Beranda blog Halaman 72

Ketua MA mengingatkan jajarannya agar senantiasa berkomitmen bentuk meningkatkan kinerja dan nilai integritas.

0

INDOTIPIKOR.COM-MEDIA FORSIMEMA RI—Dalam arahannya, Ketua MA mengingatkan jajarannya agar senantiasa berkomitmen bentuk meningkatkan kinerja dan nilai integritas.

Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia secara resmi menyelenggarakan Kegiatan Pembinaan Teknis dan Administrasi Yudisial bagi jajaran pimpinan pengadilan tingkat banding se Indonesia dan pengadilan kelas IA khusus dan IA ibukota provinsi se-Indonesia.

“Dalam momentum ini, kita perkuat komitmen, serta perbarui pemahaman kita, terhadap berbagai perkembangan hukum dan kebijakan Mahkamah Agung, sehingga kita memiliki kesamaan langkah dan arah dalam pelaksanaan amanah yudisial,” ujar Ketua MA di Malang Rabu (6/12).

Dalam arahannya, Ketua MA mengingatkan jajarannya agar senantiasa berkomitmen bentuk meningkatkan kinerja dan nilai integritas. Guru Besar Universitas Airlangga itu memberikan pesan agar kenyamanan finansial yang didapatkan berjalan beriringan dengan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat.

Dirinya juga mengajak aparatur peradilan untuk secara nyata menghapuskan segala bentuk pelayanan transaksional di lingkungan pengadilan. Pimpinan MA itu menegaskan komitmen zero tolerance terhadap setiap pelanggaran integritas tanpa memandang nilai nominalnya.

Berdasarkan data internal MA dari periode Januari 2026 hingga saat ini, disampaikan belum ada lagi laporan mengenai praktik transaksional yang melibatkan hakim, Menurutnya hal ini menjadi sebuah sinyal positif bagi penguatan independensi dan integritas peradilan.

“Bahwa peningkatan kesejahteraan mulai memberikan dampak yang baik terhadap penguatan independensi dan integritas hakim dan prestasi ini tentu harus kita pertahankan,” ungkapnya.

Selain itu, Ketua MA memberikan sorotan pada penegakan Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim, terutama yang berkaitan dengan kewajiban menjaga sikap kesederhanaan hidup. Para hakim diinstruksikan untuk tetap menjadi insan peradilan yang bersahaja dan menjauhi gaya hidup berlebihan atau memamerkan kemewahan yang berpotensi memicu sentimen negatif publik.

“Ingat, kode etik itu ranahnya lebih pada etika dan moral, bukan benar dan salah. Apa yang mungkin dianggap biasa oleh sebagian orang, tapi tidak beretika di mata masyarakat, itu harus dihindari. Apalagi kalau sikap kita menimbulkan persepsi yang tidak baik, yang tidak sesuai dengan karakter dan moral seorang hakim dan aparatur peradilan,” tegasnya.

Seluruh jajaran juga diminta menggunakan media sosial secara bijak, menghindari unggahan yang memicu konflik, bermuatan politik, menunjukkan keberpihakan, atau hal lain yang dapat mereduksi wibawa institusi peradilan.

“Silakan bersosial media, karena itu bagian dari dinamika era digital. Tapi mari kita jadikan media sosial sebagai sarana yang bermanfaat, dengan tetap menjaga etika, martabat, dan kehormatan jabatan,” pesan Ketua MA.

Untuk mendapatkan Berita atau Artikel Terbaru MARINews, Follow Channel Whatsapp: MARINews

Penulis: Satria Kusuma

Pembinaan di Malang, Ketua MA Ungkap Sinyal Positif Penguatan Integritas Hakim

Jakarta, Humas MA
Minggu,14 Juni 2026

Pembukaan Kejurnas Tenis Ke XX Piala Ketua MA RI,Ragam Keunikan Defile Para Kontestan Kejurnas PTWP 2026 .

