Minggu, Oktober 11, 2026
Beranda MAHKAMAH AGUNG RI ​Ketua Umum FORSIMEMA-RI: Miris Atas Kejadian di PN Pati, Tegaskan Pentingnya Menjaga...

​Ketua Umum FORSIMEMA-RI: Miris Atas Kejadian di PN Pati, Tegaskan Pentingnya Menjaga Integritas, Marwah, dan Kewibawaan Hakim

0
18

​JAKARTA,—INDOTIPIKOR.COM–MEDIA FORSIMEMA RI—Minggu  11 Oktober 2026

Ketua Umum Forum Silaturahmi Media Mahkamah Agung Republik Indonesia (FORSIMEMA-RI),
Syamsul Bahri, menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam atas insiden/kejadian yang baru-baru ini terjadi di Pengadilan Negeri (PN) Pati. Kejadian tersebut dinilai menjadi pengingat serius bagi seluruh institusi peradilan akan krusialnya menjaga integritas, transparansi, serta marwah kewibawaan korps hakim di seluruh Indonesia.

​Syamsul Bahri menegaskan bahwa hakim adalah benteng terakhir keadilan (the last bastion of justice). Oleh karena itu, integritas dan kehormatan korps kehakiman harus senantiasa dijaga dari hal-hal yang dapat mencederai kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan.

​”Kami sangat miris melihat dinamika dan kejadian di PN Pati. Peristiwa ini harus menjadi evaluasi bersama. Integritas dan marwah kewibawaan hakim adalah harga mati yang tidak boleh tergerus oleh kepentingan apa pun,” tegas Syamsul Bahri dalam keterangannya di Jakarta .

​Dorong Penempatan Awak Media FORSIMEMA Standby di PN dan PT
​Sebagai bentuk komitmen dalam mengawal keterbukaan informasi publik dan mendukung transparansi lembaga peradilan, Ketum FORSIMEMA-RI menekankan pentingnya kehadiran serta penempatan awak media yang tergabung dalam FORSIMEMA untuk standby secara aktif di lingkungan Pengadilan Negeri (PN) dan Pengadilan Tinggi (PT) di seluruh wilayah Indonesia.

​Menurut Syamsul, keberadaan wartawan FORSIMEMA di lapangan bukan semata-mata untuk melakukan pengawasan (social control), melainkan sebagai mitra strategis Humas Peradilan dalam menyajikan informasi hukum yang objektif, berimbang, dan edukatif bagi masyarakat.

​”Kehadiran awak media FORSIMEMA yang standby di PN dan PT sangat krusial. Selain membantu publik mendapatkan informasi proses peradilan secara akurat dan transparan, keberadaan jurnalis di lapangan juga menjadi instrumen edukasi publik mengenai pentingnya menghormati independensi serta kewibawaan persidangan,” tambah Syamsul.

​FORSIMEMA-RI senantiasa mendukung penuh upaya Mahkamah Agung RI beserta badan peradilan di bawahnya untuk terus memperkuat sinergi bersama media demi mewujudkan peradilan Indonesia yang agung, bersih, terpercaya, dan berwibawa.

Penulis : Syamsul Bahri
Ketum FORSIMEMA