Sabtu, September 12, 2026
Beranda MAHKAMAH AGUNG RI ​Ketua Umum Forum Silaturahmi Media Mahkamah Agung Republik Indonesia (FORSIMEMA-RI), Syamsul Bahri,...

​Ketua Umum Forum Silaturahmi Media Mahkamah Agung Republik Indonesia (FORSIMEMA-RI), Syamsul Bahri, secara konsisten mendorong agar sinergi antara lembaga peradilan dan insan pers diperkuat melalui ruang dialog

0
17

Jakarta,–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA FORSIMEMA RI—Sabtu  12 September 2026

​Ketua Umum Forum Silaturahmi Media Mahkamah Agung Republik Indonesia (FORSIMEMA-RI), Syamsul Bahri, secara konsisten mendorong agar sinergi antara lembaga peradilan dan insan pers diperkuat melalui ruang dialog yang cair, konstruktif, dan berkelanjutan.

​Pokok-Pokok Urgensi & Pertanyaan Publik:

​1. Akselerasi Ruang Dialog Terbuka

Agenda Coffee Morning serta diskusi hukum berkala di Media Centre Mahkamah Agung maupun di satuan kerja peradilan tingkat pertama (Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi/Banding) dipandang krusial.

Forum ini dirancang bukan sekadar ajang ramah tamah, melainkan sarana edukasi publik dan pertukaran informasi yang transparan guna meminimalisir distorsi pemberitaan hukum.

​ 2. Menindaklanjuti Arahan Pimpinan ke Biro Hukum & Humas

FORSIMEMA-RI terus mempertanyakan dan memotivasi tindak lanjut atas berbagai poin komunikasi strategis dan arahan pimpinan Mahkamah Agung—termasuk bidang yudisial dan kehumasan—agar instruksi pelibatan media secara aktif dapat segera diwujudkan secara konkret dalam bentuk agenda setting yang terjadwal secara nasional.

​3. Memperkuat Marwah Peradilan dari Tingkat Pertama

Penguatan kehumasan melalui pendekatan Coffee Morning di pengadilan tingkat pertama dinilai sangat mendesak. Hal ini bertujuan agar juru bicara (jubir) pengadilan di daerah memiliki ruang komunikasi yang efektif dengan wartawan lokal, sehingga penegakan hukum dan keadilan yang berintegritas dapat tersampaikan secara objektif kepada masyarakat luas.

​”Melalui tradisi Coffee Morning dan diskusi hukum yang rutin dari tingkat pusat hingga daerah, kita berharap ekosistem informasi peradilan semakin transparan, akuntabel, serta memperkuat wibawa hakim dan marwah badan peradilan Indonesia.” — Syamsul Bahri (Ketum FORSIMEMA-RI)

Penulis : Syamsul Bahri
Ketum FORSIMEMA