0

Malang,–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA FORSIMEMA RI— Jawa Timur – Pembukaan Kejurnas Tenis Ke XX Piala Ketua MA RI (12/06/2026) semakin semarak dengan kegiatan Defile yang dilakukan para kontestan yang berasal dari seluruh Indonesia. Masing-masing kontestan melakukan arak-arakan yang didahului pembawa bendera PTWP sesuai asal satker, terdiri dari 2 orang pria/wanita berpakaian jas warna putih dengan memakai peci, yang diikuti para kontestan yang akan bertanding, masing-masing dengan pakaian olahraganya.

Setelah menyaksikan Defile dari berbagai macam provinsi di Indonesia, diantaranya PTA Sulawesi Barat yang memakai baju adat daerah Mamasa yaitu laki-laki yang menggunakan atasan warna putih dan perempuan yang menggunakan pakaian warna merah cerah, semuanya dibalut dengan kain tenun Mamasa yang tebal dan hangat sesuai dengan cuaca asalnya. Kemudian tampil pula arak-arakan dari PT Denpasar yang terdiri dari laki-laki dan perempuan memakai pakaian adat Bali berwarna Teal yang menyegarkan, sesuai dengan geografi pulau Bali yang dikelilingi laut, tampil anggun dengan kebaya Bali dan laki-laki memakai udeng khas Bali.

Pada akhirnya muncullah tuan rumah Kejurnas PTWP yaitu PT Surabaya dan PTA Surabaya yang hadir dengan arak-arakan penampilan Reog Ponorogo, tampak topeng raksasa Dadak Merak yang melompat dan menghibur Penonton dengan lincah, disertai tokoh pendukung yang memerankan Bujang Ganong dan Klono Sewandono, semua tampil memukau membuat penonton terkesima. Diikuti para kontestan Kejurnas PTWP di belakangnya dengan memakai pakaian olahraga masing-masing.

Setelah melakukan arak-arakan Defile, dilanjutkan dengan kegiatan berbaris menghadap podium dan tenda pimpinan Mahkamah Agung Republik Indonesia untuk mendengarkan pidato sambutan dan pembukaan.

Ragam Keunikan Defile Para Kontestan Kejurnas PTWP 2026

Ria R. Dewanti – Dandapala Contributor
Minggu, 14 Jun 2026

PANGDAM III/SILIWANGI PIMPIN UPACARA HUT KE-67 MENWA MAHAWARMAN JAWA BARAT TAHUN 2026.

0

Bandung,–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS TNI— 13 Juni 2026 – Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., memimpin Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Resimen Mahasiswa (Menwa) Mahawarman Jawa Barat yang digelar di Lapangan Kijang Cakti, Yonkav 4/Kijang Cakti, Jalan Salak No. 2, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Sabtu (13/6/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 250 peserta tersebut berlangsung khidmat sebagai momentum memperkuat jiwa nasionalisme, semangat bela negara, dan sinergitas antar komponen bangsa.

Upacara dihadiri sejumlah pejabat TNI, Polri, pemerintah daerah, akademisi, serta tamu undangan, di antaranya Wadan Pussenif Mayjen TNI Tatan, Kaskogartap II/Bandung Marsma TNI Solihin, Danrindam III/Siliwangi, Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Iswara, para pejabat utama Kodam III/Siliwangi, perwakilan Polda Jawa Barat, para rektor dan dosen perguruan tinggi, serta anggota Menwa Mahawarman.

Dalam amanatnya, Pangdam III/Siliwangi menyampaikan apresiasi atas pengabdian dan kontribusi Menwa Mahawarman selama 67 tahun dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, berwawasan kebangsaan, dan memiliki semangat bela negara. Pangdam juga menegaskan pentingnya menjaga sinergitas antara Menwa, TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat guna memperkuat ketahanan nasional di tengah dinamika perkembangan zaman.

“Resimen Mahasiswa harus terus beradaptasi dengan perkembangan zaman dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara, dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai bela negara, loyalitas, serta profesionalisme,” tegas Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih.,S.E., M.M.,

Rangkaian kegiatan diawali dengan penghormatan pasukan, pemeriksaan pasukan oleh Inspektur Upacara, masuknya Dhuaja Mahawarman, pengucapan Panca Dharma Satya, amanat Pangdam III/Siliwangi, hingga penghormatan penutup kepada Dhuaja Mahawarman.

