PELNI Perkuat Layanan Mudik Lebaran 2026, Dari Menu Nusantara hingga Fitur Digital Modern

0
19

JAKARTA–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS KEMENTERIAN—PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) terus melakukan pembenahan layanan penumpang menjelang periode peak season Angkutan Lebaran 2026.

Optimalisasi ini diterapkan di seluruh armada kapal PELNI agar masyarakat dapat menikmati perjalanan mudik yang aman sekaligus nyaman. Upaya tersebut menjadi bagian dari kesiapan perusahaan dalam menghadapi tingginya mobilitas selama musim libur Lebaran.

Manager Komunikasi Korporasi PELNI Nadya Nathasya menjelaskan bahwa perusahaan tidak hanya memprioritaskan aspek keselamatan dan kesiapan operasional kapal, namun juga menghadirkan berbagai pembaruan layanan demi meningkatkan pengalaman perjalanan penumpang.

“Inovasi terbaru kami di kapal penumpang adalah menghadirkan menu Sarapan Nusantara yaitu nasi kuning yang menghadirkan cita rasa khas daerah Indonesia. Menu ini kami rancang untuk mengangkat nilai Nusantara dan menciptakan pengalaman sarapan yang hangat dan berkesan,” ujar Nadya.

Tak hanya dari sisi variasi hidangan, PELNI turut menjamin keamanan konsumsi makanan melalui penerapan sertifikasi Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP).”

Saat ini, kapal yang telah mengantongi sertifikasi HACCP antara lain KM Kelud, KM Dorolonda, KM Nggapulu, KM Lambelu, KM Sinabung, KM Bukit Siguntang, KM Dobonsolo, KM Awu, dan KM Bukit Raya.

Sepanjang tahun 2026, sertifikasi HACCP akan diperluas ke KM Labobar, KM Gunung Dempo, KM Ciremai, KM Binaiya, serta KM Tilongkabila.

Standar internasional ini menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga mutu, kebersihan, serta keamanan makanan bagi seluruh penumpang selama pelayaran berlangsung.

Selain pembaruan pada sektor konsumsi, seluruh armada PELNI telah menjalani perawatan fasilitas secara menyeluruh

Pengetatan standar kebersihan juga diberlakukan di area publik, kabin, toilet, hingga berbagai fasilitas umum lainnya guna memastikan kenyamanan selama perjalanan laut

Kualitas kasur pada armada kami juga telah ditingkatkan menjadi bahan anti bakteri, anti air dan anti api guna meningkatkan kenyamanan dan kebersihan selama perjalanan”, tambah Nadya.

Transformasi yang dijalankan PELNI turut menyasar aspek digitalisasi serta sistem keamanan penumpang. Salah satunya melalui pengembangan fitur smartlock yang sebelumnya diterapkan di KM Kelud sebagai pilot project.

Pada tahun 2026, fitur ini akan diimplementasikan secara bertahap di KM Bukit Siguntang, KM Awu, dan KM Dorolonda. Teknologi tersebut memungkinkan akses kabin yang lebih aman, praktis, dan modern melalui sistem digital.

Nadya juga menambahkan bahwa PELNI telah meluncurkan fitur ulasan perjalanan di aplikasi PELNI Mobile, sehingga penumpang dapat langsung memberikan rating dan review setelah perjalanan selesai.

“Fitur rating dan review di PELNI Mobile menjadi alat yang sangat penting bagi kami untuk memastikan proses evaluasi dan peningkatan layanan berjalan secara terukur dan berkelanjutan

Penilaian tersebut meliputi empat indikator utama, yaitu kebersihan, fasilitas, makanan, dan pelayanan. Kami mengajak seluruh penumpang untuk aktif memberikan masukan jujur setelah perjalanan,” pungkas Nadya.

PELNI menegaskan komitmennya dalam menghadirkan transportasi laut yang aman, nyaman, dan tetap terjangkau bagi masyarakat Indonesia sepanjang periode Angkutan Lebaran 2026

Berbagai langkah peningkatan layanan tersebut diharapkan mampu mendukung konektivitas nasional serta memperlancar mobilitas masyarakat di berbagai wilayah Nusantara

Kabar BUMN,Amalia R
Jakarta, Jum’at
27 Februari 2026