Beranda blog Halaman 167

Mudik Gratis Bersama Kodam III/Siliwangi

0

Bandung, –INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS TNI—– Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., secara resmi memberangkatkan kegiatan “Mudik Gratis Bersama Kodam III/Siliwangi 2026” bagi personel militer, PNS, beserta keluarga yang berlangsung di Makodam III/Siliwangi, Jalan Aceh No. 69, Kota Bandung, Selasa (17/03/2026).

Sebanyak 162 pemudik diberangkatkan menuju berbagai daerah di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, menggunakan empat unit kendaraan yang telah disiapkan oleh Kodam III/Siliwangi. Program tersebut merupakan bentuk kepedulian pimpinan terhadap kesejahteraan prajurit dan keluarganya dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.

Pangdam menegaskan bahwa program mudik gratis tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban prajurit sekaligus memberikan kesempatan untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.

“Manfaatkan momentum Hari Raya Idul Fitri ini untuk kembali kepada keluarga, saling bermaaf-maafan, dan mempererat silaturahmi. Mudah-mudahan kita semua kembali kepada fitrah dan menjadi pribadi yang lebih baik,” ucap Pangdam.

Mayjen TNI Kosasih mengingatkan kepada seluruh peserta mudik untuk tetap menjaga ketertiban dan kondisi kesehatan selama perjalanan, mengingat potensi kepadatan arus lalu lintas, terlebih di bulan Ramadan serta memberikan pesan moral kepada seluruh prajurit agar selalu menghadapi setiap permasalahan dengan bijak serta tidak mudah putus asa.

“Setiap orang pasti memiliki masalah, namun jangan pernah lari dari masalah. Hadapi dengan baik dan sampaikan secara berjenjang kepada pimpinan. Yakinlah bahwa setiap kesulitan pasti ada jalan keluarnya,” tegas Mayjen TNI Kosasih.

Pada kesempatan tersebut Pangdam mengajak seluruh prajurit untuk memanfaatkan sisa bulan Ramadan dengan meningkatkan ibadah dan memperbanyak sedekah, serta mendoakan agar seluruh peserta mudik dapat sampai tujuan dengan selamat dan kembali dalam keadaan sehat. (Pendam III/Siliwangi).

 

Dankorbrimob Polri Pimpin Tradisi Kehormatan di Mako Korbrimob, 1.008 Bhayangkara Muda Resmi Perkuat Korps Brimob

