Selasa, Mei 26, 2026
Beranda blog Halaman 14

Penyerahan Uang Total Rp10,2 Triliun dan Penguasaan Kembali Kawasan Hutan Tahap VII oleh Satgas PKH

0

JAKARTA–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS KEJAGUNG RI—Rabu, 13 Mei 2026 di Kejaksaan Agung, telah dilaksanakan Penyerahan Denda Administratif dan Penyelamatan Keuangan Negara serta Penguasaan Kembali Kawasan Hutan Tahap VII oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH). Kegiatan ini disaksikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan Jajaran Menteri Kabinet Merah Putih.

Atas nama pemerintah dan atas nama rakyat Indonesia, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota Satgas PKH. “Saya kira rakyat Indonesia harus lihat uang yang diserahkan hari ini sejumlah 10 triliun,” ujar Presiden Prabowo Subianto.

Presiden mengungkapkan bahwa laporan Menteri Kesehatan data Puskesmas di Indonesia yang berjumlah 10.000 unit. Sejak zaman Presiden Soeharto, puskesmas tersebut belum pernah diperbaiki.

“Hari ini (melalui penyerahan uang sejumlah Rp10,2 triliun), kita bisa menyelesaikan perbaikan 5.000 unit puskesmas,” tutur Presiden Prabowo Subianto.

Adapun jumlah penyerahan uang tahap VII ini senilai total Rp10.270.051.886.464 (sepuluh triliun dua ratus tujuh puluh miliar lima puluh satu juta delapan ratus delapan puluh enam ribu empat ratus enam puluh empat rupiah) yang masuk ke kas negara dengan rincian:

– Penagihan denda administratif di bidang kehutanan oleh Satgas PKH senilai Rp3.423.742.672.359,- (Tiga triliun, empat ratus dua puluh tiga miliar, tujuh ratus empat puluh dua ribu juta, enam ratus tujuh puluh dua ribu, tiga ratus lima puluh sembilan rupiah);
– Penerimaan setoran pajak (Januari s.d. April 2026) senilai Rp6.846.309.214.105,- (sembilan ratus enam puluh tujuh miliar tujuh ratus tujuh puluh sembilan juta delapan belas ribu dua ratus sembilan puluh rupiah);
– Selain itu, Satgas PKH juga berhasil melakukan penguasaan kembali kawasan hutan baik sektor perkebunan (sawit) dan sektor pertambangan, dengan rincian:
– Pada sektor perkebunan (sawit), Satgas PKH sejak terbentuk pada Februari 2025 hingga hari ini berhasil melakukan penguasaan kembali kawasan hutan seluas 5.889.141,31 ha (lima juta delapan ratus delapan puluh sembilan ribu seratus empat puluh satu koma tiga satu hektar)
– Pada sektor pertambangan, Satgas PKH berhasil melakukan penguasaan kembali kawasan hutan seluas 12.371,58 ha (dua belas ribu tiga ratus tujuh puluh satu koma lima delapan hektar)

Dari total hasil penguasaan kembali tersebut di atas, Satgas PKH hari ini akan menyerahkan kembali lahan kawasan hutan kepada Kementerian/Lembaga terkait (dari Satgas PKH ke Kementerian Keuangan, Selanjutnya ke BPI Danantara, kemudian diserahkan ke PT Agrinas Palma Nusantara (Persero)) pada tahap VII seluas 2.373.171,75 ha (dua juta tiga ratus tujuh puluh tiga ribu seratus tujuh puluh satu koma tujuh lima hektar), yang terdiri dari:

1. SK 01 seluas 733.180,21 ha (tujuh ratus tiga puluh tiga ribu seratus delapan puluh koma dua satu hektar) dari 29 (dua puluh sembilan) subjek hukum;
2. Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) seluas 1.045.219 ha (satu juta empat puluh lima ribu dua ratus sembilan belas hektar) dari 22 (dua puluh dua) subjek hukum;
3. Hutan Tanaman Industri (HTI) seluas 402.472,22 ha (empat ratus dua ribu empat ratus tujuh puluh dua koma dua dua hektar) dari 159 (seratus lima puluh sembilan) subjek hukum; dan
4. Kewajiban Plasma seluas 192.300,32 ha (seratus sembilan puluh dua ribu tiga ratus koma tiga dua hektar) dari 106 (seratus enam) subjek hukum.

Apabila diakumulasikan hingga Tahap VII ini, PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) telah menerima penyerahan lahan kawasan hutan hasil penguasaan kembali Satgas PKH seluas 4.112.915,75 ha (empat juta seratus dua belas ribu sembilan ratus lima belas koma tujuh lima hektar).

Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam kapasitasnya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud hadirnya Satgas PKH untuk melindungi kepentingan nasional melalui penegakan hukum yang dilaksanakan secara kolaboratif, sekaligus bentuk transparansi pemerintah kepada publik atas hasil kerja yang telah dicapai.

Lebih lanjut, Jaksa Agung ST Burhanuddin menyampaikan diperlukan komitmen bersama bagi seluruh pemangku kebijakan serta stakeholders terkait dalam bentuk sebagai berikut:

“Tidak boleh ada lagi kebocoran kekayaan negara yang merugikan kepentingan nasional dan kesejahteraan rakyat. Tidak boleh ada lagi penguasaan sumber daya alam oleh segelintir pihak yang mengabaikan prinsip keadilan dan kemanfaatan bagi masyarakat dan Tidak boleh lagi ada pengusaha yang memanfaatkan kekayaan Indonesia secara melawan hukum dan melarikan uangnya ke luar negeri,” tegas Jaksa Agung.

Jakarta, 13 Mei 2026
KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM

REDAKSI

SITI FATIAMAH–DANDAN RAMDAN

Perbaikan PLTMH Malagai Lanny Jaya, TNI : Kini lampu di rumah warga menyala

0
Lanny Jaya~–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS MABES TNI— Personel TNI dari Satgas Yonif 511/DY Pos Malagai bersama masyarakat melaksanakan aksi gotong royong perbaikan pipa Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) yang mengalami kerusakan akibat kebocoran pada pipa (11/5/2026).
PLTMH tersebut merupakan sumber energi utama bagi Masyarakat di Distrik Malagai, yang sebelumnya aliran listrik ke rumah warga terputus total selama beberapa hari. Kondisi tersebut menghambat aktivitas ekonomi dan pendidikan anak-anak di malam hari.
Diungkapkan Danpos Malagai, Kapten Sena Nurjabbar S.Tr (Han) bahwa aksi perbaikan merupakan wujud nyata kerjasama yang baik dengan warga. Hal ini mendapat respon dariKepala Distrik Malagai Arinius Kiwo, rasa terima kasihnya atas bantuan cepat dari pihak TNI. Menurutnya, tanpa bantuan tenaga dan koordinasi dari Pos Malagai, perbaikan akan memakan waktu jauh lebih lama.
“Kini lampu-lampu di rumah warga sudah kembali menyala. Anak-anak bisa belajar lagi dengan nyaman, dan masyarakat dapat melakukan aktivitas dengan aman. Terima kasih Satgas 511 wa wa wa,” ungkapnya.
#tniprima
#tnirakyatkuat
#indonesiaemas2045

Bupati Ciamis Serahkan Bantuan Infak Kebencanaan 2026, 83 KK Terdampak Bencana Terima Bantuan

0

CIAMIS,-–INDOTIPIKOR.COM— Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyerahkan bantuan infak kebencanaan bagi masyarakat terdampak bencana alam tahun 2026 di Aula PKK Ciamis, Rabu (13/05/2026).

Bantuan tersebut bersumber dari BAZNAS Kabupaten Ciamis dan diperuntukkan bagi warga yang terdampak bencana longsor, banjir, hingga angin puting beliung di sejumlah wilayah Kabupaten Ciamis.

Dalam sambutannya, Bupati Herdiat menyampaikan permohonan maaf kepada para penerima bantuan. Ia mengaku seharusnya datang langsung menyerahkan bantuan kepada para korban di lokasi masing-masing. Namun karena padatnya agenda pemerintahan, para penerima bantuan diminta hadir langsung ke Aula PKK Ciamis.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Ciamis, saya menyampaikan bela sungkawa kepada seluruh warga yang terkena musibah, baik longsor, banjir maupun angin puting beliung yang telah merusak harta benda bapak dan ibu semua,” ujarnya.

Herdiat berharap seluruh korban diberikan ketabahan, keselamatan, serta dapat segera pulih dan kembali menjalani aktivitas seperti biasa.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Ciamis yang dinilai terus hadir membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan, khususnya saat terjadi bencana alam.

Menurutnya, bantuan kebencanaan idealnya dapat dialokasikan melalui APBD. Namun kondisi fiskal daerah saat ini masih sangat terbatas. Ia mengungkapkan bahwa pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Ciamis masih kecil dan anggaran daerah tahun ini masih mengalami defisit.

“Meski kondisi fiskal sedang berat, pemerintah tetap berkomitmen tidak akan menaikkan pajak maupun retribusi kepada masyarakat,” tegasnya.