Setelah upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama dan pembagian bantuan sembako secara simbolis kepada perwakilan pondok pesantren.

Peringatan HUT ke-67 Menwa Mahawarman Jawa Barat diharapkan semakin memperkokoh semangat pengabdian anggota Menwa sebagai kader bela negara yang mampu menjadi teladan di lingkungan kampus maupun masyarakat serta mendukung terwujudnya persatuan dan kemajuan bangsa.

(Pendam III/Slw)

Kejuaraan Nasional Tenis Beregu XX Piala Ketua Mahkamah Agung RI akan mempertemukan peserta dari empat lingkungan peradilan di 10 venue pertandingan

0

INDOTIPIKOR.COM-MEDIA FORSIMEMA RI—Kejuaraan Nasional Tenis Beregu XX Piala Ketua Mahkamah Agung RI akan mempertemukan peserta dari empat lingkungan peradilan di 10 venue pertandingan selama lima hari.

Ribuan aparatur peradilan dari berbagai penjuru Indonesia mulai memadati Kota Malang dalam rangka pelaksanaan Kejuaraan Nasional Tenis Beregu XX Piala Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia (KMA Cup) Tahun 2026 yang akan berlangsung pada 13–16 Juni 2026. Mereka datang sebagai atlet, official, maupun pendukung untuk mengikuti salah satu ajang olahraga terbesar di lingkungan Peradilan Indonesia.

Peserta yang hadir berasal dari empat lingkungan peradilan di bawah Mahkamah Agung Republik Indonesia. Tercatat 71 kontingen dari berbagai satuan kerja peradilan di seluruh Indonesia ambil bagian dalam kejuaraan ini. Mereka terdiri atas kontingen Mahkamah Agung, Pengadilan Tinggi, Pengadilan Tinggi Agama, Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara, serta Pengadilan Militer yang akan bertanding selama lima hari di Kota Malang.

Dengan semangat sportivitas dan kebersamaan, para peserta bersiap mengikuti pertandingan yang akan digelar selama lima hari. Kehadiran mereka menjadikan Kota Malang sebagai pusat pertemuan insan peradilan nasional dalam sebuah kompetisi yang tidak hanya mengedepankan prestasi olahraga, tetapi juga mempererat hubungan antarsatuan kerja di lingkungan Mahkamah Agung.

Panitia telah menyiapkan sepuluh venue pertandingan yang tersebar di berbagai lokasi strategis di Kota Malang. Pertandingan akan berlangsung di Lapangan Tenis Gajayana, Lapangan Tenis Ambassador, Sports Center Universitas Brawijaya, Lapangan Tenis Universitas Negeri Malang, Lapangan Tenis Araya, Lapangan Tenis Universitas Muhammadiyah Malang, Lapangan Tenis Rampal, Lapangan Tenis Permata Jingga, Lapangan Tenis Jasa Tirta, serta venue pendukung lainnya yang telah disiapkan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan kejuaraan.

Kompetisi tahun ini mempertandingkan kategori beregu putra dan beregu putri. Untuk kategori putra, peserta dibagi ke dalam 18 pool, sedangkan kategori putri terdiri atas 13 pool. Masing-masing pool berisi empat satuan kerja yang akan saling berhadapan untuk memperebutkan posisi terbaik dan tiket menuju babak selanjutnya.

Besarnya jumlah peserta dan luasnya cakupan wilayah yang terlibat menunjukkan tingginya antusiasme insan peradilan terhadap KMA Cup. Dari tahun ke tahun, kejuaraan ini telah berkembang menjadi agenda olahraga bergengsi yang selalu dinantikan oleh keluarga besar Mahkamah Agung dan badan peradilan di bawahnya.

