Beranda blog Halaman 157

Rapat Pleno PDIP,” Tiga Kecamatan,” Topik,” Penjaringan dan Perluasan PAC Di Aula Pendopo Yupi SE.MM

0

Muara Enim/–INDOTIPIKOR.COM—/Dewan Pimpinan Cabang Partai PDI Perjuangan,” Liono Basuki, B.Sc, akrab di sapa ko Kiki Hadir langsung dalam rangka Rapat Pleno internal partai pengusulan Pimpinan Anak Cabang (PAC), turut hadir Sekjen DPC Akhmad Imam Mahmudi, termasuk Aan Kurniawan beserta rekan kader PDIP DPC tingkat Kabupaten Muara Enim

adapun topik bahasan Usulan Untuk PAC diperluas dan sekaligus penjaringan untuk posisi ketua PAC tingkat desa, sekretaris dan bendahara

Giat acara bertempat di Aula Pendopo Anggota DPRD Fraksi Partai PDIP dapil II yaitu Yupi Dasuki SE. MM,” adapun peserta rapat pleno ini di hadiri oleh kader-kader PDIP di wilayah 3 kecamatan yakni Kecamatan Empat Petulai Dangku, Rambang Niru dan Kecamatan Belimbing,” Selasa Siang ( 31/3/2026).

Ramai kehadiran kader-kader PDIP, termasuk Srikandi Kader PDIP Perempuan dari desa-desa di 3 kecamatan, kehadiran mereka disambut dengan baik dan ramah tamah oleh keluarga Besar Dasuki Alm eks Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim dan beliau senior pada masanya, dan kini di wariskan Kader PDIP untuk pengabdian turun-temurun Tetap solid, komitmen dan bertanggung jawab dirunkan pada anak-anak beliau,” salah satunya Yupi Dasuki SE.MM.

Saat kami awak media bercengkrama bersama Yupi Dasuki, SE. MM dan senada apa yang disampaikan ketua DPC,” Liono Basuki B.Sc,” beliau mengatakan,” saat momen silahturahmi rapat pleno seperti ini kita semua adalah sama,” kita sama-sama Kader PDIP, kita pejuang PDIP, kita tetap siap untuk selalu kompak, bersatu seperti apa yang tadi juga disampaikan oleh sekjen,” Akhmad Imam Mahmudi,” kedepannya kita upayakan tambah kader-kader muda untuk PDI Perjuangan,” merdeka…,” jelas Yupi Dasuki SE MM,” sembari beliau tersenyum ramah pada kami awak media.

Selanjutnya beliau menuturkan,” kita tetap mengacu petunjuk dari pimpinan pusat dan daerah,” kita semua sebagai kader PDI Perjuangan seperti slogan Utama yaitu Satya Eva Jayate,” kebenaran pasti menang,” menangkan rakyat dan fokus pada menjaga Pancasila, kita menyatu dengan rakyat dan menekankan kedekatan dengan rakyat, menjaga Pancasila serta merawat persatuan,” tutupnya penuh semangat…. merdeka… merdeka… merdeka….
(Pers : Nuramin Jafar)

Menteri Ekraf Terima Audiensi Film Meja Tanpa Laci yang Angkat Isu Kejujuran

0

Jakarta,–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS KEMENTERIAN— 30 Maret 2026 – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menilai film memiliki potensi lebih dari sekadar tontonan tematik tetapi juga membawa pesan moral. Salah satunya yaitu film Meja Tanpa Laci yang terinspirasi dari program inovatif anti-korupsi gagasan Andi Sri Ulva Baso, peraih Hoegeng Awards 2025 yang merupakan penghargaan bagi anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang berdedikasi, jujur, dan berintegritas tinggi.

“Bioskop mengutamakan film komersial yang menjanjikan. Promosi film ini harus segera dimulai dan lebih dimaksimalkan agar semakin terjamah masyarakat. Untuk itu, kita siap berkolaborasi dalam rantai nilai film tersebut,” ujar Menteri Ekraf saat menerima audiensi perwakilan film Meja Tanpa Laci di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta pada Senin, 30 Maret 2026.