Herdiat juga mengaku bangga terhadap kepedulian masyarakat Ciamis yang dinilainya memiliki semangat gotong royong dan solidaritas sosial yang tinggi ketika terjadi bencana maupun kegiatan kemanusiaan lainnya.

“Kami tahu persis musibah seperti ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Bantuan dari pemerintah daerah melalui BAZNAS memang belum maksimal dan masih seadanya, tetapi mudah-mudahan bisa membantu dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis, H. Lili Miftah melaporkan, penerima manfaat bantuan infak kebencanaan tahun 2026 sebanyak 83 KK yang tersebar di empat kecamatan, yakni Kecamatan Purwadadi, Kecamatan Cisaga, Kecamatan Tambaksari dan Kecamatan Cihaurbeuti.

Total dana bantuan yang disalurkan pada tahun 2026 mencapai Rp145.500.000, sebanyak 53 KK dengan kondisi rumah rusak ringan masing-masing menerima bantuan sebesar Rp1.000.000, kemudian 23 KK dengan kategori rusak sedang menerima bantuan masing-masing Rp2.500.000 sementara 7 KK yang mengalami kerusakan berat memperoleh bantuan masing-masing sebesar Rp5.000.000.

Melalui bantuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Ciamis bersama BAZNAS berharap dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

PROKOPIM CIAMIS

MAT ROBI AWDI SENTER CIAMIS JABAR

Sekda Ciamis Dorong Percepatan Aktivasi IKD, Targetkan 90 Persen dalam Sepekan

0

CIAMIS, –INDOTIPIKOR.COM–— Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi membuka secara langsung kegiatan Sosialisasi Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai akses digitalisasi bantuan sosial melalui Sistem Perlindungan Sosial (PERLINSOS), Rabu (13/05/2026) bertempat di Aula Dinas Sosial Ciamis.

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring dan luring tersebut digelar sebagai tindak lanjut hasil Rapat Penguatan Koordinasi Pemanfaatan Data dalam mendukung pelaksanaan perluasan piloting digitalisasi bantuan sosial bersama Kementerian Sosial RI pada 8 Mei 2026.

Dalam sambutannya, Sekda Ciamis menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi langkah penting dalam mendukung percepatan transformasi pelayanan publik berbasis digital, khususnya di bidang perlindungan sosial dan administrasi kependudukan.

“Walaupun kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan luring, hal itu jangan menjadi hambatan untuk mempercepat aktivasi IKD di Kabupaten Ciamis,” ujar Andang.

Ia menyampaikan, saat ini capaian aktivasi IKD di Kabupaten Ciamis masih berada di angka sekitar 2 persen. Namun demikian, dirinya optimistis percepatan dapat segera dilakukan apabila seluruh unsur bergerak bersama.

“Saya yakin percepatan ini bisa dilakukan. Tinggal diumumkan dan disampaikan kepada masyarakat oleh seluruh pihak yang hadir hari ini,” katanya.

Menurutnya, Kabupaten Ciamis menjadi salah satu dari tiga kabupaten/kota di Jawa Barat yang dipilih sebagai lokasi perluasan piloting digitalisasi bantuan sosial tahun 2026. Kesempatan tersebut dinilai menjadi kebanggaan sekaligus tantangan bagi daerah.

“Jangan sampai kita sudah dipercaya menjadi pilot project, tetapi masyarakatnya belum memiliki identitas digital. Yang disalahkan nanti tentu daerahnya,” tegasnya.

Sekda bahkan menargetkan dalam waktu satu minggu capaian aktivasi IKD di Kabupaten Ciamis dapat meningkat signifikan hingga mencapai 90 persen.

“Saya yakin minggu ini bisa 90 persen. Karena pelayanan kepada masyarakat itu 24 jam. Tinggal bagaimana kita semua bergerak dan melakukan percepatan,” ungkapnya.

Ia pun meminta seluruh peserta sosialisasi untuk langsung melakukan aktivasi IKD setelah kegiatan selesai, sekaligus membantu keluarga dan masyarakat di lingkungan masing-masing.

“Satu orang hanya perlu sekitar lima menit untuk aktivasi. Setelah acara ini langsung buka layanan aktivasi. Bantu keluarga di rumah, anak-anak, tetangga, dan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ciamis Yayan Muhamad Supyan, AP., S.IP., MM.. menjelaskan bahwa aktivasi IKD menjadi bagian penting dalam mendukung digitalisasi penyaluran bantuan sosial melalui sistem PERLINSOS.

Menurutnya, tujuan utama program tersebut yakni mewujudkan penyaluran bantuan sosial yang lebih transparan, tepat sasaran, dan akuntabel melalui sistem digital.

