Ciamis news, MEDIA INDOTIPIKOR.COM KILAS INFO DAERAH JABAR.
Invitasi Olahraga Tradisional (ORTRAD) Jenjang SD Tingkat Kecamatan Ciamis Tabun 2026 berlangsung pada 16 September 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengembangkan kemampuan olahraga sekaligus mengenal dan melestarikan permainan tradisional sebagai bagian dari budaya daerah.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias. Para peserta menunjukkan semangat dan kemampuan terbaik dalam mengikuti pertandingan, didukung oleh para kepala sekolah, guru olahraga serta guru pendamping yang turut memberikan motivasi selama kegiatan.
Dalam ORTRAD tersebut terdapat lima mata lomba yang dipertandingkan, yaitu bakiak, sumpitan, dagongan, hadang dan egrang. Kelima permainan tersebut tidak hanya membutuhkan ketangkasan dan kemampuan fisik, tetapi juga menuntut konsentrasi, keberanian, keseimbangan, kekompakan dan kerja sama.
Ketua K3S SD Kecamatan Ciamis, H. Bini S.Pd., menyampaikan apresiasi terhadap seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan dengan penuh semangat. Ia menilai ORTRAD memiliki manfaat positif dalam membangun karakter sekaligus menjadi sarana untuk melihat potensi peserta didik di bidang olahraga tradisional.
“Kami sangat mengapresiasi seluruh peserta yang sudah mengikuti kegiatan dengan semangat. Melalui kegiatan ini anak-anak mendapatkan pengalaman, belajar bekerja sama, disiplin, berani tampil dan tentunya menjunjung tinggi sportivitas,” ujar H. Bini.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua IGORA Kecamatan Ciamis, Ketua Korwil Ciamis, para kepala sekolah, guru serta guru pendamping yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan dapat berjalan dengan baik.
Menurut H. Bini, olahraga tradisional perlu terus dikenalkan kepada peserta didik. Selain menjaga warisan budaya, kegiatan seperti ORTRAD dapat menjadi media pembinaan untuk menemukan anak-anak yang memiliki bakat dan kemampuan olahraga yang dapat dikembangkan lebih lanjut.
Dalam pelaksanaan pertandingan, H. Bini juga menekankan kepada para juri agar menjalankan tugas secara objektif, profesional dan bertanggung jawab. Penilaian diharapkan benar-benar berdasarkan kemampuan peserta sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.
“Kami menekankan kepada para juri agar melakukan penilaian secara objektif dan profesional. Yang memang tampil terbaik sesuai dengan ketentuan, itulah yang harus mendapatkan hasil terbaik. Kami ingin hasil pertandingan benar-benar mencerminkan kemampuan para peserta,” tegasnya.
Ia berharap hasil ORTRAD Tingkat Kecamatan Ciamis dapat menjadi bagian dari proses penjaringan peserta didik yang berpotensi untuk melangkah ke tingkat Kabupaten Ciamis.
“Kami berharap dari hasil lomba ini muncul peserta-peserta terbaik yang nantinya bisa mewakili Kecamatan Ciamis ke tingkat Kabupaten Ciamis. Mudah-mudahan mereka terus mendapatkan pembinaan sehingga mampu meraih prestasi dan membawa nama baik Kecamatan Ciamis,” harapnya.
Lebih dari sekadar mengejar kemenangan, kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman berharga bagi peserta didik. Sikap sportif, menghargai lawan, menerima hasil pertandingan, bekerja sama dan berani menghadapi tantangan menjadi nilai yang dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari.
K3S SD Kecamatan Ciamis berkomitmen mendukung pengembangan kegiatan olahraga yang dapat membentuk peserta didik menjadi generasi sehat, aktif, percaya diri dan berprestasi. Di sisi lain, ORTRAD juga menjadi langkah nyata untuk menjaga agar permainan olahraga tradisional tetap dikenal dan diminati generasi muda.
Melalui pelaksanaan ORTRAD Jenjang SD Tingkat Kecamatan Ciamis, diharapkan lahir bibit-bibit atlet olahraga tradisional yang memiliki potensi untuk terus dikembangkan, sekaligus tumbuh kecintaan peserta didik terhadap budaya dan permainan tradisional daerah.Editor (Yan.P/M.Robby).





