CIAMIS,Ciamis News,indotipikor
Komitmen membangun daerah tidak hanya lahir dari pemerintah, tetapi juga tumbuh dari kepedulian masyarakat dan putra daerah. Semangat tersebut terlihat dalam peresmian Kantor Kepala Desa Awiluar, Kecamatan Lumbung, Kabupaten Ciamis, yang kini hadir sebagai fasilitas pelayanan publik sekaligus ruang bersama bagi masyarakat.
Bupati Ciamis H. Herdiat Sunarya secara langsung meresmikan gedung Kantor Kepala Desa Awiluar, Rabu (5/8/2026). Kehadiran gedung baru tersebut menjadi momentum penting bagi Pemerintah Desa Awiluar dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Gedung Kantor Kepala Desa Awiluar dibangun melalui hibah senilai Rp2,3 miliar dari pengusaha asal Dusun Babantar, Desa Awiluar, Drs. H. Amin Anwari. Bantuan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian putra daerah terhadap kampung halaman sekaligus wujud partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

Peresmian berlangsung khidmat dan mendapat antusiasme masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Ciamis, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Ciamis, Kapolres Ciamis, Dandim 0613/Ciamis, Kepala Kejaksaan Negeri Ciamis, Camat Lumbung, unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Desa Awiluar, tokoh masyarakat, serta ratusan warga.
Kepala Desa Awiluar, Momon, menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan gedung yang selama ini diharapkan dapat memberikan pelayanan lebih baik kepada masyarakat.
Ia menjelaskan, proses pembangunan Bale Desa berlangsung kurang lebih selama delapan bulan. Dengan selesainya pembangunan, pemerintah desa kini memiliki fasilitas yang lebih representatif untuk menunjang berbagai kegiatan pemerintahan dan pelayanan kemasyarakatan.
Menurut Momon, pembangunan tersebut juga menjadi gambaran nyata kepedulian seorang putra daerah terhadap tanah kelahirannya. Kontribusi yang diberikan H. Amin Anwari diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk bersama-sama mengambil bagian dalam pembangunan desa.
Sementara itu, H. Amin Anwari mengungkapkan bahwa pembangunan Kantor Desa Awiluar bukan semata-mata pembangunan sebuah gedung, melainkan bentuk pengabdian kepada kampung halaman.
Ia mengatakan, keputusan untuk membantu pembangunan Kantor Desa juga tidak terlepas dari pesan almarhum ayahnya agar dirinya tetap memberikan perhatian terhadap desa tempat keluarganya berasal.
“Walaupun saya tidak sering pulang ke Ciamis, amanah almarhum ayah untuk ikut membangun desa selalu saya pegang. Alhamdulillah, amanah itu kini bisa saya tunaikan,” ujar Amin.
Ia memastikan seluruh biaya pembangunan telah diselesaikan hingga gedung tersebut rampung dan siap dimanfaatkan oleh Pemerintah Desa Awiluar bersama masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ciamis H. Herdiat Sunarya memberikan apresiasi tinggi atas kepedulian H. Amin Anwari. Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi seluruh unsur, terlebih dalam kondisi kemampuan fiskal pemerintah yang saat ini menghadapi berbagai keterbatasan.
Herdiat menjelaskan, kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat dan provinsi turut memberikan dampak terhadap ruang fiskal Kabupaten Ciamis. Bahkan, APBD Kabupaten Ciamis saat ini mengalami defisit sekitar Rp100 miliar.
Di sisi lain, sebagian besar Pendapatan Asli Daerah (PAD) harus diarahkan untuk membiayai kebutuhan pelayanan kesehatan melalui BLUD RSUD serta pembayaran Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU).
Kondisi tersebut, membuat pemerintah harus menetapkan skala prioritas dalam pembangunan, termasuk untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur dasar seperti perbaikan dan pengaspalan jalan.
“Kalau membangun gedung seperti ini menggunakan anggaran pemerintah, nilainya bisa jauh lebih besar. Sementara untuk memperbaiki jalan saja kami harus sangat selektif karena keterbatasan anggaran. Apa yang dilakukan Pak Haji Amin adalah teladan yang luar biasa,” ungkap Herdiat.
Ia berharap kepedulian tersebut dapat mendorong semakin banyak putra daerah untuk turut berkontribusi bagi pembangunan Ciamis sesuai kemampuan masing-masing.
Menutup sambutannya, Bupati Herdiat berpesan agar gedung Kantor Desa Awiluar dirawat dan dimanfaatkan secara maksimal. Ia berharap fasilitas baru tersebut tidak hanya menjadi kantor pemerintahan, tetapi juga mampu memperkuat pelayanan publik dan menjadi pusat aktivitas masyarakat dalam mendukung kemajuan desa.
“Semoga fasilitas baru ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus menjadi pusat aktivitas masyarakat dalam mendukung pembangunan Desa Awiluar,” tandasnya.Editor (Yan.P/M.Robby).