0
DEPOK–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS KORPS POLRI—Momentum penting bagi generasi Bhayangkara muda kembali tercipta di Lapangan Mako Korbrimob Polri, Kelapadua, Depok, Senin (16 Maret 2026). Sebanyak 1.008 Perwira, Bintara, dan Tamtama Polri lulusan Tahun Anggaran 2025 resmi diterima sebagai bagian dari Korps Brimob Polri melalui rangkaian Tradisi Kehormatan yang dipimpin langsung oleh Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat.
Dihadiri Wadankorbrimob Polri Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, Teknisi KBRN Utama Tk. I Korbrimob Irjen Pol. Almas Widodo Kolopaking, Teknisi KBRN Utama Tk. I Korbrimob Brigjen Pol. Rudy Harianto, Danpas Pelopor Korbrimob Brigjen Pol. Gatot Mangkurat Putra P.J., Danpas Gegana Korbrimob Brigjen Pol. Mulyadi, Teknisi KBRN Utama Tk. II Korbrimob Brigjen Pol. Deonijiu De Fatima, Karorenminops Korbrimob Polri Kombes Pol. Yuri Karsono, para PJU Korbrimob Polri, serta personel yang terlibat.
Sebanyak 1.008 personel yang diterima terdiri dari lima Perwira Akpol, tiga Perwira SIPSS, 25 Bintara Polwan, 522 Bintara Polki, serta 453 Tamtama. Para Bhayangkara muda tersebut merupakan putra-putri terbaik bangsa yang telah menyelesaikan pendidikan dan kini siap mengabdikan diri di satuan elit Polri, Korps Brimob.
Rangkaian acara tradisi diawali dengan tanda dimulainya kegiatan melalui bunyi trompet, para Bhayangkara muda melaksanakan tradisi cium bumi Bhayangkara sebagai simbol kecintaan terhadap tanah air dan kesatuan. Prosesi dilanjutkan dengan perwakilan Bhayangkara muda maju ke depan untuk mengikuti inti tradisi penerimaan.
Dalam momen yang sarat makna tersebut, Dankorbrimob melaksanakan tradisi penyiraman air bunga sebagai simbol penyucian diri dan kesiapan moral para personel baru dalam mengemban tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Selanjutnya, para Bhayangkara muda melaksanakan penciuman Pataka Korps Brimob Polri “Satya Cakti Yanottama”, yang melambangkan kesetiaan, kehormatan, serta komitmen untuk mengabdikan diri secara profesional kepada institusi, masyarakat, bangsa, dan negara.
Dalam arahannya, Dankorbrimob menegaskan bahwa menjadi anggota Brimob bukan sekadar profesi, melainkan amanah besar yang mengandung tanggung jawab terhadap keamanan bangsa.
“Di pundak saudara terdapat harapan masyarakat, kepercayaan negara, dan kehormatan institusi. Pegang teguh nilai-nilai Satya Haprabu, setia kepada pimpinan, institusi, bangsa, dan negara,” pernyataan Dankorbrimob.
Beliau juga menyampaikan keyakinannya bahwa dengan semangat muda, tekad yang kuat, serta pembinaan yang berkelanjutan di Korbrimob, para Perwira, Bintara, dan Tamtama lulusan tahun anggaran 2025 akan mampu menjadi generasi penerus Brimob yang tangguh, profesional, modern, dan terpercaya.
Rangkaian tradisi kemudian ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada para Bhayangkara muda yang baru diterima, kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama di depan Gedung Mako Korbrimob sebagai simbol kebanggaan dan awal perjalanan pengabdian mereka di Korps Brimob Polri.
Tradisi ini menjadi tonggak awal bagi para personel baru untuk menapaki perjalanan panjang sebagai pasukan elite Polri yang senantiasa siap menghadapi berbagai tantangan tugas demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
©️ Tim Produksi Humas Korps Brimob Polri

Track Record Sang Diplomat dari Bumi Rencong Teuku Faizahyah di Norwegia

0

Jakarta,—MEDIA INDOTIPIKOR.COM—Selasa  17 Maret 2026

Teuku Faizasyah adalah salah satu diplomat karier paling senior dan berpengaruh yang dimiliki Indonesia saat ini.

Meskipun lahir di Bandung, identitas “Bumi Rencong” melekat kuat padanya melalui garis keturunan sang ayah yang berasal dari Tringgadeng (Pidie Jaya) dan ibu dari Lhoknga (Aceh Besar).
​Sejak dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada 26 Juni 2023 sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Kerajaan Norwegia merangkap Republik Islandia, ia telah mencatatkan berbagai langkah strategis.

​Berikut adalah rekam jejak dan fokus utama Teuku Faizasyah selama bertugas di Oslo:

​1. Diplomasi Ekonomi dan Investasi Hijau
​Sebagai negara dengan dana kekayaan negara (Sovereign Wealth Fund) terbesar di dunia, Norwegia adalah mitra kunci bagi Indonesia.

* ​Akselerasi Transisi Energi: Faizasyah memfokuskan diplomasi pada kerja sama energi terbarukan, terutama tenaga air (hydropower) dan energi angin, di mana Norwegia memiliki keahlian teknis tinggi.

* ​Investasi di IKN: Melanjutkan fondasi yang diletakkan pendahulunya, ia aktif melakukan pendekatan kepada investor Norwegia untuk berpartisipasi dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan konsep green city.

* ​Perdagangan Karbon Pada Februari 2025, ia memfasilitasi dialog intensif terkait perdagangan karbon, di mana Norwegia menunjukkan ketertarikan besar untuk mendukung ekosistem karbon di Indonesia.

​2. Penguatan Kerja Sama Iklim dan Kehutanan
​Norwegia adalah mitra strategis Indonesia dalam isu lingkungan hidup.

​Keberlanjutan MoU Iklim, Faizasyah memastikan kelanjutan kerja sama terkait penurunan emisi dari deforestasi dan degradasi hutan
​Rehabilitasi Mangrove

Pada awal 2025, ia mengawal pembahasan potensi kerja sama baru dalam rehabilitasi mangrove, yang menjadi salah satu agenda prioritas lingkungan Indonesia di mata internasional.

