*CIAMIS,Ciamis News,indotipikor* — Sebuah kisah luar biasa lahir dari Desa Beber, Kecamatan Cimaragas, Kabupaten Ciamis. Pembangunan *Masjid Hidayatul Mubtadiin* — impian yang telah lama dipendam warga — kini rampung berdiri kokoh. Semuanya diwujudkan sepenuhnya lewat semangat swadaya dan kekompakan, *bersama Rokok Kantil*, tanpa bergantung pada bantuan pemerintah maupun pihak luar.
Masjid yang berlokasi di *Dusun Pasir Nangka, Desa Beber, Kecamatan Cimaragas, Kabupaten Ciamis* ini kini telah siap. Tinggal menunggu hari dan tanggal yang baik untuk pelaksanaan peresmiannya. Nanti setelah diresmikan, masjid ini akan menjadi rumah ibadah, pusat kegiatan keagamaan, serta kebanggaan bersama seluruh warga lingkungan.
Jalan yang ditempuh sungguh sederhana namun penuh makna. Gagasan ini digagas oleh Karang Taruna Pramuka Yuda, Desa Beber , bersama warga dan pemerintah desa. Berangkat dari kesadaran untuk tidak menunggu bantuan dari mana pun, mereka mengajak seluruh warga: bersama Rokok Kantil, kita bangun rumah Allah. Warga saling mengajak beralih dari rokok bermerek yang biasa dibeli di toko, warung, maupun minimarket yang harganya mahal.untuk sepenuhnya memilih menggunakan Rokok Kantil. Keuntungan yang diperoleh dari pembelian tersebut dikumpulkan secara teratur, hingga atas izin Allah terkumpul dana yang cukup untuk mendirikan rumah-Nya.
”Kami tidak menunggu bantuan dari mana pun. Kami sadar, mengandalkan anggaran yang belum tentu ada bukan jalan yang tepat. Melalui kesadaran sendiri, kami beralih dari rokok bermerek yang biasa dibeli di toko, warung, maupun minimarket, memilih Rokok Kantil — dan atas izin Allah, dari hasil usaha itulah dana terkumpul untuk membangun rumah-Nya.”

Kini Masjid Hidayatul Mubtadiin telah berdiri tegak, lahir dari tekad mandiri, gotong royong, dan kebersamaan yang tak tergoyahkan. Langkah sederhana ini membawa banyak kebaikan sekaligus: membuktikan warga mampu berdiri di atas kaki sendiri; mempererat persaudaraan antarwarga; sekaligus menyalurkan pengeluaran sehari-hari menjadi amal jariyah yang bermanfaat — tercipta kebaikan ganda: mengubah kebiasaan menjadi jalan kebaikan untuk kemaslahatan bersama.
Perubahan kecil yang dilakukan bersama ternyata melahirkan karya yang luar biasa, sekaligus menjadi teladan yang menginspirasi bagi desa-desa lainnya. Lebih dari sekadar bangunan, masjid ini membawa hidayah: pemuda-pemudi kini semakin rajin hadir, bergotong royong memakmurkannya dengan tulus.
Semoga hari peresmian yang dipilih nanti membawa keberkahan, dan semoga Masjid Hidayatul Mubtadiin senantiasa menjadi tempat yang penuh cahaya petunjuk, serta manfaat yang mengalir terus-menerus bagi masyarakat, turun-temurun.
(Ciamis News cetak&online**).