Pertemuan ini bertujuan memperkenalkan karya film yang mengangkat nilai integritas dengan tagline ‘Susah untuk Jujur’. Melalui pendekatan visual yang ringan namun bermakna, film ini diharapkan mampu menyampaikan pesan kejujuran kepada masyarakat luas sekaligus menghadirkan alternatif tontonan yang relevan dengan realitas sosial.

Produser film, Deden Ridwan, menuturkan bahwa produksi ini bertujuan menghadirkan narasi positif yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

“Tujuan film ini diharapkan agar masyarakat dapat mengetahui orang baik-baik di negeri ini masih ada, itu yang mau dibangun dengan lebih menghibur, memberikan nuansa baru untuk film yang integritas yang lebih menghibur, kami coba menghadirkan integritas yang ringan agar pesan-pesan sampai ke masyarakat, agar ekosistem ekonominya muncul,” ujarnya.

Film Meja Tanpa Laci memiliki sinopsis mengikuti kisah Dipa, seorang polisi muda yang menjunjung tinggi integritas di tengah sistem yang sarat praktik suap. Dalam penyelidikannya atas hilangnya seorang pemuda, Dipa menemukan keterkaitan dengan jaringan narkoba yang beroperasi di balik distribusi sembako.

Di tengah tekanan dari atasan, ancaman mafia, serta konflik personal yang semakin kompleks, ia dihadapkan pada pilihan sulit antara mempertahankan prinsip atau menyerah pada sistem yang ingin membungkamnya.

Kementerian Ekraf menyambut baik inisiatif ini sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem industri film Indonesia. Kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri diharapkan mampu memperluas jangkauan distribusi, meningkatkan kualitas produksi, serta menciptakan dampak ekonomi yang berkelanjutan.

Turut hadir dalam audiensi tersebut yaitu Produser Eksekutif Riki Handayani, Sutradara Ody C. Harahap, Asisten Produser Ali Irani dan Faila.

Menteri Ekraf didampingi oleh Direktur Film, Animasi, dan Video Doni Setiawan, Tenaga Ahli Menteri Bidang Media Rocklin Aprilius Anderson, serta Tenaga Ahli Menteri Bidang Isu Media dan Opini Publik Hasbil Mustaqim Lubis.

Kiagoos Irvan Faisal
Kepala Biro Komunikasi
Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif

Membaca Jejak Kelam 1907: Mengapa Talaud Tak Boleh Lupa

0

INDOTIPKOR.COM—KILAS INFO—Sejarah seringkali berulang bukan utk menakuti, melainkan utk menguji sejauh mana kita belajar. Di ujung utara utara Nusantara, tepatnya pada dini hari 30 Maret 1907, Kepulauan Talaud pernah diguncang oleh kekuatan alam yg dahsyat. Sebuah gempa tektonik berkekuatan 7,3 memicu tsunami setinggi 4 meter yg menyapu pesisir Pulau Karakelang. Air laut merangsek sejauh 50 meter ke daratan, menghancurkan permukiman, dan meninggalkan trauma mendalam yg kini mulai memudar dari ingatan kolektif kita.

Peristiwa 1907 bukanlah sekadar angka dlmcatatan geologi. Ia adalah pengingat bahwa Talaud berdiri di atas “panggung” tektonik yg sangat dinamis. Diapit oleh zona subduksi Lempeng Laut Filipina dan Subduksi Sangihe, wilayah ini secara alami merupakan daerah rawan tsunami, termasuk tsunami lokal. Masalah utamanya bkn hny pada besarnya guncangan, melainkan pada waktu.

Dalam tsunami lokal seperti yg tjd satu abad lalu, “Golden Time” atau waktu evakuasi sangatlah sempit—seringkali kurang dari 10-20 menit. Artinya, menunggu sirine peringatan dini atau instruksi resmi terkadang menjadi kemewahan yg tidak kita miliki.

