Senin, Agustus 10, 2026
Beranda NEWS Bantuan Program Revitalisasi TK. Miftahul Ulum Diduga Dicurigai Atap Genteng Banci Atau...

Bantuan Program Revitalisasi TK. Miftahul Ulum Diduga Dicurigai Atap Genteng Banci Atau KW

0
14

TASIKMALAYA—-Program pembangunan Bidang anak usia dini di tahun 2026 Pada saat ini Di beberapa wilayah sedang berjalan dalam tahap perjalanan pekerjaan.

Pemerintah pusat, provinsi atau Daerah sampai setiap pelosok sudah mencadangkan anggaran untuk program revitalisasi yang membutuhkan khusus Jawa Barat yang cukup banyaknya dalam pelaksanaan laksanakan pekerjaan di masing masing sekolah yang membutuhkan.

Tentunya sangat riskan ada Kelalalian Pengawasan, pekerjaaan yang sudah memasuki 60%saat ini,Diantara; diduga untuk pemasangan atap genteng uvpvc polikarbonat memakai bahan yang tidak memiliki standarisasi berkualitas yang sehingga atap tersebut akan cepat rusak alias Dalam Waktu Yang Tidak lama Bisa bocor.

Bahan tersebut biasanya polikarbonat lokal (kw) dengan tebal tipis dan bahan tersebut bukanlah pc murni tapi dengan ukuran sama dengan kualitas yang sebenarnya.

Program revitalisasi yang sedang di laksanakan itu salah satunya TK. Miftahul Ulum Al_Hidayah Desa Melatisuka Kecamatan Gunungtanjung Kabupaten Tasikmalaya dengan nilai anggaran Rp. 263.532.000. (Dua Ratus Enam Puluh Tiga Juta Lima Ratus Tiga Puluh Dua Ribu Rupiah) APBN Tahun 2026 dengan secara Swakelola (P2SP) yang sangat di khawatirkan mengenai genteng atap ringan akan mengalami kebokbrokan (bocor) dengan waktu yang singkat, yang mana bahan tersebut memakai bahan yang tidak ada brand dari perusahaan yang sebenarnya, dengan ini merupakan pemasangan atap genteng uvpvc polikarbonat asal pasang demi meraup keuntungan pihak perusahaan.

Di salah satunya narasumber warga sekitaran lokasi pekerjaan yang tidak mau di sebutkan namanya menyampaikan, Memang pemasangan atap bukanlah pakai genteng biasa, di karnakan jelas itu bobot sangat berat, tapi ini hanya memakai genteng baja ringan yang terbuat dari plastik mirip bahan pipa paralon tipis biar kekuatan baja ringan tidak terlalu berat dan juga dengan harga cukup murah dalam satu lembarnya 8 genteng, Paparnya.

Mengenai paparan narasumber di atas memang benar program revitalisasi tersebut dalam pemakaian genteng bajaringan uvpvc sangat tidak berkualitas, yang mana pemerintah sudah menganggarkan dana itu untuk memberikan kenyamanan bagi semua siswa yang sedang melaksanakan belajar mengajar di dalam ruangan.

Maka dengan ini Kementerian Dasar dan Menengah Cq. Dirjen Kementerian Pendidikan Menengah dan Anak Usia Dini agar Audit hasil pekerjaan yang di laksanakan oleh pihak ke 3 mengenai pemasangan atap khususnya genteng uvpvc diduga adanya mark up harga, di karnakan material tersebut memakai bahan yang masuk standarisasi kualitas yang sebenarnya.
Bersambung…

A. Firmansyah.