Sabtu, Oktober 3, 2026
Beranda TNI Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak memastikan Letjen TNI Muhammad...

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak memastikan Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa akan mengundurkan diri dari jabatan Wakil KSAD setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto

0
25
JAKARTA–INDOTIPIKOR.COM–MEDIA LOYALIS TNI—-Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak memastikan Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa akan mengundurkan diri dari jabatan Wakil KSAD setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) dalam perombakan kabinet pada Kamis, 1 Oktober 2026.
Maruli menegaskan setiap prajurit TNI aktif yang dipercaya menjadi pejabat negara wajib melepaskan dinas aktifnya.
“Harus (mundur). Kalau jadi pejabat negara harus pensiun,” kata Maruli, Jumat (2/10/2026).
Saleh mengisi posisi yang ditinggalkan Sudaryono, yang diangkat Prabowo menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Sudaryono menggantikan Dadan Hindayana yang ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Agung.
Jejak Karier Saleh Mustafa Sebelum Jadi Wamentan
Sebelum dipercaya sebagai Wamentan, Muhammad Saleh Mustafa menjabat Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad). Pria kelahiran Ternate, 14 Maret 1969, ini dikenal berprestasi sepanjang karier militernya.
Saleh merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1991, seangkatan dengan Jenderal Agus Subiyanto. Ia berasal dari kecabangan Infanteri dengan spesialisasi Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
Beragam pendidikan militer ditempuhnya, antara lain Sesarcabif, Dik PARA, dan Dik PARA Utama yang memperkuat kemampuan operasi khusus. Ia juga menuntaskan Dik Komando pada 1992, Diklapa I dan II, serta Dikreg Seskoad.
Pendidikan strategis lainnya meliputi Sesko TNI pada 2015 dan Lemhannas, yang membekalinya dengan wawasan kepemimpinan tingkat nasional.
Pengalaman panjang di pasukan elite menjadi bekal penting saat memegang berbagai tugas strategis di TNI AD. Kariernya dimulai dari jabatan-jabatan kunci di lingkungan Kopassus.
Ia pernah menjadi Komandan Batalyon 23 Grup 2/Kopassus dan Wakil Asisten Operasi (Waasops) Danjen Kopassus.
Pada 2012-2013, Saleh dipercaya memimpin Grup 1/Kopassus, salah satu satuan elite terpenting di struktur Kopassus.
Setelah itu, ia ditugaskan sebagai Asisten Operasi (Asops) Kasdam Iskandar Muda pada 2013-2015. Kariernya berlanjut dengan jabatan Danrem 132/Tadulako (2016–2017), Kasdam Jaya (2019—2021), dan Kaskogabwilhan II (2021–2022).
Menjelang jabatan Wakasad, Saleh memegang posisi Pangkostrad dari Desember 2023 hingga Juli 2024. Ia kemudian menjabat Inspektur Jenderal TNI pada Juli 2024 hingga Agustus 2025 sebelum diangkat menjadi Wakasad. Pengalaman di berbagai jabatan strategis ini membuatnya memiliki pemahaman komprehensif tentang struktur dan operasional TNI AD.–RED