Mitigasi: Antara Teknologi dan Naluri

Belajar dari tragedi 1907, mitigasi bencana di Kep. Talaud harus bergeser dari sekadar mengandalkan alat canggih menuju penguatan kapasitas masyarakat. Ada 3 pilar utama yg harus ditegakkan:
1. Evakuasi Mandiri sebagai Refleks: Masyarakat pesisir harus menanamkan doktrin bahwa gempa kuat atau gempa lemah yg berdurasi lama adalah “sirine alami”. Jangan menunggu air surut untuk berlari. Segera menuju tempat tinggi atau bangunan vertikal yg kokoh.
2. Menghidupkan “Smong” Versi Talaud: Kita butuh narasi sejarah yg diwariskan antar generasi. Jika masyarakat di Simeulue selamat dari tsunami 2004 berkat cerita rakyat Smong, maka warga Talaud harus terus menceritakan peristiwa 1907 sebagai pengingat bahwa laut bisa kembali mengambil ruangnya sewaktu-waktu.
3. Benteng Alam dan Tata Ruang: Pembangunan di pesisir tdk boleh serampangan. Penanaman vegetasi pantai seperti mangrove dan cemara laut bukan sekadar penghijauan, melainkan “breaker” atau pemecah energi gelombang yg terbukti efektif melindungi pemukiman.

Penutup

Tsunami 1907 adalah pesan bisu dari masa lalu yang dikirimkan kepada kita yg hidup di masa kini. Kerusakan pemukiman dan landaan air sejauh 50 meter saat itu adalah bukti bahwa pesisir kita memiliki batas yg harus dihormati.

Kita tidak bisa menghentikan pergeseran lempeng di bawah kaki kita, namun kita bisa memilih utk tdk menjadi korban. Mitigasi terbaik bukanlah alat yg tertanam di laut, melainkan pengetahuan yg tertanam di kepala setiap warga. Sudah saatnya kita berhenti memperlakukan sejarah sebagai arsip berdebu, dan mulai menjadikannya kompas untuk keselamatan masa depan.

*Dr. Daryono, wakil Ketua Ikatan Ahli Bencana Indoensia (IABI)

Menteri Pariwisata Dorong Japan Airlines (JAL) Buka Konektivitas ke Kota-Kota di Indonesia

0

Tokyo,–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS KEMENTERIAN— 30 Maret 2026 – Menteri Pariwisata Republik Indonesia Widiyanti Putri Wardhana melakukan pertemuan bilateral dengan Japan Airlines (JAL) di Tokyo untuk memperkuat konektivitas udara serta kolaborasi promosi pariwisata antara Indonesia dan Jepang.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Pariwisata menyampaikan apresiasi atas kontribusi Japan Airlines dalam menghubungkan kedua negara melalui layanan penerbangan Tokyo–Jakarta yang selama ini berperan penting dalam mendukung mobilitas wisatawan, perjalanan bisnis, serta pertukaran masyarakat Indonesia dan Jepang.

Hubungan pariwisata kedua negara menunjukkan tren yang sangat positif. Pada tahun 2025, Indonesia mencatat lebih dari 380 ribu kunjungan wisatawan Jepang, meningkat lebih dari 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sebaliknya, lebih dari 636 ribu wisatawan Indonesia berkunjung ke Jepang pada periode yang sama, sehingga total pertukaran wisatawan kedua negara telah melampaui satu juta perjalanan.

Dalam pertemuan tersebut, Indonesia juga mendorong penguatan konektivitas udara untuk mengimbangi tingginya minat perjalanan antara kedua negara. Saat ini kapasitas kursi penerbangan langsung Indonesia–Jepang mencapai sekitar 685 ribu kursi per tahun dengan 46 penerbangan per minggu, yang masih berada di bawah potensi permintaan perjalanan wisata kedua negara.

“Konektivitas udara merupakan faktor kunci dalam memperkuat arus wisatawan antara Indonesia dan Jepang. Kami berharap Japan Airlines dapat mengeksplorasi peluang memperluas layanan ke Indonesia, termasuk penambahan frekuensi penerbangan ke Bali serta membuka akses menuju destinasi prioritas seperti Yogyakarta,” ujar Menteri Pariwisata.

