TASIKMALAYA—INDOTIPIKOR.COM—Program pemerintah mengenai revitalisasi dunia pendidikan dari anggaran apbn 2026 khususnya Tasikmalaya sedang gencar dalam pelaksanaan pekerjaan ruangan belajar yang sesuai dengan kebutuhan yang laksanakan.
Dengan ini program pemerintah Tentunya tidak bisa untuk di laksanakan dengan asal asalan yang mana pekerjaan tersebut di dampingi dengan tim teknik konsultan agar dalam pelaksanaan yang sedang laksanakan dapat merujuk dengan kualitas yang baik sehingga ruang belajar dapat memastikan dengan kualitas mutu terbaik.
Tapi dengan ini Kata Masyarakat sangat di sayangkan salah satunya SD Negeri 1 Cijulang Kabupaten Tasikmalaya mendapatkan 5 ruang kelas belajar rehabilitas yang di duga pekerjaan yang terapkan asal asalan dalam penerapannya mengenai pemasangan kontruksi ring balek dan tiang kolom yang untuk penguatan seluruh badan bangunan agar terhindarnya bangunan ambruk, dengan itu seperti alasan apa pun juga mengenai kontruksi pembesian wajibnya untuk di seimbangkan dengan bentangan dan keringgian serta luas bangunan yang merujuk dengan kekuatan sehingga gedung bangunan aman terhindar dari hal yang tidak di inginkan.

Dengan ini pula Tentunya tim teknik konsultan jangan molor dan jangan cuma mengandalkan arahan petunjuk gambar saja tapi harus memberikan arahan dengan cara yang nyata agar dalam pemasangan segi material harus benar benar dengan konsisten dan juga dalam pemakaian material harus benar benar bahan material yang sesungguhnya bukan asal bahan material kw/banci, yang makanya paling di kahawtirkan disinyalirnya pekerjaan ini di borongkan kerjakan lagi ke pihak yang lain, yang sehingga hasil pekerjaan yang sudah terapkan sangat sangat di sayangkan sepertinya tidak adanya pengawasan konsultan yang akhirnya material sebagai kekuatan bangunan asal jadi terapkan, siapakah yang akan bertanggung jawab bila mana bangunan tersebut mengakibatkan hal yang tidak di inginkan…?.
Di sisi lain juga mengenai steakholder program pekerjaan revitalisasi seharusnya ada yang paling di percayakan di lokasi unruk mengawasi jalannya pekerjaan agar supaya pembangunan benar benar berjalan lancar, dan juga harus memahami program pekerjaan revitalisasi dalam pemasangan material yang sesungguhnya.
Rabu. 26/8/2026 Kami sebagai Awak Media Indotipikor.Com kontrol sosial dalam program revitalisasi SD Negeri Cijulang Kabupaten Tasikmalaya, dan setelah kami di lokasi tersebut kami akan menemui panitia pelaksana lapangan beserta kepala sekolah, tapi dengan ini ternyata belaiu beliau tidak ada di tempat dan akhirnya bertemu dengan oprator sekolah saudara irpan.
Dengan ini oprator menyampaikan, Bahwa dengan adanya program yang sedang di laksanakan itu semuanya sudah di serahkan kepada saudara ade yang semuanya di kelola dari pengadaan material dan untuk itu yang kami tahu memahami tentang pembangunan, dengan secara efisiensi kami mengenai pelaksanaan teknis pekerja tidak tahu, dan juga bila mana betranya mengenai pekerjaan revitalisasi silahkan saja kepada saudara ade, serta untuk mengenai penanggung jawab dengan keseluruh di program ini hanya kepala sekolah dan tapi untuk ini keberadaan beliau sedang lagi kegiatan (rapat) Katanya.
Seperti sama dengan penyampaian ade yang mengelola pekerjaan sdn cijulang menyampaikan, bahwa memang kami tidak tahu mengenai pekerjaan pemerintah harus seperti apakah, karna kami juga terpaksa di tunjuk untuk mengerjakan program revitalisasi, kalau saya biasa pekerjaan pribadi bukanlah pekerjaan pemerintah, jadi bila mana ada kesalahan kami mohon ma,af dan selesaikan dengan cara baik baik, paparnya.
Mengenai hal keterangan oprator sekplah dan yang di percayakan program itu memang jelas dengan penyampaiannya dan sangat sangat untuk di pahami, tapi dengan kenyataan pekerjaan tersebut tanpanya arahan petunjuk gambar, dan juga mengenai pemasangan pembesian semuanya tidak masuk kategori yang sebenarnya, di karnakan semua pemakaian kontruksi pembesian dengan sekeliling bangunan serta tiang kolom juga disinyalirnya memakai besi 8mm dan cin cin 6mm dan tidak ada lagi pembesian yang seharusnya pasang selain itu.
Maka Tentunya dengan ini Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya beserta pihak Inspektorat dan Dinas PUTR agar turun lapangan dan Audit pekerjaan yang seharusnya memberikan kualitas terbaik agar menciptakan aman dan nyaman bagi seluruh anak didiknya.
Bersambung…
A. Firmansyah.





