INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS TNI—Jumlah korban meninggal dunia akibat hujan deras di sejumlah daerah di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat selama beberapa hari terakhir telah mencapai setidaknya 316 orang, hingga Minggu (30/11) pagi.
Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, mengungkap data sementara, terdapat 289 orang hilang akibat bencana ini.
Bencana hujan yang menyebabkan banjir serta tanah longsor itu juga merusak ribuan rumah dan berdampak terhadap ratusan ribu jiwa.
BMKG menyatakan hujan deras yang menyebabkan banjir besar dan longsor itu disebabkan Siklon Senyar.
Walhi menilai kegagalan lingkungan, seperti memaraknya industri ekstraktif, membuat dampak hujan ekstrem menjadi lebih parah.
Sementara peneliti Limnologi BRIN, Fakhrudin, menyebut pembangunan yang masif turut memperparah efek hujan ekstrem, karena membuat sungai mendangkal dan berubah bentuk.





