TASIKMALYA–INDOTIPIKOR.COM—Dengan berjalannya program revitalisasi Kabupaten Tasikmalaya Ada yang Diduga, sepertinya di anggap sepele dalam pelaksanaan yang di terapkan.
Yang mana di lokasi pekerjaan dengan cara pelaksanaan semaunya asal terapkan dan yang utama pedoman petunjuk teknis dugaan gambar selalu saja di bakar, buang atau di tutupi untuk menghindarinya awak media yang paham dalam teknis program pembangunan
Kaamis. 20/8/2026 Seperti kita ketahui awak media dengan perjalanan kontrol sosial lapangan mengenai adanya Program Revitalisasi Kober Cantik Lu Lu Al Jannah Gunungtanjumg Kabupaten Tasikmalaya dengan nilai anggaran Rp. 530.126.000. (Lima Ratus Tiga Puluh Juta Seratus Dua Puluh Enam Ribu Rupiah) dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) T.A 2026 dengan secara Swakelola P2SP melalui Diirjen Pendidikan Usia Dini Kementerian Dasar dan Menengah itu di anggapnya tidak penting dan tidak akan yang monitoring lokasi pekerjaan yang sedang laksanakan dan yang mana tim teknik konsultan juga jarangnya melihat pekerjaan dengan secara teknik serta apalagi juga di lapangan spek gambar entah kemana menghindarnya agar tidak di ketahui adanya yang mengoreksi awak media mengenai teknis pemasangan material.

Dengan minimalnya Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya Bid. Paud & TK secara efisiensi jangan diam di tempat harus kontrol lapangan dalam pelaksanaan tersebut dan juga harus memberikan himbauan kepada sekolah yang sedang mendapatkan program revitalisasi, apa lagi ini program langsung dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Cq. Dirjen pendidikan usia dini Pusat.
Maka dengan hal ini jelas ada suatu pertanyaan bagi awak media antara Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya dan Timteknik apakah ada main mata…? soalnya mengenai gambar itu selalu di pegang oleh Kepala Sekolah tersebut, dan juga seolah olah Kepala Sekolah sebagai konsultan teknik dalam pekerjaan ini, dan yang mana seharusnya memiliki efisiensi dalam pekerjaan proyek untuk mendapatkan kemampuan menyelesaikan pekerjaan dengan hasil maksimal melalui penggunaan sumber daya dalam kontek biaya, waktu, tenaga, dan material yang untuk seminimal mungkin tanpa menurunkan kualitas hasil akhir mengarah untuk konsep berfokus pada pencegahan pemborosan.
Maka dengan ini Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya dan Timteknis agar kros cek lapangan mengenai Program Pekerjaan Revitalisasi Kober Cantik Lu Lu Al Janah Gunungtanjung Kabupaten Tasikmalaya iru apakah sesuai dengan gambar petunjuk teknis konsultan apakah memang tanpa adanya gambar dalam pelaksanaan tersebut…? di karnakan program revitalisasi semuanya sama tidak adanya perbedaan dalam pemasangan material yang seharusnya, apa lagi dalam pemasangan kolom tiang yang harus benar benar sesuai pemasangan besaran pembesian, yang kami lihat dengan secara kasat mata itu diduga ada yang tidak sesuai dengan kualitas yang benar benar kualitas yang sebenarnya di gambar.
Dengan tayangnya pemberitaan sebagai bentuk konfirmasi klarifikasi dengan pihak sekolah, di karnakan timteknik dan kepala sekolah sangat susah untuk di pinta keterangan yang sebenarnya, di karnakan program pekerjaan revitalisasi di duga tidak sesuai dengan petunjuk teknis mengenai kontruksi pemasangan material pembesian.
A. Firmansyah.





