkat masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut mengingatkan para petani untuk mewaspadai dampak musim kemarau panjang akibat fenomena El Niño yang diperkirakan terjadi pada pertengahan tahun. Ia meminta agar pola tanam diperhitungkan dengan matang agar hasil produksi tetap optimal.

Tak hanya itu, Bupati Herdiat juga mengajak masyarakat untuk mulai membiasakan konsumsi pangan alternatif selain beras, seperti umbi-umbian, yang memiliki nilai gizi seimbang.

Melalui Gerakan Tanam Padi Organik ini, Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap dapat mewujudkan sistem pertanian yang lebih sehat, ramah lingkungan, serta mampu meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.

PROKOPIM CIAMIS

MAT ROBI SENTER AWDI CIAMIS JABAR

Outing Class TK Wijaya Kusumah/Kartika XIX-26 Bersama Kodim 0612/Tasikmalaya: Menanamkan Cinta Tanah Air dan Nilai Kepedulian Sejak Dini

0

Tasikmalaya ––INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS TNI— Suasana penuh keceriaan dan pembelajaran mewarnai kegiatan outing class yang diselenggarakan oleh TK Wijaya Kusumah/Kartika XIX-26 pada Kamis, 9 April 2026. Kegiatan ini menjadi pengalaman edukatif yang tidak hanya mengenalkan anak-anak pada lingkungan sekitar dan peran Tentara Nasional Indonesia (TNI), tetapi juga menanamkan nilai kepedulian sosial sejak usia dini.

Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Yayasan Kartika Jaya Koordinator Kodim 0612, Ny. Rima Mutia, S.Sos, serta didampingi oleh Kepala Sekolah Atin Supriatin, S.Pd.AUD, Guru Kelas A Mulyani, S.Pd, dan Guru Kelas B Leni Laela Apriani, S.Pd.AUD. Sebanyak 30 anak didik mengikuti kegiatan dengan penuh antusias.

Perjalanan dimulai dari lingkungan sekolah dengan menggunakan enam unit kendaraan taktis Maung milik Kodim 0612/Tasikmalaya, melintasi beberapa ruas jalan penting di Kota Tasikmalaya, seperti Taman Makam Pahlawan (TMP) Karoeng, Jalan Laswi, Jalan Apipah, Jalan Dadaha, Jalan Tentara Pelajar, dan Jalan Otto Iskandardinata (Otista), sebelum akhirnya tiba di Makodim 0612/Tasikmalaya.

Setibanya di Makodim, rombongan disambut hangat oleh Dandim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han. Anak-anak diperkenalkan dengan ruang kerja Dandim serta mendapatkan penjelasan sederhana mengenai tugas dan peran TNI dalam menjaga keamanan serta membantu masyarakat.

Dalam suasana yang interaktif, Dandim juga mengadakan sesi tanya jawab dengan anak-anak, termasuk pertanyaan mengenai siapa Presiden Republik Indonesia saat ini. Selain itu, anak-anak diajak melihat galeri foto para Dandim Kodim 0612/Tasikmalaya dari masa ke masa, sehingga mereka dapat mengenal sejarah kepemimpinan di lingkungan Kodim.

Kegiatan ini juga menjadi sarana promosi dalam menyambut Penerimaan Murid Baru Tahun Pelajaran 2026/2027, sekaligus memperkenalkan TK Wijaya Kusumah/Kartika XIX-26 kepada masyarakat luas. Keceriaan semakin lengkap ketika anak-anak diberi kesempatan untuk berfoto bersama berbagai alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang ada di lingkungan Kodim.

Penutup Penuh Makna: Makan Bersama dan Belajar Sedekah
Sebagai penutup kegiatan, Ketua Yayasan Kartika Jaya, Ny. Rima Mutia, S.Sos, mengajak seluruh anak-anak untuk menikmati makan bersama di McDonald’s yang berada di wilayah Kota Tasikmalaya. Momen ini tidak hanya menjadi ajang kebersamaan, tetapi juga sarana edukasi untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan melalui praktik sedekah.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diajak untuk berbagi dengan sesama sebagai bentuk kepedulian sosial yang diajarkan dalam Islam. Sedekah tidak harus berupa materi besar, tetapi bisa diwujudkan melalui tindakan sederhana seperti berbagi makanan, membantu orang lain, atau memberikan senyuman.