Selain menjadi ajang kompetisi, KMA Cup juga menjadi sarana memperkuat sinergi dan soliditas antaraparatur peradilan. Melalui olahraga, para peserta tidak hanya berlomba meraih kemenangan di lapangan, tetapi juga membangun kebersamaan, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan semangat kerja sama yang menjadi modal penting dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi peradilan.

Selama pelaksanaan kejuaraan, masyarakat dan peserta dapat mengikuti perkembangan pertandingan secara langsung melalui platform digital yang telah disediakan panitia. Informasi mengenai jadwal pertandingan, hasil pertandingan, live score, hingga galeri kegiatan dapat diakses melalui situs resmi pialaketuama.id.

Dengan persiapan yang matang dan partisipasi ribuan peserta dari seluruh Indonesia, KMA Cup 2026 diharapkan berlangsung meriah, kompetitif, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Lebih dari sekadar turnamen tenis, ajang ini menjadi momentum mempererat persaudaraan dan kebersamaan keluarga besar peradilan Indonesia.

Untuk mendapatkan Berita atau Artikel Terbaru MARINews, Follow Channel Whatsapp: MARINews

Penulis: Tetri Mutiara Afsaloka

Ribuan Petenis Peradilan Mulai Padati Malang, KMA Cup 2026 Segera Bergulir

Jakarta, Humas MA
Sabtu,13 Juni 2026

PN Lubuk Pakam menggelar konstatering atas lahan sengketa 125 hektar di Deli Serdang guna mengawal eksekusi putusan berkekuatan hukum tetap.

0

INDOTIPIKOR.COM-MEDIA FORSIMEMA RI—PN Lubuk Pakam menggelar konstatering atas lahan sengketa 125 hektar di Deli Serdang guna mengawal eksekusi putusan berkekuatan hukum tetap.

Pengadilan Negeri (PN) Lubuk Pakam melaksanakan pemeriksaan, pengukuran, dan pencocokan lapangan (konstatering) atas objek perkara berupa hamparan tanah seluas kurang lebih 125 hektar yang terletak di Desa Marindal II, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Lubuk Pakam Nomor 17/Pdt.Eks/Constatering/2024/PN Lbp jo. Nomor 10/Pdt.G/2020/PN Lbp tanggal 18 November 2025.

Sebagaimana ketentuan hukum acara perdata yang berlaku, pelaksanaan konstatering ini dipimpin oleh Ketua PN Lubuk Pakam, Indrawan, S.H., M.H., secara ex-officio. Sementara itu, pengendalian dan pelaksanaan teknis di lapangan dipimpin langsung oleh Panitera PN Lubuk Pakam, Ivan Endah Dayatra, S.H., M.H., didampingi Jurusita PN Lubuk Pakam, Azhary Siregar, beserta tiga orang saksi resmi peradilan.

Pelaksanaan konstatering ini merupakan tindak lanjut atas permohonan eksekusi yang diajukan oleh PT Perkebunan Nusantara II (Persero) selaku Pemohon Eksekusi. Langkah ini krusial guna memastikan kesesuaian fisik objek di lapangan dengan amar putusan yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde).

Sengketa atas lahan ini sendiri telah menempuh perjalanan hukum yang panjang melalui seluruh tingkatan peradilan, mulai dari Pengadilan Negeri Lubuk Pakam pada tahun 2020, Pengadilan Tinggi Medan pada tahun 2021, Mahkamah Agung tingkat Kasasi pada tahun 2022, hingga putusan Peninjauan Kembali (PK) pada tahun 2023.

Guna menjaga transparansi dan akurasi di lapangan, proses pencocokan batas lahan ini turut disaksikan secara langsung oleh aparat pemerintah kecamatan dan desa setempat, serta kuasa hukum dari pihak yang berperkara. Seluruh rangkaian peninjauan dan pengukuran objek di bawah pengawalan ketat aparat keamanan tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan lancar demi tegaknya kepastian hukum yang berkeadilan.