“IKD menjadi kunci utama dalam validasi data penerima bantuan sosial. Dengan aktivasi IKD, proses verifikasi akan lebih cepat dan potensi duplikasi data bisa ditekan,” jelasnya.

Selain itu, sistem PERLINSOS nantinya akan menjadi kanal utama masyarakat dalam mengakses layanan bantuan sosial secara digital.

Dalam kesempatan yang sama Sekda juga menympaikan bahwa pemanfaatan IKD ke depan tidak hanya untuk layanan administrasi kependudukan, tetapi juga akan terintegrasi dengan berbagai kebutuhan pelayanan publik lainnya.

“Ke depan masyarakat tidak harus lagi membawa KTP fisik karena identitas sudah ada di handphone. Bahkan bukan tidak mungkin berbagai layanan dan transaksi nantinya menggunakan identitas digital,” kata Sekda.

Ia menambahkan, keberhasilan implementasi IKD sangat bergantung pada kolaborasi seluruh pihak, termasuk peran aktif pilar sosial dan masyarakat dalam mendukung percepatan transformasi digital kependudukan.

“Kunci utamanya adalah satu data kependudukan. Karena itu mari kita bersama-sama menyukseskan aktivasi IKD di Kabupaten Ciamis,” pungkasnya.

Acara tersebut di ikuti oleh jajaran OPD terkait seperti Dinas Sosial, BKPSDM, Inspektorat, Camat, Kepala Desa, Pendamping PKH, serta Instansi terkaitlainnya.

Prokopim Ciamis

MAT ROBI SENTER AWDI CIAMIS JABAR

FLS3N SD Tingkat Kecamatan Sadananya 2026 Digelar, jadi ajang mencari Talenta Terbaik menggali Kreativitas..

0

CIAMIS–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA GROUP CIAMIS NEWS–Semangat kreativitas, sportivitas dan kecintaan terhadap budaya bangsa tampak mewarnai pelaksanaan Festival dan Lomba Seni Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tingkat Sekolah Dasar se-Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, yang digelar pada Selasa (12/5/2026) bertempat di SDN 1 Werasari. Kegiatan yang berlangsung sejak pagi tersebut diikuti sekitar 210 siswa dari 21 Sekolah Dasar yang ada di wilayah Kecamatan Sadananya.

Mengusung tema “Menggali Kreativitas, Menumbuhkan Karakter, Melestarikan Budaya Bangsa Melalui Seni dan Sastra”, kegiatan FLS3N menjadi wadah bagi para siswa untuk menampilkan bakat, kemampuan, serta potensi terbaik di bidang seni dan sastra. Selain itu, ajang ini juga menjadi sarana pembinaan karakter, penguatan budaya lokal serta mempererat silaturahmi antar sekolah di lingkungan Kecamatan Sadananya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Korwil Pendidikan Kecamatan Sadananya, Ketua PGRI Cabang Sadananya, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), para kepala sekolah, guru pendamping, dewan juri, orang tua siswa serta tamu undangan lainnya.

Suasana penuh semangat dan antusias terlihat sejak awal kegiatan. Para peserta tampil percaya diri mengikuti berbagai cabang lomba yang dipertandingkan. Tidak hanya peserta, para guru pendamping dan orang tua siswa pun tampak memberikan dukungan penuh kepada anak-anak yang tampil membawa nama sekolah masing-masing.

Ketua K3S Kecamatan Sadananya sekaligus Ketua Pelaksana, Lili Djuniardi S.Pd., menyampaikan bahwa pelaksanaan FLS3N tingkat kecamatan ini merupakan bagian dari upaya penjaringan siswa-siswi berprestasi yang nantinya akan mewakili Kecamatan Sadananya ke tingkat Kabupaten Ciamis.

Menurutnya, FLS3N bukan hanya sekadar ajang perlombaan semata, namun juga menjadi media pembinaan mental, kreativitas dan karakter peserta didik sejak usia dini.

“Ajang FLS3N ini merupakan wadah penjaringan bakat dan potensi siswa di bidang seni dan sastra sekaligus menjadi sarana silaturahmi antar sekolah dasar se-Kecamatan Sadananya. Melalui kegiatan ini diharapkan lahir generasi muda yang kreatif, percaya diri, berkarakter serta mampu melestarikan seni budaya bangsa,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada pelaksanaan FLS3N tahun ini terdapat tujuh cabang lomba yang dipertandingkan, yakni lomba menulis cerita, cerita bergambar, mendongeng, menyanyi solo, kriya, pantomim dan tari.

