JAKARTA–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS ISTANA—Bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional pada Rabu (10/11), Presiden Prabowo Subianto memberikan gelar pahlawan nasional kepada 10 tokoh yang telah berkontribusi besar bagi bangsa dan negara. Upacara penganugerahan ini berlangsung di Istana Negara Jakarta.
Di antara para penerima gelar, terdapat nama besar seperti Presiden kedua RI, Soeharto, yang berasal dari Jawa Tengah, dan Presiden keempat RI, Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur dari Jawa Timur. Tak ketinggalan, Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo, mertua Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), juga mendapatkan penghargaan ini.
Selain itu, ada nama Marsinah, seorang aktivis buruh perempuan yang gugur pada masa Orde Baru. Usulan untuk menjadikan Marsinah sebagai pahlawan nasional datang dari organisasi buruh, menunjukkan betapa pentingnya peran perempuan dalam perjuangan. Dalam acara tersebut, Prabowo juga menyerahkan plakat kepada ahli waris masing-masing pahlawan nasional.
Misalnya, gelar untuk Soeharto diterima oleh Siti Hardianti Hastuti Rukmana dan Bambang Trihatmodjo, sedangkan Gus Dur diwakili oleh Shinta Nuriyah dan Yenny Wahid. Untuk Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo, gelar tersebut diterima oleh Agus Harimurti Yudhoyono, dan gelar untuk Marsinah diserahkan kepada keluarganya.
Berikut adalah daftar lengkap tokoh yang menerima gelar pahlawan nasional:
1. Abdurrahman Wahid (Jawa Timur)
2. Jenderal Besar TNI Soeharto (Jawa Tengah)
3. Marsinah (Jawa Timur)
4. Mochtar Kusumaatmaja (Jawa Barat)
5. Hajjah Rahma El Yunusiyyah (Sumatera Barat)
6. Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo (Jawa Tengah)
7. Sultan Muhammad Salahuddin (NTB)
8. Syaikhona Muhammad Kholil (Jawa Timur)
9. Tuan Rondahaim Saragih (Sumatera Utara)
10. Zainal Abidin Syah (Maluku Utara)
RED