​3. Diplomasi Budaya dan Citra Bangsa
​Mengingat latar belakangnya sebagai mantan Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik (IDP) sekaligus Juru Bicara Kemlu, ia sangat piawai dalam membangun citra positif Indonesia.
* ​Promosi Karya Anak Bangsa: Pada Februari 2025, ia berhasil mempromosikan film Indonesia hingga terpilih menjadi penutup di sebuah festival film internasional di Rotterdam dan mendapatkan sorotan positif di Oslo.
* ​Literasi Publik: Melalui platform digital dan wawancara media (seperti Radio Elshinta), ia aktif mengedukasi publik Indonesia mengenai keberhasilan Norwegia dalam mengelola Oil Fund sebagai referensi bagi pengelolaan dana abadi di tanah air.

Meski dibesarkan di Bandung, Faizasyah masih fasih berbahasa Aceh yang ia pelajari dari neneknya. Ia sering menggunakan kemampuan bahasanya ini saat pulang ke Aceh atau dalam pertemuan informal dengan tokoh-tokoh asal Aceh di perantauan.

Safari Ramadan Kapolri di Jateng, Pererat Silaturahmi Ulama dan Tokoh Masyarakat, Ajak Bersinergi Jaga Kondusivitas

0
Polda Jateng—INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS KORPS POLRI—Kota Semarang | Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Safari Ramadan Kapolri yang digelar di Jawa Tengah pada Senin (16/3/2026) sore. Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antara Polri dengan para ulama, tokoh lintas agama, akademisi, serta berbagai elemen masyarakat.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 16.00 WIB tersebut dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, didampingi sejumlah Pejabat Utama Mabes Polri serta Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo bersama jajaran Polda Jateng. Turut hadir pula para tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, elemen mahasiswa, organisasi buruh, hingga komunitas ojek online yang memadati lokasi kegiatan.
Rangkaian acara diawali dengan tausiah dari ulama kharismatik KH Achmad Chalwani, pengasuh Pondok Pesantren An-Nawawi Berjan, Gebang, Purworejo. Dalam tausiah tersebut disampaikan bahwa hubungan antara keimanan dan keamanan masyarakat merupakan dua hal yang saling berkaitan dan saling menguatkan.
Menurutnya, kondisi keamanan yang terjaga akan membantu masyarakat menjalankan kehidupan beragama dengan lebih tenang. Sebaliknya, aparat yang memiliki landasan keimanan yang kuat akan mampu menjalankan tugas menjaga keamanan masyarakat dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan.
Usai tausiah, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana akrab antara jajaran Polri dan para tokoh masyarakat yang hadir. Momen ini menjadi ruang dialog yang memperkuat kebersamaan dan komunikasi antara Polri dengan berbagai elemen masyarakat.
HUMAS POLDA JAWA TENGAH

TIM PENYIDIK KEJATI KALTIM GELEDAH KANTOR ESDM PROVINSI KALTIM

0

INDOTIPIKOR.COM–MEDIA LOYALIS KEJAGUNG RI—Senin, 16 Maret 2026, Tim Penyidik bidang tindak pidana khusus Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur telah melakukan penggeledahan dan penyitaan barang bukti pada kantor Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalimantan Timur di Jl. MT. Haryono no.22 Kelurahan Air Putih Kecamatan Samarinda Ulu Kota Samarinda, terkait dugaan tindak pidana korupsi ketidakbenaran penambangan yang dilakukan oleh CV. AJI.

Dari hasil penggeledahan yang telah dilakukan selama kurang lebih 4 jam dimulai sejak pukul pukul 14.00 WITA, tim Penyidik berhasil mengamankan dan membawa sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik yang terkait dengan perkara yang ditangani, untuk selanjutnya dilakukan penyitaan oleh Tim Penyidik TIndak Pidana Khusus Kejati Kaltim guna proses penyidikan selanjutnya.

Adapun tujuan dilakukannya penggeledahan adalah untuk mencari dan mengumpulkan alat bukti dalam rangka kepentingan pembuktian perkara serta guna membuat terang tindak pidana yang terjadi sebagaimana ketentuan pasal 112 UU Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP.