Setiap cabang lomba, lanjutnya, memiliki nilai edukatif yang sangat penting dalam mendukung perkembangan kemampuan siswa, baik dalam aspek kreativitas, keberanian tampil, kemampuan komunikasi maupun kecintaan terhadap budaya daerah dan nasional.

“Anak-anak diberi ruang untuk mengekspresikan diri melalui seni dan sastra. Ini menjadi bagian penting dalam pendidikan karakter, karena melalui seni mereka belajar disiplin, kerja keras, percaya diri serta menghargai karya dan budaya,” tambahnya.

Lili juga mengungkapkan rasa syukur karena seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar, tertib dan penuh semangat kebersamaan. Menurutnya, keberhasilan kegiatan tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak mulai dari Korwil Pendidikan, PGRI, para kepala sekolah, guru pendamping, panitia, hingga orang tua siswa.

“Alhamdulillah kegiatan berjalan dengan lancar dari awal hingga akhir. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, dewan juri, kepala sekolah, guru pendamping serta semua pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan ini,” katanya.

Di akhir kegiatan, panitia juga melaksanakan penyerahan piagam penghargaan dan piala apresiasi kepada para juara dari masing-masing cabang lomba. Pemberian penghargaan tersebut disambut bahagia oleh para peserta sebagai bentuk motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan dan prestasi mereka.

Lili berharap, melalui kegiatan FLS3N ini para siswa semakin termotivasi untuk terus berkarya, berprestasi dan mencintai seni budaya bangsa di tengah perkembangan zaman dan teknologi saat ini.

“Harapan kami, anak-anak tetap mencintai budaya bangsa, terus mengembangkan kreativitas dan kelak menjadi generasi penerus yang membanggakan daerah maupun bangsa,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Cabang Sadananya, Jajat S.Pdi., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta didik yang telah berani tampil dan menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam ajang FLS3N tersebut.

Menurutnya, setiap peserta merupakan anak-anak hebat yang memiliki bakat luar biasa dan perlu terus mendapatkan dukungan serta pembinaan dari semua pihak.

“Kami sangat mengapresiasi semangat para peserta yang begitu luar biasa. Menang ataupun belum menjadi juara bukanlah hal utama, tetapi keberanian untuk tampil, belajar dan berproses merupakan prestasi yang sangat membanggakan,” tuturnya.

Ia menilai kegiatan FLS3N menjadi bagian penting dalam mendukung pendidikan yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pengembangan bakat, minat dan karakter siswa.

“Melalui seni dan sastra, anak-anak belajar banyak hal seperti kerja sama, rasa percaya diri, tanggung jawab dan kecintaan terhadap budaya bangsa. Ini menjadi bagian dari pendidikan karakter yang sangat penting,” jelasnya.

Jajat berharap kegiatan FLS3N dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun dengan kualitas pelaksanaan yang semakin baik sehingga mampu melahirkan siswa-siswi berprestasi dan berdaya saing.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berkembang dan menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah untuk terus menggali potensi peserta didik di bidang seni dan sastra,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Ketua Korwil Pendidikan Kecamatan Sadananya, Ahmad Mahyudin S.Pd.,M.Pd., juga memberikan apresiasi kepada seluruh panitia, kepala sekolah dan guru yang telah bekerja keras menyukseskan pelaksanaan FLS3N tingkat kecamatan tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen dunia pendidikan di Kecamatan Sadananya dalam memberikan ruang positif bagi siswa untuk berkembang sesuai potensi dan bakat yang dimiliki.

“Saya mengapresiasi seluruh panitia dan pihak sekolah yang telah bersama-sama menyukseskan kegiatan ini. FLS3N menjadi ajang positif untuk membentuk generasi yang kreatif, berkarakter dan tetap mencintai budaya bangsa,” ujarnya.

Ia berharap para peserta yang nantinya terpilih mewakili Kecamatan Sadananya ke tingkat kabupaten dapat terus berlatih dan mempersiapkan diri dengan maksimal sehingga mampu meraih prestasi terbaik.

“Semoga siswa-siswi terbaik dari Kecamatan Sadananya nantinya dapat tampil optimal di tingkat Kabupaten bahkan hingga tingkat yang lebih tinggi lagi,” harapnya.

Pelaksanaan FLS3N Tingkat SD se-Kecamatan Sadananya tahun 2026 tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi momentum penting dalam mempererat kebersamaan antar sekolah, meningkatkan semangat belajar siswa serta menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni dan budaya bangsa Indonesia.Editor (YAN.P/M.Robby).