Nilai ini sejalan dengan sabda Rasulullah ﷺ:
“Setiap kebaikan adalah sedekah.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Hadits-hadits tersebut memberikan pemahaman bahwa sedekah merupakan bentuk kepedulian sosial yang dapat dilakukan oleh siapa saja, termasuk anak-anak, sehingga menumbuhkan karakter empati dan rasa syukur sejak dini.

Menanamkan Nilai Kebangsaan dan Kepedulian Sosial
Melalui rangkaian kegiatan outing class ini, TK Wijaya Kusumah/Kartika XIX-26 berhasil menggabungkan unsur edukasi, kebangsaan, sejarah, serta nilai-nilai keagamaan dalam satu pengalaman yang menyenangkan. Sinergi antara dunia pendidikan, TNI, dan masyarakat diharapkan mampu membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter, cinta tanah air, dan peduli terhadap sesama.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen TK Wijaya Kusumah/Kartika XIX-26 dalam menghadirkan pendidikan yang holistik, inspiratif, dan penuh makna bagi masa depan anak-anak Indonesia.

PEN

Presiden Tekankan Kerja Nyata, Kementerian Ekraf Siap Jadi Motor Ketahanan Ekonomi Nasional

0

Jakarta,–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS KEMENTERIAN— 8 April 2026 – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) berkomitmen untuk terus memperkuat sektor ekonomi kreatif sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika global.

Langkah ini sejalan dengan pesan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam Taklimat kepada jajaran Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (8/4).

Dalam arahannya, Presiden menyoroti dinamika global yang diwarnai konflik dan ketidakpastian, namun menekankan bahwa Indonesia mampu menjaga arah pembangunan nasional tetap terkendali dan menavigasi berbagai tantangan dengan kinerja pemerintahan yang efektif dan andal.

“Alhamdulillah pemerintah kita, di mana Saudara-saudara adalah bagian dari pemerintah yang saya pimpin, sudah satu setengah tahun kita dapat mengendalikan arah perkembangan bernegara bangsa kita. Yang kita butuhkan adalah kerja nyata, hasil nyata untuk rakyat. Prestasi harus bisa diukur dan dirasakan langsung oleh rakyat,” tegas Presiden.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya, menegaskan bahwa sektor ekonomi kreatif terus didorong untuk menghadirkan dampak nyata bagi perekonomian nasional.

“Kolaborasi hexahelix antara pemerintah, industri, akademisi, komunitas, media, dan investor adalah kunci untuk memastikan ekosistem ekonomi kreatif tumbuh cepat, berkelanjutan, dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Menteri Ekraf.

Menteri Ekraf menambahkan, Kementerian Ekraf juga memperkuat dukungan terhadap UMKM kreatif dan pengembangan digitalisasi industri kreatif agar lebih kompetitif, serta mendorong kolaborasi internasional untuk memperluas pasar produk kreatif Indonesia.

Sejalan dengan arahan Presiden, Kementerian Ekraf optimistis mendorong ekonomi kreatif menjadi the new engine of growth, sekaligus menciptakan lapangan kerja berkualitas dan memperkuat daya saing bangsa. Upaya ini juga sejalan dengan penguatan transformasi budaya kerja yang lebih produktif dan adaptif, melalui kampanye #KitaMulaiCaraBaru sebagai bagian dari langkah bersama dalam memperkuat ketahanan nasional.

Kiagoos Irvan Faisal
Kepala Biro Komunikasi
Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Suanto mendukung penuh usulan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Suyudi Ario Seto

0

Jakarta ––INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS KEMENTERIAN— Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Suanto mendukung penuh usulan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Suyudi Ario Seto soal adanya larangan peredaran vape di Indonesia karena berpotensi disalahgunakan terkait narkoba.

Mendes Yandri mengatakan, jika vape saat memang sedang digandrungi oleh kalangan generasi muda dan tertentu dengan populasi yang cenderung meningkat.

“Olehnya, saya setuju dengan usulan Kepala BNN ini karena memang potensi Vape disalahgunakan terkait narkoba,” kata Mendes Yandri.