Untuk mendapatkan Berita atau Artikel Terbaru MARINews, Follow Channel Whatsapp: MARINews

Penulis: Kontributor

PN Lubuk Pakam Laksanakan Konstatering Berdasarkan Penetapan Nomor 17/Pdt.Eks/Constatering/2024/PN Lbp jo. 10/Pdt.G/2020/PN Lbp

Jakarta, Humas MA
Sabtu, 13 Juni 2026

Kejuaraan Nasional Persatuan Tenis Warga Peradilan (PTWP) Tahun 2026 yang berlangsung pada 12–16 Juni 2026 mengusung tema “Bersatu Bangkit Bersama Menjaga Integritas dan Sportivitas”.

0

Malang ––INDOTIPIKOR.COM-MEDIA FORSIMEMA RI— Kejuaraan Nasional Persatuan Tenis Warga Peradilan (PTWP) Tahun 2026 yang berlangsung pada 12–16 Juni 2026 mengusung tema “Bersatu Bangkit Bersama Menjaga Integritas dan Sportivitas”. Tema tersebut mencerminkan komitmen warga peradilan untuk terus memperkuat kebersamaan dan sinergi melalui optimalisasi teknologi digital di tengah perkembangan zaman.

Ketua Panitia Pusat Kejurnas PTWP 2026, Prof Yanto, menyampaikan bahwa kejuaraan tahun ini diikuti oleh 71 kontingen yang berasal dari berbagai lingkungan peradilan di seluruh Indonesia. Tingginya partisipasi tersebut menunjukkan antusiasme dan soliditas warga peradilan dalam mendukung kegiatan olahraga sebagai sarana mempererat persaudaraan sekaligus membangun karakter.

Sebagai bagian dari upaya regenerasi atlet, Kejurnas PTWP 2026 juga memberikan ruang bagi 55 atlet dari kalangan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk turut berpartisipasi. Keterlibatan mereka diharapkan mampu memperkuat kesinambungan pembinaan atlet tenis di lingkungan peradilan pada masa mendatang.

Untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan, panitia menyiapkan 10 venue pertandingan yang tersebar di wilayah Malang dan Kabupaten Malang. Seluruh pertandingan dapat diikuti secara langsung melalui layanan live streaming, sehingga warga peradilan di berbagai daerah tetap dapat menyaksikan jalannya kompetisi tanpa harus hadir di lokasi.

Panitia juga memberikan perlindungan asuransi kepada seluruh peserta sebagai bentuk komitmen terhadap aspek keselamatan dan keamanan selama pelaksanaan kejuaraan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan penyelenggaraan yang profesional dan berorientasi pada kenyamanan peserta.

Lebih lanjut, Prof. Yanto menjelaskan bahwa Kejurnas PTWP 2026 dirangkaikan dengan kegiatan pembinaan yang diselenggarakan oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia. Karena itu, kejuaraan ini tidak hanya menjadi arena kompetisi olahraga, tetapi juga wahana penguatan kapasitas, pembinaan karakter, dan peningkatan kebersamaan di antara warga peradilan terjaga.

Ia menegaskan bahwa penyelenggaraan Kejurnas PTWP 2026 dilaksanakan dengan menjunjung tinggi nilai kemandirian dan kesederhanaan. Seluruh pembiayaan kegiatan berasal dari iuran PTWP Pusat tanpa dukungan sponsor dari pihak mana pun, sehingga independensi dan marwah organisasi tetap terjaga.

Melalui penyelenggaraan Kejurnas PTWP 2026, diharapkan terbangun semangat persatuan dan sinergi yang semakin kuat di kalangan warga peradilan. Di saat yang sama, kejuaraan ini diharapkan mampu melahirkan generasi atlet PTWP yang siap melanjutkan tradisi prestasi, sekaligus menjunjung tinggi nilai integritas dan sportivitas sebagai bagian dari jati diri insan peradilan Indonesia.

