Sabtu, September 19, 2026
Beranda PEMERINTAHAN Presiden Prabowo Tekankan Pentingnya Nilai Perjuangan dan Kesetiaan dalam Membangun Bangsa

Presiden Prabowo Tekankan Pentingnya Nilai Perjuangan dan Kesetiaan dalam Membangun Bangsa

0
26

JAKARTA–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS PRESIDEN RI—Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya menjaga nilai perjuangan, keberanian, ketabahan, dan kesetiaan dalam menjalankan perjuangan untuk bangsa dan negara. Hal tersebut disampaikan Kepala Negara saat menghadiri Puncak Peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Plenary Hall, Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Jumat, 18 September 2026.

Presiden Prabowo menuturkan bahwa perjumpaan dan persahabatan dalam perjuangan dibangun atas dasar nilai yang diyakini bersama. Menurut Kepala Negara, nilai perjuangan membutuhkan keberanian untuk diperjuangkan, sekaligus ketabahan, ketegaran, dan kesetiaan untuk menjaganya.

“Memang benar kita berjumpa, kita berkawan karena nilai, karena nilai perjuangan. Waktu pendiri-pendiri bangsa kita memproklamirkan kemerdekaan, di situ juga dalam keadaan yang belum pasti. Ada yang ikut, ada yang nunggu dan melihat. Ada yang berpihak kepada penjajah. Maksud saya adalah nilai perjuangan itu memerlukan suatu keberanian untuk kita perjuangkan. Yang kedua, nilai perjuangan membutuhkan ketabahan, ketegaran, dan kesetiaan,” ujar Presiden Prabowo.

Berangkat dari pengalamannya di lingkungan keprajuritan, Kepala Negara menyampaikan bahwa terdapat moto yang diajarkan oleh para senior kepada para prajurit. Moto tersebut menggambarkan pentingnya disiplin, kesetiaan, dan kehormatan dalam menjalankan tugas.

“Dalam lingkungan keprajuritan, dalam lingkungan tentara, karena saya memang berasal dari situ. Kita punya suatu boleh dikatakan moto yang diajarkan oleh senior-senior kita kepada kita. Moto itu bunyinya seperti ini, disiplin adalah nafasku, kesetiaan adalah jiwaku, kehormatan adalah segala-galanya,” imbuh Kepala Negara.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kesetiaan yang utama adalah kesetiaan kepada bangsa, negara, dan rakyat. Karena itu, Kepala Negara mengingatkan bahwa kesetiaan bukan sekadar sesuatu yang mudah diucapkan, melainkan nilai yang membutuhkan keteguhan untuk dijalankan dan dijaga.

“Kesetiaan yang pertama adalah kesetiaan kepada bangsa, negara, dan rakyat kita. Kesetiaan itu mudah diucapkan, sulit dijalankan. Jadi, nilai perjuangan pun sulit untuk kita jaga,” pungkas Kepala Negara.

(BPMI Setpres)