Mendes Yandri menegaskan, pelarangan Vape harusnya dibuatkan aturan hukum yang jelas agar bisa melindungi masyarakat dari bahaya laten narkoba.

Usulan pelarangan Vape dimasukkan ke RUU Narkotika yang masih dibahas Komisi III DPR juga diapresiasi oleh Mendes Yandri.

“Saat ini Narkoba telah menyasar wilayah desa. Olehnya, hal ini perlu jadi perhatian besar kita semua,” kata Mantan Wakil Ketua MPR RI.

Untuk itu, Program Desa Bersinar yang digagas oleh BNN perlu digenjot lagi agar menjadi benteng pertahanan desa melawan bahaya narkoba ini.

Satgas yang dibentuk untuk program Desa Bersinar ini perlu meningkatkan kolaborasi dengan seluruh warga desa agar tidak ada ruang bagi narkoba di desa-desa.

Sebelumnya Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto mengungkapkan temuan BNN terhadap sampel cairan vape.

“Saat ini kita dihadapkan pada fenomena peredaran zat narkotika dalam bentuk vape atau rokok elektrik secara masif. Berdasarkan hasil uji laboratorium pusat BNN terhadap 341 sampel cairan vape, kita menemukan fakta yang sangat mengejutkan,” kata Suyudi dalam rapat Komisi III DPR.

Dia mengatakan 11 sampel mengandung kanabinoid atau ganja hingga satu sampel berisi methamphetamine atau sabu. Dia menyebut BNN juga menemukan zat etomidate, yang merupakan obat bius, dalam kandungan sampel vape yang diuji.

Dia mengatakan narkotika berkembang sangat cepat. Dia mengatakan sudah teridentifikasi 175 jenis zat psikoaktif baru atau new psychoactive substances (NPS) di Indonesia.

Teks: Firman/Humas Kemendes

Mendagri Tito dan Jajaran Lengkap Ikuti Rapat Kerja Pemerintah

0

Jakarta –INDOTIPIKOR.COM–MEDIA LOYALIS KEMENTERIAN—– Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menghadiri Rapat Kerja Pemerintah yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4/2026). Kehadiran Mendagri didampingi tiga Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), yakni Ribka Haluk, Bima Arya Sugiarto, dan Akhmad Wiyagus. Selain itu, hadir seluruh pejabat eselon I di lingkungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Rapat tersebut dihadiri anggota Kabinet Merah Putih, seluruh pejabat eselon I kementerian/lembaga, serta para direktur utama Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Forum ini menjadi momentum evaluasi kinerja sekaligus penguatan konsolidasi pemerintah dalam menghadapi dinamika global yang kian kompleks.

Dalam taklimatnya, Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi capaian pemerintah dalam menjaga dan mengendalikan arah pembangunan nasional, khususnya di tengah situasi dunia yang penuh ketidakpastian.

“Di tahun pertama kita tidak dapat dipungkiri, kita telah mencapai tonggak-tonggak prestasi yang nyata, prestasi yang nyata. Di tengah prestasi yang nyata ini kita menghadapi keadaan dunia yang penuh dengan ketidakpastian, dengan penuh konflik, peperangan di mana-mana yang telah mengakibatkan goncangan-goncangan stabilitas dunia,” tuturnya.

Presiden juga menyampaikan bahwa pemerintah mampu mengendalikan arah pembangunan nasional dan melewati berbagai tantangan global dengan baik. Dalam kurun waktu satu setengah tahun terakhir, pemerintah dinilai berhasil menunjukkan kinerja baik dalam melaksanakan program dan kebijakan untuk kepentingan bangsa.

“Alhamdulillah kita dapat mengendalikan arah perkembangan bangsa. Kita mampu melewati berbagai risiko, dan telah membuktikan bahwa pemerintah kita efektif, handal, serta mampu melaksanakan tugas bernegara dengan baik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kepala Negara menekankan bahwa meskipun dunia tengah menghadapi berbagai krisis, kondisi Indonesia relatif tetap stabil. “Saya telah mempelajari angka-angka dan laporan dari para menteri. Ternyata kondisi kita cukup aman. Ada tantangan, ada kesulitan, tetapi kita mampu menghadapi dan mengatasinya,” tandasnya.

