Bangkok, –INDOTIPIKOR.COM-MEDIA INTERNASIONAL—Thailand – Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Thailand dan UNESCAP, Hari Prabowo, memimpin Delegasi Indonesia dalam Sidang Komisi ke-82 UNESCAP yang diselenggarakan di Bangkok (20/4).
Dalam pernyataannya, Duta Besar RI menekankan pentingnya negara-negara di Kawasan terus mendukung pembangunan berkelanjutan, baik dalam memastikan tercapainya Agenda 2030 SDG, maupun mulai merumuskan agenda pembangunan global paska-2030.
“Sudah saatnya kita memikirkan dan merumuskan keberlanjutan agenda pembangunan beyond 2030, agar tetap relevan, inklusif, dan mampu menjawab tantangan global yang terus berkembang,” ujar Duta Besar RI.
Lebih lanjut, Duta Besar RI menegaskan bahwa kawasan Asia-Pasifik, yang selama ini menjadi salah satu motor pertumbuhan dunia sekaligus memiliki tingkat pembangunan yang beragam, perlu berperan sebagai kompas yang memandu arah agenda pembangunan global ke depan.

‘’Indonesia juga menegaskan bahwa prinsip leaving no one behind harus menjadi landasan utama dalam perumusan kebijakan pembangunan. Ini harus terwujud bukan hanya dalam bentuk komitmen, tetapi harus tercermin dalam kebijakan yang inklusif dan berdampak nyata bagi seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa kemitraan lintas generasi dan lintas negara menjadi kunci dalam memastikan tidak ada pihak yang tertinggal dalam proses pembangunan. “Di tengah tantangan global saat ini, kita perlu memperkuat semangat solidarity across ages and across borders untuk memastikan tidak ada yang tertinggal dalam proses pembangunan”.
Sidang Komisi UNESCAP merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi di lingkungan UNESCAP. Tahun ini, sidang mengangkat tema “Leaving no one behind: advancing a society for all ages in Asia and the Pacific,” yang menekankan pentingnya pembangunan inklusif bagi seluruh kelompok usia, mulai dari generasi muda hingga lanjut usia.
Partisipasi aktif Indonesia dalam Sidang Komisi ke-82 UNESCAP mencerminkan komitmen kuat Indonesia dalam memperkuat multilateralisme serta mendorong kerja sama kawasan Asia-Pasifik yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.
Sumber: Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bangkok
Jakarta, Rabu
22 April 2026