Prof Yanto: Kejurnas PTWP 2026 Perkuat Sinergi & Integritas Warga Peradilan

Tim Dandapala – Dandapala Contributor
Sabtu, 13 Jun 2026

Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Prof. Sunarto, secara resmi membuka Perorangan Tenis Warga Peradilan (PTWP) ke-XX Tahun 2026

0

Malang,–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA FORSIMEMA RI— Jawa Timur – Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Prof. Sunarto, secara resmi membuka Perorangan Tenis Warga Peradilan (PTWP) ke-XX Tahun 2026 yang diselenggarakan di Kota Malang, Jawa Timur pada Jumat (12/06/2026).

Turnamen tenis terbesar di lingkungan peradilan Indonesia tersebut akan berlangsung selama lima hari, mulai 12 hingga 16 Juni 2026.

Pembukaan PTWP ke-XX berlangsung meriah dan dihadiri oleh para pimpinan Mahkamah Agung, Ketua Kamar Mahkamah Agung, pejabat eselon I, para Ketua Pengadilan Tingkat Banding dan Tingkat Pertama, serta peserta dari empat lingkungan peradilan di seluruh Indonesia.

Sebagai tanda dimulainya rangkaian pertandingan, Ketua Mahkamah Agung RI, Prof. Sunarto, melakukan pemukulan bola tenis pertama (first serve) yang disambut antusias oleh seluruh peserta dan tamu undangan. Momen tersebut menjadi simbol resmi dibukanya PTWP ke-XX sekaligus menandai dimulainya kompetisi yang menjunjung tinggi nilai sportivitas, kebersamaan, dan persaudaraan antarwarga peradilan.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Mahkamah Agung menegaskan bahwa PTWP bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, melainkan juga sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat solidaritas keluarga besar peradilan Indonesia. Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun semangat kebersamaan yang dapat mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi peradilan secara lebih baik.

PTWP ke-XX mempertandingkan berbagai kategori pertandingan yang diikuti oleh atlet-atlet tenis warga peradilan dari seluruh Indonesia. Selain menjadi wadah pembinaan olahraga, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan persatuan di lingkungan Mahkamah Agung dan badan peradilan di bawahnya.

Penyelenggaraan PTWP ke-XX di Kota Malang diharapkan dapat berlangsung sukses hingga penutupan pada 16 Juni 2026 serta melahirkan para juara yang menjunjung tinggi nilai-nilai fair play dan integritas, sejalan dengan semangat yang senantiasa dijaga oleh insan peradilan Indonesia.

Ketua MA Resmi Buka Kejurnas PTWP 2026 di Malang

Anissa Larasati – Dandapala Contributor
Jumat, 12 Jun 2026

Hasil Seleksi Administrasi Rekrutmen Tim Konten Badilum Learning Center (BLC)

0

Jakarta.–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA FORSIMEMA RI— Berdasarkan hasil verifikasi administrasi terhadap seluruh berkas pendaftaran yang masuk, dengan ini diumumkan sebagai berikut:

Jumlah Pendaftar : 9 (Sembilan) Peserta

A. PESERTA YANG LOLOS SELEKSI ADMINISTRASI

Sebanyak 5 (Lima) peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi, yaitu:

1. Alfat Nursyahban – PN Muara Bungo

2. Nampati Sembiring – PN Labuha

3. Kms. Muhammad Amin – PN Muara Enim

4. Isnani Kurnia Putri – PT Tanjungkarang

5. Feriansyah – PN Tanjungkarang

B. TAHAP SELEKSI SELANJUTNYA

Kepada peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi, diwajibkan untuk mengikuti tahap seleksi berikutnya berupa wawancara yang akan dilaksanakan pada:

Hari/Tanggal : Senin, 15 Juni 2026

Waktu : Pukul 16.00 WIB s.d. selesai

Media : Zoom Meeting

Tautan Zoom Meeting dan informasi teknis pelaksanaan wawancara akan disampaikan lebih lanjut melalui media komunikasi yang telah didaftarkan oleh peserta.

Demikian pengumuman ini disampaikan untuk diketahui. Keputusan panitia seleksi bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.

