Selasa, September 8, 2026
Beranda KEMENTERIAN Dipertanyakan Dugaan Rencana Pengeboran Rig GW- 265 Di Desa Gunung Raja Empat...

Dipertanyakan Dugaan Rencana Pengeboran Rig GW- 265 Di Desa Gunung Raja Empat Petulai Dangku Tanpa Sosialisasi

0
5

Muara Enim/–INDOTIPIKOR.COM—/Dipertanyakan Dugaan belum ada sosialisasi terbuka di tingkat Desa Rencana pengeboran lahan baru Migas di Blok Gunung Kemala disingkat GNK di Desa Gunung Raja Kecamatan Empat Petulai Dangku Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan
Selasa (8/9/2026).

Saat ini rencananya pengeboran sumur baru tersebut dugaan akan dilakukan oleh Rig GW-265 merupakan sebuah Land Drilling Rig (rig pengeboran darat) berkapasitas 2.000 HP milik perusahaan kontraktor pengeboran PT Greatwall Drilling Asia Pacific (GDAP) / GWDC.

GWDC dugaan merupakan induk Perusahaan, anak perusahaan dari CNPC ( China National Petroleum Corporation dan diduga di Indonesia beroperasi melalui anak perusahaan atau afiliasinya yaitu PT. Greadwall Drilling Asia Pasifik (GDAP) bergerak dibidang layanan kontraktor pengeboran drilling dan penyedia layanan teknis lapangan migas serta panas bumi.

Kami awak media sempat mampir ke lokasi rig GW 265 bertemu langsung inisial DS Selalu rig sub,” beliau mengatakan rencananya kegiatan pengeboran ini sudah sosialisasi,” ini sudah sosialisasi, makanya ini aman termasuk moving Rig, ucap beliau

Saat kami awak media komunikasi bersama warga Desa Gunung Raja,” mereka mengatakan setau kami dugaan tidak ada sosialisasi di tingkat desa,” entahlah sosialisasi dimano, sepertinya sangat tertutup tidak transparan,” sebutnya, dan beliau tidak mau disebutkan namanya.

Perlu masyarakat ketahui dugaan biaya pengkondisian moving Rig ini dugaan melalui tender dan nilainya hingga ratusan juta rupiah.

Adapun terkait tidak adanya sosialisasi terbuka transparan di kantor desa, patut diduga adanya monopoli pengkondisian untuk Raup keuntungan pribadi sepihak

Diakhir bincang-bincang kami bersama warga setempat, mereka mengatakan dugaan adanya TKA (tenaga kerja Asing) yang perlu di pertanyakan dokumen keabsahan identitas, dan ini tugas dinas terkait Kabupaten Muara Enim, kecamatan dan APH.
(Pers : Nuramin Jafar)