Di Tengah Keterbatasan Anggaran, Bupati Ciamis Salurkan Bantuan Rutilahu dan Sembako untuk Lansia Sebatang Kara di Banjaranyar

0

CIAMIS, —–INDOTIPIKOR.COM–MEDIA AWDI JABAR– Kepedulian Pemerintah Kabupaten Ciamis terhadap masyarakat yang membutuhkan terus diwujudkan meski di tengah kondisi efisiensi dan keterbatasan anggaran daerah. Melalui program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dan bantuan sembako, Bupati Ciamis, H. Herdiat Sunarya kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu warga kurang mampu dan kelompok rentan.

Salah satu penerima manfaat bantuan tersebut adalah Bapak Pidin, seorang lansia warga Dusun Sukapura, Desa Cikaso, Kecamatan Banjaranyar. Selama bertahun-tahun, beliau mengalami kondisi tidak dapat berjalan sehingga tidak mampu lagi berusaha maupun bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Di usia senjanya, Bapak Pidin hidup seorang diri tanpa pendamping keluarga. Ia diketahui hanya memiliki satu orang anak yang saat ini dikabarkan berada di Lombok. Namun, selama kurang lebih 10 tahun terakhir, tidak ada kabar maupun komunikasi dari pihak keluarga tersebut. Pemerintah desa bersama warga sempat berupaya melakukan penelusuran, namun hingga kini tidak ditemukan kontak maupun keberadaan yang dapat dihubungi.

Dalam kesehariannya, kebutuhan makan Bapak Pidin banyak dibantu oleh para tetangga sekitar yang secara sukarela menunjukkan kepedulian sosial dan semangat gotong royong.

Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui perhatian Bupati Herdiat Sunarya memberikan bantuan Rutilahu dan sembako sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang membutuhkan perhatian khusus.

Meski bantuan tidak diserahkan secara langsung oleh Bupati Ciamis, rasa haru dan ucapan terima kasih mendalam disampaikan oleh Bapak Pidin kepada Bupati Ciamis beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Ciamis atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Ungkapan tersebut disampaikan saat penyaluran bantuan di kediamannya di Dusun Sukapura, Desa Cikaso, Kecamatan Banjaranyar, Selasa (12/05/2026).

“Terima kasih kepada Bapak Bupati dan semua pihak yang sudah membantu. Bantuan ini sangat berarti bagi saya,” ungkapnya dengan penuh haru.

Di tengah tantangan fiskal yang dihadapi daerah, bantuan tersebut menjadi bukti bahwa kehadiran pemerintah tetap dirasakan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Ciamis pun terus berupaya menjaga nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong demi membantu warga yang hidup dalam keterbatasan.

Prokopim Ciamis

MAT ROBI SENTER AWDI CIAMIS JABAR

Banjir Doa untuk Sang Pembela KebenaranPengacara Brigadir J Kamaruddin Simanjuntak Tengah Jatuh Sakit”

0

JAKARTA ——INDOTIPIKOR.COM— Nama Kamaruddin Simanjuntak kembali menjadi perbincangan, namun kali ini bukan terkait kasus besar yang ditanganinya, melainkan kondisi kesehatannya. Pengacara yang melambung namanya saat mengawal kasus Brigadir J ini dikabarkan tengah menjalani proses pengobatan setelah foto-fotonya yang terlihat jauh lebih kurus viral di media sosial pada Senin (11/5/2026).


Meski dikenal sebagai pengacara papan atas, Kamaruddin tetap mempertahankan pola hidup sederhana. Menurut kerabatnya, Monita Nadeak, ia tinggal di hunian yang jauh dari kesan mewah dan lebih mengutamakan nilai kemanusiaan daripada materi. Perjalanan hidupnya pun penuh inspirasi; mulai dari hidup di kolong jembatan Klender hingga menjadi salah satu advokat paling vokal di Indonesia. Saat ini, doa dan dukungan dari masyarakat terus mengalir agar sosok yang dijuluki “pembela kebenaran” ini segera pulih dan kembali aktif di dunia hukum.

RED

Kapendam III/Siliwangi menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan dunia jurnalistik dan media digital yang terus berkembang pesat.

0

Bandung –INDOTIPIKOR.COM-MEDIA FOKJA PENDAM III/SILIWANGI—– Kapendam III/Siliwangi, Kolonel Inf Mahmuddin Abdillah, S.A.P., M.Tr(Han)., M.I.Pol., membuka kegiatan sosialisasi jaringan media publik terintegrasi yang digelar di Aula Manunggal Kodam III/Siliwangi, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan yang bertujuan untuk memperkuat sinergi dan meningkatkan profesionalisme di era digital, diikuti oleh para personel Penrem dan Pendim, serta anggota jajaran penerangan Kodam III/Siliwangi.