Yogyakarta dinilai memiliki potensi besar bagi wisatawan Jepang karena kekayaan warisan budaya serta kedekatannya dengan Candi Borobudur, salah satu situs warisan dunia UNESCO. Destinasi ini juga didukung oleh Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) yang mampu melayani pesawat berbadan lebar.

Selain konektivitas, kedua pihak juga membahas peluang kolaborasi promosi pariwisata melalui berbagai platform milik Japan Airlines, termasuk in-flight magazine, kanal digital, dan jaringan JAL Mileage Bank, yang dapat terintegrasi dengan kampanye Wonderful Indonesia.
Kementerian Pariwisata juga mendorong penyelenggaraan familiarization trip bagi agen perjalanan, media, dan influencer Jepang untuk meningkatkan pemahaman pasar serta memperluas promosi destinasi Indonesia di Jepang.

Melalui pertemuan ini, Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi dengan Japan Airlines sebagai mitra strategis dalam mendukung pertumbuhan pariwisata, meningkatkan konektivitas udara, serta mempererat hubungan antar masyarakat kedua negara.

Biro Komunikasi

Kementerian Pariwisata

Praka Farizal Rhomadhon seorang anggota TNI yang gugur akibat serangan Israel di Lebabon.

0
INDOTIPIKOR.COM–KILAS INFO TNI—Praka Farizal Rhomadhon merupakan pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
Dalam rilisnya, UNIFIL Praka Farizal Rhomadhon gugur usai terkena proyektil yang menghantam salah satu pos penjagaan pada Minggu (29/3/2026) waktu setempat.
Menurut UNIFIL proyektil tersebut meledak di salah satu pos jaga di dekat Desa Adchit al Qusayr di Lebanon Selatan.
“Seorang penjaga perdamaian tewas secara tragis tadi malam ketika sebuah proyektil meledak di posisi UNIFIL dekat Adchit al Qusayr,” demikian pernyataan UNIFIL dikutip Senin (30/3/2026).
Praka Farizal Rhomadhon lahir di Kulon Progo, pada 3 Januari 1998.
Beliau meninggal dunia di usia 28 tahun.
Ia tercatat sebagai personel di kesatuan Yonif 113/JS Brigif 25/Suwah Dam IM dengan jabatan terakhir sebagai Taban Provost 1 Ru Provost Kima.
Praka Farizal Rhomadhon gugur meninggalkan seorang istri bernama Fafa Nur Azila (25) dan seorang anak Shanaya Almahyra Elshanu (2).
Selama ini keluarga Praka Farizal Rhomadhon tinggal di Asrama Militer (Asmil) Kima Yonif 113/JS, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh.
Praka Farizal menikah dengan Fafa Nur Azila pada 4 Juli 2023 lalu, dan baru dikaruniai seorang putri cantik bernama Shanaya Almahyra Elshanu.
Hingga saat ini pihak TNI masih berkoordinasi dengan pihak keluarga terkait pemakaman almarhum.
Sumber : TVONENEWS

Pascalibur Idulfitri, Kodim 0613/Ciamis Gelar Upacara dan Pererat Kebersamaan Prajurit

0

CIAMIS–INDOTIPIKOR.COM—CIAMIS NEWS—Sebagai langkah awal kembali menjalankan tugas pasca cuti bersama Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 M, Kodim 0613/Ciamis menggelar upacara bendera yang dirangkaikan dengan kegiatan Halal Bihalal di halaman Makodim, Senin (30/3/2026).

Kegiatan ini menjadi sarana untuk membangkitkan kembali etos kerja, kedisiplinan, serta komitmen pengabdian para prajurit dalam menjalankan tugas kewilayahan.

Usai pelaksanaan upacara, seluruh personel mengikuti Halal Bihalal yang berlangsung penuh kehangatan. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk saling bersilaturahmi, memperkuat hubungan emosional, serta menumbuhkan rasa kebersamaan di lingkungan satuan.

