Rabu, September 16, 2026
Beranda PEMERINTAHAN Pemkab Ciamis Perkuat Edukasi Keluarga di Cikoneng, Pengolahan Ikan jadi strategi pemenuhan...

Pemkab Ciamis Perkuat Edukasi Keluarga di Cikoneng, Pengolahan Ikan jadi strategi pemenuhan Giji,

0
36

CIAMIS,Ciamis News,indotipikor-
Pemerintah Kabupaten Ciamis terus memperkuat langkah pemenuhan gizi masyarakat sebagai bagian dari upaya mempercepat penurunan stunting. Melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) bersama Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Ciamis, intervensi dilakukan dengan mendorong pemanfaatan pangan lokal bergizi, salah satunya melalui makanan olahan berbahan dasar ikan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kecamatan Cikoneng dengan menyasar masyarakat yang membutuhkan dukungan pemenuhan asupan gizi, khususnya anak-anak dalam masa pertumbuhan. Pemberian makanan olahan ikan tidak hanya diarahkan sebagai bentuk intervensi pemenuhan protein hewani, tetapi juga menjadi media edukasi bagi keluarga mengenai pentingnya menyediakan makanan yang bergizi, beragam, aman, dan sesuai kebutuhan tumbuh kembang anak.Pada Senin (14/9/2026).

Kepala Disnakkan Kabupaten Ciamis, Dr. Anton Wahyu Radityananto, M.Si., mengatakan ikan memiliki potensi besar untuk mendukung pemenuhan gizi keluarga karena mengandung protein hewani dan berbagai zat gizi yang dibutuhkan dalam proses pertumbuhan serta perkembangan anak.

“Ikan dipilih karena merupakan sumber protein hewani yang memiliki kandungan gizi penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak,” ujar Anton.

Menurutnya, intervensi pemenuhan gizi perlu dibarengi dengan perubahan pengetahuan dan kebiasaan masyarakat. Karena itu, makanan olahan ikan diharapkan tidak berhenti pada pemberian bantuan makanan, tetapi dapat memberikan inspirasi kepada keluarga untuk mengolah bahan pangan lokal menjadi menu sehat yang menarik dan disukai anak.

“Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemenuhan gizi sejak dini semakin meningkat,” katanya.

Anton menegaskan, keberhasilan penanganan stunting tidak dapat dilakukan oleh pemerintah secara sendiri. Peran keluarga, khususnya orang tua, menjadi bagian penting dalam memastikan anak memperoleh makanan bergizi secara rutin, sekaligus mendapatkan pemantauan tumbuh kembang yang baik.

“Upaya penanganan stunting di Kabupaten Ciamis dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor. Pemerintah terus mendorong peningkatan pola hidup bersih dan sehat, pemantauan tumbuh kembang anak, serta penguatan edukasi kepada masyarakat,” jelasnya.

Ia berharap konsumsi ikan dapat semakin membudaya di tengah keluarga di Kabupaten Ciamis. Menurutnya, ikan dapat diolah dalam berbagai bentuk menu sehingga lebih mudah diterima anak sekaligus menjadi alternatif sumber protein hewani yang dapat dikembangkan dengan memanfaatkan potensi pangan lokal.

Anton juga memberikan apresiasi kepada Ketua Forikan Kabupaten Ciamis beserta seluruh jajaran hingga tingkat desa yang terus mendukung program peningkatan konsumsi ikan dan pemenuhan gizi masyarakat.

“Percepatan penurunan stunting membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Terima kasih banyak kami sampaikan kepada Ibu Ketua Forikan Kabupaten Ciamis beserta seluruh jajarannya hingga tingkat desa yang telah membantu terlaksananya kegiatan ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Camat Cikoneng Heri Riyanto, S.Sos., M.Si., menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai pemanfaatan ikan sebagai bahan pangan bergizi menjadi langkah strategis untuk membantu memenuhi kebutuhan protein anak sekaligus memperkenalkan pola konsumsi pangan sehat kepada keluarga.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Olahan ikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan protein anak dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam mencegah serta menekan stunting di Kecamatan Cikoneng,” ujar Heri.

Ia menambahkan, edukasi kepada orang tua harus terus diperkuat agar pemenuhan gizi anak dapat dilakukan secara berkelanjutan di lingkungan keluarga. Menurutnya, keberlanjutan menjadi kunci agar intervensi yang dilakukan memberikan dampak nyata terhadap kualitas kesehatan dan tumbuh kembang anak.

“Yang paling penting adalah keberlanjutan. Edukasi kepada orang tua dan pemanfaatan pangan lokal bergizi harus terus dilakukan,” katanya.

Heri turut menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Disnakkan yang telah memberikan perhatian dan dukungan terhadap upaya pemenuhan gizi masyarakat di Kecamatan Cikoneng.

Kegiatan serupa direncanakan terus dikembangkan ke sejumlah wilayah lainnya di Kabupaten Ciamis. Melalui sinergi pemerintah daerah, Forikan, pemerintah kecamatan, desa, keluarga, dan masyarakat, pemanfaatan pangan lokal bergizi diharapkan semakin optimal dalam mendukung tumbuh kembang anak serta memperkuat upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Ciamis. (Yan.P/M.Robby).