Kapendam menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan dunia jurnalistik dan media digital yang terus berkembang pesat. Personel penerangan TNI AD harus mampu mengikuti dinamika informasi serta meningkatkan kualitas pemberitaan institusi agar tetap relevan, akurat, dan dipercaya masyarakat.

“Saya berharap seluruh peserta dapat menyerap ilmu dan wawasan yang diberikan dalam kegiatan ini sebagai bekal untuk meningkatkan kualitas publikasi dan pemberitaan di lingkungan Kodam III/Siliwangi,” ucap Kapendam.

Sosialisasi tersebut menghadirkan Dr. Hendri, Ketua Umum Jurnalis Nasional Indonesia (JNI), sebagai narasumber utama. Dalam paparannya membahas materi bertajuk “Jaringan Media Publik Terintegrasi dan Terinterkoneksi”, yang dinilai menjadi salah satu konsep penting dalam menghadapi tantangan dunia informasi modern.

Ketua Umum JNI menjelaskan pentingnya membangun jaringan media yang saling terhubung guna menciptakan arus informasi yang cepat, tepat, dan bertanggung jawab, sekaligus memperkuat kredibilitas lembaga dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi, terutama saat diskusi dan tanya jawab interaktif mengenai kode etik jurnalistik, teknik penulisan berita, serta pengelolaan media publik di era digital.

Suasana diskusi yang hangat dan penuh semangat kolaborasi mewarnai jalannya kegiatan di Aula Manunggal Kodam III/Siliwangi. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan seluruh insan penerangan di lingkungan Kodam III/Siliwangi semakin profesional, adaptif, dan mampu menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas serta informatif bagi masyarakat. (Pendam III/Siliwangi).

Sosialisasi Jaringan Media Publik Terintegrasi

0

Bandung ––INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS TNI— Kapendam III/Siliwangi, Kolonel Inf Mahmuddin Abdillah, S.A.P., M.Tr(Han)., M.I.Pol., membuka kegiatan sosialisasi jaringan media publik terintegrasi yang digelar di Aula Manunggal Kodam III/Siliwangi, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan yang bertujuan untuk memperkuat sinergi dan meningkatkan profesionalisme di era digital, diikuti oleh para personel Penrem dan Pendim, serta anggota jajaran penerangan Kodam III/Siliwangi.

Kapendam menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan dunia jurnalistik dan media digital yang terus berkembang pesat. Personel penerangan TNI AD harus mampu mengikuti dinamika informasi serta meningkatkan kualitas pemberitaan institusi agar tetap relevan, akurat, dan dipercaya masyarakat.

“Saya berharap seluruh peserta dapat menyerap ilmu dan wawasan yang diberikan dalam kegiatan ini sebagai bekal untuk meningkatkan kualitas publikasi dan pemberitaan di lingkungan Kodam III/Siliwangi,” ucap Kapendam.

Sosialisasi tersebut menghadirkan Dr. Hendri, Ketua Umum Jurnalis Nasional Indonesia (JNI), sebagai narasumber utama. Dalam paparannya membahas materi bertajuk “Jaringan Media Publik Terintegrasi dan Terinterkoneksi”, yang dinilai menjadi salah satu konsep penting dalam menghadapi tantangan dunia informasi modern.

Ketua Umum JNI menjelaskan pentingnya membangun jaringan media yang saling terhubung guna menciptakan arus informasi yang cepat, tepat, dan bertanggung jawab, sekaligus memperkuat kredibilitas lembaga dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi, terutama saat diskusi dan tanya jawab interaktif mengenai kode etik jurnalistik, teknik penulisan berita, serta pengelolaan media publik di era digital.

Suasana diskusi yang hangat dan penuh semangat kolaborasi mewarnai jalannya kegiatan di Aula Manunggal Kodam III/Siliwangi. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan seluruh insan penerangan di lingkungan Kodam III/Siliwangi semakin profesional, adaptif, dan mampu menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas serta informatif bagi masyarakat. (Pendam III/Siliwangi).

Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA RI) mengirimkan delegasi ke Republik Rakyat Tiongkok untuk mengikuti Seminar dan Pelatihan bagi Hakim Negara-Negara ASEAN.

0

JAKARTA–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA FORSIMEMA RI—Pelatihan meliputi pemahaman mengenai sistem hukum Tiongkok, struktur organisasi pengadilan, serta mekanisme persidangan perdata, pidana, dan tata usaha negara di Republik Rakyat Tiongkok

Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA RI) mengirimkan delegasi ke Republik Rakyat Tiongkok untuk mengikuti Seminar dan Pelatihan bagi Hakim Negara-Negara ASEAN.

