Pali/–INDOTIPIKOR.COM—/Dugaan tender pekerjaan galian pergunakan alat berat excavator mini untuk pemasangan pipa fiber migas milik Pertamina Hulu Rokan Zona 4 di wilayah kerja Pertamina Adera Field tidak dipertanyakan standar teknis pekerjaan dan berpotensi diduga rugikan negara di Desa Benuang patung kuda talang ubi,” Rabu (23/4/2026)
Adapun yang kami maksud berpotensi merugikan negara adalah karena pemasangan pipa fiber migas ini pergunakan alat berat excavator mini berpotensi kupas pipa migas yang sudah di reving ( dibalut pengaman) dan ini kami temukan saat penggalian tersebut paket excavator mini merusak pembalut reving pipa Migas hingga terkelupas dan ini untuk jangka panjang jika tidak diperbaiki akan menyebabkan pipa cepat korosi karena terkubur di dalam tanah,” nian itu ada pipa reving terkelupas dan kemungkinan sudah di tutup tanah,” sebut seseorang yang identitasnya engan disebutkan.
Adapun hal lainnya yang kami lihat galian pipa fiber migas ini sudah memasuki wilayah bahu jalan, secara teknis kita semua tahu bahwa pipa fiber dimungkinkan tidak kuat tekanan dan rentan bocor jika terlindas oleh kendaraan berat, dan bahu jalan sering dipergunakan untuk stanby kendaraan berat saat berlintasan dengan kendaraan lainnya,” ini jalan memang khusus mobilisasi satu-satunya kendaraan berat pengeboran minyak dan gas Milik Pertamina blok Benuang termasuk aktivitas warga ke kebun karet dan sawit.
Saat kami awak media bincang-bincang bersama warga masyarakat setempat,” mereka mengatakan,” PT. Citra Laya Tama Raya, dipertanyakan juga Pemasangan dan galian pipa fiber di bahu jalan,”
Mengapa dibiarkan pisau paket alat berat excavator mini dugaan kikis hingga rusak pembalut pengaman pipa (reving )hingga terkupas dan ini seharusnya di perbaiki karena untuk jalur migas jangka panjang,” jelasnya
Dan beliau pun mempertanyakan lagi,” Kok kenapa di biarkan saja ini oleh pihak Pertamina, ini ancaman perlindungan lingkungan, keselamatan masyarakat sekitar dan dampak kerugian bagi negara,”
Dimana pengawasan dari PHR Zona 4 dan Pertamina Adera,” galian pipa fiber migas ini baiknya digeser tidak ke bahu jalan dan gunakan opsi lain selain alat berat excavator,” tutupnya.
Saat ini kami awak media bercengkrama bersama pekerja galian pipa fiber migas dilapangan,” mereka mengatakan,” tidak bisa di geser dari bahu jalan karena banyak pipa migas reving tertanam di dalam tanah,” ini pak, sembari mereka menunjukkan fakta di lapangan, bawa kami melihat kondisi tersebut.
Namun dugaan kami pekerjaan ini terkesan dipaksakan, banyaknya pipa reving tidak menghalangi untuk gali tempat pipa fiber 6 inchi selagi di lakukan manual, jaga-jaga antisipasi merusak pipa migas direving jika tidak dilakukan dengan alat berat excavator.
Kami awak media sangat kawatir jangka panjang suatu saat ada kendaraan angkutan berat Pertamina amblas karena terlalu dekat galian pipa fiber migas ini dengan jalan, termasuk kendaraan masyarakat hasil panen dan berpotensi cederai pipa fiber migas hingga cemari lingkungan perkebunan warga berpotensi merugikan Pertamina dan merugikan negara,” persoalan ini untuk segera di evaluasi pengawasan ketat dari perusahaan pemberi tender pekerjaan, perkara migas adalah perkara serius, apalagi kami dapat keterangan dari pekerja bahwa pres Migas pipa fiber 6 Inchi ini capai 1000 psi.
(Pers : Nuramin Jafar)