Samarinda, 16 Maret 2026.
KEPALA SEKSI PENERANGAN HUKUM,

REDAKSI

DANDAN RAMDAN–SITI FATIMAH

Kejari Ciamis Setorkan Rp607 Juta Hasil Eksekusi Perkara Korupsi ke Kas Negara

0

CIAMIS–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS KEJAGUNG RI—Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, Kejaksaan Negeri (Kejari) Ciamis berhasil mengembalikan ratusan juta rupiah kerugian negara dari sejumlah perkara tindak pidana korupsi yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht).
Dana sebesar Rp607.424.000 tersebut berasal dari pembayaran uang pengganti serta denda para terpidana dalam tiga perkara korupsi. Seluruhnya telah resmi disetorkan ke kas negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dalam prosesi yang digelar di Kantor Kejari Ciamis, Senin (16/3/2026).

Kepala Kejaksaan Negeri Ciamis, Nova Fuspitasari, menjelaskan bahwa pengembalian uang negara tersebut merupakan hasil eksekusi putusan pengadilan terhadap para terpidana yang terbukti melanggar ketentuan dalam Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Ia merinci, dana yang berhasil disetorkan berasal dari tiga perkara berbeda. Di antaranya kasus Jefri Prayitno, Direktur CV Amira Hasna Kreasi, yang menyetorkan uang pengganti sebesar Rp350 juta dari total kewajiban penggantian kerugian negara yang mencapai Rp2,3 miliar. Jefri sendiri dijatuhi hukuman 3 tahun 6 bulan penjara, dengan pembayaran dilakukan secara bertahap sejak akhir 2025.

Sementara itu, dari perkara Yosep Saepudin, mantan Sekretaris Desa Sukaresik, negara menerima dana sebesar Rp171.539.000 yang sebelumnya telah disita oleh penyidik pada September 2024. Dana tersebut kini resmi dieksekusi sebagai bagian dari pengembalian kerugian negara setelah putusan pengadilan menjatuhkan hukuman 3 tahun penjara kepada yang bersangkutan.

Adapun dalam perkara Samin, S.T. dan Iwan Setiawan, yang merupakan konsultan pengawas dari CV Arba, pihak keluarga menyerahkan dana sebesar Rp98.790.000. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp85,8 juta ditetapkan sebagai uang pengganti kerugian negara, sedangkan sisanya diperhitungkan sebagai pengurang pidana denda.

Nova menegaskan, selain memberikan efek jera melalui hukuman pidana, penanganan perkara korupsi saat ini juga difokuskan pada upaya pemulihan kerugian keuangan negara.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen kejaksaan untuk memastikan setiap kerugian negara akibat tindak pidana korupsi dapat dikembalikan dan dimanfaatkan kembali untuk kepentingan pembangunan.

“Pengembalian uang negara ini menjadi bukti bahwa negara hadir untuk menarik kembali aset yang dirampas oleh pelaku korupsi. Dana tersebut akan kembali digunakan untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Momentum penyetoran dana hasil eksekusi perkara korupsi menjelang Idulfitri ini diharapkan menjadi peringatan bagi siapa pun agar tidak melakukan praktik korupsi, sekaligus menunjukkan komitmen aparat penegak hukum dalam menjaga keuangan negara di Kabupaten Ciamis.Editor (Yan.P/M.Robby).

Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., meninjau langsung kesiapan Command Center Operasi Ketupat

0
JAKARTA–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS KORPS POLRI—16-03-2026–KILAS INFO–Perjalanan jauh menuju kampung halaman kini makin tenang, aman, dan nyaman berkat pengawalan teknologi mutakhir dari Polri. Demi memastikan kelancaran arus lalu lintas selama periode libur Lebaran, Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., meninjau langsung kesiapan Command Center Operasi Ketupat di KM 29 Tol Jakarta–Cikampek. Tahun ini, pengamanan arus mudik tidak hanya mengandalkan pergelaran personel fisik, tetapi juga didukung penuh oleh ekosistem teknologi cerdas yang terintegrasi secara nasional. Berbagai perangkat canggih telah disiagakan untuk memantau situasi secara real-time.
Mulai dari sistem Traffic Counting untuk menghitung volume kendaraan, Artificial Intelligence (AI) untuk analisis arus, Aplikasi K3I yang memuat peta digital jalur mudik komprehensif, hingga pengawasan udara melalui drone biasa dan drone ETLE. Bahkan, seluruh personel patroli kini telah dibekali kamera tubuh (bodycam) untuk memastikan pelayanan berjalan transparan. Dengan kecepatan analisa data dari Command Center ini, Polri dapat segera mengambil keputusan krusial seperti penerapan contraflow maupun one way secara akurat sebelum kepadatan terjadi. Polri Terus Berkomitmen Maksimal Memberikan #PengamananMudik2026 dan Pelayanan Hari Lebaran 1447 H
“Command Center mobile ini dilengkapi drone yang akan melihat titik-titik yang tidak terpantau CCTV. Dari situ kita bisa melakukan analisa data untuk mengambil keputusan-keputusan yang diperlukan,” jelas Wakapolri.
DIVISI HUMAS POLRI

