Jumat, September 11, 2026
Beranda KEMENTERIAN Diduga Kuat Tim Teknis Konsultan Kurang Profesional Dalam Pengawasan SMKS Global Bungursari...

Diduga Kuat Tim Teknis Konsultan Kurang Profesional Dalam Pengawasan SMKS Global Bungursari Dan Siapa Yang Bertanggung Jawab

0
21

TASIKMALAYA—INDOTIPIKOR.COM—11-09-2026—KILAS INFO; Program revitalisasi sekolah yang sedang berjalan seakan akan di anggap remeh mengenai pelaksanaan yang sedang jalankan serta adanya kekeliruan yang tidak terpasangnya konstruksi slof selasar di dalam program pemerintah yang merupakan bagian pertanggung jawaban tim teknis dan lalu siapakah yang akan bertanggung jawab dengan yang sebenarnya…? dan juga apakah pihak sekolah yang harus bertanggung sepenuhnya…? atau kah ada kerja sama…? dan selain dari pada apa dan kenapa bisa tidak terpasangnya konstruksi pembesian slof tidak terpasangnya, yang padahal menurut gambar tersebut pondasi slof ada harus terpasang.

Yakni dunia pendidikan tersebut SMKS Global Pasanggrahan kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya yang di bawah naungan Cadisdik KCD Wil_XII Prov. Jawa Barat yang sedang laksanakan mengenai adanya Program Revitalisasi Gedung Sekolah dengan Nilai Rp. 486.120.000. 00 dengan secara Swakelola P2SP yang di Alokasikan Kemendikdasmen APBN 2026.

Rabu. 9/9/2026 Kami sebagai Awak Media Indotipikor melaksanakan sosial kontrol ke salah satu sekolah yang sedang melaksanakan program revitalisasi 2026 yang sangat di khawatirkan dengan di anggapnya sepele pekerjaan itu.

Yang mana juga SMKS Global Bungursari yang di bawah naungan Cadisdik KCD XII Wil _ Prov. jawa Barat sedang dalam pelaksanaan ini merupakan Pekerjaan Pembangunan 3 Ruang Kelas dengan Kerusakan Ringan dan 1 Ruang Ruangan Praktek Siswa (RPS) yang merupakan pembelajaran vokasi siswa mengaplikasikan teori secara langsung dengan standar kerja dunia indrustri.

Dalam pelaksanaan pekerjaan di nilai sangat menyayangkan dengan benar benar kurangnya pengawasan dari tim teknis konsultan serta gambar petunjuk teknis pun tidak di kaji ulang kembali, yang mana pekerjaan tersebut kurang memuaskan dengan hasil fisik yang sudah terapkan, dengan adanya dugaan pekerjaan ruang rps untuk pemasangan kontruksi pembesian kontruksi slof selasar itu tidak tidak terpasang, jadi dengan ketentuan yang sebenarnya pekerjaan ruangan rps belum jelas antara harus dan tidaknya mengenai tidak terpasangnya konstruksi slof yang di karnakan kontruksi pembesian itu sebagai penopang penentuan kekuatan bangunan dari terjadinya kerobohan.

Dengan terjadi dugaan kelalaian dalam pekerjaan ini merupakan suatu tim teknis konsultan malas dalam pemantauan yang mana dengan adanya kelalaian pekerjaan ruangan rps ini siapakah yang akan bertanggung jawab yang sebenarnya…? di karnakan program revitalisasi merupakan program pemerintah pusat yang sudah di Programkan Bapak Presiden Prabowo Subianto, yang sudah golontorkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.

Maka dengan ini adanya kelalaian Program Pelaksanaan Revitalisasi SMKS Global Pasanggrahan Bungursari Kota Tasikmalaya Jawa Barat agar periksa ulang mengenai fisik yang baru mencapai 40%, di karnakan pekerjaan tersebut sepertinya tim teknis jarang jarang mengawasinya alias molor yang padahal tim teknis konsultan di bayar oleh pemerintah untuk memberikan pengawasan serta arahan petunjuk juklak dan juknis dalam pelakasanaan program revitalisasi yang sebenarnya.

A. Firmansyah.