Jakarta 12 Juni 2026

Panitia Rekrutmen

Tim Konten Badilum Learning Center (BLC)

Hasil Seleksi Administrasi Rekrutmen Tim Konten Badilum Learning Center (BLC)

Tim BLC – Dandapala Contributor
Jumat, 12 Jun 2026

Pengadilan Negeri (PN) Sinjai, Sulawesi Selatan, melaksanakan eksekusi atas sebidang tanah seluas 6 are yang terletak di Kelurahan Lappa,

0

Sinjai,–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA FORSIMEMA RI—- Sulsel-Pengadilan Negeri (PN) Sinjai, Sulawesi Selatan, melaksanakan eksekusi atas sebidang tanah seluas 6 are yang terletak di Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Provinsi Sulawesi Selatan pada (11/6).

“Memerintahkan Panitera Pengadilan Negeri Sinjai atau jika berhalangan diganti oleh wakilnya yang sah dengan dibantu oleh 2 orang saksi yang memenuhi syarat untuk melaksanakan eksekusi berdasarkan putusan nomor 12/Pdt.G/2018/PN Snj…”, ucap Panitera PN Sinjai, Wahida Achmad saat membacakan penetapan Ketua PN SInjai sebelum memulai eksekusi.

Permohonan eksekusi diajukan oleh Mismaya, penggugat yang sebelumnya menggugat Rajewang, Hj. Linang, Rosmiati dan Besse Kartini masing-masing sebagai tergugat I, II, III dan IV.

Penggugat menggugat para tergugat atas tindakan para tergugat yang semula tidak mengakui tanah berikut batas-batas tanah milik penggugat. Awalnya pada tahun 1993, penggugat dan suaminya dihubungi oleh pamannya yaitu Muhtar. Muhtar adalah suami tergugat I dan ayah dari tergugat II dan tergugat III. Muhtar menghubungi penggugat dan suaminya bermaksud mengajak mereka patungan membeli sebidang tanah milik H. Sabollah seluas 12 are.

Pada saat itu Muhtar tidak mempunyai uang yang cukup untuk membeli tanah tersebut sehingga ia mengajak penggugat dan suaminya patungan dengan perjanjian tanah yang dibeli nanti akan dibagi dua untuk mereka masing-masing 6 are. Karena penggugat dan suaminya percaya kepada Muhtar yang merupakan paman mereka maka perjanjian tersebut tidak dinyatakan secara tertulis.

Setelah tanah milik H. Sabollah berhasil dibeli, awalnya tanah tersebut dibagi 2 masing-masing 6 are. Akan tetapi penggugat mulai curiga kepada Muhtar bahwa ia akan menguasai tanah milik penggugat setelah akta jual beli tanah tersebut tertera atas nama Muhtar saja. Kecurigaan penggugat terbukti setelah Muhtar menyuruh tergugat II dan tergugat III mendirikan rumah di atas bagian tanah milik penggugat. Bahkan tergugat I juga menjual bagian tanah milik penggugat kepada tergugat IV. Hingga para tergugat menguasai 2/3 bagian tanah sedangkan penggugat hanya menguasai 1/3 bagian tanah dari keseluruhan luas tanah 12 are. Akhirnya penggugat melayangkan gugatan ke PN Sinjai agar tanah tersebut dibagi 2 masing-masing 6 are sesuai kesepakatan awal.

Penggugat memenangkan gugatannya di PN Sinjai. Para Tergugat tidak mengajukan upaya hukum atas putusan tersebut sehingga putusan itu berkekuatan hukum tetap dan menjadi dasar PN Sinjai untuk melaksanakan eksekusi. Eksekusi berhasil dituntaskan meskipun sempat ada ketegangan antara petugas eksekusi dengan pihak termohon terkait penentuan batas tanah.

Eksekusi diakhiri dengan penandatanganan berita acara eksekusi oleh pertugas eksekusi, pemohon eksekusi dan saksi-saksi.