Kegiatan ini diselenggarakan National Judges College di bawah naungan Mahkamah Agung Rakyat Tiongkok dan merupakan bagian dari implementasi Belt and Road Initiative (BRI).

Kegiatan yang berlangsung selama 14 (empat belas) hari, mulai tanggal 7-20 Mei 2026, diikuti oleh Suhadi Putra Wijaya (Hakim Yustisial Badan Pengawasan MA RI), Ni Putu Asih Yudiastri (Hakim PN Jepara), Justice Yosie Simanjuntak (Hakim PN Negara), dan Dian Novianti dari MA RI sebagai pengamat.

Pelatihan meliputi pemahaman mengenai sistem hukum Tiongkok, struktur organisasi pengadilan, serta mekanisme persidangan perdata, pidana, dan tata usaha negara di Republik Rakyat Tiongkok yang disampaikan para hakim senior, dosen dan pakar hukum terkemuka Tiongkok. Selain itu, dilengkapi pula dengan kegiatan kunjungan lapangan dan observasi persidangan.

Rangkaian kegiatan resmi dibuka di Exchange Center for International Judges, National Judges College of China, Kamis (7/5/2026).

Acara ini dipimpin Li Chengyu, President of National Judges College and Judicial Case Research Institute Mahkamah Agung Rakyat Tiongkok, serta dihadiri oleh para hakim dan pejabat kehakiman dari negara-negara ASEAN.

Dalam sesi pembukaan, Sun Zhenping, Direktur Departemen Politik Mahkamah Agung Rakyat Tiongkok, menyampaikan sambutannya dan memaparkan pentingnya kerja sama internasional, khususnya bagi negara-negara di ASEAN, dalam menangani kejahatan lintas batas negara.

Kegiatan dilanjutkan penyampaian pidato singkat Ni Putu Asih Yudiastri dari Mahkamah Agung Republik Indonesia dan Bounpasong Chittakone dari Supreme People’s Court of Laos.

Hakim Ni Putu Asih Yudiastri, Perwakilan MA RI menyampaikan sambutan. Dok. Penulis
Dalam sambutannya, keduanya menyampaikan apresiasi atas kesempatan untuk belajar dan berbagi pengalaman, serta menegaskan pentingnya penguatan kerja sama hukum antarnegara.

Selanjutnya sesi materi pertama dilaksanakan oleh Sun Zhenping, yang memaparkan sistem hukum Tiongkok mengintegrasikan nilai-nilai tradisional dengan prinsip-prinsip modern, dengan tetap menempatkan pelayanan yang berorientasi pada rakyat sebagai landasan utama.

Selain itu, reformasi tersebut didukung oleh berbagai upaya transformasi digital melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) guna meningkatkan efisiensi peradilan, penerapan sistem kasus panduan, serta penguatan kerja sama internasional dalam penanganan kejahatan lintas batas negara.

Lebih lanjut, Sun Zhenping menekankan pula kemandirian anggaran Mahkamah Agung Rakyat Tiongkok merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi keberhasilan reformasi peradilan di Tiongkok.

Sesi materi kedua dilanjutkan Prof. Wang Rui, akademisi sekaligus mantan Hakim Pengadilan Keuangan Beijing dan Tribunal Kedua Mahkamah Agung Rakyat Tiongkok.

Ia memaparkan secara mendalam struktur peradilan berlapis 4 (empat) tingkat beserta berbagai pengadilan khusus seperti keuangan, maritim, dan internet. Dijelaskan pula mekanisme penjaminan kualitas hukum, kodifikasi penting seperti KUH Perdata 2020 dan Kode Lingkungan Ekologis yang baru disahkan, serta kemajuan digitalisasi layanan dan transparansi melalui bank kasus nasional.

Rangkaian kegiatan akan dilaksanakan di beberapa kota di Tiongkok meliputi Beijing, Guilin, Liuzhou, Sanjiang Dong, juga Nanning, yang seluruhnya difasilitasi oleh Pemerintah Tiongkok.

Partisipasi dalam kegiatan tersebut, diharapkan dapat memperluas wawasan serta mempererat kerja sama hukum bilateral maupun regional.

Untuk mendapatkan Berita atau Artikel Terbaru MARINews, Follow Channel Whatsapp: MARINews

Penulis: Rizkiansyah

MA RI Tugaskan Hakim ke Tiongkok, Ini Catatannya!

Jakarta, Humas MA
Selasa,12 Mei 2026