Rapat kerja ini menjadi penegasan bahwa seluruh jajaran pemerintahan harus terus memperkuat sinergi, meningkatkan kecepatan eksekusi, serta memastikan setiap kebijakan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan rakyat.

Puspen Kemendagri

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menonaktifkan Kepala Samsat karena diduga tak menjalankan perintah Surat Edarannya.

0
BANDUNG–INDOTIPIKOR.COM—07-04-2026–Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menonaktifkan Kepala Samsat tersebut karena diduga tak menjalankan perintah Surat Edarannya.
Sebelumnya Dedi Mulyadi membagikan Surat Edaran tersebut terkait pembayaran pajak kendaraan bermotor cukup STNK tanpa KTP Pemilik Pertama.
Namun, ternyata di lapangan kebijakan tersebut belum berlaku salah satunya di Samsat Soekarno Hatta, di Kota Bandung.
Diketahui sosok Kepala Samsat Soekarno Hatta Bandung tersebut adalah Ida Hamidah.
Ia menjabat sebagai Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) Kota Bandung III Soekarno Hatta (Samsat Soetta) Bapenda Jabar.
Sebelumnya, ia dikenal sebagai . Ia dikenal sebagai pejabat berkinerja terbaik periode 2024-2025.
Ia pernah terpilih sebagai Pegawai Berkinerja Terbaik pada Kategori Jabatan Administrator dan Setara (Triwulan II 2024) di Bapenda Jabar.
Selama menjabat, Ida Hamidah aktif dalam kegiatan peningkatan layanan dan sinergi, seperti kunjungan ke perusahaan pemilik kendaraan dan sosialisasi program pemutihan
Sebuah video warga yang mengeluhkan sulitnya bayar pajak kendaraan langsung berbuntut panjang. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan Kepala Samsat Soekarno Hatta Bandung.
Dalam video yang beredar, warga mencoba membayar pajak hanya dengan STNK tanpa KTP pemilik pertama, sesuai kebijakan terbaru. Namun, saat di loket, petugas tetap meminta KTP dan bahkan memberi syarat tambahan yang dinilai memberatkan.
Kondisi ini memicu reaksi cepat dari Dedi Mulyadi. Ia menilai kebijakan yang dibuat untuk mempermudah masyarakat justru tidak dijalankan di lapangan.
Tanpa kompromi, Kepala Samsat langsung dinonaktifkan sementara sambil menunggu hasil investigasi lebih lanjut. Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga menurunkan tim untuk mengurai masalah yang terjadi.
Kasus ini menjadi peringatan keras bagi seluruh jajaran pelayanan publik agar tidak main-main dalam menjalankan kebijakan, apalagi yang menyangkut kepentingan masyarakat luas.
RED

Pemeriksaan Ahli Perkara Tata Kelola Minyak Mentah PT Pertamina Jilid II: Fakta Kerugian Negara dan Bukti Digital Terungkap

