JABAR–INDOTIPIKOR.COM–MEDIA LOYALIS PEMPROV JABAR—Langkah mengejutkan datang dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang akhirnya resmi menempatkan Susi Pudjiastuti di kursi panas perbankan daerah. Nama besar mantan Menteri Kelautan dan Perikanan itu kini dipercaya menjadi Komisaris Utama Independen Bank BJB, keputusan yang langsung memicu perhatian publik.
Penunjukan ini bukan sekadar formalitas.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di Gedung Pakuan, Bandung, keputusan tersebut disahkan dan langsung memunculkan ekspektasi tinggi terhadap gebrakan baru di tubuh bank daerah terbesar di Jawa Barat tersebut.
Tak butuh waktu lama, Susi langsung melontarkan pernyataan tegas yang bikin publik terkejut. la menargetkan Bank BJB untuk “menyikat” praktik pinjaman online ilegal yang selama ini merajalela di Jawa Barat.
Menurutnya, fenomena pinjol sudah terlalu jauh dan merugikan masyarakat kecil. Susi bahkan menyoroti fakta mencengangkan: lebih dari separuh aktivitas pinjaman online di Jawa Barat diduga ilegal. Kondisi ini dinilai sangat berbahaya bagi ekonomi masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah yang terjebak bunga tinggi.
Sebagai solusi, ia mendorong Bank BJB untuk mengambil alih peran melalui skema kredit yang lebih manusiawi. Bunga rendah dan sistem yang berpihak pada rakyat disebut menjadi senjata utama untuk melawan dominasi pinjol ilegal.
Dengan gaya khasnya yang tegas, Susi mengaku tertantang. la ingin membuktikan bahwa bank daerah bisa menjadi penyelamat masyarakat, bukan sekadar lembaga keuangan biasa. Targetnya jelas: menekan angka pinjol dan mengembalikan kepercayaan rakyat.
RED





