Kamis, Juni 25, 2026
Beranda KEMENTERIAN Kesan Miris, ”Disinyalir Program Menteri Pertanian Lahan dan Irigasi Tidak Terpasang Petunjuk...

Kesan Miris, ”Disinyalir Program Menteri Pertanian Lahan dan Irigasi Tidak Terpasang Petunjuk Teknis”

0
8

TASIKMALAYA–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS KEMENTERIAN—25-06-2026–Seiring Dengan berjalannya Program Pekerjaan pemasangan perpompaan ke saliran perpipaan di bidang pertanian itu bertujuan untuk mendistribusikan air secara efisien dari sumbernya langsung ke lahan dengan inisiatif yang merupakan utamanya di tujukan untuk mencegah kekeringan dan meminimalkan kehilangan air akibat penguapan atau peresapan tanah serta memastikan kebutuhan yang di perlukan mendapatkan pasokan air yang merata yang sehingga di utamakan daerah tadah hujan atau lahan kering, tentunya sesuai dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

Yang mana secara spesifik, program ini memiliki beberapa tujuan seperti, Meningkatkan Indeks Pertanaman, Meminimalkan risiko air terbuang atau bocor di perjalanan, Memperluas Lahan Produktif, Mendukung Beragam Komoditas dan Meningkatkan Pendapatan Petani yang lebih stabil dan melimpah untuk produktivitas pertanian secara keseluruhan dan meningkat sehingga mampu mendongkrak kesejahteraan petani.

Kilas Informasi Saat ini, Di salah satunya pekerjaan perpompaan dengan pengerjaan secara Swakelola Kelompok Tani Kenanga yang di bawah naungan UPKK Kenanga Desa Papayan Kecamatan Jatiwaras Kabupaten Tasikmalaya dengan nilai Anggaran Sebesar Rp. 155.700.000._ (Seratus Lima Puluh Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah) APBN Tahun Anggaran 2026.

Dalam pelaksanaan tersebut Program Kementerian Cq, Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi disinyalir tidak terpasangnya Gambar Petunjuk Teknis serta tidak adanya pekerja yang memakai alat pelindung keselamatan kerja (P3K) yang itu wajib harus di sediakan oleh kontraktor, dan juga di khawatirkan dengan berjalannya pekerjaan tersebut dengan tanpa adanya Bistek/Gambar itu akan mengakibatkan kualitas dan kuantitas tidak maksimal yang sehingga pengurangan pengurangan material akan menjadi dampak yang sebenarnya.

Selasa. 23/6/2026 Kami sebagai awak media ketika melaksanakan tugas kontrol sosial ke wilayah tersebut yang memang pekerjaan kontruksi bak penampung air masih dalam rancangan pemasangan kontruksi pembesian.

Ketika awak media di lokasi pekerjaan kami ingin bertemu dengan pelaksana kegiatan lapangan berinisial Y tapi dengan itu tidak bertemu, dan setelah itu kami menanyakan ke pekerja yang sedang membuat pola bekisting, ketika kami menanyakan kepada pekerja tersebut beliau menyampaikan sedang di luar lagi acara di sekolah.

Dengan adanya berita tayang ini sebagai langkah bentuk komfirmasi informasi awal untuk menggali informasi yang seakurat mungkin selanjutnya, Demi Asta Cita Program Pemerintah,   mengenai Program Pemerintah Kementerian Pertanian Cq. Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian.
Bersambung…

A. Firmansyah.