FLS3N SD Tingkat Kecamatan Sadananya 2026 Digelar, jadi ajang mencari Talenta Terbaik menggali Kreativitas..

0
7

CIAMIS–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA GROUP CIAMIS NEWS–Semangat kreativitas, sportivitas dan kecintaan terhadap budaya bangsa tampak mewarnai pelaksanaan Festival dan Lomba Seni Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tingkat Sekolah Dasar se-Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, yang digelar pada Selasa (12/5/2026) bertempat di SDN 1 Werasari. Kegiatan yang berlangsung sejak pagi tersebut diikuti sekitar 210 siswa dari 21 Sekolah Dasar yang ada di wilayah Kecamatan Sadananya.

Mengusung tema “Menggali Kreativitas, Menumbuhkan Karakter, Melestarikan Budaya Bangsa Melalui Seni dan Sastra”, kegiatan FLS3N menjadi wadah bagi para siswa untuk menampilkan bakat, kemampuan, serta potensi terbaik di bidang seni dan sastra. Selain itu, ajang ini juga menjadi sarana pembinaan karakter, penguatan budaya lokal serta mempererat silaturahmi antar sekolah di lingkungan Kecamatan Sadananya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Korwil Pendidikan Kecamatan Sadananya, Ketua PGRI Cabang Sadananya, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), para kepala sekolah, guru pendamping, dewan juri, orang tua siswa serta tamu undangan lainnya.

Suasana penuh semangat dan antusias terlihat sejak awal kegiatan. Para peserta tampil percaya diri mengikuti berbagai cabang lomba yang dipertandingkan. Tidak hanya peserta, para guru pendamping dan orang tua siswa pun tampak memberikan dukungan penuh kepada anak-anak yang tampil membawa nama sekolah masing-masing.

Ketua K3S Kecamatan Sadananya sekaligus Ketua Pelaksana, Lili Djuniardi S.Pd., menyampaikan bahwa pelaksanaan FLS3N tingkat kecamatan ini merupakan bagian dari upaya penjaringan siswa-siswi berprestasi yang nantinya akan mewakili Kecamatan Sadananya ke tingkat Kabupaten Ciamis.

Menurutnya, FLS3N bukan hanya sekadar ajang perlombaan semata, namun juga menjadi media pembinaan mental, kreativitas dan karakter peserta didik sejak usia dini.

“Ajang FLS3N ini merupakan wadah penjaringan bakat dan potensi siswa di bidang seni dan sastra sekaligus menjadi sarana silaturahmi antar sekolah dasar se-Kecamatan Sadananya. Melalui kegiatan ini diharapkan lahir generasi muda yang kreatif, percaya diri, berkarakter serta mampu melestarikan seni budaya bangsa,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada pelaksanaan FLS3N tahun ini terdapat tujuh cabang lomba yang dipertandingkan, yakni lomba menulis cerita, cerita bergambar, mendongeng, menyanyi solo, kriya, pantomim dan tari.

Setiap cabang lomba, lanjutnya, memiliki nilai edukatif yang sangat penting dalam mendukung perkembangan kemampuan siswa, baik dalam aspek kreativitas, keberanian tampil, kemampuan komunikasi maupun kecintaan terhadap budaya daerah dan nasional.

“Anak-anak diberi ruang untuk mengekspresikan diri melalui seni dan sastra. Ini menjadi bagian penting dalam pendidikan karakter, karena melalui seni mereka belajar disiplin, kerja keras, percaya diri serta menghargai karya dan budaya,” tambahnya.

Lili juga mengungkapkan rasa syukur karena seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar, tertib dan penuh semangat kebersamaan. Menurutnya, keberhasilan kegiatan tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak mulai dari Korwil Pendidikan, PGRI, para kepala sekolah, guru pendamping, panitia, hingga orang tua siswa.

“Alhamdulillah kegiatan berjalan dengan lancar dari awal hingga akhir. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, dewan juri, kepala sekolah, guru pendamping serta semua pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan ini,” katanya.

Di akhir kegiatan, panitia juga melaksanakan penyerahan piagam penghargaan dan piala apresiasi kepada para juara dari masing-masing cabang lomba. Pemberian penghargaan tersebut disambut bahagia oleh para peserta sebagai bentuk motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan dan prestasi mereka.

Lili berharap, melalui kegiatan FLS3N ini para siswa semakin termotivasi untuk terus berkarya, berprestasi dan mencintai seni budaya bangsa di tengah perkembangan zaman dan teknologi saat ini.

“Harapan kami, anak-anak tetap mencintai budaya bangsa, terus mengembangkan kreativitas dan kelak menjadi generasi penerus yang membanggakan daerah maupun bangsa,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Cabang Sadananya, Jajat S.Pdi., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta didik yang telah berani tampil dan menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam ajang FLS3N tersebut.

Menurutnya, setiap peserta merupakan anak-anak hebat yang memiliki bakat luar biasa dan perlu terus mendapatkan dukungan serta pembinaan dari semua pihak.

“Kami sangat mengapresiasi semangat para peserta yang begitu luar biasa. Menang ataupun belum menjadi juara bukanlah hal utama, tetapi keberanian untuk tampil, belajar dan berproses merupakan prestasi yang sangat membanggakan,” tuturnya.

Ia menilai kegiatan FLS3N menjadi bagian penting dalam mendukung pendidikan yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pengembangan bakat, minat dan karakter siswa.

“Melalui seni dan sastra, anak-anak belajar banyak hal seperti kerja sama, rasa percaya diri, tanggung jawab dan kecintaan terhadap budaya bangsa. Ini menjadi bagian dari pendidikan karakter yang sangat penting,” jelasnya.

Jajat berharap kegiatan FLS3N dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun dengan kualitas pelaksanaan yang semakin baik sehingga mampu melahirkan siswa-siswi berprestasi dan berdaya saing.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berkembang dan menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah untuk terus menggali potensi peserta didik di bidang seni dan sastra,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Ketua Korwil Pendidikan Kecamatan Sadananya, Ahmad Mahyudin S.Pd.,M.Pd., juga memberikan apresiasi kepada seluruh panitia, kepala sekolah dan guru yang telah bekerja keras menyukseskan pelaksanaan FLS3N tingkat kecamatan tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen dunia pendidikan di Kecamatan Sadananya dalam memberikan ruang positif bagi siswa untuk berkembang sesuai potensi dan bakat yang dimiliki.

“Saya mengapresiasi seluruh panitia dan pihak sekolah yang telah bersama-sama menyukseskan kegiatan ini. FLS3N menjadi ajang positif untuk membentuk generasi yang kreatif, berkarakter dan tetap mencintai budaya bangsa,” ujarnya.

Ia berharap para peserta yang nantinya terpilih mewakili Kecamatan Sadananya ke tingkat kabupaten dapat terus berlatih dan mempersiapkan diri dengan maksimal sehingga mampu meraih prestasi terbaik.

“Semoga siswa-siswi terbaik dari Kecamatan Sadananya nantinya dapat tampil optimal di tingkat Kabupaten bahkan hingga tingkat yang lebih tinggi lagi,” harapnya.

Pelaksanaan FLS3N Tingkat SD se-Kecamatan Sadananya tahun 2026 tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi momentum penting dalam mempererat kebersamaan antar sekolah, meningkatkan semangat belajar siswa serta menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni dan budaya bangsa Indonesia.Editor (YAN.P/M.Robby).