Dandim 0613/Ciamis, Letkol Antonius Ari Widiono, S.Sos., M.Hum., dalam arahannya menekankan bahwa kebersamaan dan kekompakan merupakan modal utama dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas.

Ia juga mengajak seluruh prajurit untuk menjadikan momen Idulfitri sebagai titik awal meningkatkan integritas, profesionalisme, serta loyalitas terhadap institusi dan masyarakat.

“Semangat kebersamaan yang kita bangun hari ini harus menjadi kekuatan dalam pelaksanaan tugas ke depan. Mari kita jaga kekompakan dan terus berikan pengabdian terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.

Suasana kekeluargaan terlihat jelas saat seluruh anggota saling berjabat tangan dan bermaaf-maafan. Hal ini menjadi cerminan kuatnya solidaritas serta keharmonisan di lingkungan Kodim 0613/Ciamis.Editor (Yan.P/M.Robby).

Tim Penyidik JAM PIDSUS Melakukan Rangkaian Penggeledahan di 14 Titik Lokasi Perkara Pertambangan Tersangka ST

0

INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS KEJAGUNG RI—Tim Penyidik pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Khusus (JAM PIDSUS) telah melakukan serangkaian tindakan penggeledahan terhadap beberapa lokasi yakni rumah Tersangka ST, rumah beberapa saksi dan kantor-kantor perusahaan milik Tersangka ST atau yang terafiliasi dengan tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan dalam pengelolaan pertambangan PT AKT di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah pada Tahun 2016 s.d. tahun 2025.
Adapun kegiatan penggeledahan terjadi di 14 titik lokasi yang terdiri dari:
Provinsi Daerah Khusus Jakarta dan Jawa Barat sebanyak 10 lokasi yakni:
Kantor PT AKT;
Kantor PT MCM (terafiliasi dengan PT AKT atau Tersangka ST);
Rumah atau tempat tinggal Tersangka ST;
Tempat tinggal beberapa saksi.

Provinsi Kalimantan Tengah sebanyak 3 lokasi yakni:
Kantor PT AKT;
Kantor KSOP;
Kantor Kontraktor Tambang PT ARTH

Provinsi Kalimantan Selatan yang berlokasi di PT MCM.
Dalam penggeledahan tersebut, Tim Penyidik menemukan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan kegiatan operasional tambang batu bara PT AKT beserta afiliasinya berupa dokumen terkait pengeboran PT AKT, barang bukti elektronik berupa alat komunikasi, CPU dan server serta uang tunai mata uang asing, untuk kemudian dilakukan penyitaan.
Penggeledahan dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: Prin-14/F.2/Fd.2/03/2026 tanggal 25 Maret 2026 jo. Nomor: Prin-25a/F.2/Fd.2/03/2026 tanggal 26 Maret 2026 Jo. Surat Perintah Penggeledahan Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: Print-85/F.2/Fd.2/03/2026 Tanggal 25 Maret 2026.

Jakarta, 30 Maret 2026
KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM

REDAKSI

DANDAN RAMDAN-SITI FATIMAH

Lantik Pejabat Pengelola Barang dan Jasa, Ketua PT Surabaya Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas

0

INDOTIPIKOR.COM-MEDIA FORSIMEMA RI—Ketua Pengadilan Tinggi Surabaya melantik Agung Tiur Baskoro sebagai pejabat pengelola barang dan jasa, tekankan profesionalisme dan akuntabilitas.

Ketua Pengadilan Tinggi Surabaya secara resmi melantik Agung Tiur Baskoro sebagai pejabat pengelola barang dan jasa pada Jumat (27/3).

Sebelumnya Agung Tiur Baskoro bertugas di Pengadilan Negeri Malang, dan kini dipercaya mengemban amanah baru di PT Surabaya.

Dalam sambutannya, Sujatmiko, Ketua Pengadilan Tinggi Surabaya menegaskan bahwa pengelolaan barang dan jasa merupakan fungsi vital yang menuntut profesionalisme dan kepatuhan terhadap regulasi.

