Jakarta,–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS KEMENTERIAN– Rabu 25 Maret 2026
Garuda Indonesia Group mencatatkan lonjakan signifikan trafik penumpang pada puncak arus balik Lebaran 1447 H, dengan total 80.201 penumpang yang diangkut dalam satu hari pada Selasa (24/3).
Jumlah tersebut terdiri dari 34.661 penumpang Garuda Indonesia dan 45.540 penumpang Citilink, yang dilayani melalui 489 penerbangan, termasuk 32 penerbangan tambahan guna mengakomodasi tingginya mobilitas masyarakat pasca libur Idulfitri.
Tingginya trafik ini didorong oleh arus balik menuju kota-kota utama seperti Jakarta, Surabaya, dan Makassar, dengan Jakarta menjadi destinasi kedatangan tertinggi yang mencatatkan 32.911 penumpang. Sejumlah rute dengan trafik tinggi menuju Jakarta antara lain berasal dari Denpasar, Surabaya, Medan, Semarang, Batam, hingga Singapura.
Garuda Indonesia Group memproyeksikan tren arus balik ini masih akan berlangsung hingga 29 Maret 2026, dengan total pergerakan penumpang diperkirakan mencapai 1,1 juta penumpang sepanjang periode tersebut.
Di tengah tingginya intensitas operasional, Garuda Indonesia juga mencatatkan kinerja ketepatan waktu (on-time performance/OTP) first departure sebesar 98,92%, yang menjadi capaian tertinggi dalam tiga tahun terakhir. Pencapaian ini mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menjaga keandalan operasional, khususnya pada periode peak season dengan tekanan trafik yang tinggi.
Sejalan dengan hal tersebut, Garuda Indonesia Group terus memperkuat kesiapan operasional melalui optimalisasi seluruh lini layanan, termasuk kesiapan personel di lapangan serta peningkatan koordinasi dengan otoritas bandara dan pemangku kepentingan terkait. Langkah ini dilakukan guna memastikan kelancaran proses perjalanan penumpang, mulai dari check-in, boarding, hingga penanganan bagasi, khususnya di bandara dengan trafik tertinggi.
Garuda Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan penerbangan yang aman, nyaman, dan tepat waktu, sekaligus menjaga kualitas layanan di tengah meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat pada momentum Lebaran.
Ke depan, Garuda Indonesia Group akan terus memonitor tren pergerakan penumpang secara berkala serta menyesuaikan kapasitas layanan secara adaptif guna memastikan kebutuhan perjalanan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.
Informasi diatas dapat dikutip sebagai pernyataan Corporate Communications Division Head PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Dicky Irchamsyah.