Syamsul Bupati Cilacap Diduga Minta Setoran THR ke Pejabat, yang Tak Nurut Terancam Dimutasi!

0

MEDIA INDOTIPIKOR.COM—- – Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman diduga mengancam akan merotasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap jika tidak menyerahkan uang tunjangan hari raya (THR) sesuai permintaannya.
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengatakan, sejumlah pejabat dari satuan kerja perangkat daerah (SKPD) mengaku khawatir akan dimutasi jika tidak memenuhi permintaan bupati.
Menurut keterangan para saksi, pejabat daerah yang tidak memberikan uang sesuai permintaan Syamsul dianggap tidak loyal terhadap perintah bupati.
Dalam penyidikan, KPK telah memeriksa sedikitnya tujuh pejabat daerah di lingkungan Pemkab Cilacap.
Mereka adalah Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Cilacap, Wahyu; Kepala Bidang Tata Ruang Kabupaten Cilacap, Rosalina; Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Sigit.
Kemudian, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cilacap, Paiman; Pelaksana Tugas Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilacap, Hasanudin; Kepala Bidang Irigasi Kabupaten Cilacap, Wahyu Indra; serta Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Kabupaten Cilacap, Bambang.
Secara keseluruhan, terdapat 47 SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap. Mereka disebut menjadi target pengumpulan dana THR yang nilainya mencapai Rp 750 juta. Dana tersebut rencananya akan diberikan kepada pihak eksternal, yakni forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda).
Syamsul menargetkan pengumpulan dana tersebut selesai pada 13 Maret 2026. Setiap SKPD diminta menyetor dana antara Rp 75 juta hingga Rp 100 juta.
Namun, dalam praktiknya, sejumlah SKPD hanya mampu menyetor dana antara Rp 3 juta hingga Rp 100 juta.
Diduga juga untuk kepentingan pribadi KPK mengungkapkan, dana yang dikumpulkan dari SKPD tersebut tidak hanya digunakan untuk pemberian THR kepada Forkopimda, tetapi juga diduga untuk memenuhi kebutuhan pribadi Syamsul.
Dalam perkara ini, KPK menetapkan dua orang tersangka, yakni Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dan Sekretaris Daerah (Sekda) Cilacap Sadmoko Danardono.
Keduanya diduga terlibat dalam kasus pemerasan terkait pengumpulan dana THR Idul Fitri 2026 dari sejumlah SKPD di lingkungan Pemkab Cilacap. Berdasarkan perhitungan Syamsul, kebutuhan dana THR untuk pihak eksternal mencapai Rp 515 juta.
Namun, ia menargetkan pengumpulan dana hingga Rp 750 juta. Hingga operasi tangkap tangan (OTT) dilakukan, dana yang telah terkumpul mencapai Rp 610 juta.
Uang tunai tersebut disita dari rumah Ferry Adhi Dharma, Asisten II Kabupaten Cilacap yang disebut menjadi pihak yang diperintahkan Syamsul untuk mengumpulkan dana THR dari SKPD.
Saat ini, Syamsul dan Sadmoko telah ditahan di rumah tahanan KPK untuk masa penahanan awal selama 20 hari.
Atas perbuatannya, para tersangka disangkakan melanggar Pasal 12 huruf e dan/atau Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, juncto Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.–RED

Penyaluran Bansos di Wilayah Pascabencana Akan Dongkrak Daya Beli Masyarakat

0

Aceh Timur –INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS KEMENTERIAN—– Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menilai rangkaian penyaluran bantuan sosial (bansos) pascabencana di wilayah Sumatera akan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Salah satu manfaat tersebut yakni meningkatkan daya beli masyarakat.