“Pejabat yang dilantik diharapkan mampu menguasai tugas-tugasnya secara menyeluruh, sehingga unit kerja dapat menjalankan fungsi pelaporan sesuai koridor hukum,” terang Sujatmiko.
Pelantikan ini juga menekankan pentingnya memedomani Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025 sebagai penyempurnaan dari Perpres Nomor 16 Tahun 2018, serta Surat Keputusan Sekretariat Mahkamah Agung yang berkaitan dengan tata kelola barang dan jasa.

“Dengan demikian, setiap langkah pengelolaan diharapkan berjalan transparan, akuntabel, dan mendukung kinerja lembaga peradilan,” tutup pria kelahiran Kulon Progo tersebut.

Acara pelantikan berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran pejabat struktural dan fungsional Pengadilan Tinggi Surabaya. Momentum ini menjadi bagian dari komitmen institusi untuk terus meningkatkan tata kelola, integritas, dan pelayanan publik di bidang peradilan.

Untuk mendapatkan Berita atau Artikel Terbaru MARINews, Follow Channel Whatsapp: MARINews

Penulis: Andi Ramdhan Adi Saputra

Humas MA, Jakarta
Senin,30 Maret 2026

Buka Musrenbang 2027, Bupati Ciamis: Kita akui Fiskal Turun, Semangat dan Partisipasi semua eleman Harus Naik untuk Pembangunan Ciamis

0

Ciamis, —–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA AWDI JABAR— Pemerintah Kabupaten Ciamis menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Aula Adipati Angganaya Bapperida, Senin (30/3/2026). Kegiatan ini merupakan tahapan strategis dalam proses perencanaan pembangunan daerah untuk menyepakati prioritas program, kegiatan, serta arah kebijakan pembangunan tahun mendatang.

Musrenbang RKPD ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, DPRD, perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kementerian Dalam Negeri, jajaran perangkat daerah, akademisi, serta berbagai elemen masyarakat. Sebelumnya, rangkaian penyusunan RKPD telah melalui berbagai tahapan, mulai dari musrenbang tingkat desa dan kecamatan, forum perangkat daerah, hingga pra-musrenbang yang dilaksanakan untuk menyelaraskan kebutuhan masyarakat dengan rencana pembangunan daerah.

Mengawali sambutannya, Bupati Ciamis H. Herdiat Sunarya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para narasumber serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Musrenbang. Ia berharap materi yang disampaikan dapat memberikan manfaat nyata bagi kemajuan pembangunan di Kabupaten Ciamis.

Bupati mengakui bahwa secara data, kondisi fiskal daerah mengalami penurunan. Namun demikian, ia menegaskan bahwa semangat pembangunan tidak boleh surut. Menurutnya, kekuatan utama Ciamis justru terletak pada tingginya partisipasi masyarakat.

“Secara angka fiskal kita memang menurun, tetapi partisipasi masyarakat justru meningkat luar biasa. Contohnya, bantuan rutilahu dari pemerintah sebesar Rp20 juta bisa berkembang menjadi Rp100 juta berkat gotong royong masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa efisiensi anggaran yang mencapai Rp174 miliar tidak menjadi penghalang dalam melaksanakan pembangunan. Bupati menekankan bahwa pembangunan tidak semata bergantung pada besarnya APBD, melainkan juga pada semangat dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

Selain pembangunan fisik, Bupati menyoroti pentingnya pembangunan nonfisik, terutama dalam membangun karakter dan mental masyarakat. Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap isu sosial seperti perlindungan anak, kekerasan seksual, dan perundungan.

“Kita semua memiliki tanggung jawab dalam melindungi anak dan perempuan. Ini harus menjadi perhatian serius bersama,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap berbagai fenomena sosial di masyarakat. Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menjaga kondusivitas daerah.

Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa Musrenbang tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial. Ia meminta seluruh perangkat daerah untuk benar-benar memaksimalkan perencanaan agar selaras dengan kemampuan fiskal dan kebutuhan masyarakat.