0

INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS KEJAGUNG RI—Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah menyelesaikan pemeriksaan ahli dalam sidang perkara dugaan tindak pidana korupsi tata kelola minyak mentah PT Pertamina Jilid Kedua yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa, 7 April 2026. Sidang ini melibatkan delapan orang terdakwa, yakni Dwi Sudarsono, Hasto Wibowo, Martin Haendra Nata, Arief Sukmara, Indra Putra, Hanung Budya Yuktyanta, Alfian Nasution, dan Toto Nugroho.
Dalam persidangan tersebut, keterangan pertama disampaikan oleh ahli ekonomi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Dr. Fahmy Radhi yang memberikan kesaksian terkait adanya penyimpangan dalam proses pengadaan.
Ahli menjelaskan bahwa para terdakwa melakukan pengadaan minyak mentah berbasis kontrak spot yang secara ekonomi menghasilkan biaya jauh lebih mahal dibandingkan dengan kontrak term. Tindakan ini dinilai tidak sejalan dengan Tata Kerja Organisasi (TKO) internal Pertamina, yang seharusnya mengutamakan penggunaan kontrak term dalam melakukan impor minyak mentah.
JPU Andi Setyawan mengungkap fakta di lapangan menunjukkan bahwa penggunaan kontrak spot justru mendominasi hingga lebih dari 80%, yang memicu pembengkakan biaya pengadaan. Salah satu faktor penyebab tingginya harga tersebut adalah adanya penambahan Pertamina Market Differential (PMD) dalam Harga Perkiraan Sendiri (HPS) market.
“Selisih harga inilah yang kemudian dikategorikan sebagai salah satu bentuk kerugian keuangan negara dalam tata kelola perusahaan tersebut,” ujar JPU Andi Setyawan.
Selain aspek ekonomi, pembuktian juga diperkuat oleh keterangan ahli Digital Forensik dari AMC Irwan Hariyanto yang telah berhasil mengakuisisi data dari telepon genggam serta perlengkapan elektronik milik para terdakwa.
“Dari hasil pemeriksaan digital tersebut, ditemukan bukti-bukti krusial berupa riwayat percakapan antara terdakwa Martin Haendra Nata dengan berbagai pihak di internal Pertamina. Komunikasi tersebut diketahui berkaitan dengan pengaturan Trafigura Asia Trading sebagai Daftar Mitra Usaha Terseleksi (DMUT), baik dalam konteks pengadaan impor produk kilang maupun pengadaan minyak mentah,” ungkap JPU Andi Setyawan.
Secara keseluruhan, JPU menganggap keterangan kedua ahli ini dinilai sangat mendukung posisi Jaksa Penuntut Umum dalam membuktikan tindak kejahatan yang dilakukan oleh para terdakwa pada perkara ini.

 

Jakarta, 7 April 2026
KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM

DANDAN RAMDAN

Divhumas Polri Gelar Dialog Publik Bahas Tantangan Hukum di Era Artificial Intelligence

0

Jakarta ––INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS MABES POLRI— Divisi Humas Polri menggelar dialog publik bertajuk penguatan internal Polri yang membahas tantangan hukum di era kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) pada Selasa, 7 April 2026, di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi dinamika perkembangan teknologi digital.

Karopenmas Divhumas Polri Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan dialog publik tersebut dilaksanakan secara kolaboratif dengan melibatkan kementerian, lembaga, akademisi, serta masyarakat sebagai bagian dari penguatan ekosistem menghadapi tantangan era digital.

“Divisi Humas Polri melakukan kegiatan dialog publik yang sifatnya kolaboratif dan terintegrasi dengan kementerian serta lembaga dalam menghadapi khususnya tantangan-tantangan di era digital,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo.

Ia menjelaskan kegiatan tersebut dibuka oleh Kadiv Humas Polri Johnny Eddizon Isir dan menghadirkan narasumber dari berbagai unsur, antara lain perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital Irma Handayani, unsur Bareskrim Polri Kombes Pol Andrian Pramudianto, serta CEO dan Founder E-Magic Group Brilliant Faryandi. Kegiatan juga diikuti mahasiswa dan berbagai elemen masyarakat dalam forum dialog publik.

Menurutnya, tema tantangan hukum di era artificial intelligence sangat relevan dengan perkembangan teknologi yang pesat dan berdampak langsung pada kehidupan masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan ruang digital.

“Perkembangan kejahatan yang bersifat ekosistem di dalam ruang digital perlu dijaga keamanannya dan tentu juga dilakukan literasi-litrasi serta penegakan hukum apabila mengganggu stabilitas dan keteraturan sosial,” jelasnya.

Melalui kegiatan dialog tersebut, Brigjen Pol. Trunoyudo berharap semangat kolaborasi seluruh elemen bangsa dapat terus diperkuat guna menghadapi tantangan era digital sekaligus mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045

DIVISI HUMAS POLRI
Selasa,7 April 2026

Hasil Tindak Lanjut Rekomendasi Capai 97,5%, BKN Raih Penghargaan dari BPK RI

0

Jakarta ––INDOTIPIKOR.COM–MEDIA LOYALIS– Humas BKN,  Rabu,8 April 2026

Berdasarkan hasil Pemantauan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (TLRHP) Semester II Tahun 2025 yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Kepegawaian Negara (BKN) kembali menorehkan capaian positif dalam pengelolaan tata kelola keuangan negara. Atas capaian tersebut, BKN dinilai sebagai entitas pemerintah dengan tingkat penyelesaian tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan di atas 90 persen melalui Direktorat Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara III.

