Tasikmalaya ––INDOTIPIKOR.COM— Suasana religius menyelimuti Gedung Keagamaan Desa Parungponteng, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (2/8/2026), saat Pengajian Muslimat Tingkat Desa Parungponteng digelar. Kegiatan yang dihadiri sekitar 13 DKM beserta jamaah tersebut turut dihadiri anggota Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0612/Tasikmalaya, menjadi ruang silaturahmi sekaligus penguat semangat kebersamaan dalam menyukseskan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).
Dalam sambutannya, Kepala Desa Parungponteng, H. Entis Sutisna, menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah menunjukkan kepedulian luar biasa terhadap pelaksanaan TMMD Ke-129. Menurutnya, dukungan warga tidak hanya berupa tenaga, tetapi juga penyediaan konsumsi bagi personel Satgas yang bekerja setiap hari di lapangan.
Ia juga memaparkan perkembangan pembangunan beserta sejumlah kendala yang dihadapi selama proses pelaksanaan. Meski demikian, progres pekerjaan hingga saat ini menunjukkan hasil yang menggembirakan.
Di hadapan jamaah, H. Entis Sutisna turut memohon doa agar diberikan kesehatan karena kondisi fisiknya sedang menurun. Ia juga mengajak seluruh masyarakat mendoakan personel Satgas TMMD agar senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, dan kelancaran dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.
Sementara itu, Ustadz Asep Mustofa mengajak masyarakat terus mendukung program-program Pemerintah Desa, termasuk menyukseskan pelaksanaan TMMD sebagai bentuk ikhtiar bersama membangun desa.
Pada tausiyahnya, Ustadz Asep Aziz Muslim mengingatkan jamaah agar senantiasa menjadikan perintah Allah SWT sebagai pedoman dalam setiap langkah kehidupan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan akan semakin bermakna apabila dibarengi dengan keimanan, ketakwaan, dan semangat saling membantu.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin Ustadz Idris, memohon keberkahan bagi masyarakat Desa Parungponteng, kelancaran seluruh rangkaian TMMD Ke-129, serta keselamatan seluruh personel yang sedang mengabdi di lapangan.
Selain pengajian, kegiatan juga diisi dengan pengumpulan infak dari jamaah sebagai wujud kepedulian dan semangat berbagi dalam mendukung berbagai kegiatan keagamaan dan sosial di lingkungan masyarakat.
TMMD bukan hanya membangun infrastruktur desa, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI, pemerintah desa, tokoh agama, dan masyarakat. Dari ruang pengajian, lahir doa, dukungan, dan semangat gotong royong yang menjadi fondasi penting bagi keberhasilan pembangunan serta terwujudnya desa yang maju, religius, dan harmonis.





