JAKARTA–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS TNI–Dispen Kormar, TNI Angkatan Laut (Jakarta). Kepala Staf Korps Marinir (Kas Kormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Suherlan mewakili Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letjend TNI (Mar) Dr. Endi Supardi S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP., memimpin Tradisi Penyambutan Satuan Tugas (Satgas) Prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut yang telah berhasil menuntaskan tugas negara. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Brigif 1 Marinir, Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (27/06/2026).
Tradisi penyambutan ditandai dengan pengalungan bunga kepada Dansatgas sebagai simbol apresiasi atas dedikasi dan pengabdian selama menjalankan tugas negara. Suasana haru semakin terasa ketika para prajurit bertemu kembali dengan keluarga yang telah lama menantikan kepulangan mereka. Tangis bahagia pecah saat anak-anak berlari memeluk ayahnya, sementara para istri menyambut dengan pelukan hangat yang penuh kerinduan setelah sekian lama terpisah oleh penugasan. Momen penuh emosional tersebut menjadi ungkapan syukur atas kepulangan para prajurit dalam keadaan selamat setelah berhasil menunaikan amanah negara.

Mewakili Pangkormar, Kas Kormar menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit atas keberhasilan menyelesaikan penugasan dengan penuh dedikasi, disiplin, loyalitas, dan profesionalisme. Keberhasilan tersebut merupakan bukti nyata kesiapan prajurit Korps Marinir dalam mengemban setiap amanah yang diberikan demi kepentingan bangsa dan negara.
Tradisi penyambutan ini merupakan bagian dari budaya Korps Marinir yang sarat makna sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan prajurit dalam melaksanakan tugas negara, sekaligus menjadi momentum untuk mempererat soliditas, menumbuhkan semangat pengabdian, dan meningkatkan motivasi dalam menghadapi tugas-tugas selanjutnya.
Melalui tradisi tersebut, Korps Marinir TNI Angkatan Laut menegaskan komitmennya untuk terus membina prajurit yang profesional, tangguh, dan berkarakter sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
PEN





