INDOTIPIKOR.COM–MEDIA FORSIMEMA RI—Dalam arahannya, para Hakim Agung menekankan pentingnya menjaga independensi, penegakan kode etik, peningkatan kapabilitas teknis adili, serta sinkronisasi penanganan perkara perdata, pidana, maupun agama agar senantiasa memberikan rasa keadilan yang nyata bagi masyarakat Banten.
Dalam upaya meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan yudisial, tiga Hakim Agung dari Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA RI) menggelar Kegiatan Pembinaan Teknis dan Administrasi Yudisial yang dipusatkan di Aula Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Banten pada Selasa (29/9).
Kegiatan yang dilaksanakan berdasarkan Surat Wakil Ketua MA Bidang Non-Yudisial Nomor 156/WKMA.NY/UND.HM3.1.2/IX/2026 ini dihadiri langsung oleh tiga Hakim Agung dari lintas kamar peradilan yakni Dr. Hj. Nurul Elmiyah, S.H., M.H. (Hakim Agung Kamar Perdata), Dr. H. Sigid Triyono, S.H., M.H. (Hakim Agung Kamar Pidana) dan Dra. Hj. Muhayah, S.H., M.H. (Hakim Agung Kamar Agama).
Sambutan Ketua PTA Banten:
Pembinaan Berkelanjutan untuk Kawal Depan Peradilan
Mengawali acara, Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Banten selaku tuan rumah menyampaikan ucapan selamat datang kepada para Hakim Agung beserta rombongan di Banten, “Bumi Jawara”. Dalam sambutannya, beliau menyambut baik dan bersyukur atas digelarnya agenda pembinaan ini.
“Kami peserta pembinaan, baik dari tingkat banding sebagai kawal depan (voorpost) Mahkamah Agung maupun tingkat pertama sebagai ujung tombak pelaku kekuasaan kehakiman, dalam melaksanakan tugas dan fungsi pelayanan peradilan tentu memerlukan pengawasan dan pembinaan secara berkelanjutan”, tegas Ketua PTA Banten.
Ia menegaskan bahwa seluruh peserta telah siap menerima pencerahan dan informasi terkini dari para Hakim Agung Pengawas dan Pembina Daerah.
Pelaksanaan Pembinaan Dilakukan Secara Hybrid
Kegiatan pembinaan ini dilaksanakan secara hybrid. Sebanyak 61 peserta hadir secara tatap muka (luring) di Aula PTA Banten, yang meliputi jajaran pimpinan dan Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi (PT) Banten, Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Banten, serta pimpinan dan Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Serang.
Sementara itu, Ketua, Wakil Ketua, serta seluruh Hakim Tingkat Pertama dari Pengadilan Negeri (PN) dan Pengadilan Agama (PA) se-wilayah Banten turut antusias mengikuti jalannya arahan secara online melalui aplikasi Zoom Meeting.
Dalam arahannya, para Hakim Agung menekankan pentingnya menjaga independensi, penegakan kode etik, peningkatan kapabilitas teknis adili, serta sinkronisasi penanganan perkara perdata, pidana, maupun agama agar senantiasa memberikan rasa keadilan yang nyata bagi masyarakat Banten.
Sesi pembinaan juga diisi dengan diskusi interaktif, di mana para hakim di wilayah Banten memanfaatkan kesempatan ini untuk berkonsultasi mengenai berbagai permasalahan teknis penanganan perkara serta isu-isu hukum krusial yang dihadapi dalam praktik persidangan.
Dengan diselenggarakannya kegiatan pembinaan ini, diharapkan seluruh jajaran peradilan di wilayah Banten semakin solid, profesional, dan konsisten memberikan pelayanan keadilan yang transparan serta akuntabel demi menjaga kepercayaan publik terhadap institusi peradilan.
Melalui agenda pembinaan terpadu ini, diharapkan seluruh jajaran aparatur yudisial di wilayah Banten dapat terus memperkuat komitmen kelembagaan menuju badan peradilan yang agung dan terpercaya.
Untuk mendapatkan Berita atau Artikel Terbaru MARINews, Follow Channel Whatsapp: MARINews
Penulis: Muzhar Khotib
Perkuat Integritas Dan Kualitas Putusan, Tiga Hakim Agung Gelar Pembinaan Yudisial Se-Wilayah Banten
Jakarta, Humas MA
Rabu, 30 September 2026
REDAKSI
WHACHAMEUH