“Masyarakat dikasih uang agar mereka bisa belanja. Kalau ada belanja, maka pasti akan ada pedagang. Ada demand, permintaan, pasti akan ada supply, sehingga supply bisa masuk, perdagangan bisa jalan, pasar bisa jalan,” ujar Kasatgas Tito pada Penyerahan Bantuan Pemerintah untuk Penanganan Korban Bencana Alam di Wilayah Sumatera di Pendopo Bupati Aceh Timur, Aceh, Senin (16/3/2026).

Pada kesempatan itu, Kasatgas Tito memberikan apresiasi kepada Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf yang telah menyalurkan bantuan secara simbolis di Aceh Timur melalui PT Pos Indonesia. Tito menjelaskan, bencana alam yang melanda wilayah Sumatera, termasuk Aceh Timur, telah berdampak besar bagi perekonomian daerah. Penyaluran bansos oleh pemerintah selain dapat dimanfaatkan masyarakat, juga bakal menggerakkan roda perekonomian.

“Dan ini sama. Semua daerah lain diharapkan demikian. Itulah gunanya bantuan-bantuan seperti ini,” imbuh Tito.

Ia memastikan, penyaluran bantuan tersebut bukanlah yang terakhir. Jika ke depan masih ditemukan masyarakat yang membutuhkan dan datanya dapat dipertanggungjawabkan, pemerintah akan menambah bantuan tersebut.

Di sisi lain, Tito menjelaskan bahwa karakteristik bencana alam yang melanda wilayah Sumatera sangat berbeda dengan bencana alam lainnya di Indonesia. Pasalnya, bencana tersebut terjadi di 52 daerah di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh dengan kondisi yang tidak merata. Hal tersebut berdampak pada proses pendataan yang tidak mudah. Menyikapi hal itu, Satgas PRR melakukan pendataan secara bergelombang.

“Kita kalau nunggu selesai data semua baru kemudian dibagikan, atau dibuatkan huntara … nanti akan lama [proses pemulihannya],” tambahnya.

Tito menambahkan, mengacu pada kondisi data tersebut, Satgas PRR mengklasifikasikan jenis kerusakan rumah menjadi rusak ringan, rusak sedang, hingga rusak berat/hilang. Bagi masyarakat yang mengalami kerusakan rumah tersebut diberikan bantuan stimulan berdasarkan data yang diajukan dan diverifikasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

“Yang perlu bantuan stimulan ekonomi, yang perlu bantuan perabotan, uang lauk pauk secepatnya kirim aja dulu. Setelah diverifikasi BPS, kemudian baru kita serahkan kepada BNPB kalau untuk rumah. Dan untuk bantuan orang kepada Menteri Sosial,” tandasnya.

Satgas PRR

Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., meninjau kesiapan arus mudik Lebaran 2026 di Terminal Purabaya Bungurasih

0

BALI–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS KORPS POLRI—Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., meninjau kesiapan arus mudik Lebaran 2026 di Terminal Purabaya Bungurasih, Minggu (15/3). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan pelayanan serta pengamanan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik berjalan optimal. Dalam peninjauan tersebut, Kapolri menyampaikan bahwa jumlah penumpang bus mulai mengalami peningkatan dan diperkirakan akan mencapai puncaknya pada 17 hingga 20 Maret mendatang. Terminal Purabaya diketahui melayani perjalanan antarkota antarprovinsi hingga rute antarpulau menuju Bali. Untuk memastikan keselamatan penumpang, petugas melakukan sejumlah pemeriksaan seperti ramp check kendaraan serta tes urine terhadap para sopir bus.

Langkah ini dilakukan guna memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan layak selama perjalanan. Kapolri juga mengingatkan para pengemudi bus untuk selalu mengutamakan keselamatan, termasuk beristirahat jika merasa lelah serta menyiapkan sopir cadangan untuk perjalanan jarak jauh. Selain itu, ia meminta seluruh petugas di lapangan memberikan pelayanan terbaik serta merespons cepat berbagai kebutuhan masyarakat selama masa mudik Lebaran.

DIVISI HUMAS POLRI