“Kita harus realistis, perencanaan harus sesuai dengan kondisi fiskal. Namun tetap optimis, karena tidak ada yang sulit jika kita bersungguh-sungguh,” ungkapnya.

Bupati juga menegaskan komitmennya dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tanpa memberatkan masyarakat. Ia menolak kebijakan yang berpotensi menyengsarakan rakyat, dan lebih memilih menggali potensi daerah secara bijak dan berkelanjutan.

Menurutnya, Kabupaten Ciamis memiliki potensi sumber daya alam yang besar, seperti lahan subur dan sumber air melimpah. Namun, pemanfaatannya harus tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.

“Kita punya potensi besar, seperti tambang di Pamarican dan Purwadadi. Tapi kita tidak ingin merusak alam hanya untuk mengejar PAD. Kita ingin mewariskan lingkungan yang baik untuk generasi mendatang,” jelasnya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati menyampaikan optimisme bahwa meskipun dihadapkan pada berbagai keterbatasan, pembangunan di Kabupaten Ciamis akan tetap berjalan dengan baik melalui semangat pengabdian, kebersamaan, dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

PROKOPIM CIAMIS

MAT ROBI SENTER AWDI CIAMIS JABAR

Mendes Yandri Ajak Keluarga Besar Kemendes PDT Sukseskan Program Prioritas Nasional

0

Jakarta —INDOTIPIKOR.COM–MEDIA LOYALIS KEMENTERIAN—– Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto bersama Wakil Mendes PDT Ahmad Riza Patria menghadiri Apel Bersama di lingkungan Kemendes PDT dan Halalbilhalal Idul Fitri 1447 Hijriyah di Lapangan parkir Kantor Kemendes Kalibata, Senin (30/3/2026).

Dalam kesempatan itu, Mendes Yandri mengajak keluarga besar Kemendes PDT untuk kembali melanjutkan pengbadian kepada Bangsa dan Negara setelah berlebaran Idul Fitri bersama Sanak Saudara di kampung halaman.

“Mari kita lanjutkan lagi kerja cerdas dan kerja ikhlas untuk memastikan program Presiden Prabowo Subianto dapat terlaksanan secara tuntas ke masyarakat,” kata Mantan Wakil Ketua MPR RI ini.

Utamanya, kata Mendes Yandri, program yang kaitannya dengan Asta Cita ke enam yaitu Membanguna dari Desa dan dari Bawah untuk Pemerataan Ekonomi dan Pemberantasan Kemiskinan. Pasalnya, jika Asta Cita ini sukses maka sejatinya kesuksesan bangsa ini.

Mendes Yandri mengajak seluruh Keluarga Besar Kemendes PDT untuk turut menyukseskan program strategis nasional yang menyasar desa seperti Koperasi Desa Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis.

“Mari kawal program ini untuk memberikan informasi yang jelas dan detail jika ada yang nyinyir dengan memaksimalkan media sosial agar program itu berjalan dengan baik,” kata mantan Ketua Komisi VIII DPR ini.

Mendes Yandri juga meminta seluruh keluarga Besar Kemendes PDT untuk lebih memahami dan mengetahui 12 Aksi Prioritas Nasional agar bisa berkontribusi untuk menyelesaikan persoalan pembangunan di desa.

Keluarga Besar Kemendes PDT juga diminta untuk terus lakukan kolaborasi dan kerjasama untuk menyukseskan program kerja Kemendes PDT.

“Selamat Hari Raya Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir Batin jika kami miliki kesalahan dan kekhilafan selama berinteraksi,” kata Mendes Yandri.

Setelah Apel, dilanjutkan dengan acara silaturahmi antara Mendes Yandri dan Wamendes Ariza dengan seluruh keluarga besar Kemendes PDT

Turut hadir dalam acara ini, Sekjen Kemendes PDT Taufik Madjid, Irjen Masyhudi, Penasehat DWP Eliza Sumarlin, Ketua DWP Kemendes Irma Yulia, Pejabat Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kemendes PDT.

Teks: Firman/Humas