CIAMIS,Ciamis News,Indotipikor –com–MEDIA NASIONAL GROUP
Pengelolaan zakat berbasis pemberdayaan ekonomi masyarakat menjadi salah satu inovasi yang dibawa Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS di Jakarta, 13- 15 Oktober 2026.
Melalui konsep “UPZ Berdaya Menuju Kampung Zakat Paripurna”, BAZNAS Ciamis memaparkan strategi penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang terintegrasi dengan sistem digital, pembinaan kelembagaan, dan layanan keuangan syariah. Model ini diarahkan untuk memperluas manfaat zakat sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat hingga tingkat desa.
Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Ciamis, Dr. Wasdi, M.Si., yang mewakili Ketua BAZNAS Ciamis, menjelaskan bahwa zakat memiliki potensi besar sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat apabila dikelola secara terarah, transparan, dan berkelanjutan.
Menurutnya, penguatan UPZ di tingkat desa dan kelurahan menjadi langkah strategis untuk mendekatkan layanan zakat kepada masyarakat. Dengan pengelolaan yang terstruktur, zakat diharapkan tidak berhenti pada pemberian bantuan konsumtif, tetapi mampu membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan penerima manfaat.

BAZNAS Ciamis menyiapkan enam tahapan pengembangan, mulai dari konsolidasi kelembagaan, perluasan jaringan UPZ, pemetaan kinerja penghimpunan, pengembangan Kampung Zakat, integrasi dengan ekosistem ekonomi syariah, hingga pencapaian Kampung Zakat Paripurna yang berorientasi pada inklusi dan kemandirian ekonomi.
Saat ini, BAZNAS Ciamis mengelola 417 UPZ yang mencakup 27 kecamatan, 265 desa dan kelurahan, 55 lembaga vertikal dan SKPD, 40 majelis taklim, serta tiga masjid besar. Jaringan tersebut menjadi modal penting dalam memperluas penghimpunan dan pendistribusian zakat agar semakin menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Untuk meningkatkan efektivitas pembinaan, UPZ desa dan kelurahan dikelompokkan berdasarkan capaian penghimpunan, yakni Grade A dengan nilai lebih dari Rp10 juta, Grade B sebesar Rp5 juta hingga Rp10 juta, dan Grade C di bawah Rp5 juta. Sistem ini didukung pemantauan melalui dashboard kinerja berbasis Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA).
Pendekatan berbasis data tersebut ditujukan untuk membantu menentukan pola pendampingan sesuai kapasitas setiap UPZ. Dalam pemaparannya, BAZNAS Ciamis juga menyampaikan capaian pertumbuhan pengumpulan dengan angka compound annual growth rate (CAGR) sebesar 22,41 persen.
Inovasi lainnya dilakukan melalui integrasi UPZ dengan Unit Layanan Keuangan Syariah (ULKS) yang berkolaborasi dengan agen Bank Syariah Indonesia (BSI). Program ini telah mengaktifkan sembilan titik layanan di Desa Panjalu, Maparah, Sukadana, Margaharja, Purwadadi, Cisontrol, Neglasari, Kawali, dan Margajaya.
Kehadiran layanan tersebut diharapkan memperluas akses masyarakat terhadap transaksi keuangan digital, layanan perbankan, serta pembayaran zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL). Keterlibatan pemerintah desa, Koperasi Desa (Kopdes), dan Duta Zakat turut menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi masyarakat.
Tidak hanya memperkuat penghimpunan zakat, program ini juga diarahkan untuk meningkatkan literasi keuangan syariah dan mendukung pengembangan usaha mikro bagi mustahik. Melalui pendampingan yang berkelanjutan, penerima zakat diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha, memperkuat pendapatan keluarga, dan secara bertahap mencapai kemandirian ekonomi.
UPZ yang mampu mempertahankan kinerja penghimpunan secara konsisten akan diprioritaskan untuk dikembangkan menjadi Kampung Zakat. Skema ini menjadi bagian dari upaya membangun pengelolaan zakat yang tidak hanya kuat secara kelembagaan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat.
Melalui pemaparan di Rakornas BAZNAS 2026, BAZNAS Ciamis menegaskan komitmennya untuk mengembangkan zakat sebagai kekuatan ekonomi umat. Integrasi kelembagaan, teknologi digital, dan keuangan syariah diharapkan dapat memperluas manfaat zakat sekaligus menjadikan desa sebagai pusat tumbuhnya kemandirian dan kesejahteraan masyarakat. (Yan.P/M.Robby).





