Jakarta,–INDOTIPIKOR.COM—MEDIA FORSIMEMA RI—Senin 27 Juli 2026
Perjalanan karier dan rekam jejak H. Safri Abdullah, S.H., M.H. mencatatkan transformasi penting dalam struktur kepemimpinan peradilan di Indonesia—dari seorang praktisi kehumasan lokal di Sulawesi Selatan hingga dipercaya memegang pimpinan tertinggi di Pengadilan Negeri (PN) Makassar Kelas IA Khusus.
Berikut adalah gambaran rekam jejak, rekam karier, serta dedikasi kepemimpinan beliau:
1. Perjalanan Karier & Momen Penting
* Era Kehumasan di PN Makassar (Sekitar 2017):
Saat menjabat sebagai Hakim sekaligus Juru Bicar/Humas PN Makassar, Safri dikenal sangat komunikatif dan terbuka terhadap publikasi media. Beliau menjadi pintu utama informasi publik terkait perkara-perkara krusial di wilayah hukum Makassar, mulai dari kasus korupsi, sengketa lahan, hingga perkara pidana umum menonjol.
* Progresi Kepemimpinan:
Dedikasi dan konsistensi beliau dalam manajemen persidangan serta transparansi publik membawanya dipercaya menduduki posisi kepemimpinan struktural di berbagai tingkatan pengadilan negeri sebelum akhirnya kembali memimpin PN Makassar.
* Amanah Ketua PN Makassar (2026):
Kembali ke PN Makassar sebagai Ketua Pengadilan Negeri (KPN) merupakan pencapaian strategis, mengingat PN Makassar merupakan salah satu pengadilan kelas IA Khusus dengan beban perkara terberat dan paling kompleks di wilayah Indonesia Timur.
2. Poin Utama Rekam Jejak & Karakter Kepemimpinan
1. Transparansi & Keterbukaan Informasi Publik
Memiliki latar belakang sebagai Juru Bicara/Humas membentuk karakter kepemimpinan yang merakyat dan sadar media. Beliau memahami pentingnya sinergi antara lembaga peradilan dan insan pers guna menjaga akuntabilitas putusan serta kepercayaan masyarakat terhadap hukum.
Sdh 5x beliau diberi tugas penugasan ke Luar Negeri, terakhir mengikuti pelatihan kepemimpinan (Leadership Education and Development) di ILEA Bangkok Thailand selama 2 minggu. 29 Juni sd10 juli 2026
2. Penguatan Integrasi & Pelayanan Publik
Di bawah kepemimpinannya, modernisasi layanan peradilan berbasis digital (seperti peradilan elektronik/E-Court) dan optimalisasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) terus diperkuat untuk memangkas birokrasi dan mencegah praktik koruptif di lingkungan pengadilan.
3. Komitmen Penegakan Integritas
Sebagai pimpinan PN Makassar Kelas IA Khusus, fokus utama beliau meliputi:
* Menjaga integritas aparat penegak hukum (hakim, panitera, dan ASN pengadilan).
* Percepatan penyelesaian perkara (case management system) agar tidak menumpuk.
* Dorongan terhadap penegakan Restorative Justice (Keadilan Restoratif) pada kasus-kasus tertentu sesuai regulasi Mahkamah Agung.
Latar belakang kepemimpinan yang berawal dari kehumasan menjadikan beliau figur pimpinan peradilan yang adaptif, komunikatif, dan responsif terhadap dinamika hukum di tengah masyarakat.
Penulis : Syamsul Bahri
Ketum FORSIMEMA-RI