Diwarnai Ketegangan, PN Sinjai Akhiri Sengketa Tanah lewat Eksekusi

Rio Satriawan – Dandapala Contributor
Sabtu, 13 Jun 2026

Komitmen Pertamina menekan emisi karbon kini menjangkau sektor maritim. Melalui pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) pada Kapal Oil Barge (OB) Patra 2303 milik PT Pertamina Trans Kontinental (PTK),

0

Jakarta,–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS KEMENTERIAN— 13 Juni 2026 — Komitmen Pertamina menekan emisi karbon kini menjangkau sektor maritim. Melalui pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) pada Kapal Oil Barge (OB) Patra 2303 milik PT Pertamina Trans Kontinental (PTK), perusahaan mampu mengurangi emisi hingga 79,2 ton CO₂ per tahun sekaligus menekan konsumsi bahan bakar diesel.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pertamina memperluas pemanfaatan energi bersih di seluruh rantai bisnisnya, termasuk armada pendukung distribusi energi nasional yang selama ini masih bergantung pada bahan bakar fosil.

Pemasangan dan pengoperasian sistem PLTS dilakukan di galangan kapal, Pangkal Pinang, Bangka Belitung. (Kamis, 11 Juni 2026).

Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina, Agung Wicaksono yang memantau langsung kegiatan tersebut mengatakan, penerapan energi surya di kapal menunjukkan bahwa upaya pengurangan bahan bakar berbasis fosil dapat dilakukan tidak hanya di darat, tetapi juga di laut.

“Pemanfaatan energi surya yang dipadukan dengan baterai menunjukkan bahwa dedieselisasi tidak hanya dapat dilakukan di darat, tetapi juga di laut. Ini menjadi bukti bahwa Pertamina siap mendukung percepatan transisi energi,” kata Agung.

Agung menegaskan, proyek tersebut merupakan bagian dari perjalanan Pertamina menuju target Net Zero Emission 2060 atau lebih cepat melalui berbagai program penurunan emisi di seluruh lini bisnis perusahaan.

Agung juga mengatakan, proyek ini merupakan contoh nyata sinergi antar entitas Pertamina. Kolaborasi antara PNRE sebagai pengembang solusi energi terbarukan, PTK sebagai operator armada yang didukung oleh PIS sebagai induk usaha, memungkinkan lahirnya inovasi yang memberikan manfaat operasional sekaligus mendukung target transisi energi nasional.

Sementara itu Direktur Utama PT Pertamina New & Renewable Energy (PNRE), John Anis mengungkapkan, sistem yang diterapkan menggunakan PLTS off-grid berkapasitas 11,5 kWp yang terintegrasi dengan Battery Energy Storage System (BESS) berkapasitas 32 kWh.

John menyampaikan, energi yang dihasilkan panel surya dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan daya auxiliary engine kapal sehingga sebagian penggunaan diesel dapat digantikan oleh energi terbarukan

“PLTS pada kapal OB Patra 2303 mampu mensubstitusi kebutuhan energi hingga enam jam operasional kapal. Dengan implementasi ini, konsumsi bahan bakar dapat ditekan secara signifikan,” ujar John.

Berdasarkan perhitungan perusahaan, sistem tersebut berpotensi menghemat penggunaan diesel hingga 28,08 kiloliter per tahun.

Implementasi PLTS pada OB Patra 2303 juga menjadi bukti bahwa energi terbarukan memiliki peluang besar untuk mendukung operasional transportasi laut yang lebih ramah lingkungan sekaligus memperkuat agenda dekarbonisasi nasional.

Senada, Direktur Perencanaan Bisnis PIS, Eka Suhendra menambahkan, proyek tersebut menjadi salah satu tonggak penting dalam strategi dekarbonisasi sektor maritim Pertamina. Selain penerapan berbagai perangkat penghemat energi pada armada, pemanfaatan energi surya dinilai membuka peluang baru bagi operasional pelayaran yang lebih rendah karbon.

“Keberhasilan proyek ini memperlihatkan bahwa transisi energi dapat berjalan melalui kolaborasi, inovasi, dan keberanian menghadirkan teknologi baru,” tutup Eka.

Sumber : Corcom Pertamina