CIAMIS NEWS, INDOTIPIKOR— Pemerintah Kabupaten Ciamis mengajak seluruh organisasi kemasyarakatan (ormas) tidak hanya berdiri di atas kertas, tapi turun ke lapangan berkarya nyata demi warga. Ajakan itu disampaikan dalam Sarasehan Ormas di Gedung Serbaguna KUA Baregbeg, Senin kemarin, yang diikuti sekitar 100 perwakilan ormas.
Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Dr. H. Andang Firman Triyadi, M.T., menegaskan: membangun Ciamis tak butuh modal besar, melainkan kebersamaan.
”Ngabangun Galuh berarti ngabangun Jawa Barat, berarti ngabangun Indonesia.”
Salah satu langkah nyata yang didorong: gerakan kebersihan lingkungan rutin setiap Jumat pada pekan kedua setiap bulan, yang melibatkan semua ormas. Semangat gotong royong inilah yang diharapkan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Kepala Badan Kesbangpol Ciamis, Dr. R. Yadi Tisyadi, S.E., M.Si., menyebut saat ini ada 443 ormas aktif di Ciamis — kekuatan sosial yang luar biasa jika dikelola bersama.
Ia menginginkan komunikasi pemerintah–ormas makin terbuka, cair, dan tak kaku. Nanti sarasehan tak hanya di ruang tertutup, tapi bisa juga di alam terbuka, supaya semua lebih leluasa menyampaikan gagasan.

”Harapannya, ormas terus aktif berpartisipasi memajukan Ciamis — agar daerah ini makin baik dan makin bersih.”
Sarasehan ini menegaskan: pembangunan bukan tugas pemerintah saja. Dengan 443 ormas yang beragam, kalau semua bersatu, bergotong royong, dan berkomunikasi terbuka, kekuatan itu bisa mengubah wajah Ciamis menjadi lebih baik untuk semua
Mat Robby