Penghargaan diterima secara langsung oleh Sekretaris Utama BKN, Imas Sukmariah, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen institusi dalam memperkuat akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan negara. Keberhasilan ini merupakan bentuk keseriusan BKN dalam memperkuat sistem pelaporan keuangan yang akuntabel.

Meski demikian, tantangan masih dihadapi, khususnya terkait peningkatan kompetensi sumber daya manusia dalam penyusunan pelaporan keuangan pemerintah. “Dengan capaian ini, BKN menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola keuangan negara yang transparan, efektif, dan berorientasi pada akuntabilitas publik,” ungkapnya, Selasa (07/04/2026) di Jakarta.

Melalui pemberian penghargaan ini, BPK memberikan pemahaman pengelolaan keuangan yang efektif guna mendorong efisiensi, transparansi, serta peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan terhadap sejumlah instansi pemerintah yang hadir. Sinergi kolaboratif antara pengguna anggaran dan pengawas keuangan disebut sebagai faktor penting dalam memastikan rekomendasi hasil pemeriksaan dapat ditindaklanjuti secara optimal.

BPK lewat Direktorat Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara III juga mengapresiasi kementerian dan lembaga yang telah menindaklanjuti hasil pemeriksaan dengan rata-rata capaian nasional sekitar 80 persen. Salah satunya, yakni capaian BKN yang mencapai 97,5 persen, menunjukkan komitmen kuat institusi dalam melakukan perbaikan berkelanjutan melalui implementasi rekomendasi BPK.

REDAKSI

Hadiri Halalbihalal MAPPI, Wamen Ossy Ingatkan Pentingnya Nilai Integritas dalam Profesi Penilai

0

Jakarta ––INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS KEMENTERIAN— Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menghadiri halalbihalal yang diselenggarakan Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) dalam rangka Idulfitri 1447 H, di Jakarta pada Rabu (08/04/2026). Dalam sambutannya, ia mengingatkan pentingnya menjaga nilai integritas dalam menjalankan profesi penilai.

“Idulfitri mengingatkan ada fondasi yang harus kita bangun, yaitu kejujuran hati dan kebersihan niat kita. Terlebih bagi profesi penilai, tentunya setiap nilai yang ditetapkan, setiap angka yang ditulis, akan membawa konsekuensi bagi banyak pihak,” ucap Wamen ATR/Waka BPN.

Menurut Wamen Ossy, profesi penilai merupakan profesi yang sangat intelektual. Namun dalam praktiknya, setiap keputusan yang diambil tidak sepenuhnya terlepas dari dimensi etika maupun moral. “Di sinilah pentingnya kami menyampaikan dan mengingatkan kepada kita semua untuk menghadirkan hati dalam setiap keputusan yang kita buat,” tuturnya.

Pada acara halalbihalal yang mengusung tema “Menapaki Jejak Baru, Mengukir Berkah dalam Harmoni” ini hadir ratusan peserta, termasuk para anggota MAPPI. Selaku Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional MAPPI, Budi Prasodjo berharap, MAPPI mampu berperan di berbagai sektor, mulai dari asuransi, kebijakan publik, hingga perbankan sehingga menunjukkan semakin luasnya ruang lingkup dan kontribusi profesi penilai bagi bangsa Indonesia.

“Namun, yang utama adalah bagaimana profesi penilai ini berpengaruh kepada kebijakan sektor pemerintah, bagaimana kita membantu pemerintah di dalam pembebasan tanah bagi kepentingan infrastruktur itu merupakan sumbangsih sektor profesi penilai di dalam pemerintah memberikan kebijakan kepada masyarakat luas dan khususnya bagi pertumbuhan ekonomi secara nasional,” pungkas Budi Prasodjo.

Pada kesempatan tersebut, Wamen ATR/Waka BPN hadir didampingi oleh Tenaga Ahli Menteri Bidang Administrasi Negara dan Good Governance, Ajie Arifuddin, serta Direktur Penilaian Tanah dan Ekonomi Pertanahan, Yuliana dan jajaran. (GE/YZ)

#KementerianATRBPN
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#MajuDanModern
#MenujuPelayananKelasDunia

Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/
Badan Pertanahan Nasional